Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
LAPORAN PRAKTIKUM 2 DOS (DISK OPERATING SYSTEM)
MEMPELAJARI PERINTAH INTERNAL COMMAND
(COPY CON, REDIRECTION, REN/RENAME, ...
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dilihat dari beberapa penjelasan dan materi yang telah dipelajari, dimanakah
posisi DO...
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
1. Landasan Teori
1.1 DOS
DOS (Disk Operating System) adalah suatu program yang berfungsi untuk
me...
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Perintah copy con
Digunakan untuk membuat file
Cara penulisan :
copy con [drive:][path]nam...
 Lalu membuat file lagi dengan ekstensi .txt yaitu coba2.txt dan coba3.txt.
Langkah sama dengan diatas.
 Isi dari file c...
 Selanjutnya mencoba membuat file dengan ekstensi .pdf
 Maka file coba.pdf telah dibuat
 Namun file coba.pdf tersebut t...
 Selain membuat file dengan format ekstensi .txt dan .pdf yang dipraktikumkan,
saya mencoba untuk membuat beberapa file l...
 Sehingga isi folder dalam si12f akan berisikan dengan tambahan file yang telah
saya coba buat.
File – file tersebut dapa...
File dengan format ekstensi .doc dapat dibuka/support dan kita dapat
menggunakannya jika ingin membuat suatu data dalam be...
4) File dengan format ekstensi .zip dan .rar (Winrar)
Langsung muncul suatu kotak dialog error bahwa file tersebut tidak
d...
6) File dengan format extensi .rtf (Rich Text Format/Wordpad)
File tersebut sama saja dengan Ms.word / extensi .doc. jadi ...
 Hasil dari ketikkan diatas maka folder pada si12f akan juga berisikan isi_w.txt
 Dan akan menampilkan isi dari file isi...
 Hasilnya adalah seperti berikut ini
Dari hasil diatas, terlihat perbedaan dengan yang pertama dibuat yaitu yang
mengguna...
 Hasilnya akan muncul file isi_a.txt pada folder si12f
 Dan isi tampilan dari file isi_a.txt tersebut adalah sebagai ber...
 Lanjut ke latihan yang keempat yaitu dir program*.* >>
datadatalamaisi_a.txt <enter>
Setelah mempelajari internal comman...
 Maka didalam folder Latihan akan berisikan file – file tersebut yang telah dibuat
 Isi file Latihan1.txt
 Isi file Lat...
 Setelah membuat semuanya, selanjutnya mencoba untuk merubah isi file yang
ada didalamnya.
 Maka jika file coba3.txt yan...
 Maka akan langsung muncul file coba1.txt
 Kemudian isi file dari coba3.txt tersebut menjadi kosong(tanpa isi).
 Selanj...
Implementasi :
 Masuk ke drive d. Selanjutnya ketikkan perintah seperti pada contoh latihan
diatas.
 Maka file coba1.txt...
4. Perintah Type
Digunakan untuk menampilkan isi file ke layar.
Cara penulisan :
type [drive:][path]nama_file
Langkah – la...
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari hasil praktikum dan pembahasan materi tentang perintah internal
command seperti copy con, ...
Próxima SlideShare
Cargando en…5
×

Laporan praktikum 2 - Sistem Operasi - internal command - copy con, rename, type (edit)

3.990 visualizaciones

Publicado el

Internal Command (lanjutan)
copy con, rename
edit dan type

Publicado en: Dispositivos y hardware
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/2F4cEJi ❤❤❤
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí
  • Dating direct: ❤❤❤ http://bit.ly/2F4cEJi ❤❤❤
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí

Laporan praktikum 2 - Sistem Operasi - internal command - copy con, rename, type (edit)

  1. 1. LAPORAN PRAKTIKUM 2 DOS (DISK OPERATING SYSTEM) MEMPELAJARI PERINTAH INTERNAL COMMAND (COPY CON, REDIRECTION, REN/RENAME, dan TYPE) SISTEM OPERASI DISUSUN OLEH : MELINA KRISNAWATI 12.12.0328 SI 12 F JURUSAN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM PURWOKERTO PURWOKERTO 2014
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Dilihat dari beberapa penjelasan dan materi yang telah dipelajari, dimanakah posisi DOS itu? DOS menempati posisi sebagai operating system yang menggunakan CUI (Character User Interface). Dalam hal ini DOS yang saat ini telah tergantikan/diperbarui dengan adanya Microsoft Windows versi 9x, 2000, dan sebagainya yang berbasiskan GUI (Graphical User Interface). Operating system yang lazim dipergunakan adalah MS DOS, karena selain kapasitasnya yang kecil juga perintah – perintah yang dipergunakan relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan system lainnya. Pada praktikum 2 mata kuliah sistem operasi, membahas tentang penggunaan Internal Command pada DOS yaitu Copy, Redirection, Rename, dan Type. Tujuan praktikum tersebut adalah mempelajari bagaimana langkah – langkah dan fungsi penggunaan Internal Command Copy, Redirection, Rename dan Type pada DOS.
  3. 3. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Landasan Teori 1.1 DOS DOS (Disk Operating System) adalah suatu program yang berfungsi untuk mengkonfigurasikan suatu komputer agar dapat menjalankan perintah yang diberikan sebagai masukan. Beberapa Fungsi dan Operating system (DOS) adalah : 1) Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer 2) Mengatur memori 3) Mengatur proses input dan output data 4) Management file 5) Managemen directory 1.2 Internal Command Internal Command adalah Perintah – perintah yang telah tersimpan dalam memory computer saat pembacaan DOS selesai, seperti Dir, Copy, Del, Ren, Type dan Cls. Internal Command merupakan bagian dari DOS’ COMMAND.COM file. Jadi, jika menghapus COMMAND.COM perintah – perintah dalam DOS tidak dapat digunakan. 1.3 Pengorganisasian File File – file dan direktori yang ada harus dikelompokkan dan diorganisasikan dengan baik, sehingga jika kita membutuhkan data – data atau file tertentu kita dapat mencari dan mendapatkannya dengan mudah. Walaupun sebenarnya sudah ada fasilitas mesin pencari di Windows. Di dalam DOS pengorganisasian file atau folder cukup rumit karena tidak adanya tampilan grafis seperti Windows, namun banyak manfaat dalam mempelajarinya.
  4. 4. BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Perintah copy con Digunakan untuk membuat file Cara penulisan : copy con [drive:][path]nama_file Langkah – langkah penggunaan : 1) Ketik copy con nama_file pada command prompt 2) Tekan enter 3) Akan tampil cursor, tempat user dapat mengetikkan isi file. 4) Ketikkan isi file sampai selesai. 5) Setelah selesai, tekan Ctrl+Z, akan tampil “1 file(s) copied” pada layar. Hal ini berarti file telah terbentuk. Implementasi (Latihan) :  Jika telah membuat folder si12f di drive D, maka ketikkan ‘copy con si12fcoba1.txt <enter>  Nama : Melina Krisnawati <enter>  NIM : 12.12.0328 <enter>  Kelas : SI 12 F <Ctrl+Z><enter>  Maka pada file coba1.txt akan berisikan text yang sudah di ketikkan diatas
  5. 5.  Lalu membuat file lagi dengan ekstensi .txt yaitu coba2.txt dan coba3.txt. Langkah sama dengan diatas.  Isi dari file coba2.txt  Isi dari file coba3.txt  Dengan demikian, maka folder si12f berisi 3 file dengan ekstensi .txt
  6. 6.  Selanjutnya mencoba membuat file dengan ekstensi .pdf  Maka file coba.pdf telah dibuat  Namun file coba.pdf tersebut tidak dapat dibuka, karena tidak support file dalam format ekstensi .pdf. meskipun file tersebut dapat dibuat.
  7. 7.  Selain membuat file dengan format ekstensi .txt dan .pdf yang dipraktikumkan, saya mencoba untuk membuat beberapa file lainnya dengan berbagai format ekstensi, supaya dapat mengerti file apa saja yang dapat dibuat, yang support dan tidak support.  Pembuatannya seperti dibawah ini :
  8. 8.  Sehingga isi folder dalam si12f akan berisikan dengan tambahan file yang telah saya coba buat. File – file tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan menggunakan perintah internal command copy con pada DOS. Namun ada beberapa file yang tidak dapat dibuka, karena tidak support.  Berikut ini file yang berhasil dan support dibuat / digunakan serta yang tidak support/file tidak dapat dibuka : 1) File dengan format ekstensi .doc (document / Ms.word)
  9. 9. File dengan format ekstensi .doc dapat dibuka/support dan kita dapat menggunakannya jika ingin membuat suatu data dalam bentuk text/document. 2) File dengan format .ppt (Power Point/Ms.Power Point) File dengan format ini juga support untuk digunakan. 3) File dengan format .accdb (Access/Ms.access) Pada file .accdb ini Ms.access tidak mengenal format database seperti pada peringatan error diatas.
  10. 10. 4) File dengan format ekstensi .zip dan .rar (Winrar) Langsung muncul suatu kotak dialog error bahwa file tersebut tidak dapat dibuka/tidak support karena format tidak dikenal atau rusak (damaged). 5) Format ekstensi file .xls (Excel/Ms.Excel) Sama dengan zip dan accbd, format extensi .xls juga tidak dapat dibuka karena file tersebut akan terjadi korup atau merusak.
  11. 11. 6) File dengan format extensi .rtf (Rich Text Format/Wordpad) File tersebut sama saja dengan Ms.word / extensi .doc. jadi file tersebut dapat dibuka(support). 2. Perintah Redirection (>, <, >>, <<) Digunakan untuk mengeluarkan hasil ke suatu file Cara penulisan : Perintah_DOS operator_redirection [drive:][path]nama_file Operator redirection :  A > B : hasil A dimasukkan ke B.  A < B : A menerima input dari B.  A >> B: hasil A ditambahkan ke B.  A << B: A menerima tambahan input dari B. Langkah – langkah penggunaan : Ketik perintah pada command prompt. Tekan enter. Latihan : dir/w > datadatalamaisi_w.txt <enter> dir datadatalamac*.txt > datadatalamaisi_c.txt <enter> dir data*.* > datadatalamaisi_a.txt <enter> dir program*.* >> datadatalamaisi_a.txt <enter> Implementasi :
  12. 12.  Hasil dari ketikkan diatas maka folder pada si12f akan juga berisikan isi_w.txt  Dan akan menampilkan isi dari file isi_w.txt /w disini berfungsi untuk membuat list. Jadi , hampir sama dengan dir. Namun kalau dir isi dari list lebih lengkap, yaitu disertai dengan tanggal.  Kemudian membuat lagi dir datadatalamac*.txt > datadatalamaisi_c.txt <enter>
  13. 13.  Hasilnya adalah seperti berikut ini Dari hasil diatas, terlihat perbedaan dengan yang pertama dibuat yaitu yang menggunakan w. Yang menggunakan w menampilkan folder – folder pada direktori D. Sedangkan cara yang kedua ini yang ditampilkan adalah tanggal dan waktu serta isi_c.txt pada folder si12f.  Setelah itu, latihan membuat yang ketiga. Yaitu dir data*.* > datadatalamaisi_a.txt <enter>.
  14. 14.  Hasilnya akan muncul file isi_a.txt pada folder si12f  Dan isi tampilan dari file isi_a.txt tersebut adalah sebagai berikut Disini isi dari file isi_a.txt tersebut menampilkan list tanggal, waktu pembuatan file serta isi file pada folder si12f, yang ada pada direktori D.
  15. 15.  Lanjut ke latihan yang keempat yaitu dir program*.* >> datadatalamaisi_a.txt <enter> Setelah mempelajari internal command diatas, pada praktikum selanjutnya membuat folder di dalam folder si12f dengan nama folder ‘Latihan’. Lalu di dalam folder ‘Latihan’ tersebut berisikan file Latihan1.txt, Latihan2.txt, dan Latihan3.txt.  Yaitu dengan cara copy con seperti yang sudah dipelajari dan dipraktekan sebelumnya. Yakni seperti berikut :
  16. 16.  Maka didalam folder Latihan akan berisikan file – file tersebut yang telah dibuat  Isi file Latihan1.txt  Isi file Latihan2.txt  Isi file Latihan3.txt
  17. 17.  Setelah membuat semuanya, selanjutnya mencoba untuk merubah isi file yang ada didalamnya.  Maka jika file coba3.txt yang sebelumnya telah dibuat itu kemudian dibuka. Akan menampilkan list seperti dibawah ini  Kemudian selanjutnya mencoba membuat isi file coba3.txt tersebut menjadi kosong.
  18. 18.  Maka akan langsung muncul file coba1.txt  Kemudian isi file dari coba3.txt tersebut menjadi kosong(tanpa isi).  Selanjutnya, masuk ke direktori/drive C. Lalu mencoba menggunakan ‘dir/w > d: namun hasilnya access is denied. 3. Perintah ren / rename Digunakan untuk mengubah nama file/directory. Cara penulisan : ren [drive:][path]nama_file/directory_lama [drive:][path]nama_file/directory_baru rename [drive:][path]nama_file/directory_lama [drive:][path]nama_file/directory_baru Langkah – langkah penggunaan : Ketik perintah rename yang ingin digunakan pada command prompt. Tekan enter. Latihan : ren datadatalamaisi_a.txt datadatalamaisi1.txt <enter> ren datadatalamacoba2.txt datadatalamacobalg.txt <enter> ren datadataold datadatatua <enter>
  19. 19. Implementasi :  Masuk ke drive d. Selanjutnya ketikkan perintah seperti pada contoh latihan diatas.  Maka file coba1.txt tersebut akan berganti nama file sesuai dengan yang diketikkan diatas yaitu coba_latihan.txt Latihan ke-2 Mencoba mengubah nama file coba3.txt menjadi latihan4.txt
  20. 20. 4. Perintah Type Digunakan untuk menampilkan isi file ke layar. Cara penulisan : type [drive:][path]nama_file Langkah – langkah penggunaan : Ketik perintah type yang ingin digunakan pada command prompt. Tekan enter. Latihan : Type datadatalamaisi_a.txt <enter> Type datadatalamacoba2.txt <enter> Implementasi : Dengan mengetikkan perintah diatas, maka saat menekan <enter> isi/typ dari file coba_latihan tersebut akan langsung muncul seperti pada gambar diatas.
  21. 21. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Dari hasil praktikum dan pembahasan materi tentang perintah internal command seperti copy con, redirecting, rename, dan type yang telah dipelajari, dapat ditarik kesimpulan bahwa di dalam command prompt juga dapat membuat file, folder dan mengetahui list , tipe, serta dapat mengubah nama file dengan perintah ren / rename. Pada perintah internal command copy con, ada beberapa langkah dan cara dalam membuat file berekstensi .txt, serta mengerti akan perbedaan hasil dari beberapa cara yang telah dicoba seperti dir/w dengan dir. Tidak hanya dengan file yang berekstensi .txt saja, namun dengan copy con juga dapat membuat file yang berekstensi .doc, .ppt, .xls, .accdb, .zip, .rar, .rtf, .pdf dan lain sebagainya yang telah saya coba buat dan saya pelajari. Namun yang tidak support diantaranya adalah .xls, .accdb, .zip, .rar, dan .pdf. DAFTAR PUSTAKA Turyanto, Ragil. 2004. Tutorial Sistem Operasi MS - DOS. Bandung. Andi Rachmat, Antonius C. 2008. Modul Program Keahlian 1 – DOS dan Windows. Jakarta. http://directory.umm.ac.id , Diakses tanggal 04 April 2014. http://lecturer.ukdw.ac.id , Diakses tanggal 04 April 2014. http://elearning.amikom.ac.id , Diakses tanggal 04 April 2014.

×