Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Hal-hal yang merusak Tauhid - Pendidkan Agama Islam

File Presentasi tentang Hal-hal yang merusak Tauhid yang dibuat di app PowerPoint 2016.

Apabila kalian ingin membuat File PowerPoint seperti itu, belajar gratis tanpa Bimbel hanya di http://julikoding.blogspot.com 

  • Inicia sesión para ver los comentarios

Hal-hal yang merusak Tauhid - Pendidkan Agama Islam

  1. 1. Hal-hal yang MERUSAK Tauhid
  2. 2. 1. SYIRIK Merusak TAUHID, apa ya..? 2. TAHAYUL & KHURAFAT 3. KAFAR,KAFIR & KUFUR 4. NIFAQ 5. MURTAD 6. MUNAFIK7. RIA 8. ANANIAH 9. ZHALIM 10. HASAD 11. MAKSIAT
  3. 3. QS. Yunus:18 Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi Allah." Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) dibumi?" Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu).
  4. 4. Arti Syirik Yaitu menjadikan sesuatu selain Allah sebagai TUHAN yang disembah dan ditaati disamping ALLAH. Ø Syirik BESAR adalah seseorang yang menjadikan sesuatu sekutu selain Allah, yang ia sembah dan mentaati sama seperti ia menyembah dan mentaati Allah. Ø Syirik kecil adalah bahwa ia menyamakan sesuatu baik benda ataupun makhluk selain Allah dengan Allah dalam bentuk perkataan dan perbuatan. Ø Syirik tersembunyi adalah syirik yang tersembunyi dalam hakekat kehendak hati, ucapan lisan, berupa penyerupaan Allah dengan makhluk. Syirik tersembunyi sebenarnya dapat digolongkan kedalam syirik kecil. Jenis 1. Syirik
  5. 5. 2. Tahayul & Khurafat Cerita-cerita bohong, tidak masuk akal dan dihubungkan dengan aqidah. Cerita-cerita dan dongeng-dongeng orang- orang dahulu kala yang membuat orang menjadi penakut dan pemalas. kepercayaan kepada yang ghoib, yang tidak bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits.
  6. 6. 3. Kafar, Kafir & Kufar KAFAR KAFIRKAFUR
  7. 7. Menampakan apa yang sesuai dangan KEBENARAN dan menyembunyikan apa yang bertentangan dengannya. Jadi siapa saja yang menampakan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran di depan orang banyak, padahal kondisi batin atau perbuatannya yang sebenarnya tidak demikian, maka dialah yang disebut Munafiq. 4. NIFAQ
  8. 8. 5. MURTAD Sebutan untuk menyebut orang yang keluar dari ISLAM. Pada mulanya orang seperti ini beriman kepada Allah SWT dan ia seorang muslim, kemudian ia meninggalkan keimanannya itu untuk selanjutnya beriman kepada yang lain atau tidak beriman sama sekali (atheis).
  9. 9. 6. MUNAFIK Bagi orang yang secara lahiriah beragama ISLAM, tetapi jiwa atau batinnya tidak beriman. Secara lahir ia MENGAKU beriman kepada Allah, mengaku beragama ISLAM, bahkan dalam hal tertentu nampak seperti berbuat dan bertindak untuk kepentingan agama islam. “Tetapi 💔 tidak beriman.”
  10. 10. 7. RIA Hey, nama saya RIYA Ria adalah sikap ingin dipuji orang lain. Ria merupakan putik dari sikap yang namanya Ujub(heran/kagum pada kemampuan dirinya ), jika bunga (ujub) ini TERUS dibiarkan akan menjadi ria dan jika ria dibiarkan akan berbuah menjadi Takabur(sombong). Rosulullah pernah memperingatkan bahwasanya ria adalah syirik khafi(syirik kecil)
  11. 11. 8. ANANIAH Sikap EGOISME ( mementingkan diri sendiri ). Sebenarnya sikap mendahului diri sendiri dibenarkan oleh Allah SWT namun ada tempat dan batasnya, misal hak-hak pribadi dan manusia boleh mendahulukan dirinya dalam bidang mendekekatkan diri kepada ALLAH swt dengan ibadah yang ikhlas dan khusu’.
  12. 12. 9. ZALIM Orang yang melakukannya disebut Zalimin  Meletakkan sesuatu/perkara bukan pada tempatnya.  Hampir sama seperti Kafir..  Mereka percaya akan kebenaran Islam yang dibawa Muhammad SAW tetapi tidak dalam tindakannya.
  13. 13. 10. HASAD I’am Not HAPPY because You
  14. 14. 11. MAKSIAT #BOOOM
  15. 15. Q.S Az-Zumar 39:53 ِ‫س‬ُ‫ف‬ْ‫ن‬َ‫أ‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ‫وا‬ُ‫ف‬َ‫ر‬ْ‫س‬َ‫أ‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ال‬ َ‫ي‬ِ‫د‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ ‫ا‬َ‫ي‬ ْ‫ل‬ُ‫ق‬ِ َّ‫اّلل‬ ِ‫ة‬َ‫م‬ْ‫ح‬َ‫ر‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ‫وا‬ُ‫ط‬َ‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ت‬ َ‫َل‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬َ َّ‫اّلل‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ‫ال‬ ُ‫ور‬ُ‫ف‬َ‫غ‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ُ‫ه‬ ُ‫ه‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ‫ا‬ً‫ع‬‫ي‬ِ‫م‬َ‫ج‬ َ‫وب‬ُ‫ن‬ُّ‫ذ‬‫ال‬ ُ‫ر‬ِ‫ف‬ْ‫غ‬َ‫ي‬ُ‫م‬‫ي‬ ِ‫ح‬َّ‫ر‬ “Menghindari dan menjauhi perbuatan-perbuatan itu. Membangun rasa takut, malu, khusyu’ dan berusaha menjaga cahaya bathin.”

×