SlideShare una empresa de Scribd logo
1 de 12
FLAGMAN BASIC TRAINING
FLAGMAN TRAINING



Flagman:
  • Seseorang yang bertanggung jawab
    untuk mengatur kelancaran lalu lintas
    kendaraan pada siang maupun malam
    hari pada saat pekerjaan jalan
    berlangsung.
FLAGMAN TRAINING

Hal – hal yang perlu diperhatikan:

Laporkan keberadaan anda (Flagman) pada
  Polisi setempat sebelum anda (Flagman )
  bertugas.

A. Alat Pelindung Diri dan Alat bantu yang
  digunakan, antara lain:
      • High visibility safety vest – rompi yang
         berwarna terang dan memantulkan
         cahaya dalam kondisi gelap atau
         malam hari
      • Helm, sepatu dan kaca mata
FLAGMAN TRAINING


A. Alat Pelindung Diri dan Alat bantu yang
  digunakan, antara lain:
      • Flag- Bendera yang digunakan harus
         berwarna MERAH
      • Traffic flashlight- Lampu senter Lalu
         Lintas- Khusus digunakan pada
         malam hari.
      • Whistel – Peluit, harus selalu
         digunakan saat mengatur lalu lintas
         pada malam ataupun siang hari.
      • Radio communication/ Celullar
         phone.
FLAGMAN TRAINING

B. Jarak Penglihatan :
   • Flagman harus dapat MELIHAT dan
      DILIHAT dengan jelas, juga berada pada
      jarak yang cukup memungkinkan bagi
      pengemudi kendaraan untuk merespon
      instruksi dari Flagman.
FLAGMAN TRAINING

C. Posisi Berdiri dan saat terjadi
  Kecelakaan Lalu Lintas.

  • Flagman berdiri di jalur sekitar /
    berdekatan dengan lalu lintas kendaraan
    atau di belakang barikade. JANGAN
    berdiri di jalur lalu lintas yang sedang
    bergerak
FLAGMAN TRAINING

C. Posisi Berdiri dan saat terjadi Kecelakaan Lalu
  Lintas.

   •Apabila pada MALAM hari saat melakukan
   pengaturan kendaraan kemudian terjadi
   kecelakaan lalu-lintas maka Flagman segera
   meniup peluitnya secara berulang sambil
   mengangkat dan menggerakan lampu senternya
   secara berulang agar kendaraan lain
   memperlambat laju kendaraannya atau
   menghentikan kendaraannya.
FLAGMAN TRAINING

C. Posisi Berdiri dan saat terjadi
  Kecelakaan Lalu Lintas.

  • Apabila pada SIANG hari saat melakukan
    pengaturan kendaraan kemudian terjadi
    kecelakaan lalulintas maka Flagman
    meniup peluitnya secara berulang sambil
    mengibarkan bendera merah agar
    kendaraan lain memperlambat atau
    menghentikan laju kendaraannya.
FLAGMAN TRAINING

Berikut adalah teknik dasar flagging sinyal,
yaitu:

1. Menghentikan Kendaraan:

    Untuk menghentikan kendaraan, Flagman
    bergerak mendekati lalu lintas dengan
    menjulurkan bendera secara horizontal
    (tangan lurus ke samping membentuk sudut
    90°), sehingga seluruh permukaan bendera
    terlihat jelas, tangan yang lain diangkat
    keatas dengan telapak tangan terbuka         1. Menghentikan Kendaraan
    menghadap lalu lintas kendaraan.

    Pastikan kendaraan/lalu lintas yang diatur
    sudah aman sebelum mempersilahkan
    kendaraan dari arah lain untuk lewat
FLAGMAN TRAINING
2. Melajukan Kendaraan:
   • Ketika keadaan sudah aman bagi
     pengemudi untuk menjalankan
     kendaraannya, flagman kemudian
     menurunkan bendera dari pandangan
     pengemudi kendaraan dengan posisi
     bendera sejajar dengan pergerakan lalu
     lintas. Arahkan kendaraan untuk
     bergerak dengan tangan yang lain –
     JANGAN menggunakan bendera untuk         2. Melajukan Kendaraan
     menginstruksikan kendaraan agar
     bergerak.
FLAGMAN TRAINING

3. Mengurangi Kecepatan
   Kendaraan:
   • Untuk memperlambat lalu lintas
      atau kecepatan kendaraan,
     flagman bergerak mendekati
     lalu lintas kendaraan dengan
     posisi tangan mengayunkan
     bendera perlahan ke arah atas
     dan bawah.
                                      3. Mengurangi Kecepatan Kendaraan
TERIMA KASIH

Más contenido relacionado

La actualidad más candente

Flagman Basic Training.pptx
Flagman Basic Training.pptxFlagman Basic Training.pptx
Flagman Basic Training.pptxHendraKelana2
 
Flagman-Training.ppt
Flagman-Training.pptFlagman-Training.ppt
Flagman-Training.pptImran Khan
 
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)Peny Gama
 
Presentation of Rigger
Presentation of RiggerPresentation of Rigger
Presentation of RiggerMajid Hussain
 
Factories and Machinery Act (BOWEC)
Factories and Machinery Act (BOWEC)Factories and Machinery Act (BOWEC)
Factories and Machinery Act (BOWEC)Abirami V Veeramani
 
Buku k3 a5
Buku k3 a5Buku k3 a5
Buku k3 a5Abdul YD
 
Sop overhead crane
Sop overhead craneSop overhead crane
Sop overhead craneWina Indah
 
Job safety analysis
Job safety analysis Job safety analysis
Job safety analysis soumenmakar
 
A Part 6 Lifting Operations
A  Part 6 Lifting OperationsA  Part 6 Lifting Operations
A Part 6 Lifting OperationsJames McCann
 
Safety induction presentation
Safety induction presentationSafety induction presentation
Safety induction presentationLucy Reimer
 
21 confined space working risk assessment templates
21 confined space working risk assessment templates21 confined space working risk assessment templates
21 confined space working risk assessment templatesDwarika Bhushan Sharma
 
BANKSMAN TRAINING.ppt
BANKSMAN TRAINING.pptBANKSMAN TRAINING.ppt
BANKSMAN TRAINING.pptKamran Zafar
 
9 lifting operations with tower crane risk assessment templates
9 lifting operations with tower crane risk assessment templates9 lifting operations with tower crane risk assessment templates
9 lifting operations with tower crane risk assessment templatesDwarika Bhushan Sharma
 

La actualidad más candente (20)

Flagman Basic Training.pptx
Flagman Basic Training.pptxFlagman Basic Training.pptx
Flagman Basic Training.pptx
 
Flagman-Training.ppt
Flagman-Training.pptFlagman-Training.ppt
Flagman-Training.ppt
 
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)
Smart & Safety driving (Pedoman Mengemudi Aman dan Efisien)
 
Work At Height
Work At HeightWork At Height
Work At Height
 
Toolbox Talk-Working at height
Toolbox Talk-Working at height Toolbox Talk-Working at height
Toolbox Talk-Working at height
 
Presentation of Rigger
Presentation of RiggerPresentation of Rigger
Presentation of Rigger
 
Factories and Machinery Act (BOWEC)
Factories and Machinery Act (BOWEC)Factories and Machinery Act (BOWEC)
Factories and Machinery Act (BOWEC)
 
Buku k3 a5
Buku k3 a5Buku k3 a5
Buku k3 a5
 
Sop overhead crane
Sop overhead craneSop overhead crane
Sop overhead crane
 
Job safety analysis
Job safety analysis Job safety analysis
Job safety analysis
 
Constrution site
Constrution siteConstrution site
Constrution site
 
A Part 6 Lifting Operations
A  Part 6 Lifting OperationsA  Part 6 Lifting Operations
A Part 6 Lifting Operations
 
Safety induction presentation
Safety induction presentationSafety induction presentation
Safety induction presentation
 
21 confined space working risk assessment templates
21 confined space working risk assessment templates21 confined space working risk assessment templates
21 confined space working risk assessment templates
 
Scaffold safe work method statement
Scaffold safe work method statementScaffold safe work method statement
Scaffold safe work method statement
 
BANKSMAN TRAINING.ppt
BANKSMAN TRAINING.pptBANKSMAN TRAINING.ppt
BANKSMAN TRAINING.ppt
 
9 lifting operations with tower crane risk assessment templates
9 lifting operations with tower crane risk assessment templates9 lifting operations with tower crane risk assessment templates
9 lifting operations with tower crane risk assessment templates
 
K3 l forklift
K3 l forkliftK3 l forklift
K3 l forklift
 
Haad height aware - eng
Haad   height aware - engHaad   height aware - eng
Haad height aware - eng
 
Permit To Work.ppt
Permit To Work.pptPermit To Work.ppt
Permit To Work.ppt
 

Destacado

Traffic Control Training
Traffic Control TrainingTraffic Control Training
Traffic Control TrainingLisbonEmergency
 
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013First Responders Tekes Safety and Security programme 2013
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013Turvallisuus2013
 
Report on rsa for rural road
Report on rsa for rural roadReport on rsa for rural road
Report on rsa for rural roadPawan Kumar
 
Moving equipment around the site
Moving equipment around the site Moving equipment around the site
Moving equipment around the site Larry Riley
 
Jenis kerosakan jalan raya
Jenis kerosakan jalan rayaJenis kerosakan jalan raya
Jenis kerosakan jalan rayaSuhailah Fauzi
 
Road Safety Audit Malaysian
Road Safety Audit Malaysian Road Safety Audit Malaysian
Road Safety Audit Malaysian uitm pulau pinang
 
Pembinaanjalan w12
Pembinaanjalan w12Pembinaanjalan w12
Pembinaanjalan w12UTHM
 
Pembinaan
PembinaanPembinaan
Pembinaananis
 
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)Nur Shazlina Yusoff
 

Destacado (15)

Traffic Control Training
Traffic Control TrainingTraffic Control Training
Traffic Control Training
 
Latihan asas pengawal bendera
Latihan asas pengawal benderaLatihan asas pengawal bendera
Latihan asas pengawal bendera
 
13cidb jkr
13cidb jkr13cidb jkr
13cidb jkr
 
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013First Responders Tekes Safety and Security programme 2013
First Responders Tekes Safety and Security programme 2013
 
ROAD SAFETY AUDIT
ROAD SAFETY AUDITROAD SAFETY AUDIT
ROAD SAFETY AUDIT
 
Bab 2b
Bab 2bBab 2b
Bab 2b
 
Report on rsa for rural road
Report on rsa for rural roadReport on rsa for rural road
Report on rsa for rural road
 
Moving equipment around the site
Moving equipment around the site Moving equipment around the site
Moving equipment around the site
 
Jenis kerosakan jalan raya
Jenis kerosakan jalan rayaJenis kerosakan jalan raya
Jenis kerosakan jalan raya
 
C3010 bab 5
C3010 bab 5C3010 bab 5
C3010 bab 5
 
Rigid Pavement
Rigid PavementRigid Pavement
Rigid Pavement
 
Road Safety Audit Malaysian
Road Safety Audit Malaysian Road Safety Audit Malaysian
Road Safety Audit Malaysian
 
Pembinaanjalan w12
Pembinaanjalan w12Pembinaanjalan w12
Pembinaanjalan w12
 
Pembinaan
PembinaanPembinaan
Pembinaan
 
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)
Goverment Body : JABATAN KERJA RAYA (JKR)
 

FLAGMAN TRAINING

  • 2. FLAGMAN TRAINING Flagman: • Seseorang yang bertanggung jawab untuk mengatur kelancaran lalu lintas kendaraan pada siang maupun malam hari pada saat pekerjaan jalan berlangsung.
  • 3. FLAGMAN TRAINING Hal – hal yang perlu diperhatikan: Laporkan keberadaan anda (Flagman) pada Polisi setempat sebelum anda (Flagman ) bertugas. A. Alat Pelindung Diri dan Alat bantu yang digunakan, antara lain: • High visibility safety vest – rompi yang berwarna terang dan memantulkan cahaya dalam kondisi gelap atau malam hari • Helm, sepatu dan kaca mata
  • 4. FLAGMAN TRAINING A. Alat Pelindung Diri dan Alat bantu yang digunakan, antara lain: • Flag- Bendera yang digunakan harus berwarna MERAH • Traffic flashlight- Lampu senter Lalu Lintas- Khusus digunakan pada malam hari. • Whistel – Peluit, harus selalu digunakan saat mengatur lalu lintas pada malam ataupun siang hari. • Radio communication/ Celullar phone.
  • 5. FLAGMAN TRAINING B. Jarak Penglihatan : • Flagman harus dapat MELIHAT dan DILIHAT dengan jelas, juga berada pada jarak yang cukup memungkinkan bagi pengemudi kendaraan untuk merespon instruksi dari Flagman.
  • 6. FLAGMAN TRAINING C. Posisi Berdiri dan saat terjadi Kecelakaan Lalu Lintas. • Flagman berdiri di jalur sekitar / berdekatan dengan lalu lintas kendaraan atau di belakang barikade. JANGAN berdiri di jalur lalu lintas yang sedang bergerak
  • 7. FLAGMAN TRAINING C. Posisi Berdiri dan saat terjadi Kecelakaan Lalu Lintas. •Apabila pada MALAM hari saat melakukan pengaturan kendaraan kemudian terjadi kecelakaan lalu-lintas maka Flagman segera meniup peluitnya secara berulang sambil mengangkat dan menggerakan lampu senternya secara berulang agar kendaraan lain memperlambat laju kendaraannya atau menghentikan kendaraannya.
  • 8. FLAGMAN TRAINING C. Posisi Berdiri dan saat terjadi Kecelakaan Lalu Lintas. • Apabila pada SIANG hari saat melakukan pengaturan kendaraan kemudian terjadi kecelakaan lalulintas maka Flagman meniup peluitnya secara berulang sambil mengibarkan bendera merah agar kendaraan lain memperlambat atau menghentikan laju kendaraannya.
  • 9. FLAGMAN TRAINING Berikut adalah teknik dasar flagging sinyal, yaitu: 1. Menghentikan Kendaraan: Untuk menghentikan kendaraan, Flagman bergerak mendekati lalu lintas dengan menjulurkan bendera secara horizontal (tangan lurus ke samping membentuk sudut 90°), sehingga seluruh permukaan bendera terlihat jelas, tangan yang lain diangkat keatas dengan telapak tangan terbuka 1. Menghentikan Kendaraan menghadap lalu lintas kendaraan. Pastikan kendaraan/lalu lintas yang diatur sudah aman sebelum mempersilahkan kendaraan dari arah lain untuk lewat
  • 10. FLAGMAN TRAINING 2. Melajukan Kendaraan: • Ketika keadaan sudah aman bagi pengemudi untuk menjalankan kendaraannya, flagman kemudian menurunkan bendera dari pandangan pengemudi kendaraan dengan posisi bendera sejajar dengan pergerakan lalu lintas. Arahkan kendaraan untuk bergerak dengan tangan yang lain – JANGAN menggunakan bendera untuk 2. Melajukan Kendaraan menginstruksikan kendaraan agar bergerak.
  • 11. FLAGMAN TRAINING 3. Mengurangi Kecepatan Kendaraan: • Untuk memperlambat lalu lintas atau kecepatan kendaraan, flagman bergerak mendekati lalu lintas kendaraan dengan posisi tangan mengayunkan bendera perlahan ke arah atas dan bawah. 3. Mengurangi Kecepatan Kendaraan