Se ha denunciado esta presentación.

Memimpin Diri Sendiri menggunakan Myers Briggs Type Indicator

0

Compartir

Próximo SlideShare
7.daftar pustaka
7.daftar pustaka
Cargando en…3
×
1 de 20
1 de 20

Memimpin Diri Sendiri menggunakan Myers Briggs Type Indicator

0

Compartir

Descargar para leer sin conexión

Descripción

Slide ini merupakan bagian dari sharing session regular tim pemimpin.id. Presentasi ini membahas perbedaan antara manajer dan pemimpin, pentingnya pemimpin mengetahui diri sendiri dan Myers Briggs Type Indicator, sebagai salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengenal diri.

Transcripción

  1. 1. Weekly Sharing Session Pemimpin.id
  2. 2. Fakta : 1. Terlepas dari faktor - faktor lain, seperti uang, jadwal kerja, benefit, dan sebagainya, 29% karyawan memilih resign untuk menemukan kebahagiaan. 2. 71% karyawan memilih untuk terpaksa bertahan di lingkungan kerja yang membosankan, tidak menyenangkan, dan merasa tidak entusias. Bagi mereka, selama mereka bisa mendapatkan gaji dari situ, mereka tetap akan bertahan.
  3. 3. What Managers Believe vs Reality 89% manajer meyakini, karyawan resign karena masalah gaji 11% manajer meyakini, karyawan resign karena alasan lain. ➤➤➤ Hanya 12% karyawan resign untuk dapat gaji yang lebih tinggi Sementara, 88% karyawan resign untuk alasan yang bukan sekadar uang. *Saratoga Institute Research, 2003
  4. 4. Lalu apa alasan karyawan resign? Victor Lipman, The Type B Manager, 2015 : The reason is … People leave manager, not companies
  5. 5. Mengapa Karyawan Meninggalkan Manajernya? The Whitehall Studies : ● Bukan pekerjaan yang membuat karyawan mereka tidak nyaman, melainkan tingkat kontrol yang mereka rasakan sepanjang hari. ● Ketidakmampuan seorang manajer untuk menciptakan suasana yang nyaman di lingkungan kerja
  6. 6. “Underperforming organizations, are usually over-managed but under-led” Warren Bennis Sumber : nytimes.com
  7. 7. Pemimpin bisa jadi memiliki kemampuan manajerial yang baik, tetapi belum tentu memiliki keterampilan memimpin (leadership) yang mumpuni.
  8. 8. Banyaknya data kasus korupsi di Indonesia bisa menjadi bukti yang menunjukkan minimnya keterampilan leadership yang dimiliki oleh seorang pemimpin ….
  9. 9. Sebagian Data Kasus Korupsi di Indonesia oleh Pejabat Publik 25 Januari 2017 - Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun Juni 2017 - Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan istrinya Lili Martiani Maddari. Agustus 2017 - Bupati Pamekasan Achmad Syafii Yasin bersama Kepala Kejaksaan Negeri Rudi Indra Prasetya. 30 Agustus 2017 - Walikota Tegal Siti Masitha September 2017 - Bupati Batu Bara Ok Arya Zulkarnain 17 September 2017 - Walikota Batu, Eddy Rumpoko 22 September 2017 - Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi 26 September 2017 - Bupati Kukar Rita Widyasari 26 Oktober 2017 - Bupati Nganjuk - Taufiqurrahman - Walikota Mojokerto, Masud Yunus 23 Januari 2019 - Bupati Mesuji, Khamami (2017 - 2022) 30 April 2019 - Bupati Kabupaten Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (2014-2019) 10 Juli 2019 - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun (2016-2021), 26 Juli 2019 - Bupati Kudus, Tamzil (2018-2023) 2 September 2019 - Bupati Kabupaten Muara Enim, Ahmad Yani. 3 September 2019 - Bupati Kabupaten Bengkayang, Suryaman Gidot
  10. 10. Manajer ● People ● Feelings ● Emotional ● Heart ● Persuasion Power ● Commitment ● Possibility Thinking ● Proactive ● Doing the Right Things ● Value ● Visions ● Processed ● Facts ● Intellectual ● Head ● Position Power ● Control ● Problem Solving ● Reactive ● Doing Things Right ● Rules ● Goals Leader Perbedaan Mendasar antara Manajer dan Leader
  11. 11. “If you want to be a leader, the first person you have to lead is yourself.” Mike Scioscia
  12. 12. LEAD YOUR SELF FIRST “If you want to ….. other, the first person you have to …. is your self.” KNOW KNOW EMPOWER EMPOWER CONTROL CONTROL INFLUENCE INFLUENCE
  13. 13. Knowing Yourself Ini menjadi penting agar seseorang tahu apa yang jadi kekurangan dan kelebihan dirinya serta tahu bagaimana cara menerima dan memberikan stimulus dari orang lain.
  14. 14. MBTI Salah satu instrumen untuk melihat kepribadian (kecenderungan karakter dan sifat) seseorang. https://www.16personalities.com/id
  15. 15. MBTI 4 Dimensi Utama - Extraversion Introversion - Sensing Intuition - Thinking Feeling - Judging Perceiving ENERGI INFORMASI DECISIONS LIFESTYLE
  16. 16. Extraversion & Introversion EXTRAVERSION 1. Senang berinteraksi dan bergaul dengan banyak orang 2. Senang bekerja berkelompok 3. Bicara-bertindak baru berpikir 4. Orientasi pada tindakan 5. Banyak bicara 6. Pikiran diucapkan 7. Suka diskusi 8. Mencari luasnya pengetahuan INTROVERSION 1. Senang menyendiri atau interaksi satu lawan satu 2. Berpikir, baru bertindak 3. Terlihat tenang 4. Konsentrasi pada satu kegiatan 5. Senang baca, menulis, merenung 6. Pikiran dalam hati 7. Reflektif, memikirkan 8. Mencari kedalaman dalam interaksi
  17. 17. Sensing & Intuition SENSING 1. Melihat apa adanya sesuai fakta spesifik, detail 2. Suka yang praktis, konkrit, realistis 3. Suka data daripada teori 4. Menggunakan metode/cara yang sudah terbukti 5. Percaya pada pengalaman pribadi yang pasti nyata 6. Fokus pada apa yang ada daripada spekulasi INTUITION 1. Melihat makna dibalik peristiwa 2. Memproses informasi dengan melihat pola dan hubungan 3. Memikirkan berbagai kemungkinan/akibat dari tindakan 4. Mengembangkan hal baru dan berbeda sehingga tidak suka rutinitas 5. Imajinatif, informasi dari firasat 6. Lebih suka berspekulasi
  18. 18. Thinking & Feeling Thinking 1. Tegas, terkesan kaku dan keras kepala 2. Objektif dan logis 3. Menyampaikan keputusan langsung 4. Memutuskan dengan rasio 5. Tampak insensitif 6. Tidak dimasukkan ke hati 7. Menerapkan prinsip secara konsisten Feeling 1. Lembut hati 2. Perasaan dan subjektif 3. Mementingkan relasi, empati, dan harmoni 4. Memutuskan dengan hati 5. Tampak emosional 6. Sensitif 7. Memelihara hubungan
  19. 19. Judging & Perceiving Judging 1. Membuat batasan 2. Mementingkan struktur 3. Penuh perencanaan 4. Suka aturan/terorganisir 5. Kerja selesai, baru santai 6. Orientasi tujuan 7. Tidak suka hal mendadak 8. Suka membuat to do list Perceiving 1. Mencari kebebasan 2. Mementingkan menjalani 3. Adaptasi dengan yang ada 4. Suka fleksibilitas 5. Bebas dan santai dulu, baru kerja 6. Orientasi proses 7. Deadliner 8. Bertindak secara acak
  20. 20. Thank You!

Notas del editor

  • The studies also found that the effort required by a job is not in itself stressful, but rather the imbalance between the effort we give and the reward we feel. Put simply ; less control, more stress.
  • Kasih contoh data kasus korupsi yang dilakukan oleh setiap pemmpin daerah
  • Descripción

    Slide ini merupakan bagian dari sharing session regular tim pemimpin.id. Presentasi ini membahas perbedaan antara manajer dan pemimpin, pentingnya pemimpin mengetahui diri sendiri dan Myers Briggs Type Indicator, sebagai salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengenal diri.

    Transcripción

    1. 1. Weekly Sharing Session Pemimpin.id
    2. 2. Fakta : 1. Terlepas dari faktor - faktor lain, seperti uang, jadwal kerja, benefit, dan sebagainya, 29% karyawan memilih resign untuk menemukan kebahagiaan. 2. 71% karyawan memilih untuk terpaksa bertahan di lingkungan kerja yang membosankan, tidak menyenangkan, dan merasa tidak entusias. Bagi mereka, selama mereka bisa mendapatkan gaji dari situ, mereka tetap akan bertahan.
    3. 3. What Managers Believe vs Reality 89% manajer meyakini, karyawan resign karena masalah gaji 11% manajer meyakini, karyawan resign karena alasan lain. ➤➤➤ Hanya 12% karyawan resign untuk dapat gaji yang lebih tinggi Sementara, 88% karyawan resign untuk alasan yang bukan sekadar uang. *Saratoga Institute Research, 2003
    4. 4. Lalu apa alasan karyawan resign? Victor Lipman, The Type B Manager, 2015 : The reason is … People leave manager, not companies
    5. 5. Mengapa Karyawan Meninggalkan Manajernya? The Whitehall Studies : ● Bukan pekerjaan yang membuat karyawan mereka tidak nyaman, melainkan tingkat kontrol yang mereka rasakan sepanjang hari. ● Ketidakmampuan seorang manajer untuk menciptakan suasana yang nyaman di lingkungan kerja
    6. 6. “Underperforming organizations, are usually over-managed but under-led” Warren Bennis Sumber : nytimes.com
    7. 7. Pemimpin bisa jadi memiliki kemampuan manajerial yang baik, tetapi belum tentu memiliki keterampilan memimpin (leadership) yang mumpuni.
    8. 8. Banyaknya data kasus korupsi di Indonesia bisa menjadi bukti yang menunjukkan minimnya keterampilan leadership yang dimiliki oleh seorang pemimpin ….
    9. 9. Sebagian Data Kasus Korupsi di Indonesia oleh Pejabat Publik 25 Januari 2017 - Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun Juni 2017 - Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan istrinya Lili Martiani Maddari. Agustus 2017 - Bupati Pamekasan Achmad Syafii Yasin bersama Kepala Kejaksaan Negeri Rudi Indra Prasetya. 30 Agustus 2017 - Walikota Tegal Siti Masitha September 2017 - Bupati Batu Bara Ok Arya Zulkarnain 17 September 2017 - Walikota Batu, Eddy Rumpoko 22 September 2017 - Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi 26 September 2017 - Bupati Kukar Rita Widyasari 26 Oktober 2017 - Bupati Nganjuk - Taufiqurrahman - Walikota Mojokerto, Masud Yunus 23 Januari 2019 - Bupati Mesuji, Khamami (2017 - 2022) 30 April 2019 - Bupati Kabupaten Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (2014-2019) 10 Juli 2019 - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun (2016-2021), 26 Juli 2019 - Bupati Kudus, Tamzil (2018-2023) 2 September 2019 - Bupati Kabupaten Muara Enim, Ahmad Yani. 3 September 2019 - Bupati Kabupaten Bengkayang, Suryaman Gidot
    10. 10. Manajer ● People ● Feelings ● Emotional ● Heart ● Persuasion Power ● Commitment ● Possibility Thinking ● Proactive ● Doing the Right Things ● Value ● Visions ● Processed ● Facts ● Intellectual ● Head ● Position Power ● Control ● Problem Solving ● Reactive ● Doing Things Right ● Rules ● Goals Leader Perbedaan Mendasar antara Manajer dan Leader
    11. 11. “If you want to be a leader, the first person you have to lead is yourself.” Mike Scioscia
    12. 12. LEAD YOUR SELF FIRST “If you want to ….. other, the first person you have to …. is your self.” KNOW KNOW EMPOWER EMPOWER CONTROL CONTROL INFLUENCE INFLUENCE
    13. 13. Knowing Yourself Ini menjadi penting agar seseorang tahu apa yang jadi kekurangan dan kelebihan dirinya serta tahu bagaimana cara menerima dan memberikan stimulus dari orang lain.
    14. 14. MBTI Salah satu instrumen untuk melihat kepribadian (kecenderungan karakter dan sifat) seseorang. https://www.16personalities.com/id
    15. 15. MBTI 4 Dimensi Utama - Extraversion Introversion - Sensing Intuition - Thinking Feeling - Judging Perceiving ENERGI INFORMASI DECISIONS LIFESTYLE
    16. 16. Extraversion & Introversion EXTRAVERSION 1. Senang berinteraksi dan bergaul dengan banyak orang 2. Senang bekerja berkelompok 3. Bicara-bertindak baru berpikir 4. Orientasi pada tindakan 5. Banyak bicara 6. Pikiran diucapkan 7. Suka diskusi 8. Mencari luasnya pengetahuan INTROVERSION 1. Senang menyendiri atau interaksi satu lawan satu 2. Berpikir, baru bertindak 3. Terlihat tenang 4. Konsentrasi pada satu kegiatan 5. Senang baca, menulis, merenung 6. Pikiran dalam hati 7. Reflektif, memikirkan 8. Mencari kedalaman dalam interaksi
    17. 17. Sensing & Intuition SENSING 1. Melihat apa adanya sesuai fakta spesifik, detail 2. Suka yang praktis, konkrit, realistis 3. Suka data daripada teori 4. Menggunakan metode/cara yang sudah terbukti 5. Percaya pada pengalaman pribadi yang pasti nyata 6. Fokus pada apa yang ada daripada spekulasi INTUITION 1. Melihat makna dibalik peristiwa 2. Memproses informasi dengan melihat pola dan hubungan 3. Memikirkan berbagai kemungkinan/akibat dari tindakan 4. Mengembangkan hal baru dan berbeda sehingga tidak suka rutinitas 5. Imajinatif, informasi dari firasat 6. Lebih suka berspekulasi
    18. 18. Thinking & Feeling Thinking 1. Tegas, terkesan kaku dan keras kepala 2. Objektif dan logis 3. Menyampaikan keputusan langsung 4. Memutuskan dengan rasio 5. Tampak insensitif 6. Tidak dimasukkan ke hati 7. Menerapkan prinsip secara konsisten Feeling 1. Lembut hati 2. Perasaan dan subjektif 3. Mementingkan relasi, empati, dan harmoni 4. Memutuskan dengan hati 5. Tampak emosional 6. Sensitif 7. Memelihara hubungan
    19. 19. Judging & Perceiving Judging 1. Membuat batasan 2. Mementingkan struktur 3. Penuh perencanaan 4. Suka aturan/terorganisir 5. Kerja selesai, baru santai 6. Orientasi tujuan 7. Tidak suka hal mendadak 8. Suka membuat to do list Perceiving 1. Mencari kebebasan 2. Mementingkan menjalani 3. Adaptasi dengan yang ada 4. Suka fleksibilitas 5. Bebas dan santai dulu, baru kerja 6. Orientasi proses 7. Deadliner 8. Bertindak secara acak
    20. 20. Thank You!

    Notas del editor

  • The studies also found that the effort required by a job is not in itself stressful, but rather the imbalance between the effort we give and the reward we feel. Put simply ; less control, more stress.
  • Kasih contoh data kasus korupsi yang dilakukan oleh setiap pemmpin daerah
  • Más Contenido Relacionado

    Libros relacionados

    Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

    Ver todo

    Audiolibros relacionados

    Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

    Ver todo

    ×