Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Covid 19-alteringnewlearning

44 visualizaciones

Publicado el

Covid-19 telah memaksa Penyelenggaraan pealtihan bagi ASN di Indonesia berubah menjadi dari Klasikal (Blended Learning) menjadi Distance Learning. Bagaimana tingkat kesiapan lembaga pelatihan untuk melaksanakan program ini? (Covid-19 has made Public Sector Training Delivery in Indonesia adopted a new Approach namely Distance Learning. How's the training centre readiness to deliver this program.

Publicado en: Educación
  • Sé el primero en comentar

Covid 19-alteringnewlearning

  1. 1. PANDEMI COVID-19: ALTERING AND FOSTERING NEW TREND IN LEARNING? Erna Irawati PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  2. 2. BACKGROUND PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL • Kepmenkes No. HK.01.07/Menkes/104/2020 ttg Penetapan Infeksi Corona Virus (Covid-19) sebagai penyakit yang menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya. • Protokol Covid-19 dan Social Distancing. • Diklat yang masih cenderung menggunakan pendekatan klasikal ataupun blended (dalam kelas dan dihadiri peserta dalam jumlah relative ‘banyak’). • Dibutuhkan langkah-langkah untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.
  3. 3. KEBIJAKAN LAN TERKAIT PENYELENGGARAAN BANGKOM DI MASA PANDEMI COVID-19 PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL NOMOR : 7/K.1/HKM.02.3/2020 tanggal 14 Maret 2020 (Pelatihan Kepemimpinan) NOMOR : 8/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 16 Maret 2020 (Latsar DAN DIKLAT Prajabatan) NOMOR : 10/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 23 Maret 2020 (Panduan Teknis Penyelenggaraan Pelatihan) NOMOR: 13/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 29 Maret 2020 (Juknis Pertanggungjawaban Administratif Penyelenggaraan Pelatihan) NOMOR : 11/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 27 Maret 2020 (Pelatihan T,F dan SosKul) NOMOR: 13/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 29 Maret 2020 (Juknis Pertanggungjawaban Administratif Penyelenggaraan Pelatihan) NOMOR: 18/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 2 Mei 2020 (Perpanjangan Akreditasi) NOMOR: 17/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 28 April 2020 (Waktu Pembelajaran Ramadhan 1441 Hijriah)
  4. 4. NOMOR : 7/K.1/HKM.02.3/2020 tanggal 14 Maret 2020 (Pelatihan Kepemimpinan) NOMOR : 8/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 16 Maret 2020 (Latsar DAN DIKLAT Prajabatan) NOMOR : 10/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 23 Maret 2020 (Panduan Teknis Penyelenggaraan Pelatihan) NOMOR: 13/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 29 Maret 2020 (Juknis Pertanggungjawaban Administratif Penyelenggaraan Pelatihan) SE Kepala LAN Tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Infeksi Covid-19 Dalam Penyelenggaraan Pelatihan INPRES Nomor 4 Tahun 2020 Tanggal 20 Maret 2020 (Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19) SE DJA Kemkeu Nomor SE-1/AG/2020 Tanggal 14 April 2020 (Penjelasan SBM dalam Pelaksanaan WFH) SE Menpan RB Nomor 19 Tahun 2020 Tanggal 16 Maret 2020 (Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah) Kepres Nomor 11 Tahun 2020 Tanggal 31 Maret 2020 (Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19) NOMOR : 11/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 27 Maret 2020 (Pelatihan T,F dan SosKul) Dan perpanjangannya Surat Edaran lainnya baik yang bersifat Instansional, Nasional, ataupun Kebutuhan Sektor dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19) KEBIJAKAN NASIONAL NOMOR: 18/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 2 Mei 2020 (Perpanjangan Akreditasi) NOMOR: 17/K.1/HKM.02.3/2020 Tanggal 28 April 2020 (Waktu Pembelajaran Ramadhan 1441 Hijriah) PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  5. 5. METODE KLASIKAL METODE DISTANCE LEARNING LAN Menghimbau Penyelenggaraan Pelatihan Dilakukan Dengan Metode Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) “ ” PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  6. 6. DISTANCE LEARNING - "a process to create and provide access to learning when the source of information and the learners are separated by time and distance, or both” (Honeyman & Miller, 1993, p. 68). - Fokus pada metode dan teknologi pembelajaran dengan tujuan penyampaian pembelajaran. - Memfasilitasi keragaman gaya belajar, seringkali bersifat atau berbasis individu, untuk siswa yang secara fisik tidak hadir dalam setting pembelajaran klasikal - Distance learning tidak identik dengan E-learning atau virtual learning. PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  7. 7. Evaluasi AkhirOrientasi Evaluasi AkhirOrientasi Agenda IV Agenda III Agenda II Agenda I Tahap I Tahap II Tahap III Tahap IV Tahap V TAHAP PEMBELAJARAN PKN Tk. II dan PKN Tk. I TAHAP PEMBELAJARAN Latsar/Prajabatan, PKP dan PKA • vv PEMBUKAAN PENUTUPAN KLASIKAL DI TEMPAT PELATIHAN NONKLASIKAL DI TEMPAT KERJA D i s t a n c e L e a r n i n g PEMBELAJARAN Teknis, Fungsional, Sosial Kultural PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  8. 8. PEMBELAJARAN KLASIKAL • memanfaatkan TI /aplikasi pengelolaan pembelajaran (sesuai kemampuan Lemdik) • strategi dan metode dikembangkan oleh Lemdik • Kurikulum, bahan ajar dan jumlah JP mengacu pada ketentuan LAN. • hak bagi Pengajar dan Penceramah dapat dikonversikan setara dengan hak secara normal. PENGALIHAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Pembelajaran virtual Sync:  Pembelajaran Kelas/seminar  Pengembangan atau Pendalaman substansi  gamification  pembelajaran refleksi  Penugasan terstruktur  Pembelajaran kelompok kecil  Pengembangan atau pendalaman sub materi  pembelajaran refleksi  Bimbingan terprogram Pembelajaran virtual Async:  Belajar mandiri  Penugasan mandiri  Umpan balik tugas-tugas Sesi Pembelajaran :  Pembelajaran dari Penceramah  Pembelajaran dari Fasilitator  Pembimbingan  Seminar/ujian Kebijakan:  Pengaturan pembagian JP  Pengaturan strategi dan aktivitas pembelajaran  Bukti Pembelajaran  Ketentuan Rezim keuangan Pengalihan Proses Pembelajaran Klasikal Menjadi Pembelajaran Distance Learning
  9. 9. KOORDINASI LEMDIK DENGAN LAN SAMPAI MEI 2020 Jumlah Keterangan Kementrian 25 • Permohonan Ijin Penundaan, Distance Learning, Blended Learning • Latsar, PKP, PKA, PKN Tk. II Non-Kementrian 15 Provinsi 26 Kab/Kota 4 Total 70 PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  10. 10. REFOKUSING DAN KONDISI ANGGARAN KEDIKLATAN - Penundaan karena Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19. - Realokasi penganggaran yang tidak dapat digunakan karena perubahan ke DL (misalnya biaya konsumsi, Training Kit, perjalanan dinas dll) menjadi kebutuhan penangan Covid-19. - Dampak administrasi pertanggungjawaban keuangan yang harus menjadi perhatian. PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  11. 11. RESPON LEMBAGA PELATIHAN DALAM MENYELENGGARAKAN PELATIHAN DALAM MASA PANDEMI COVID-19 • LAN melakukan survei terhadap 40 Lembaga Pelatihan yang menyelenggarakan pelatihan di tahun 2020 (April 2020) 15 20 5 0 5 10 15 20 25 K1 K2 K3 RESPON LEMBAGA PELATIHAN TERHADAP PENYELENGGARAAN PELATIHAN DI MASA PANDEMI COVID- 19 Keterangan:  K1: Jumlah Lembaga Pelatihan menyelenggarkan seluruh pelatihan dengan metode Distance learning  K2: Jumlah Lembaga Pelatihan yang menyelenggarakan sebagian pelatihan dengan metode Distance learning, dan sebagian lagi ditunda  K3: Jumlah Lembaga Pelatihan yang menunda seluruh pelatihan Dari 40 Lembaga Pelatihan, 87% diantaranya menyelenggarakan pelatihan dengan metode distance learning pada masa pandemi Covid-19, baik pada seluruh program pelatihan maupun hanya pada sebagian program pelatihan. PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  12. 12. Meskipun sebagian besar Lembaga Pelatihan menyelenggarkan pelatihan dengan metode distance learning, namun penundaan Program Pelatihan relatif masih banyak (perubahan perencanaan penyelenggaraan program pelatihan) 14 14 15 5 12 7 17 15 14 2 13 2 0 5 10 15 20 LATSAR PKP PKA PKN II TEKFUNG SOSKUL PROGRAM PELATIHAN DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN DATA SURVEY Program Pelatihan dengan Metode Distance Learning Program Pelatihan yang Ditunda PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  13. 13. TINGKAT KESIAPAN LEMBAGA PELATIHAN DALAM PENYELENGGARAAN PELATIHAN DENGAN METODE DISTANCE LEARNING 31 4 0 32 3 0 28 7 0 33 2 0 30 5 0 33 2 0 0 5 10 15 20 25 30 35 Siap KurangSiap TidakSiap Siap KurangSiap TidakSiap Siap KurangSiap TidakSiap Siap KurangSiap TidakSiap Siap KurangSiap TidakSiap Siap KurangSiap TidakSiap SDM Infrastruktur TIK Bahan Ajar Sistem Evaluasi PJJ Pertanggung Jawaban Administrasi Strategi Komunikasi Tingkat Kesiapan Lembaga Pelatihan Dalam Menyelenggarakan Distance learning (Seluruh/ Sebagian Program) PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  14. 14. FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSIAPAN LEMBAGA PELATIHAN SEHINGGA MENUNDA PELATIHAN 5% 17% 13% 8% 22% 13% 22% ASPEK KETIDAKSIAPAN PENYELENGGARAAN DISTANCE LEARNING SDM INFRASTRUKTUR TIK BAHAN AJAR SISTEM EVALUASI ADMINISTRASI PERTANGGUNG JAWABAN STRATEGI KOMUNIKASI JARAK JAUH LAINNYA Penundaan terhadap 63 Program Pelatihan (50.80%) selama masa pandemic Covid-19 disebabkan oleh beberapa faktor sebagaimana berikut: *Faktor lainnya terkait dengan adanya revisi anggaran PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  15. 15. KONDISI DISTANCE LEARNING MASA PANDEMI COVID-19 “Dalam masa pandemi Covid-19 ini, sebagian besar Lembaga pelatihan telah memenuhi berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan pelatihan berbasis distance learning meskipun masih terdapat berbagai kendala yang perlu dibenahi” PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL
  16. 16. LESSON LEARN TO THE FUTURE LEARNING APPROACH PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL Menjadi tugas bersama, baik LAN sebagai instansi pembina maupun Lembaga Pelatihan sebagai penyelenggara program pelatihan, untuk bersama- sama menyiapkan strategi dan serangkaian kebijakan dalam menyambut tren metode distance learning dalam penyelenggraan pelatihan. Lembaga Pelatihan memiliki tugas untuk membenahi berbagai permasalaan yang saat ini dihadapi untuk mendukung kesiapan penyelenggaraan distance learning di masa yang akan datang 01 – PEMANFAATAN DISTANCE LEARNING 02 – KOLABORASI 03 – TUGAS LEMBAGA PELATIHAN LAN sebagai instansi pembina dapat melakukan intervensi terhadap berbagai permasalahan yang ada untuk mendukung arah kebijakan Distance Learning. Perubahan Kebijakan Pengembangan Kompetensi Nasional (saat ini sedang disiapkan perubahan kebijakan pada semua kebijakan) 04 – LANGKAH BAGI INSTANSI PEMBINA Metode distance learning ini tetap menjadi pilihan strategi pengembangan kompetensi dengan 2 alasan: 1.Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk efektivitas distance learning; 2.Pembiayaan pengembangan kompetensi menjadi lebih efisien.
  17. 17. CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik. TERIMA KASIH Pusat Pembinaan Kebijakan Bangkom Asn @P3k_bangkom_as n P3k Bangkom Asn @P3k_bangkom_as n HaloDiklat, sipka.lan.go.id PEDULIINOVATIFINTEGRITAS PROFESIONAL

×