Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Metode Pengembangan Fisik - Modul 1 dan 2

12.635 visualizaciones

Publicado el

Mata Kuliah S1 PAUD - UT

Publicado en: Educación
  • Inicia sesión para ver los comentarios

Metode Pengembangan Fisik - Modul 1 dan 2

  1. 1. METODE PENGEMBANGAN FISIK MATA KULIAH PGTK 2302 – 4 SKS SUMIRAH, S.Pd, M.Pd
  2. 2. Tinjauan Mata Kuliah Mata Kuliah Metode Pengembangan Fisik (PGTK 2302) adalah mata kuliah yang membekali para mahasiswa dengan pengetahuan dan wawasan tentang perkembangan motorik dan metode pengembangannya. Masa anak TK adalah masa perkembangan fisik dan kemampuan anak berlangsung sangat cepat. Perkembangan Motorik Perkembangan motorik identik dengan perkembangan otak Perkembangan kognitif, sosial emosional Perlu pengembangan dengan baik dan benar Mata kuliah ini akan memberikan wawasan tentang perkembangan motorik serta metode pengembangannya Merancang, melaksanakan dan menilai kegiatan pengembangan kemampuan motorik anak
  3. 3. MODUL 1 Hakikat Perkembangan Motorik Anak Modul 1 - Tutorial Ke 1 Perkembangan Motorik Anak Taman Kanak-Kanak A. PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK TK Usia 5 tahun pertama pertumbuhan dan perkembangan anak sering disebut sebagai masa keemasan karena pada masa itu keadaan fisik maupun segala kemampuan anak sedang berkembang cepat. Salah satu kemampuan pada anak TK yang berkembang dengan pesat adalah kemampuan fisik atau motoriknya. Proses tumbuh kembang kemampuan motorik anak berhubungan dengan proses tumbuh kembang kemampuan gerak anak. Perkembangan kemampuan motorik anak akan dapat terlihat secara jelas melalui berbagai gerakan dan permainan yang dapat mereka lakukan.
  4. 4. Motorik adalah semua gerakan yang mungkin dapat dilakukan oleh seluruh tubuh, sedangkan perkembangan motorik dapat disebut sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot – otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Motorik halus adalah gerakan yang dilakukan oleh bagian – bagian tubuh tertentu dan hanya melibatkan sebagian kecil otot tubuh. Gerakan ini tidak memerlukan tenaga, tapi perlu adanya koordinasi antara mata dan tangan. Gerak motorik halus merupakan hasil latihan dan belajar dengan memperhatikan kematangan gungsi organ motoriknya.
  5. 5. Tahap-Tahap Perkembangan Motorik Anak TK 1. Tahap Kognitif Pada tahap kognitif, anak berusaha memahami keterampilan motorik serta apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan satu gerakan tertentu. 2. Tahap Asosiatif Pada tahap asosiatif, anak banyak belajar dengan caara coba – coba kemudian meralat olahan pada penampilan atau gerakan akan dikoreksi agar tidak melakukan kesalahan kembali dimasa mendatang 3. Tahap autonomous Pada tahap ini, gerakan yang ditampilkan anaak merupakan respon yang lebih efisien dengan sedikit kesalahan . anak sudah menampilkan gerakan secara otomatis
  6. 6. Perkembangan motorik ini erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot. Oleh sebab itu, setiap gerakan yang dilakukan anak sesederhana apapun, sebenarnya merupakan hasil pola interaksi yang kompleksi berbagai bagian dan system dalam tubuh yang dikontrol otak. Aktivitas anak terjadi dibawah kontrol otak. Secara simultan dan berkesinambungan, otak terus mengolah informasi yang ia terima. Bersamaan dengan itu, otak bersama jaringan syaraf yang membenntuk system syaraf pusat yang mencakup lima pusat control, akan mendiktekan setiap gerak anak. Dalam kaitannya dengan perkembangsn motorik anak, perkembangan motorik berhubungan dengan perkembangan kemampuan gerak anak. Gerak merupakan unsur utama dalam perkembangan motorik anak. Sedari kecil anak harus diberikan berbagai kegiatan fisik yang bervariasi yang memungkinkan mereka untuk bergerak, juka seorang anak berhasil melakukan suatu aktivitas fisik atau gerakan maka selanjutnya ia mau berpartisipasi dalam kegiatan tersebut kembali. Namun, sedari kecil seorang anak perlu dibiarkan menemukan sendiri kegiatan / aktivitas fisik yang sesuai dan cocok dengan kemampuannya.
  7. 7. B. PENTINGNYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA TK Pertumbuhan fisik anak diharapkan dapat terjadi secara optimal karena secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perilaku anak sehari-harinya. Secara langsung, pertumbuhan fisik anak akan menentukan keterampilannya dalam bergerak. Misalnya, anak usia empat tahun yang bentuk tubuhnya sesuai dengan usianya, akan melakukan hal-hal yang lazim dilakukan seusianya, seperti bermain dan bergaul dengan lingkungan keluarga dan teman-temannya. Apabila ia mengalami hambatan tertentu, seperti tubuhnya terlalu gemuk atau malas dan lemas bergerak, anak akan sulit mengikuti permainan yang dilakukan oleh teman-teman sebayanya.
  8. 8. 1. Peran Kemampuan Motorik untuk Perkembangan Fisiologis Anak Dari segi fisiologis, pentingnya anak bergerak atau berolahraga akan menjaga anak agar tak dapat masalah dengan jantungnya karena sering dan rutinnya anak bergerak dengan cara berolahraga maka kegiatan tersebut juga menstimulasi semua proses fisiologis anak, seperti peningkatan sirkulasi darah dan pernapasannya. Pembiasaan anak untuk senang bergerak atau berolahraga akan semakin baik dilakukan saat anak masih kecil, misalnya saat anak usia TK. Sebenarnya, kegiatan motorik kasar anak merupakan awal anak mulai kenal kegiatan berolahraga. Jika anak terbiasa berolah fisik/berolahraga mulai ia kecil maka hal itu akan berakibat baik untuk pembentukan postur tubuh anak kemudian.
  9. 9. 2. Peran Kemampuan Motorik untuk Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Seorang anak yang mempunyai kemampuan motorik yang baik akan mempunyai rasa percaya diri yang besar. Lingkungan teman-temannya pun akan akan menerima anak yang memiliki kemampuan motorik atau gerak lebih baik, sedangkan anak yang memiliki kemampuan gerak tertentu akan kurang diterima teman-temannya. Penerimaan teman- teman dan lingkungannya akan menyebabkan anak mempunyai rasa percaya diri yang baik. 3. Peran Kemampuan Motorik untuk Kognitif Anak Bermain akan meningkatkan aktifitas fisik anak. Maxim (1993) menyatakan bahwa aktifitas fisik akan meningkatkan pula rasa keingintahuan anak dan membuat anak-anak akan memperhatikan benda-benda, menangkapnya, mencobanya, melemparkannya atau menjatuhkannya, mengambil, mengocok- ngocok, dan meletakkan kembali benda-benda kedalam tempatnya. Adanya kemampuan/keterampilan motorik anak juga akan menumbuhkan kreativitas dan imajinasi anak yang merupakan bagian dari perkembangan mental anak. Belahan otak kiri akan mengatur cara berpikikr logis dan rasional, menganalisis, bicara serta berorientasi pada waktu dan hal-hal terperinci, sedangkan belahan otak kanan berperan mengatur hal-hal yang intuitif, bermusik, menari, dan kreativitas.
  10. 10. Modul 1 - Tutorial ke 2 Kemampuan Motorik Kasar Dan Halus Anak TK Pengembangan motorik adalah proses seorang anak belajar untuk tampil menggerakkan anggota tubuh. Seefel (dalam Moelichatoen, 1999), menggolongkan tiga keterampilan motorik anak, yaitu: 1. Keterampilan lokomotorik : berjalan, berlari, meloncat, meluncur, 2. Keterampilan nonlokomotorik (menggerakkan bagian tubuh dengan anak diam di tempat): menggangkat, mendorong, melengket, berayun, menarik; 3. Keterampilan memproyeksi dan menerima/menagkap benda: menangkap, melempar. Dalam mengembangkan kemampuan motoriknya, anak juga mengembangkan kemampuan mengamati, mengingat hasil pengamatannya dan pengalamannya. Anak juga harus memiliki keterampilan dasar terlebih dahulu sebelum ia mampu memadukannya dengan kegiatan motorik yang lebih kompleks. Secara umum ada dua macam gerakan motorik, yaitu gerakan motorik kasar dan gerakan motorik halus yang akan diuraikan berikut ini.
  11. 11. A. GERAKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA TK Perekembangan motorik anak terbagi menjadi dua bagian, yaitu : 1. Gerakan motorik kasar dan 2. Gerakan motorik halus Gerakan Motorik Kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagaian besar bagian/organ tubuh anak. Gerakan motorik kasar terbentuk saat anak mulai memiliki koordinasi sebagain besar bagian tubuh anak. Oleh karena itu, biasanya memerlukan tenaga karena dilakukan oleh otot-otot yang lebih besar. Pengembangan gerakan motorik kasar juga memerlukan koordinasi kelompok otot-otot anak yang tertentu yang dapat membuat mereka dapat meloncat, memanjat, berlari, menaiki sepeda roda tiga, serta berdiri dengan satu kaki. Untuk merangsang motorik kasar menurut anak menurut Hadis (2003) dapat dilakukan dengan melatih anak untuk meloncat, memanjat, memeras, bersiul, membuat ekspresi muka senang, sedih, gembira, berlari, berjinjit, berdiri di atas satu kaki, berjalan di titian, dan sebaginya. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot tangan, kaki, dan seluruh tubuh anak. Gerakan ini mengandalkan kematangan dalam koordinasi. Untuk melatih motorik kasar anak dapat dilakukan, misalnya dengan melatih anak berdiri di atas satu kaki. Dalam perkembangannya, motorik kasar berkembang lebih dahulu daripada motorik halus. Hal ini dapat terlihat saat anak sudah dapat menggunakan otot-otot kakinya untuk berjalan sebelum ia dapat mengontrol tangan dan jari-jarinya untuk menggunting dan meronce.
  12. 12. B. GERAKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA TK Gerakan motorik halus apabila gerakan hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan yang tepat. Gerakan motorik halus yang terlihat saat usia TK, antara lain adalah anak mulai dapat menyikat gigi, menyisir, membuka dan menutup retsluiting, memakai sepatu sendiri, mengancing pakaian, serta makan sendiri dengan menggunakan sendok dan garpu. Dalam melakukan gerakan motorik halus anak juga memerlukan dukungan fisik lain serta kematangan mental, misalnya keterampilan membuat gambar. Gerakan motorik halus anak sudah mulai berkembang pesat di usia kira-kira 3 tahun. Namun, saat anak berusia 4 tahun, ia sudah dapat memegang pensil warna atau crayon untuk menggambar. Perbedaan jenis kelamin berpengaruh pada perkembangan motorik anak TK. Anak perempuan lebih sering melatih keterampilan yang membutuhkan keseimbangan tubuh, seperti permainan melompat tali (skipping), atau melompat-lompat dengan bola besar (hoping). Sedangkan anak laki-laki lebih senang melatih keterampilan melempar, menagkap dan menendang bola atau berprilaku yang mementingkan kecepatan dan kekuatan. Ada beberapa kegiatan yang dapat mengembangkan gerakan motorik anak, misalnya aktivitas berjalan di atas papan, olahraga (melompat tali, renang, sepak bola, bulu tangkis, senam, bersepeda), menari, atau bermain drama. Berikut adalah table daftar perkembangan motorik anak usia TK, yaitu pada usia 3-4 tahun dan 5-6 tahun.
  13. 13. Perkembangan Motorik Anak Usia 3 – 4 tahun Motorik Kasar a. Menangkap bola besar dengan tangan lurus didepan badan b. Berdiri dengan satu kaki selama 5 detik c. Mengendarai sepeda roda tiga melalui tikungan d. Melompat sejauh 1 meter atau lebih dari posisi berdiri semula e. Mengambil benda kecil di atas baki tanpa menjatuhkan f. Menggunakan bahu dan siku pada saat melempar bola 3 meter g. Berjalan menyusuri papan dengan menempatkan 1 kaki di depan kaki lain h. Melompat dengan 1 kaki i. Berdiri kedua tunit dirapatkan, tangan di samping, tanpa kehilangan keseimbangan Motorik Halus a. Mengunting kertas menjadi dua bagian b. Mencuci dan mengelap tangan sendiri c. Mengaduk cairan dengan sendok d. Menuang air dari teko e. Memegang garpu dengan cara menggenggam f. Membawa sesuatu dengan penjepit g. Apabila diberikan gambar kepala badan manusia yang belum lengkap ia akan dapat menambahkan paling sedikit 2 organ tubuh h. Membuka kancing dan melepas ikat pinggang i. Mengambar lingkaran, namun bentuknya masih kasar
  14. 14. Perkembangan Motorik Anak Usia 5 – 6 tahun Motorik Kasar a. Berlari langsung menendang bola b. Melambungkan bola tenis dengan satu tangan dan menangkapnya dengan dua tangan c. Berjalan pada garis yang telah ditentukan d. Berjinjit dengan tangan di pinggul e. Menyentuh jari kaki tanpa menekuk lutut f. Mengayunkan satu kaki ke depan atau ke belangkang tanpa kehilangan keseimbangan Motorik Halus a. Mengikat tali sepatu b. Memasukkan surat ke dalam amplop c. Mengoleskan selai di atas roti d. Membentuk objek dengan tanah liat e. Mencuci dan mengeringkan muka tanpa membasahi baju f. Memasukkan benang ke dalam lubang jarum
  15. 15. MODUL 2 Pengembangan Motorik Untuk Anak TK Modul 2 - Tutorial Ke 1 A. PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK ANAK TK •Anak TK masih perlu pengawasan dan bimbingan dari orang yang lebih tua. Cara belajar adalah meniru. •Guru perlu menentukan tingkat keberhasilan anak sesuai dengan kemampuan anak. Guru harus tahu tingkat kemampuan anak didik. •Guru membantu mengembangkan tingkat minat dan percaya diri anak.
  16. 16. Dalam mengembangkan berbagai kemampuan dasar anak TK peran guru sangatlah penting. Dalam merencanakan kegiatan fisik atau motorik seorang guru membutuhkan latar belakang yang kuat untuk memilih kegiatan fisik atau motorik yang bermakna dan sesuai bagi anak didiknya. Guru juga perlu menentukan tingkat keberhasilan yang sesuai dengan kemampuan anaknya. Guru perlu mempelajarai tingkat kemampuan anak didiknya sehingga dapat menentukan jenis kegiatan dan ukuran keberhasilan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  17. 17. 1. Mengembangkan fisik motorik anak yang dapat dilakukan melalui bermain. 2. Menentukan aktivitas fisik atau olahraga yang dapat dilakukan anak sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. 3. Menumbuhkan minat anak terhadap berbagai kegiatan motorik anak seperti jenis olahraga, menggambar, melipat kertas dll. 4. Mengarahkan dan menumbuhkan minat anak untuk mengikuti semua kegiatan fisik motorik agar gerakan motorik kasar dan halus dapat dikembangkan dengan baik. 5. Membantu mengembangkan minat dan rasa percaya diri anak dan perasaan mampu melakukan berbagai kegiatan fisik motorik yang sesuai untuk anak TK. 6. Meningkatkan kemampuan dan kekuatan otot – otot anak. Perkembangan kekuatan otot tersebut diimbangi dengan perkembangan dalammengkoordinasikan gerakan antara otot yang satu dengan otot yang lain. PERANAN GURU adalah :
  18. 18. 7. Meningkatkan dan mengembangkan gerakan motorik kasar anak sehingga keterampilan motorik halus yang telah dimiliki anak akan meningkat. 8. Menentukaan tujuan yang akan dicapai. Guru perlu menentukan gerak dan keterampilan yang perlu dikuasi anak melalui pelaksanaan beberapa kegiatan pembelajaran. 9. Menentukaan bagaimana cara menilai hasil belajar anak serta melaporkan hasilnyaa kepada orang tua anak didik. 10. Membantu mengembangakan keterampilan motorik anak TK dengan cara merencanakan dan mengatur secara baik,lingkungan belajar dan proses belajar anak untuk mencapai tujuan pengembangaan motorik.
  19. 19. Untuk membantu meningkatkan gerakaan motorik anak maka yang dapat dilakukan oleh guru adalah : 1. Menyediakan peralatan atau lingkungan yang memungkinkan untuk melatih keteramoilan motoriknya 2. Memperlakukan anak dengan sama 3. Memperkenalkan berbagai jenis keterampilan motorik 4. Meningkatkan kesabaran guru karena setiap anak memiliki jangka waktu sendiri dalam menguasai suatu keterampilan 5. Aktivitas fisik yang diberikan keanak harus bervariasi 6. Berilah anak – anak aktivitas fisik yang memungkinkan anak menikmati dan dapat mencapai kemampuan yang diharapkan sesuai perkembangannya. 7. Saat melakukan aktivitas fisik yang menempatkan anak bersama beberapa anak lain
  20. 20. B. PERAN GURU DLAM MEMBIASKAN ANAK MAKAN MAKANAN BERGIZI •Pertumbuhan fisik : proses metabolisme yang memerlukan asupan oksigen dan gizi yang baik. •Kekurangan asupan gizi yang baik akan mempengaruhi pertunbuhan dan perkembangan anak saat ia dewasa •Guru harus memperhatikan, membiasakan, dan memakan makanan yang baik dengan cara menjadi model bagi anak didiknya. Mempengaruhi, memotivasi bahkan memberi contoh.
  21. 21. Modul 2 - Tutorial Ke 2 Metode Pengembangan Motorik Anak TK •Metode dipilih sesuai strategi kegiatan, karena metode cara untuk mencapai tujuan. •Metode disesuaikan dengan karakteristik anak TK, kemampuan motorik, gerak kasar dan halus, mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, keterampilan tubuh dan cara hidup sehat. •Tidak mengakibatkan cedera, rasa takut, cemas.
  22. 22. A. TUJUAN PENGEMBANGAN MOTORIK ANAK TK 1. Standart Kompetensi TK : membantu mengembangkan berbagai potensi anak baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk memasuki dikdas. 2. Kompetensi Motorik : melakukan aktivitas fisik secara terkoordinasi dalam rangka kelenturan dan persiapan untuk menulis, keseimbangan, kelincahan, dan melatih keberanian; mengekspresikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan dan imajinasi dan menggunakan berbagai media/bahan menjadi suatu karya seni
  23. 23. B. METODE PENGEMBANGAN MOTORIK ANAK TK •Memilih tempat dan peralatan yang tepat •Dapat memacu perkembangan anak •Urutan langkah kegiatan yang pas dan runtut •Urutan : Kegiatan pembukaan/awal kegiatan inti kegiatan penutup •Guru menentukan evaluasi hasil belajar anak dengan menentukan dan mengembangkan bentuk evaluasi untuk melihat kemampuan anak
  24. 24. Untuk menerapkan beberapa metode yang sesuai untuk pengembangan motorik anak, guru perlu menentukan dan merencanakan : 1. Tujuan Kegiatan 2. Tema / Topik Kegiatan 3. Metode 4. Tempat Kegiatan 5. Peralatan dan bahan yang akan digunakan 6. Urutan langkah kegiatan yang diperlukan Kegiatan-kegiatan yang sangat penting dan harus dilakukan guru adalah : 1. Pembukaan / Awal (Mengawali dengan memberi informasi atau arahan kepada anak) 2. Kegiatan Inti 3. Kegitan Penutup (Mengevaluasi dengan pujian-pujian yang menyenangkan hati anak-anak) Contoh metode pembelajaran untuk mengembangkan motorik anak diantaranya metode bermain, karya wisata, demonstrasi, proyek atau pemberian tugas. INTINYA Metode yang digunakan hendaknya memungkinkan anak untuk BERGERAK dan BERMAIN.
  25. 25. Prinsip perkembangan motorik Anak TK Ada 5 prinsip utama perkembangan motorik menurut Malina dan Bouchard (1991) a. Kematangan Kemampuan anak melakukan gerakan motorik sangat ditentukan oleh kematangan syaraf yang mengatur gerak tersebut. b. Urutan 1. Urutan pertama disebut perbedaan yang mencakup perkembangan secara perlahan dari gerakan motorik kasar yang belum terarah kegerakan yang lebih terarah sesuai dengan fungsi gerakan motorik 2. Urutan kedua adalah keterpaduan yaitu kemampuan dalam menggabungkan motorik yang saling berlawanan dalam koordinasi gerak yang baik c. Motivasi Kematang motorik memotivasi anak untuk melakukan aktivitas motorik dalam lingkup yang luas. Motivasi yang datang dari dalam diri anak perlu didukung dengan motivasi yang datang dari luar. d. Pengalaman Latihan dan pendidikan gerak pada anak usia dini lebih ditunjukkan bagi pengayaan gerak, pemberian pengalaman yang membangkitkan rasa senang dalam suasana riang gembira anak. e. Praktik Beberapa kebutuhan anak usia dini yang nerkaitan dengan pengembangan motoriknya perlu dipraktikkan anak dengan bimbingan guru.
  26. 26. Bersambun gTerima Kasih Bertekad dan Berjuang Dengan Ikhlas Demi Masa Depan Cemerlang. Bangkit …. Dan Bangkit ! Sekarang !

×