Sistem Operasi
Bahan Kuliah IKI-20230
Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester
Genap 2002/2003
Sistem Operasi: Bahan Kuliah IKI-20230
oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003
$Revision: 1....
Persembahan
Buku ini dipersembahkan dari Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/
2003, oleh Gabungan ...
Daftar Isi
Kata Pengantar ...................................................................................................
2.2. Penjadualan Proses......................................................................................................
2.9.1. Penjadualan Java Thread ..............................................................................................
3.2.6.2. Kondisi Tak Aman (Unsafe state)....................................................................92
3.2.7. Algo...
4.8.2.2. Permasalahan Lain yang berhubungan dengan Demand Paging ...................121
4.8.2.3. Persyaratan Perangkat Ker...
5.4.1. Operasi Pada Direktori ...............................................................................................
6.1.2.5. Penyebab Interupsi.........................................................................................170
6....
6.12.2. Masalah-Masalah yang Berkaitan Dengan Sistem Operasi......................................195
6.12.3. Interface Ap...
7.7.1.1. Objek dasar dalam layer-layer virtual file system.........................................226
7.7.1.2. Operasi-ope...
7.11.1.4. Mengembangkan Suatu Kebijaksanaan Keamanan .....................................253
7.11.1.5. Mengamankan Situs ...
Rujukan .....................................................................................................................
Daftar Tabel
3-1. Tabel Deadlock.............................................................................................
2-41. Sinkronisasi. Sumber: . . .............................................................................................
Daftar Contoh
4-1. Tabel Halaman.............................................................................................
Kata Pengantar
Buku ini merupakan hasil karya Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/
2003 Fakultas I...
Bab 1. Pendahuluan
Bab ini berisi tiga pokok pembahasan. Pertama, membahas hal-hal umum seputar sistem operasi.
Selanjutny...
Bab 1. Pendahuluan
1.1.4. Sejarah Sistem Operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesa...
Bab 1. Pendahuluan
harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi,
s...
Bab 1. Pendahuluan
1.2.2. Struktur I/O
Bagian ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dala...
Bab 1. Pendahuluan
Register yang terdapat dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Hal ini menyebabkan
regi...
Bab 1. Pendahuluan
Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka hanya satu saja
pr...
Bab 1. Pendahuluan
• Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang dialokasikan/boleh digunakan oleh
...
Bab 1. Pendahuluan
• Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
• Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.
1.3...
Bab 1. Pendahuluan
1.3.6. Managemen Berkas
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat ...
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Sistem Operasi
Próxima SlideShare
Cargando en...5
×

Sistem Operasi

1,337

Published on

Hanya untuk referensi. Semoga bermanfaat ^_^ . .

Published in: Educación
0 comentarios
1 Me gusta
Estadísticas
Notas
  • Sea el primero en comentar

Sin descargas
reproducciones
reproducciones totales
1,337
En SlideShare
0
De insertados
0
Número de insertados
0
Acciones
Compartido
0
Descargas
84
Comentarios
0
Me gusta
1
Insertados 0
No embeds

No notes for slide

Sistem Operasi

  1. 1. Sistem Operasi Bahan Kuliah IKI-20230 Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003
  2. 2. Sistem Operasi: Bahan Kuliah IKI-20230 oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003 $Revision: 1.3.0.0 $ Edisi Diterbitkan 30 September 2003 Copyright (Hak Cipta) © 2003 oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003. Silakan menyalin, mengedarkan, dan/ atau, memodifikasi bagian dari dokumen – $Revision: 1.3.0.0 $ – – yang dikarang oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003, sesuai dengan ketentuan "GNU Free Documentation License versi 1.1" atau versi selanjutnya dari FSF (Free Software Foundation); tanpa bagian "Invariant", tanpa teks "Front-Cover", dan tanpa teks "Back-Cover". Lampiran A ini berisi salinan lengkap dari lisensi tersebut. Ketentuan ini TIDAK berlaku untuk bagian dan/ atau kutipan yang bukan dikarang oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003. Catatan Revisi Revisi 1.3 30-09-2003 Revised by: RMS46 Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melanjutkan perbaikan tata letak dan pengindeksan. Revisi 1.2 17-09-2003 Revised by: RMS46 Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melanjutkan perbaikan. Revisi 1.1 01-09-2003 Revised by: RMS46 Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melakukan perbaikan struktur SGML, tanpa terlalu banyak mengubah isi buku. Revisi 1.0 27-05-2003 Revised by: RMS46 Kompilasi ulang, serta melakukan sedikit perapihan. Revisi 0.21.4 05-05-2003 Revised by: Kelompok 21 Perapihan berkas dan penambahan entity. Revisi 0.21.3 29-04-2003 Revised by: Kelompok 21 Perubahan dengan menyempurnakan nama file. Revisi 0.21.2 24-04-2003 Revised by: Kelompok 21 Merubah Kata Pengantar. Revisi 0.21.1 21-04-2003 Revised by: Kelompok 21 Menambahkan Daftar Pustaka dan Index. Revisi 0.21.0 26-03-2003 Revised by: Kelompok 21 Memulai membuat tugas kelompok kuliah Sistem Operasi.
  3. 3. Persembahan Buku ini dipersembahkan dari Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003, oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003, untuk siapa saja yang ingin mempelajari Sistem Operasi. Tim penyusun buku ini ialah sebagai berikut: Kelompok 21 (Koordinator) Dhani Yuliarso, Fernan, Hanny Faristin, Melanie Tedja, Paramanandana D.M., Widya Yuwanda. Kelompok 22 (Bab 1) Budiono Wibowo, Agus Setiawan, Baya U.H.S., Budi A. Azis Dede Junaedi, Heriyanto, Muhammad Rusdi. Kelompok 23 (Bab 2) Indra Agung, Ali Khumaidi, Arifullah, Baihaki A.S., Christian K.F. Daeli, Eries Nugroho, Eko Seno P., Habrar, Haris Sahlan. Kelompok 24 (Bab 3) Adzan Wahyu Jatmiko, Agung Pratomo, Dedy Kurniawan, Samiaji Adisasmito, Zidni Agni. Kelompok 25 (Bab 4) Nasrullah, Amy S. Indrasari, Ihsan Wahyu, Inge Evita Putri, Muhammad Faizal Ardhi, Muhammad Zaki Rahman, N. Rifka N. Liputo, Nelly, Nur Indah, R. Ayu P., Sita A.R. Kelompok 26 (Bab 5) Rakhmad Azhari, Adhe Aries, Adityo Pratomo, Aldiantoro Nugroho, Framadhan A., Pelangi, Satrio Baskoro Y. Kelompok 27 (Bab 6) Teuku Amir F.K., Alex Hendra Nilam, Anggraini W., Ardini Ridhatillah, R. Ferdy Ferdian, Ripta Ramelan, Suluh Legowo, Zulkifli. Kelompok 28 (Bab 7) Christiono H, Arief Purnama L.K., Arman Rahmanto, Fajar, Muhammad Ichsan, Rama P. Tardan, Unedo Sanro Simon.
  4. 4. Daftar Isi Kata Pengantar ...........................................................................................................................................i 1. Pendahuluan...........................................................................................................................................1 1.1. Sistem Operasi ............................................................................................................................1 1.1.1. Fungsi Dasar...................................................................................................................1 1.1.2. Tujuan Mempelajari Sistem Operasi ..............................................................................1 1.1.3. Sasaran Sistem Operasi ..................................................................................................1 1.1.4. Sejarah Sistem Operasi...................................................................................................2 1.1.5. Layanan Sistem Operasi.................................................................................................2 1.2. Struktur Komputer.......................................................................................................................3 1.2.1. Sistem Operasi Komputer...............................................................................................3 1.2.2. Struktur I/O.....................................................................................................................3 1.2.2.1. Interupsi I/O.......................................................................................................4 1.2.2.2. Struktur DMA....................................................................................................4 1.2.3. Struktur Penyimpanan ....................................................................................................4 1.2.3.1. Memori Utama...................................................................................................4 1.2.3.2. Magnetic Disk....................................................................................................5 1.2.4. Storage Hierarchy...........................................................................................................5 1.2.5. Proteksi Perangkat Keras................................................................................................5 1.2.5.1. Operasi Dual Mode............................................................................................6 1.2.5.2. Proteksi I/O........................................................................................................6 1.2.5.3. Proteksi Memori.................................................................................................6 1.3. Struktur Sistem Operasi ..............................................................................................................7 1.3.1. Komponen-komponen Sistem ........................................................................................7 1.3.2. Managemen Proses.........................................................................................................7 1.3.3. Managemen Memori Utama...........................................................................................8 1.3.4. Managemen Secondary-Storage.....................................................................................8 1.3.5. Managemen Sistem I/O ..................................................................................................8 1.3.6. Managemen Berkas ........................................................................................................8 1.3.7. Sistem Proteksi...............................................................................................................9 1.3.8. Jaringan...........................................................................................................................9 1.3.9. Command-Interpreter System.........................................................................................9 1.3.10. Layanan Sistem Operasi.............................................................................................10 1.3.11. System Calls................................................................................................................10 1.3.12. Mesin Virtual..............................................................................................................10 1.3.13. Perancangan Sistem dan Implementasi ......................................................................11 1.3.14. System Generation (SYSGEN)...................................................................................11 1.4. Rangkuman ...............................................................................................................................12 1.5. Pertanyaan.................................................................................................................................14 1.6. Rujukan .....................................................................................................................................14 2. Proses dan Thread................................................................................................................................16 2.1. Proses ........................................................................................................................................16 2.1.1. Konsep Dasar dan Definisi Proses................................................................................16 2.1.2. Keadaan Proses.............................................................................................................16 2.1.3. Process Control Block ..................................................................................................17 2.1.4. Threads .........................................................................................................................19 iv
  5. 5. 2.2. Penjadualan Proses....................................................................................................................20 2.2.1. Penjadualan Antrian .....................................................................................................20 2.2.2. Penjadual ......................................................................................................................22 2.2.3. Alih Konteks.................................................................................................................24 2.3. Operasi-Operasi Pada Proses ....................................................................................................26 2.3.1. Pembuatan Proses.........................................................................................................27 2.3.2. Terminasi Proses...........................................................................................................28 2.4. Hubungan Antara Proses...........................................................................................................29 2.4.1. Proses yang Kooperatif.................................................................................................29 2.4.2. Komunikasi Proses Dalam Sistem................................................................................31 2.4.2.1. Sistem Penyampaian Pesan..............................................................................32 2.4.2.2. Komunikasi Langsung .....................................................................................32 2.4.2.3. Komunikasi Tidak Langsung ...........................................................................33 2.4.2.4. Sinkronisasi......................................................................................................34 2.4.2.5. Buffering ..........................................................................................................34 2.4.2.6. Contoh Produser-Konsumer.............................................................................35 2.4.2.7. Mailbox ............................................................................................................37 2.5. Thread .......................................................................................................................................38 2.5.1. Konsep Dasar................................................................................................................39 2.5.2. Keuntungan...................................................................................................................39 2.5.3. User Threads ................................................................................................................40 2.5.4. Kernel Threads .............................................................................................................40 2.6. Model Multithreading ...............................................................................................................40 2.6.1. Model Many to One......................................................................................................41 2.6.2. Model One to One ........................................................................................................42 2.6.3. Model Many to Many ...................................................................................................43 2.6.4. Thread Dalam Solaris 2................................................................................................44 2.6.5. Thread Java...................................................................................................................46 2.6.6. Managemen Thread......................................................................................................47 2.6.7. Keadaan Thread............................................................................................................48 2.6.8. Thread dan JVM...........................................................................................................49 2.6.9. JVM dan Sistem Operasi..............................................................................................49 2.6.10. Contoh Solusi Multithreaded .....................................................................................49 2.7. Penjadual CPU ..........................................................................................................................50 2.7.1. Konsep Dasar................................................................................................................50 2.7.1.1. Siklus Burst CPU-I/O ......................................................................................50 2.7.1.2. Penjadual CPU.................................................................................................51 2.7.1.3. Dispatcher........................................................................................................51 2.7.1.4. Kriteria Penjadual ............................................................................................52 2.7.2. Algoritma Penjadual First Come, First Served ............................................................52 2.7.3. Penjadual Shortest Job First.........................................................................................54 2.7.4. Penjadual Prioritas........................................................................................................56 2.7.5. Penjadual Round Robin ................................................................................................57 2.8. Penjadualan Multiprocessor......................................................................................................58 2.8.1. Penjadualan Multiple Processor...................................................................................59 2.8.2. Penjadualan Real Time .................................................................................................59 2.8.3. Penjadualan Thread ......................................................................................................60 2.9. Java Thread dan Algoritmanya .................................................................................................60 v
  6. 6. 2.9.1. Penjadualan Java Thread ..............................................................................................60 2.9.1.1. Keunggulan Penjadualan Java Thread .............................................................60 2.9.1.2. Prioritas Thread ...............................................................................................61 2.9.1.3. Penjadualan Round-Robin dengan Java ...........................................................61 2.9.2. Evaluasi Algoritma.......................................................................................................63 2.9.2.1. Sinkronisasi dalam Java...................................................................................63 2.9.2.2. Metoda Wait() dan Notify() .............................................................................63 2.9.2.3. Contoh Metoda Wait() dan Notify() ................................................................64 2.10. Kesimpulan .............................................................................................................................64 2.10.1. Proses..........................................................................................................................65 2.10.2. Thread.........................................................................................................................65 2.10.3. Penjadualan CPU........................................................................................................66 2.11. Soal-soal Latihan.....................................................................................................................66 2.11.1. Proses..........................................................................................................................66 2.11.2. Thread.........................................................................................................................67 2.11.3. Penjadualan CPU........................................................................................................67 2.12. Rujukan ...................................................................................................................................68 2.13. Daftar Istilah ...........................................................................................................................69 3. Sinkronisasi dan Deadlock ..................................................................................................................72 3.1. Sinkronisasi...............................................................................................................................72 3.1.1. Latar Belakang..............................................................................................................72 3.1.1.1. Kasus Produsen-Konsumer..............................................................................72 3.1.1.2. Race Condition.................................................................................................73 3.1.2. Critical Section.............................................................................................................74 3.1.2.1. Mutual Exclusion .............................................................................................76 3.1.2.2. Solusi ...............................................................................................................76 3.1.2.2.1. Algoritma 1 .........................................................................................76 3.1.2.2.2. Algoritma 2 .........................................................................................77 3.1.2.2.3. Algoritma 3 .........................................................................................77 3.1.2.2.4. Algoritma Bakery ................................................................................78 3.1.3. Solusi Hardware pada Sinkronisasi..............................................................................79 3.1.4. Semaphore ....................................................................................................................80 3.1.4.1. Operasi Down...................................................................................................80 3.1.4.2. Operasi Up .......................................................................................................81 3.1.5. Problem Klasik pada Sinkronisasi................................................................................82 3.1.5.1. Problem Readers-Writers.................................................................................82 3.1.5.2. Problem Dining Philosopers............................................................................83 3.1.6. Monitors .......................................................................................................................84 3.2. Deadlock ...................................................................................................................................84 3.2.1. Latar Belakang..............................................................................................................84 3.2.2. Resources-Allocation Graph ........................................................................................86 3.2.3. Model Sistem................................................................................................................89 3.2.4. Strategi menghadapi Deadlock.....................................................................................90 3.2.4.1. Strategi Ostrich ................................................................................................90 3.2.5. Mencegah Deadlock .....................................................................................................90 3.2.6. Menghindari Deadlock .................................................................................................92 3.2.6.1. Kondisi Aman (Safe state)...............................................................................92 vi
  7. 7. 3.2.6.2. Kondisi Tak Aman (Unsafe state)....................................................................92 3.2.7. Algoritma Bankir..........................................................................................................93 3.2.8. Mendeteksi Deadlock dan Memulihkan Deadlock.......................................................93 3.2.8.1. Terminasi Proses ..............................................................................................94 3.2.8.2. Resources Preemption......................................................................................94 3.3. Kesimpulan ...............................................................................................................................94 3.4. Latihan ......................................................................................................................................95 3.5. Rujukan .....................................................................................................................................96 3.5.1. Rujukan Sinkronisasi....................................................................................................96 3.5.2. Rujukan Deadlock ........................................................................................................96 4. Memori..................................................................................................................................................98 4.1. Latar Belakang ..........................................................................................................................98 4.1.1. Pengikatan Alamat........................................................................................................98 4.1.2. Ruang Alamat Fisik dan Logik.....................................................................................98 4.1.3. Penempatan Dinamis....................................................................................................99 4.1.4. Perhubungan Dinamis dan Berbagi Library.................................................................99 4.1.5. Lapisan Atas ...............................................................................................................100 4.2. Penukaran (Swap) ...................................................................................................................100 4.3. Alokasi Memori Yang Berdampingan.....................................................................................102 4.4. Pemberian Halaman ................................................................................................................105 4.4.1. Metode Dasar..............................................................................................................105 4.4.2. Struktur Tabel Halaman..............................................................................................108 4.4.2.1. Dukungan Perangkat Keras............................................................................108 4.4.2.2. Pemeliharaan..................................................................................................108 4.4.3. Pemberian Halaman Secara Multilevel.......................................................................109 4.4.3.1. Tabel Halaman yang Dibalik .........................................................................110 4.4.3.2. Berbagi Halaman ...........................................................................................111 4.5. Segmentasi ..............................................................................................................................112 4.5.1. Metode Dasar..............................................................................................................113 4.5.2. Perangkat Keras..........................................................................................................113 4.5.3. Pemeliharaan dan Pembagian.....................................................................................114 4.5.4. Fragmentasi ................................................................................................................115 4.6. Segmentasi Dengan Pemberian Halaman ...............................................................................115 4.6.1. Pengertian...................................................................................................................115 4.6.2. Kelebihan Segmentasi dengan Pemberian Halaman ..................................................115 4.6.3. Perbedaan Segmentasi dan Paging.............................................................................116 4.6.4. Pengimplementasian Segmentasi dengan Pemberian Halaman Intel i386.................116 4.6.4.1. Logical Address..............................................................................................116 4.6.4.2. Alamat Fisik...................................................................................................117 4.7. Memori Virtual........................................................................................................................118 4.7.1. Pengertian...................................................................................................................119 4.7.2. Keuntungan.................................................................................................................119 4.7.3. Implementasi ..............................................................................................................119 4.8. Permintaan Pemberian Halaman (Demand Paging)................................................................120 4.8.1. Permasalahan pada Page Fault ...................................................................................120 4.8.2. Skema Bit Valid - Tidak Valid....................................................................................120 4.8.2.1. Penanganan Page Fault..................................................................................121 vii
  8. 8. 4.8.2.2. Permasalahan Lain yang berhubungan dengan Demand Paging ...................121 4.8.2.3. Persyaratan Perangkat Keras..........................................................................122 4.9. Pemindahan Halaman .............................................................................................................122 4.9.1. Skema Dasar...............................................................................................................123 4.9.2. Pemindahan Halaman Secara FIFO............................................................................124 4.9.3. Pemindahan Halaman Secara Optimal .......................................................................124 4.9.4. Pemindahan Halaman Secara LRU ............................................................................125 4.9.5. Pemindahan Halaman Secara Perkiraan LRU............................................................126 4.9.5.1. Algoritma Additional-Reference-Bit..............................................................126 4.9.5.2. Algoritma Second-Chance.............................................................................126 4.9.5.3. Algoritma Second-Chance (Yang Diperbaiki)...............................................127 4.9.6. Dasar Perhitungan Pemindahan Halaman ..................................................................127 4.9.7. Algoritma Page-Buffering ..........................................................................................127 4.10. Alokasi Frame.......................................................................................................................128 4.10.1. Jumlah Frame Minimum ..........................................................................................128 4.10.2. Algoritma Alokasi ....................................................................................................129 4.10.3. Alokasi Global lawan Local .....................................................................................129 4.11. Thrashing ..............................................................................................................................130 4.11.1. Penyebab Thrashing .................................................................................................130 4.11.2. Model Working Set ...................................................................................................132 4.11.3. Frekuensi Kesalahan Halaman .................................................................................133 4.12. Contoh Pada Sistem Operasi.................................................................................................134 4.12.1. Windows NT.............................................................................................................134 4.12.2. Solaris 2....................................................................................................................135 4.12.3. Linux.........................................................................................................................135 4.13. Pertimbangan Lain ................................................................................................................135 4.13.1. Sebelum Pemberian Halaman...................................................................................136 4.13.2. Ukuran Halaman.......................................................................................................136 4.13.3. Tabel Halaman yang Dibalik....................................................................................137 4.13.4. Struktur Program ......................................................................................................137 4.13.5. Penyambungan Masukan dan Keluaran....................................................................138 4.13.6. Pemrosesan Waktu Nyata.........................................................................................138 5. Sistem Berkas.....................................................................................................................................139 5.1. Pengertian................................................................................................................................139 5.2. Berkas......................................................................................................................................139 5.2.1. Konsep Dasar..............................................................................................................139 5.2.2. Atribut Pada Berkas....................................................................................................140 5.2.3. Operasi Pada Berkas...................................................................................................140 5.2.4. Jenis Berkas................................................................................................................142 5.2.5. Struktur Berkas...........................................................................................................143 5.2.6. Struktur Berkas Pada Disk..........................................................................................144 5.2.7. Penggunaan Berkas Secara Bersama-sama ................................................................144 5.3. Metode Akses..........................................................................................................................145 5.3.1. Akses Secara Berurutan..............................................................................................145 5.3.2. Akses Langsung..........................................................................................................145 5.3.3. Akses Dengan Menggunakan Indeks .........................................................................145 5.4. Struktur Direktori....................................................................................................................145 viii
  9. 9. 5.4.1. Operasi Pada Direktori ...............................................................................................145 5.4.2. Direktori Satu Tingkat................................................................................................146 5.4.3. Direktori Dua Tingkat ................................................................................................146 5.4.4. Direktori Dengan Struktur Tree..................................................................................146 5.4.5. Direktori Dengan Struktur Acyclic-Graph .................................................................146 5.4.6. Direktori Dengan Struktur Graph...............................................................................147 5.5. Proteksi Berkas .......................................................................................................................147 5.5.1. Tipe Akses Pada Berkas .............................................................................................147 5.5.2. Akses List dan Group .................................................................................................148 5.5.3. Pendekatan Sistem Proteksi yang Lain.......................................................................149 5.6. Struktur Sistem Berkas............................................................................................................149 5.6.1. Organisasi Sistem Berkas...........................................................................................150 5.6.2. Mounting Sistem Berkas.............................................................................................151 5.7. Metode Alokasi Berkas...........................................................................................................151 5.7.1. Alokasi Secara Berdampingan (Contiguous Allocation)............................................151 5.7.2. Alokasi Secara Berangkai (Linked Allocation) ..........................................................153 5.7.3. Alokasi Dengan Indeks (Indexed Allocation).............................................................154 5.7.4. Kinerja Sistem Berkas ................................................................................................154 5.8. Managemen Ruang Kosong (Free Space)...............................................................................155 5.8.1. Menggunakan Bit Vektor............................................................................................155 5.8.2. Linked List ..................................................................................................................156 5.8.3. Grouping.....................................................................................................................156 5.8.4. Counting .....................................................................................................................156 5.9. Implementasi Direktori ...........................................................................................................156 5.9.1. Linear List ..................................................................................................................157 5.9.2. Hash Table..................................................................................................................157 5.10. Efisiensi dan Unjuk Kerja .....................................................................................................157 5.10.1. Efisiensi ....................................................................................................................158 5.10.2. Kinerja ......................................................................................................................158 5.11. Recovery................................................................................................................................159 5.11.1. Pemeriksaan Rutin....................................................................................................159 5.11.2. Back Up and Restore ................................................................................................159 5.12. Macam-macam Sistem Berkas..............................................................................................160 5.12.1. Sistem Berkas Pada Windows ..................................................................................160 5.12.2. Sistem Berkas pada UNIX (dan turunannya) ...........................................................161 5.12.3. Perbandingan antara Windows dan UNIX................................................................163 5.12.4. Macam-macam Sistem Berkas di UNIX ..................................................................163 5.13. Kesimpulan ...........................................................................................................................163 5.14. Soal-Soal Sistem Berkas .......................................................................................................167 6. I/O dan Disk .......................................................................................................................................168 6.1. Perangkat Keras I/O ................................................................................................................168 6.1.1. Polling.........................................................................................................................168 6.1.2. Interupsi......................................................................................................................169 6.1.2.1. Mekanisme Dasar Interupsi ...........................................................................169 6.1.2.2. Fitur Tambahan pada Komputer Modern.......................................................170 6.1.2.3. Interrupt Request Line ..................................................................................170 6.1.2.4. Interrupt Vector dan Interrupt Chaining........................................................170 ix
  10. 10. 6.1.2.5. Penyebab Interupsi.........................................................................................170 6.1.3. DMA...........................................................................................................................171 6.1.3.1. Definisi...........................................................................................................171 6.1.3.2. Transfer DMA................................................................................................171 6.1.3.3. Handshaking ..................................................................................................172 6.1.3.4. Cara-cara Implementasi DMA.......................................................................173 6.2. Interface Aplikasi I/O .............................................................................................................173 6.2.1. Peralatan Block dan Karakter .....................................................................................173 6.2.2. Peralatan Jaringan.......................................................................................................174 6.2.3. Jam dan Timer ............................................................................................................174 6.2.4. Blocking dan Nonblocking I/O ...................................................................................174 6.3. Kernel I/O Subsystem..............................................................................................................174 6.3.1. I/O Scheduling............................................................................................................174 6.3.2. Buffering.....................................................................................................................175 6.3.3. Caching.......................................................................................................................176 6.3.4. Spooling dan Reservasi Device...................................................................................176 6.3.5. Error Handling...........................................................................................................177 6.3.6. Kernel Data Structure.................................................................................................177 6.4. Penanganan Permintaan I/O....................................................................................................178 6.5. Kinerja I/O ..............................................................................................................................179 6.5.1. Pengaruh I/O pada Kinerja .........................................................................................179 6.5.2. Cara Meningkatkan Efisiensi I/O ...............................................................................179 6.5.3. Implementasi Fungsi I/O ............................................................................................180 6.6. Struktur Disk...........................................................................................................................180 6.7. Penjadualan Disk.....................................................................................................................181 6.7.1. Penjadualan FCFS ......................................................................................................182 6.7.2. Penjadualan SSTF ......................................................................................................182 6.7.3. Penjadualan SCAN.....................................................................................................183 6.7.4. Penjadualan C-SCAN.................................................................................................183 6.7.5. Penjadualan LOOK ....................................................................................................183 6.7.6. Pemilihan Algoritma Penjadualan Disk .....................................................................183 6.8. Managemen Disk ....................................................................................................................184 6.8.1. Memformat Disk ........................................................................................................184 6.8.2. Boot Block ..................................................................................................................185 6.8.3. Bad Blocks..................................................................................................................185 6.9. Penanganan Swap-Space.........................................................................................................185 6.9.1. Penggunaan Swap-Space............................................................................................186 6.9.2. Lokasi Swap-Space.....................................................................................................186 6.9.3. Pengelolaan Swap-Space............................................................................................187 6.10. Kehandalan Disk ...................................................................................................................188 6.11. Implementasi Stable-Storage ................................................................................................189 6.12. Tertiary-Storage Structure.....................................................................................................190 6.12.1. Macam-macam Tertiary-Strorage Structure.............................................................190 6.12.1.1. Floppy Disk..................................................................................................191 6.12.1.2. Magneto-optic disk ......................................................................................191 6.12.1.3. Optical Disk .................................................................................................192 6.12.1.4. WORM Disk (Write Once, Read Many Times) ...........................................193 6.12.1.5. Tapes ............................................................................................................194 x
  11. 11. 6.12.2. Masalah-Masalah yang Berkaitan Dengan Sistem Operasi......................................195 6.12.3. Interface Aplikasi......................................................................................................195 6.12.4. Penamaan Berkas......................................................................................................196 6.12.5. Managemen Penyimpanan Hirarkis..........................................................................197 6.13. Rangkuman ...........................................................................................................................197 6.13.1. I/O.............................................................................................................................197 6.13.2. Disk...........................................................................................................................197 6.14. Soal Latihan ..........................................................................................................................198 6.15. Rujukan .................................................................................................................................200 6.16. Daftar Istilah .........................................................................................................................200 7. LINUX ................................................................................................................................................206 7.1. Sejarah.....................................................................................................................................206 7.1.1. Kernel Linux...............................................................................................................206 7.1.2. Sistem Linux...............................................................................................................206 7.1.3. Distribusi Linux..........................................................................................................207 7.1.4. Lisensi Linux..............................................................................................................208 7.1.5. Linux Saat Ini .............................................................................................................208 7.1.6. Tux: Logo Linux.........................................................................................................209 7.2. Prinsip Rancangan...................................................................................................................209 7.2.1. Prinsip Desain Linux..................................................................................................210 7.2.2. Komponen Sistem Linux............................................................................................210 7.2.2.1. Kernel.............................................................................................................211 7.2.2.2. Perpustakaan Sistem ......................................................................................211 7.2.2.3. Utilitas Sistem................................................................................................211 7.3. Modul Kernel Linux................................................................................................................212 7.3.1. Pengertian Modul Kernel Linux.................................................................................212 7.3.2. Managemen Modul Kernel Linux ..............................................................................212 7.3.3. Registrasi Driver.........................................................................................................213 7.3.4. Resolusi Konflik .........................................................................................................213 7.4. Manajemen Proses ..................................................................................................................213 7.4.1. Pendahuluan ...............................................................................................................214 7.4.2. Deskriptor Proses........................................................................................................214 7.4.3. Pembuatan Proses Dan Thread...................................................................................217 7.5. Penjadual.................................................................................................................................218 7.5.1. Sinkronisasi Kernel.....................................................................................................218 7.5.2. Penjadualan Proses .....................................................................................................220 7.5.3. Symmetric Multiprocessing ........................................................................................221 7.6. Managemen Memori di Linux ................................................................................................221 7.6.1. Managemen Memori Fisik .........................................................................................222 7.6.2. Memori Virtual ...........................................................................................................222 7.6.2.1. Demand Paging..............................................................................................223 7.6.2.2. Swaping..........................................................................................................224 7.6.2.3. Pengaksesan Memori Virtual Bersama ..........................................................224 7.6.2.4. Efisiensi..........................................................................................................224 7.6.3. Load dan Eksekusi Program.......................................................................................225 7.7. Sistem Berkas Linux ...............................................................................................................226 7.7.1. Sistem Berkas Virtual.................................................................................................226 xi
  12. 12. 7.7.1.1. Objek dasar dalam layer-layer virtual file system.........................................226 7.7.1.2. Operasi-operasi Dalam Inode ........................................................................227 7.7.2. Sistem Berkas Linux...................................................................................................227 7.7.2.1. Sistem Berkas EXT2......................................................................................227 7.7.2.2. Sistem Berkas EXT3......................................................................................230 7.7.2.3. Sistem Berkas Reiser .....................................................................................230 7.7.2.4. Sistem Berkas X.............................................................................................231 7.7.2.5. Sistem Berkas Proc ........................................................................................231 7.7.3. Pembagian Sistem Berkas Secara Ortogonal .............................................................231 7.8. I/O Linux.................................................................................................................................232 7.8.1. Device Karakter..........................................................................................................232 7.8.2. Device Blok ................................................................................................................234 7.8.3. Device Jaringan...........................................................................................................235 7.8.3.1. Nama..............................................................................................................236 7.8.3.2. Informasi Bus.................................................................................................236 7.8.3.3. Flags Interface...............................................................................................236 7.8.3.4. Informasi Protokol .........................................................................................237 7.8.3.5. MTU...............................................................................................................237 7.8.3.6. Keluarga.........................................................................................................237 7.8.3.7. Jenis................................................................................................................237 7.8.3.8. Alamat............................................................................................................237 7.8.3.9. Antrian Paket .................................................................................................237 7.8.3.10. Fungsi Pendukung........................................................................................238 7.9. Komunikasi Antar Proses........................................................................................................238 7.9.1. Sinyal..........................................................................................................................238 7.9.1.1. Beberapa Sinyal di Linux...............................................................................238 7.9.1.2. Bagaimana Suatu Sinyal Disikapi..................................................................238 7.9.1.3. Penerapan Sinyal............................................................................................239 7.9.2. Pipa.............................................................................................................................240 7.9.2.1. Penerapan.......................................................................................................241 7.9.2.2. Cara Menulis Data .........................................................................................241 7.9.2.3. Cara Membaca Data.......................................................................................242 7.9.2.4. FIFO...............................................................................................................242 7.10. Struktur Jaringan...................................................................................................................242 7.10.1. Jaringan TCP/IP........................................................................................................244 7.10.2. Protokol Internet (IP)................................................................................................244 7.10.3. Protokol Pengontrol Transmisi (TCP)......................................................................247 7.10.4. Protokol Pengontrol Pesan di Internet (ICMP) ........................................................248 7.10.5. Protokol Datagram Pengguna (UDP) .......................................................................248 7.10.6. IPX dan Sistem Berkas NCP ....................................................................................249 7.10.6.1. Sejarah dan Latar Belakang Xerox dan Novell............................................249 7.10.6.2. IPX dan Linux..............................................................................................250 7.10.6.3. NetWare Directory Service (NDS)...............................................................250 7.11. Keamanan..............................................................................................................................251 7.11.1. Pendahuluan .............................................................................................................251 7.11.1.1. Mengapa Kita Perlu Pengamanan? ..............................................................251 7.11.1.2. Seberapa Aman? ..........................................................................................251 7.11.1.3. Apa yang Anda Coba Lindungi?..................................................................252 xii
  13. 13. 7.11.1.4. Mengembangkan Suatu Kebijaksanaan Keamanan .....................................253 7.11.1.5. Mengamankan Situs Anda...........................................................................253 7.11.2. Keamanan Fisik........................................................................................................253 7.11.2.1. Kunci Komputer...........................................................................................254 7.11.2.2. Keamanan BIOS ..........................................................................................254 7.11.2.3. Keamanan Boot Loader ...............................................................................255 7.11.3. Keamanan Lokal.......................................................................................................255 7.11.3.1. Membuat Account Baru...............................................................................255 7.11.3.2. Keamanan Root............................................................................................256 7.12. Perangkat Lunak Bebas.........................................................................................................256 7.12.1. Serba-Serbi PLB.......................................................................................................257 7.12.2. Pembagian Perangkat Lunak ....................................................................................257 7.12.2.1. Perangkat Lunak Bebas................................................................................258 7.12.2.2. Perangkat Lunak Open Source.....................................................................259 7.12.2.3. Perangkat Lunak Public Domain.................................................................259 7.12.2.4. Perangkat Lunak Copylefted........................................................................259 7.12.2.5. Perangkat Lunak Bebas Non-copylefted......................................................259 7.12.2.6. Perangkat Lunak GPL-covered....................................................................260 7.12.2.7. Sistem GNU.................................................................................................260 7.12.2.8. Program GNU..............................................................................................260 7.12.2.9. Perangkat Lunak GNU.................................................................................260 7.12.2.10. Perangkat Lunak Semi-Bebas....................................................................261 7.12.2.11. Perangkat Lunak Berpemilik .....................................................................261 7.12.2.12. Freeware.....................................................................................................262 7.12.2.13. Shareware...................................................................................................262 7.12.2.14. Perangkat Lunak Komersial.......................................................................262 7.13. Latihan ..................................................................................................................................263 7.14. Point-Point Kernel Linux dan PLB.......................................................................................264 7.14.1. Sejarah Linux............................................................................................................264 7.14.2. Design Principles .....................................................................................................264 7.14.3. Modul Kernel Linux.................................................................................................264 7.14.4. Managemen Proses...................................................................................................265 7.14.5. Penjadualan...............................................................................................................265 7.14.6. Managemen Memori di Linux..................................................................................265 7.14.7. Sistem Berkas di Linux ............................................................................................265 7.14.8. I/O Linux ..................................................................................................................265 7.14.9. Komunikasi Antar Proses .........................................................................................265 7.14.10. Struktur Jaringan ....................................................................................................265 7.14.11. Keamanan...............................................................................................................266 7.14.12. Perangkat Lunak Bebas ..........................................................................................266 7.15. Kesimpulan Kernel Linux dan Perangkat Lunak Bebas .......................................................266 7.16. Daftar Istilah .........................................................................................................................266 7.17. Rujukan Kernel Linux dan Perangkat Lunak Bebas.............................................................270 7.17.1. Sejarah Linux (Rujukan) ..........................................................................................270 7.17.2. Linux Umumnya (Rujukan) .....................................................................................271 7.17.3. Modul Kernel (Rujukan) ..........................................................................................271 7.17.4. Process Management(Rujukan)................................................................................271 7.17.5. GNU (Rujukan) ........................................................................................................272 xiii
  14. 14. Rujukan ..................................................................................................................................................273 A. GNU Free Documentation License...................................................................................................278 A.1. PREAMBLE ..........................................................................................................................278 A.2. APPLICABILITY AND DEFINITIONS ..............................................................................278 A.3. VERBATIM COPYING.........................................................................................................279 A.4. COPYING IN QUANTITY ...................................................................................................279 A.5. MODIFICATIONS.................................................................................................................280 A.6. COMBINING DOCUMENTS...............................................................................................281 A.7. COLLECTIONS OF DOCUMENTS ....................................................................................281 A.8. AGGREGATION WITH INDEPENDENT WORKS............................................................282 A.9. TRANSLATION ....................................................................................................................282 A.10. TERMINATION...................................................................................................................282 A.11. FUTURE REVISIONS OF THIS LICENSE.......................................................................282 A.12. How to use this License for your documents .......................................................................283 Indeks......................................................................................................................................................284 xiv
  15. 15. Daftar Tabel 3-1. Tabel Deadlock...................................................................................................................................91 5-1. Tabel Jenis Berkas............................................................................................................................143 5-2. Contoh sistem daftar akses pada UNIX ...........................................................................................149 Daftar Gambar 2-1. Keadaan Proses. Sumber: . . ..............................................................................................................17 2-2. Process Control Block. Sumber: . . ....................................................................................................18 2-3. CPU Register. Sumber: . . . ................................................................................................................18 2-4. Device Queue. Sumber: . . .................................................................................................................20 2-5. Diagram Anrian. Sumber: . . . ............................................................................................................22 2-6. Penjadual Medium-term. Sumber: . . . ...............................................................................................23 2-7. Alih Konteks. Sumber: . . . .................................................................................................................24 2-8. Pohon Proses. Sumber: . . ..................................................................................................................25 2-9. Operasi pada Proses. Sumber: . . .......................................................................................................26 2-10. Program Fork. Sumber: . . . ..............................................................................................................28 2-11. Program Produser Konsumer. Sumber: . . . ......................................................................................30 2-12. Program Produser Konsumer Alternatif. Sumber: . . . .....................................................................35 2-15. Program Send/ Receive. Sumber: . . ................................................................................................37 2-16. Thread. Sumber: . . ..........................................................................................................................38 2-17. User dan Kernel Thread. Sumber: . . ...............................................................................................40 2-18. Model Multithreading. Sumber: . . ..................................................................................................41 2-19. Model Many to One. Sumber: . . .....................................................................................................41 2-20. Model One to One. Sumber: . . ........................................................................................................42 2-21. Model Many to Many. Sumber: . . ...................................................................................................43 2-22. Thread Solaris dan Java. Sumber: . . . ..............................................................................................45 2-23. Runnable. Sumber: . . ......................................................................................................................47 2-24. Class Worker2. Sumber: . . ..............................................................................................................47 2-25. Keadaan Thread. Sumber: . . . ..........................................................................................................48 2-26. CPU Burst. Sumber: . . ....................................................................................................................50 2-27. Kedatangan Proses. Sumber: . . .......................................................................................................53 2-28. Gannt Chart Kedatangan Proses I. Sumber: . . ................................................................................53 2-29. Gannt Chart Kedatangan Proses II. Sumber: . . ...............................................................................53 2-30. Gannt Chart Kedatangan Proses III. Sumber: . . . ............................................................................53 2-31. Gannt Chart Kedatangan Proses IV. Sumber: . . ..............................................................................54 2-32. Kedatangan Proses. Sumber: . . .......................................................................................................54 2-33. Gannt Chart SJF Non-Preemtive. Sumber: . . . ................................................................................55 2-34. Rata-rata Menunggu. Sumber: . . . ...................................................................................................55 2-35. Kedatangan Proses. Sumber: . . .......................................................................................................55 2-36. Gannt Chart SJF Preemtive. Sumber: . . ..........................................................................................56 2-37. Rata-rata Menunggu. Sumber: . . . ...................................................................................................56 2-38. Round Robin. Sumber: . . ................................................................................................................57 2-39. Time Quantum dan Alih Konteks. Sumber: . . . ...............................................................................58 2-40. Round Robin. Sumber: . . ................................................................................................................61 xv
  16. 16. 2-41. Sinkronisasi. Sumber: . . ..................................................................................................................63 2-42. Contoh Wait() dan Notify(). Sumber: . . ..........................................................................................64 3-1. Race Condition. Sumber.....................................................................................................................73 3-2. Critical Section. Sumber: . . . .............................................................................................................76 3-7. Process Pi. Sumber: . . .......................................................................................................................78 3-8. Process Pi. Sumber: . . .......................................................................................................................79 3-9. Lock. Sumber: . . . ..............................................................................................................................79 3-10. Block. Sumber: . . ............................................................................................................................80 3-11. Block. Sumber: . . ............................................................................................................................81 3-12. Mutex. Sumber: . . ...........................................................................................................................81 3-13. Persimpangan. Sumber: . . ...............................................................................................................85 3-14. Graph. Sumber: . . . ..........................................................................................................................86 3-17. Safe. Sumber: . . . .............................................................................................................................92 4-1. Alokasi Kembali. Sumber: . . . .........................................................................................................102 4-2. Alokasi Kembali. Sumber: . . . .........................................................................................................104 4-3. Perangkat Keras Pemberian Halaman. Sumber: . . ..........................................................................105 4-4. Model pemberian halaman dari memori fisik dan logis. Sumber: . . . .............................................106 4-5. Alamat logis. Sumber: . . .................................................................................................................109 4-6. Skema Tabel Halaman Dua Tingkat. Sumber: . . . ...........................................................................109 4-7. Penterjemahan alamat untuk arsitektur pemberian halaman dua tingkat 32-bit logis. Sumber: . . . 110 4-8. Tabel halaman yang dibalik. Sumber: . . . ........................................................................................111 4-9. Berbagi kode pada lingkungan berhalaman. Sumber: . . .................................................................111 4-10. Alamat Logis Sumber: . . ...............................................................................................................114 4-11. String Acuan. Sumber: . . . .............................................................................................................124 4-12. String Acuan. Sumber: . . . .............................................................................................................124 4-13. String Acuan. Sumber: . . . .............................................................................................................125 4-14. String Acuan. Sumber: . . . .............................................................................................................125 4-15. Derajat dari Multiprogramming. Sumber: . . .................................................................................131 4-16. Jumlah Frame. Sumber: . . .............................................................................................................133 5-1. Lapisan pada sistem berkas. Sumber: . . ..........................................................................................150 6-1. Polling Operation. Sumber: . . .........................................................................................................169 6-2. DMA Interface. Sumber: . . .............................................................................................................171 6-3. DMA Controller. Sumber: . . ...........................................................................................................172 6-4. Floppy Disk. Sumber: . . ..................................................................................................................191 6-5. Magneto Optic. Sumber: . . . ............................................................................................................192 6-6. Optical Disk. Sumber: . . .................................................................................................................193 6-7. Worm Disk. Sumber: . . ...................................................................................................................194 6-8. Tape. Sumber: . . ..............................................................................................................................195 7-1. Logo Linux. Sumber: . . . .................................................................................................................209 7-2. Pemetaan Memori Virtual ke Alamat Fisik. Sumber: . . . ................................................................223 7-5. CharDev. Sumber: . . . ......................................................................................................................233 7-6. Buffer. Sumber: . . . ..........................................................................................................................234 7-7. Pipa. Sumber: . . . .............................................................................................................................240 7-8. Jaringan. Sumber: . . ........................................................................................................................247 7-9. Kategori. Sumber: . . . ......................................................................................................................258 xvi
  17. 17. Daftar Contoh 4-1. Tabel Halaman..................................................................................................................................132 7-1. Isi Deskriptor Proses ........................................................................................................................214 7-2. Antrian Tunggu ................................................................................................................................216 xvii
  18. 18. Kata Pengantar Buku ini merupakan hasil karya Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Sebagai tim penyusun, kami sangat senang atas peluncuran buku ini. Penulisan buku ini bertujuan untuk mengatasi kelangkaan bahan kuliah berbahasa Indonesia, serta diharapkan akan dimanfaatkan sebagai rujukan oleh para peserta kuliah angkatan berikutnya. Kami menyadari bahwa ini masih banyak kekurangannya. Silakan menyampaikan kritik/ tanggapan/ usulan anda ke <writeme03 AT yahoogroups DOT com>. i
  19. 19. Bab 1. Pendahuluan Bab ini berisi tiga pokok pembahasan. Pertama, membahas hal-hal umum seputar sistem operasi. Selanjutnya, menerangkan konsep perangkat keras sebuah komputer. Sebagai penutup akan diungkapkan, pokok konsep dari sebuah sistem operasi. 1.1. Sistem Operasi Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer. 1.1.1. Fungsi Dasar Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu. 1.1.2. Tujuan Mempelajari Sistem Operasi Tujuan mempelajari sistem operasi agar dapat merancang sendiri serta dapat memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan kita, agar dapat memilih alternatif sistem operasi, memaksimalkan penggunaan sistem operasi dan agar konsep dan teknik sistem operasi dapat diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain. 1.1.3. Sasaran Sistem Operasi Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan -- membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien -- penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi -- sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru. 1
  20. 20. Bab 1. Pendahuluan 1.1.4. Sejarah Sistem Operasi Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi: • Generasi Pertama (1945-1955) Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung. • Generasi Kedua (1955-1965) Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS. • Generasi Ketiga (1965-1980) Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus). • Generasi Keempat (Pasca 1980an) Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik. 1.1.5. Layanan Sistem Operasi Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut: pembuatan program, eksekusi program, pengaksesan I/O Device, pengaksesan terkendali terhadap berkas pengaksesan sistem, deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan, serta akunting. Pembuatan program yaitu sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program; Eksekusi Program yang berarti Instruksi-instruksi dan data-data 2
  21. 21. Bab 1. Pendahuluan harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi; Pengaksesan I/O Device, artinya Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi; Pengaksesan terkendali terhadap berkas yang artinya disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas; Pengaksesan sistem artinya pada pengaksesan digunakan bersama (shared system); Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya; Deteksi dan Pemberian tanggapan pada kesalahan, yaitu jika muncul permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan; dan Akunting yang artinya Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja. 1.2. Struktur Komputer Struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi: • Sistem Operasi Komputer. • Struktur I/O. • Struktur Penyimpanan. • Storage Hierarchy. • Proteksi Perangkat Keras. 1.2.1. Sistem Operasi Komputer Dewasa ini sistem komputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori. Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori. Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda. 3
  22. 22. Bab 1. Pendahuluan 1.2.2. Struktur I/O Bagian ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dalam penanganan interupsi. 1.2.2.1. Interupsi I/O Untuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses pengguna dapat dijalankan secara bersamaan. 1.2.2.2. Struktur DMA Direct Memory Access (DMA) suatu metoda penanganan I/O dimana device controller langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU. Setelah men-set buffers, pointers, dan counters untuk perangkat I/O, device controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan CPU. DMA digunakan untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya terdapat satu interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (word). 1.2.3. Struktur Penyimpanan Program komputer harus berada di memori utama (biasanya RAM) untuk dapat dijalankan. Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Idealnya program dan data secara keseluruhan dapat disimpan dalam memori utama secara permanen. Namun demikian hal ini tidak mungkin karena: • Ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan data dan program secara keseluruhan. • Memori utama bersifat volatile, tidak bisa menyimpan secara permanen, apabila komputer dimatikan maka data yang tersimpan di memori utama akan hilang. 1.2.3.1. Memori Utama Hanya memori utama dan register merupakan tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Oleh karena itu instruksi dan data yang akan dieksekusi harus disimpan di memori utama atau register. Untuk mempermudah akses perangkat I/O ke memori, pada arsitektur komputer menyediakan fasilitas pemetaan memori ke I/O. Dalam hal ini sejumlah alamat di memori dipetakan dengan device register. Membaca dan menulis pada alamat memori ini menyebabkan data ditransfer dari dan ke device register. Metode ini cocok untuk perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti video controller. 4
  23. 23. Bab 1. Pendahuluan Register yang terdapat dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Hal ini menyebabkan register merupakan media penyimpanan dengan akses paling cepat bandingkan dengan memori utama yang membutuhkan waktu relatif lama. Untuk mengatasi perbedaan kecepatan, dibuatlah suatu penyangga (buffer) penyimpanan yang disebut cache. 1.2.3.2. Magnetic Disk Magnetic Disk berperan sebagai secondary storage pada sistem komputer modern. Magnetic Disk disusun dari piringan-piringan seperti CD. Kedua permukaan piringan diselimuti oleh bahan-bahan magnetik. Permukaan dari piringan dibagi-bagi menjadi track yang memutar, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sektor. 1.2.4. Storage Hierarchy Dalam storage hierarchy structure, data yang sama bisa tampil dalam level berbeda dari sistem penyimpanan. Sebagai contoh integer A berlokasi pada bekas B yang ditambahkan 1, dengan asumsi bekas B terletak pada magnetic disk. Operasi penambahan diproses dengan pertama kali mengeluarkan operasi I/O untuk menduplikat disk block pada A yang terletak pada memori utama Operasi ini diikuti dengan kemungkinan penduplikatan A ke dalam cache dan penduplikatan A ke dalam internal register. Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa tempat. Pertama terjadi di internal register dimana nilai A berbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan nilai di A akan kembali sama ketika nilai baru ditulis ulang ke magnetic disk. Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan masing-masing prosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil duplikat dari A mungkin hanya ada di beberapa cache. Karena CPU (register-register) dapat dijalankan secara bersamaan maka kita harus memastikan perubahan nilai A pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada. Hal ini disebut sebagai Cache Coherency. 1.2.5. Proteksi Perangkat Keras Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna. Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya sepanjang program secara simultan. Pengertian spooling adalah suatu program dapat dikerjakan walau pun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu. Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak di sharing maka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program. Tapi jika di-sharing jika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada proses lainnya. 5
  24. 24. Bab 1. Pendahuluan Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan. Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agar programmer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang. 1.2.5.1. Operasi Dual Mode Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program, dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan share resources. Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan cara menyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program. Mode yang kita butuhkan ada dua mode operasi yaitu: • Mode Monitor. • Mode Pengguna. Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1. Pada saat boot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi, perangkat keras akan men-switch lagi keadaan dari mode pengguna menjadi mode monitor (terjadi perubahan state menjadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer (state akan berubah menjadi bit 1). 1.2.5.2. Proteksi I/O Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan. 1.2.5.3. Proteksi Memori Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu: • Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh digunakan oleh pengguna. 6
  25. 25. Bab 1. Pendahuluan • Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna. • Proteksi Perangkat Keras. Sebagai contoh sebuah pengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja. 1.3. Struktur Sistem Operasi 1.3.1. Komponen-komponen Sistem Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama. Namun menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut: • Managemen Proses. • Managemen Memori Utama. • Managemen Secondary-Storage. • Managemen Sistem I/O. • Managemen Berkas. • Sistem Proteksi. • Jaringan. • Command-Interpreter system. 1.3.2. Managemen Proses Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti: • Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses. • Menunda atau melanjutkan proses. • Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi. 7
  26. 26. Bab 1. Pendahuluan • Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi. • Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock. 1.3.3. Managemen Memori Utama Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen memori seperti: • Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya. • Memilih program yang akan di-load ke memori. • Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan. 1.3.4. Managemen Secondary-Storage Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk meyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh dari secondary-storage adalah harddisk, disket, dll. Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan disk-management seperti: free-space management, alokasi penyimpanan, penjadualan disk. 1.3.5. Managemen Sistem I/O Sering disebut device manager. Menyediakan "device driver" yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk. Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O: • Buffer: menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O. • Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.). • Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi "rinci" untuk perangkat keras I/O tertentu. 8
  27. 27. Bab 1. Pendahuluan 1.3.6. Managemen Berkas Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll.). Sistem operasi bertanggung-jawab: • Pembuatan dan penghapusan berkas. • Pembuatan dan penghapusan direktori. • Mendukung manipulasi berkas dan direktori. • Memetakan berkas ke secondary storage. • Mem-backup berkas ke media penyimpanan yang permanen (non-volatile). 1.3.7. Sistem Proteksi Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem sumber daya. Mekanisme proteksi harus: • membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan yang belum. • specify the controls to be imposed. • provide a means of enforcement. 1.3.8. Jaringan Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan komunikasi Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam sumber-daya sistem. Akses tersebut menyebabkan: • Computation speed-up. • Increased data availability. • Enhanced reliability. 1.3.9. Command-Interpreter System Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line 9

×