Se está descargando su SlideShare. ×
0
PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN USIA LANJUT  DI RUMAH
Visi Pembangunan Kesehatan: INDONESIA SEHAT 2010 Visi Depkes : MASYARAKAT YANG MANDIRI UNTUK HIDUP SEHAT <ul><ul><li>4 Str...
<ul><li>Dampak Peningkatan populasi penduduk & peningkatan UHH </li></ul><ul><li>Populasi Lansia meningkat    Peningkatan...
<ul><li>LANDASAN HUKUM </li></ul><ul><li>Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan </li></ul><ul><li>Und...
 
PERAN PERAWAT DALAM MENYELENGGARAKAN PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN DI RUMAH   <ul><ul><ul><li>Manajer kasus   </li></ul>...
KEGIATAN PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN DI RUMAH <ul><li>MELAKSANAKAN MANAJEMEN KASUS </li></ul><ul><li>MELAKSANAKAN ASUH...
<ul><li>MANAJEMEN KASUS </li></ul><ul><ul><ul><li>Seleksi kasus dan Kontrak inform concern  </li></ul></ul></ul><ul><ul><u...
Manajer Kasus (Perawat) Pasien   <ul><li>Tenaga Penunjang Medik : </li></ul><ul><li>Ahli Gizi, </li></ul><ul><li>Apoteker ...
PROSES MANAJEMEN KASUS <ul><li>1.Melakukan seleksi kasus dan melakukan  kontrak informed concern terkait dengan pelayanan ...
<ul><li>2 .  Melakukan Pengkajian Kebutuhan pelayanan & Potensi lansia / keluarga mencakup : </li></ul><ul><ul><ul><li>Kon...
<ul><li>3. Membuat Perencanaan Penyediaan Pelayanan (Bersama lansia, keluarga,Tim) </li></ul><ul><ul><li>Membuat rencana t...
<ul><li>4.  Koordinasi Tim : </li></ul><ul><li>Kegiatan yang dilakukan, meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Memberikan inform...
<ul><li>Lanjutan ………….. </li></ul><ul><li>Mengkoordinasikan rencana manajemen kasus yang telah dirancang kepada tim keseha...
<ul><li>5 .  Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan  </li></ul><ul><ul><li>Memonitor tindakan yang dilakukan oleh t...
<ul><li>  c. Evaluasi proses manajemen kasus </li></ul><ul><ul><ul><li>Menilai keakuratan dan kelengkapan hasil pengkajian...
<ul><ul><li>d.   Evaluasi kualitas pelayanan : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Mengobservasi & mendiskusikan pelayanan yg d...
<ul><li>ASUHAN KEPERAWATAN </li></ul><ul><ul><li>Pengkajian,  </li></ul></ul><ul><ul><li>Diagnosis keperawatan,  </li></ul...
<ul><li>Pengkajian </li></ul><ul><li>Beberapa Aspek yang perlu dikaji : </li></ul><ul><li>Riwayat Kesehatan Lansia </li></...
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Pengkajian pada Lansia <ul><li>Lakukan pengkajian lebih dari sekali pd. wa...
Diagnosa Keperawatan <ul><li>Masalah Keperawatan utama pada Lansia  </li></ul><ul><li>Kurang pengetahuan (Knowledge defici...
Lingkup Kegiatan Asuhan Keperawatan <ul><li>Mengatasi keluhan / gejala penyakit </li></ul><ul><li>Mempertahankan kemandiri...
BEBERAPA HAL YANG PERLU PERHATIAN <ul><li>Faktor risiko kecelakaan lansia di rumah </li></ul><ul><li>K eadaan yang menyeba...
<ul><li>Bahaya-bahaya lansia kurang gerak (Imobilitas) : </li></ul><ul><ul><ul><li>Kerusakan kulit </li></ul></ul></ul><ul...
<ul><li>Masalah Kesehatan Akibat Proses Penuaan al: </li></ul><ul><ul><li>Kerusakan Kulit </li></ul></ul><ul><ul><li>Kesul...
<ul><li>Indikator  Neglect  pada Lansia : </li></ul><ul><ul><li>Higiene jelek </li></ul></ul><ul><ul><li>Tanda decubitus <...
<ul><li>PENDOKUMENTASIAN DAN PELAPORAN </li></ul><ul><li>DOKUMENTASI  </li></ul><ul><li>Jenis Dokumentasi Kasus mencakup: ...
<ul><li>PELAPORAN </li></ul><ul><li>Hal yang dilaporkan mencakup: </li></ul><ul><ul><li>Periode kunjungan (frekuensi kunju...
LANGKAH-LANGKAH PENGHENTIAN PELAYANAN KEPERAWATAN <ul><li>Tentukan alasan penghentian pelayanan  </li></ul><ul><li>Lakukan...
DAFTAR PUSTAKA <ul><li>Allender et al (1999).  Community Health Nursing.Philladelphia  ; Lippincott </li></ul><ul><li>Ayer...
Terima  Kasih
Próxima SlideShare
Cargando en...5
×

Homecare lansia

7,102

Published on

0 comentarios
0 Me gusta
Estadísticas
Notas
  • Sea el primero en comentar

  • Be the first to like this

Sin descargas
reproducciones
reproducciones totales
7,102
En SlideShare
0
De insertados
0
Número de insertados
2
Acciones
Compartido
0
Descargas
332
Comentarios
0
Me gusta
0
Insertados 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Homecare lansia"

  1. 1. PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN USIA LANJUT DI RUMAH
  2. 2. Visi Pembangunan Kesehatan: INDONESIA SEHAT 2010 Visi Depkes : MASYARAKAT YANG MANDIRI UNTUK HIDUP SEHAT <ul><ul><li>4 Strategi Depkes : 1. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat 2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap yankes yang berkualitas 3. Meningkatkan sistem surveilance, monitoring dan informasi kesehatan 4. Meningkatkan pembiayaan kesehatan </li></ul></ul>Misi Depkes : MEMBUAT MASYARAKAT SEHAT
  3. 3. <ul><li>Dampak Peningkatan populasi penduduk & peningkatan UHH </li></ul><ul><li>Populasi Lansia meningkat  Peningkatan penyakit degeneratif, penyakit kronis dan gangguan psichososial. </li></ul><ul><li>Kebutuhan pelayanan kesehatan </li></ul><ul><li>jangka panjang dan berkesinambungan meningkat </li></ul><ul><li>” Pelayanan Keperawatan Kesehatan di Rumah” </li></ul>LATAR BELAKANG MASALAH
  4. 4. <ul><li>LANDASAN HUKUM </li></ul><ul><li>Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan </li></ul><ul><li>Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah </li></ul><ul><li>Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 1996 tentang tenaga kesehatan </li></ul><ul><li>Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 tentang Perimbangan keuangan/ Pelimpahan Kewenangan Pusat ke daerah. </li></ul><ul><li>Permenkes 920 tahun 1986 tentang Pelayanan Medik Swasta </li></ul><ul><li>Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1239 tahun 2001 tentang Registrasi dan Praktik Perawat. </li></ul><ul><li>Permenkes No. 128 tahun 2004 tentang Kebijakan Dasar Puskesmas. </li></ul><ul><li>Kepmenpan : 94/Kep/M.PAN/11/2001 tentang jabatan fungsional perawat dan angka kreditnya. </li></ul><ul><li>Kepmenkes No 279/Menkes/SK/IV/2006 tentang pedoman penyelenggaraan upaya keperawatan kesehatan masyarakat di </li></ul><ul><li>puskesmas </li></ul><ul><li>Kepmenkes No 812/Menkes/SK/VII/2007 Tentang Kebijakan Perawatan Paliatif </li></ul>
  5. 6. PERAN PERAWAT DALAM MENYELENGGARAKAN PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN DI RUMAH <ul><ul><ul><li>Manajer kasus </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pelaksana / Pemberi Asuhan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pendidik </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Konselor </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kolaborator </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pembela (advocate) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penemu Kasus dan Melakukan Rujukan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penata lingkungan rumah </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Peneliti </li></ul></ul></ul>
  6. 7. KEGIATAN PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN DI RUMAH <ul><li>MELAKSANAKAN MANAJEMEN KASUS </li></ul><ul><li>MELAKSANAKAN ASUHAN KEPERAWATAN </li></ul><ul><li>MELAKSANAKAN PENDOKUMENTASIAN DAN PELAPORAN </li></ul>
  7. 8. <ul><li>MANAJEMEN KASUS </li></ul><ul><ul><ul><li>Seleksi kasus dan Kontrak inform concern </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pengkajian kebutuhan pelayanan, </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Merencanakan kebutuhan pelayanan Klien </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Melaksanakan koordinasi tim dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pemantauan dan evaluasi pemberian pelayanan multidisiplin. </li></ul></ul></ul>
  8. 9. Manajer Kasus (Perawat) Pasien <ul><li>Tenaga Penunjang Medik : </li></ul><ul><li>Ahli Gizi, </li></ul><ul><li>Apoteker </li></ul><ul><li>Analis </li></ul><ul><li>Penata Rontgen </li></ul>Terapis Komplementer Psikolog Keluarga & teman <ul><li>Dokter: </li></ul><ul><li>Dokter Umum </li></ul><ul><li>Dokter Gigi </li></ul><ul><li>Dokter Keluarga </li></ul><ul><li>Dokter Spesialis/Sub Spesialis </li></ul>Relawan Pelaku Rawat (Care Giver) <ul><li>Terapis: </li></ul><ul><li>Fisioterapis </li></ul><ul><li>Okupasi Terapis </li></ul><ul><li>Terapis Wicara </li></ul><ul><li>Perawat: </li></ul><ul><li>Perawat Generalis </li></ul><ul><li>Perawat Spesialis </li></ul>Sanitarian Rohaniwan Skema Manajemen Kasus
  9. 10. PROSES MANAJEMEN KASUS <ul><li>1.Melakukan seleksi kasus dan melakukan kontrak informed concern terkait dengan pelayanan keperawatan kesehatan di rumah. </li></ul><ul><li>Kasus prioritas antara lain : </li></ul><ul><ul><li>Lansia dengan masalah : </li></ul></ul><ul><ul><li>* Penyakit degeneratif, </li></ul></ul><ul><ul><li>* Penyakit kronis, </li></ul></ul><ul><ul><li>* Gangguan fungsi atau perkembangan organ </li></ul></ul><ul><ul><li>Lansia risiko tinggi </li></ul></ul><ul><ul><li>Lansia Neglect </li></ul></ul><ul><ul><li>Lansia Pasca Perawatan di RS </li></ul></ul>
  10. 11. <ul><li>2 . Melakukan Pengkajian Kebutuhan pelayanan & Potensi lansia / keluarga mencakup : </li></ul><ul><ul><ul><li>Kondisi fisik lansia untuk menentukan tindakan yang diperlukan, seperti pemasangan infus, pemberian oksigen, terapi fisik, atau perlu peralatan lain </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kondisi psikologis dan kognitif lansia untuk menentukan kebutuhan dukungan emosional </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Status sosial ekonomi keluarga untuk menentukan kebutuhan dan kemampuan mengakses pelayanan kesehatan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pola perilaku dan ADL lansia terkait dengan program diet, penggunaan obat, istirahat dan latihan, untuk menentukan apakah perlu rujukan atau pelayanan kesehatan lainnya </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kemampuan Keluarga, support sistem dan sumber-sumber yang tersedia di keluarga maupun di masyarakat . </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Menentukan kebutuhan akan pelayanan yang dibutuhkan. Pilihan disesuaikan dengan kondisi pasien dan sumber yang tersedia. </li></ul></ul>
  11. 12. <ul><li>3. Membuat Perencanaan Penyediaan Pelayanan (Bersama lansia, keluarga,Tim) </li></ul><ul><ul><li>Membuat rencana tindakan dikaitkan dengan pembiayaan yang diperlukan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menyeleksi sumber-sumber yang tersedia di masyarakat sesuai kebutuhan lansia </li></ul></ul><ul><ul><li>Membuat rencana kunjungan (jadwal kunjungan) yang berisi : waktu, frekuensi dan tenaga yang akan melakukan kunjungan rumah. </li></ul></ul>
  12. 13. <ul><li>4. Koordinasi Tim : </li></ul><ul><li>Kegiatan yang dilakukan, meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Memberikan informasi kepada lansia dan keluarga tentang : pelayanan kesehatan yang tersedia di masyarakat & sesuai dengan kebutuhannya </li></ul></ul><ul><ul><li>Membuat perjanjian (kesepakatan) dengan pasien dan keluarga tentang tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan dan jenis pelayanannya. </li></ul></ul>
  13. 14. <ul><li>Lanjutan ………….. </li></ul><ul><li>Mengkoordinasikan rencana manajemen kasus yang telah dirancang kepada tim kesehatan yang bersangkutan sesuai jadwal kunjungan </li></ul><ul><li>Bekerjasama dengan tim kesehatan lain dan melaksanakan pelayanan keperawatan berfokus pada tujuan yang telah ditetapkan hingga pasien mampu mandiri memenuhi kebutuhannya </li></ul><ul><li>Melakukan rujukan dengan mempertimbangkan kondisi lansia, keterjangkauan pelayanan dan sumber-sumber yang tersedia. </li></ul>
  14. 15. <ul><li>5 . Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan </li></ul><ul><ul><li>Memonitor tindakan yang dilakukan oleh tim, perubahan status medis lansia, perubahan kemampuan fungsional lansia, kebutuhan pendidikan kesehatan lansia dan keluarga. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menilai respon atau hasil akhir pelayanan. </li></ul></ul>
  15. 16. <ul><li> c. Evaluasi proses manajemen kasus </li></ul><ul><ul><ul><li>Menilai keakuratan dan kelengkapan hasil pengkajian kebutuhan pelayanan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menilai kesesuaian perencanaan dan ketepatan melakukan rujukan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menilai efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tindakan yang dilakukan oleh tim pemberi pelayanan </li></ul></ul></ul>
  16. 17. <ul><ul><li>d. Evaluasi kualitas pelayanan : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Mengobservasi & mendiskusikan pelayanan yg diberikan oleh Tim. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Mengunjungi lansia dan keluarga untuk memperoleh informasi tentang persepsi mereka terhadap pelayanan yang diberikan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Melakukan pertemuan tim untuk menilai perkembangan hasil pelayanan. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menyampaikan hasil pertemuan kepada lansia dan keluarga untuk menentukan RTL. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan dan pencapaian tujuan. </li></ul></ul></ul>
  17. 18. <ul><li>ASUHAN KEPERAWATAN </li></ul><ul><ul><li>Pengkajian, </li></ul></ul><ul><ul><li>Diagnosis keperawatan, </li></ul></ul><ul><ul><li>Perencanaan, </li></ul></ul><ul><ul><li>Implementasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Evaluasi </li></ul></ul>
  18. 19. <ul><li>Pengkajian </li></ul><ul><li>Beberapa Aspek yang perlu dikaji : </li></ul><ul><li>Riwayat Kesehatan Lansia </li></ul><ul><li>Status kesehatan fisik dan perubahan yg. terjadi </li></ul><ul><li>Kemungkinan Penyakit kronis yang ada dan kebiasaan penggunaan obat </li></ul><ul><li>Fungsi Kognetif Lansia </li></ul><ul><li>Aktifitas kehidupan lansia sehari-hari </li></ul><ul><li>Status kesehatan mental lansia </li></ul><ul><li>Dukungan keluarga dan support sistem </li></ul><ul><li>Struktur & Fungsi Keluarga </li></ul>
  19. 20. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Pengkajian pada Lansia <ul><li>Lakukan pengkajian lebih dari sekali pd. waktu berbeda </li></ul><ul><li>Ukur penampilan lansia pd kondisi yang menyenangkan </li></ul><ul><li>Menjamin alat bantu berfungsi dengan benar </li></ul><ul><li>Untuk validasi data dari lansia lakukan interview dengan keluarga/ sahabat </li></ul><ul><li>Gunakan komunikasi efektif untuk meningkatkan partisipasi lansia </li></ul><ul><li>Sadari status emosi dan masalah lansia yang dapat mempengaruhi keakuratan data </li></ul><ul><li>Ciptakan kenyamanan lingkungan saat mengkaji </li></ul><ul><li>Pertimbangkan kemungkinan adanya efek fisik, fungsional dan psichososial terhadap data yang diperoleh. </li></ul>
  20. 21. Diagnosa Keperawatan <ul><li>Masalah Keperawatan utama pada Lansia </li></ul><ul><li>Kurang pengetahuan (Knowledge deficit) </li></ul><ul><li>Perubahan proses pikir (Confuse, Demensia) </li></ul><ul><li>Gangguan mobilitas fisik </li></ul><ul><li>Penurunan Kemampuan Aktifitas (Activity intolerance) </li></ul><ul><li>Gangguan integritas kulit </li></ul><ul><li>Gangguan kenyamanan </li></ul><ul><li>Self Care Deficit </li></ul><ul><li>Tidak efektifnya fungsi pernapasan </li></ul><ul><li>Potensial tidak bereaksi terhadap terapi </li></ul>
  21. 22. Lingkup Kegiatan Asuhan Keperawatan <ul><li>Mengatasi keluhan / gejala penyakit </li></ul><ul><li>Mempertahankan kemandirian dan kemampuan klien berfungsi </li></ul><ul><li>Mencegah gangguan kemampuan fisik </li></ul><ul><li>Memberikan bimbingan dan petunjuk pengelolaan perawatan pasien di rumah pada keluarga / pendamping </li></ul><ul><li>Membantu pasien dan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan aktifitas sehari-hari </li></ul><ul><li>Identifikasi masalah keselamatan dan keamanan lingkungan </li></ul><ul><li>Menyediakan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan psichososial lansia dan keluarga </li></ul><ul><li>Identifikasi sumber yang ada di masyarakat untuk memenuhi kebutuhan klien/ keluarga </li></ul><ul><li>Mengkoordinir pemenuhan kebutuhan pelayanan klien </li></ul>
  22. 23. BEBERAPA HAL YANG PERLU PERHATIAN <ul><li>Faktor risiko kecelakaan lansia di rumah </li></ul><ul><li>K eadaan yang menyebabkan status gizi jelek: </li></ul><ul><ul><li>Penyakit </li></ul></ul><ul><ul><li>Pola makan jelek </li></ul></ul><ul><ul><li>Gigi ompong / gangguan gigi mulut </li></ul></ul><ul><ul><li>Kesulitan ekonomi </li></ul></ul><ul><ul><li>Penurunan kontak sosial </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengobatan ganda (Multiple medicine) </li></ul></ul><ul><ul><li>Memerlukan bantuan perawatan diri </li></ul></ul><ul><ul><li>Usia lansia di atas 80 tahun </li></ul></ul>
  23. 24. <ul><li>Bahaya-bahaya lansia kurang gerak (Imobilitas) : </li></ul><ul><ul><ul><li>Kerusakan kulit </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Gangguan otot dan tulang (Muskuloskeletal) : Kelemahan Otot, osteoporosis, nyeri sendi, nyeri punggung </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kardiovaskuler : Peningkatan workload jantung, hipotensi orthostatik, pembentukan trombus, edema perifer </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pernapasan : asidosis respiratorius, Pnemonia, Penumpukan sekret </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Ginjal : Batu ginjal, kesulitan kencing </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Gastrointestinal : Konstipasi, Pengerasan faeces </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Psichologis : Depresi, Jenuh </li></ul></ul></ul>
  24. 25. <ul><li>Masalah Kesehatan Akibat Proses Penuaan al: </li></ul><ul><ul><li>Kerusakan Kulit </li></ul></ul><ul><ul><li>Kesulitan BAB (Konstipasi) </li></ul></ul><ul><ul><li>Sulit Buang air kecil (Incontinensia Urine) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kehilangan / Penurunan Rasa/ Sensori </li></ul></ul><ul><ul><li>Keterbatasan mobilitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Nyeri </li></ul></ul><ul><ul><li>Depresi, Bingung (Confusion) </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengasingkan diri (Isolasi sosial) </li></ul></ul><ul><ul><li>Penelantaran (Neglect) </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyalahgunaan obat (Drug Abuse, Alkohol) </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyakit kronis (Penyakit Jantung, Penyakit Paru, Hipertensi, DM) </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyakit menular (Pnemonia, Influenza) </li></ul></ul>
  25. 26. <ul><li>Indikator Neglect pada Lansia : </li></ul><ul><ul><li>Higiene jelek </li></ul></ul><ul><ul><li>Tanda decubitus </li></ul></ul><ul><ul><li>Dehidrasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Integritas kulit jelek </li></ul></ul><ul><ul><li>Kontraktur / Kaku sendi </li></ul></ul><ul><ul><li>Malnutrisi </li></ul></ul><ul><ul><li>Eskoriasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Impaction </li></ul></ul>
  26. 27. <ul><li>PENDOKUMENTASIAN DAN PELAPORAN </li></ul><ul><li>DOKUMENTASI </li></ul><ul><li>Jenis Dokumentasi Kasus mencakup: </li></ul><ul><ul><ul><li>Dokumentasi kunjungan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pertemuan Multidisiplin </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tindakan multidisiplin, </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Rujukan kasus dan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penghentian perawatan di rumah. </li></ul></ul></ul><ul><li>Jenis Dokumentasi Asuhan keperawatan mencakup </li></ul><ul><ul><ul><li>Dokumentasi Pengkajian </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Diagnosa Keperawatan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Perencanaan Asuhan Keperawatan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Implementasi Asuhan Keperawatan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Evaluasi Asuhan Keperawatan. </li></ul></ul></ul>
  27. 28. <ul><li>PELAPORAN </li></ul><ul><li>Hal yang dilaporkan mencakup: </li></ul><ul><ul><li>Periode kunjungan (frekuensi kunjungan dan lama perawatan) </li></ul></ul><ul><ul><li>Tingkat keberhasilan pelayanan yang diberikan (kemandirian pasien dan keluarga), kepuasan klien/ keluarga, atau meninggal dunia, pindah/ lepas asuhan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Tenaga kesehatan dan non kesehatan yang memberikan pelayanan </li></ul></ul><ul><ul><li>Jenis pelayanan yang diterima pasien dan keluarganya di rumah </li></ul></ul>
  28. 29. LANGKAH-LANGKAH PENGHENTIAN PELAYANAN KEPERAWATAN <ul><li>Tentukan alasan penghentian pelayanan </li></ul><ul><li>Lakukan penilaian perkembangan hasil pelayanan </li></ul><ul><li>Identifikasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan dalam pelayanan keperawatan kesehatan di rumah </li></ul><ul><li>Tentukan apakah hasil pelayanan sesuai tujuan </li></ul><ul><li>Kordinasikan rencana penghentian pelayanan bersama-sama manajer kasus </li></ul><ul><li>Berikan penjelasan kepada lansia dan keluarganya tentang perkembangan yang dicapai berdasarkan hasil pertemuan tim </li></ul><ul><li>Pengesahan penghentian pelayanan di tanda tangani oleh manajer kasus dengan klien/ keluarga. </li></ul>
  29. 30. DAFTAR PUSTAKA <ul><li>Allender et al (1999). Community Health Nursing.Philladelphia ; Lippincott </li></ul><ul><li>Ayers et al.( ). Community – Based Nursing Care .Philladelphia ;Mosby </li></ul><ul><li>Cookfair, Joan M. (1996).. Second Edition Nursing Care in The Community . Mosby : St. Louis </li></ul><ul><li>Departemen Kesehatan RI. Departemen Kesehatan RI. (2002), Pedoman Perawatan Kesehatan di Rumah. Direktorat Keperawatan, Ditjend. Yanmed.: Jakarta </li></ul><ul><li>-------. (2004). Sistem Kesehatan Nasional . Jakarta ; Depkes. </li></ul><ul><li>Friedman, Marilyn M (1998). Family Nursing, Research, Theory & Practice. Fourth Edition. Appleton & Lange : USA </li></ul><ul><li>Gilliss C.L et al (1989). Toward a Science of Family Nursing . California ; Addison. </li></ul><ul><li>Hanson S.M.(2001). Family Health Care Nursing : Theory, Practise, and Research . Philladelphia ; F.A Davis. </li></ul><ul><li>Howard J.R. (1990). Community Health Nursing . Pensylvania ;Springhouse. </li></ul><ul><li>Humphrey C.J. (1998). Homecare Nursing Handbook . Maryland ; Aspen. </li></ul><ul><li>Jo. Clark, Mary (1999). Nursing in the Community, Dimensions of Community Health Nursing. Third Edition. Appleton & Lange : USA </li></ul><ul><li>Keputusan menteri kesehatan RI. Nomor : 1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang Registrasi dan Praktik Perawat, Jakarta : Depkes. </li></ul><ul><li>Keputusan menteri kesehatan RI. Nomor : 279/Menkes/SK/IV/2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas . Jakarta : Depkes. </li></ul><ul><li>Keputusan Menpan Nomor : 94/Kep/M.PAN/11/2001 tentang Jabatan fungsional perawat dan angka kreditnya. </li></ul><ul><li>Rice R. ( 1996 ). Home Health Nursing Practice:Concepts and Application (edisi 2). Missouri: Mosby </li></ul><ul><li>Stanhope et al.(1996). Nursing Community Health . Philladelphia ;Mosby. </li></ul><ul><li>Swanson et al.(1997). Community Health Nursing: Promoting the Health of Aggregates . Philladelphia ; W.B Saunders Company. </li></ul>
  30. 31. Terima Kasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×