Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Sistem Pencernaan Manusia dan Hewan

8.265 visualizaciones

Publicado el

PPT ini dibuat oleh Riksa Rizki Zetta Adeli dan tim.
Di dalamnya, terdapat hal-hal berikut.
- Zat-zat Makanan
- Sistem Pencernaan Manusia
- Sistem Pencernaan Hewan
diolah dari berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat.

http://facebook.com/rrza28
http://twiter.com/risarizi
http://noonecanfly.blogspot.com

Publicado en: Educación
  • Inicia sesión para ver los comentarios

Sistem Pencernaan Manusia dan Hewan

  1. 1. Disusun Oleh : I Nyoman Adi Arta (12) Ifranus Ade Olga (13) Meirsa Sawitri Hayyusari (19) Nikmatul Maula Nur Rahmadani (21) Riksa Rizki Zetta Adeli (24) Roby Kurniawan (26) Yasinta Wahyu Fitriandini (32)
  2. 2. Sistem Pencernaan Makanan • Zat-zat Makanan • Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia • Sistem Pencernaan pada Hewan • Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia
  3. 3. Zat-zat Makanan • Syarat Makanan yang Baik • Macam-macam Zat Makanan
  4. 4. Syarat Makanan yang Baik  Makanan harus higienis  Makanan harus bergizi  Makanan harus mudah dicerna  Makanan harus cukup mengandung garam mineral dan vitamin
  5. 5. Macam-macam Zat Makanan 1. Karbohidrat 2. Protein 3. Lemak 4. Mineral 5. Vitamin 6. Air
  6. 6. Karbohidrat Skema proses pencernaan karbohidrat. Komponen Penyusun : C, H, O Bahan makanan yang mengandung karbohidrat: (a) beras, (b) gandum, (c) roti, dan (d) kentang. Fungsi : • Penghasil energi yang diperlukan • Pembentuk protein dan lemak 1 gram 4,1 kalori
  7. 7. Protein Skema proses pencernaan protein. Komponen Penyusun : C, H, O, N terkadang S, P Fungsi : •Mengganti/memperbaiki sel-sel yang rusak (zat pembangun) •Penghasil energi 1 gram 4,1 kalori Makanan sumber protein hewani dan protein nabati.
  8. 8. Lemak Skema proses pencernaan lemak. Komponen Penyusun : C, H, O Bahan makanan yang mengandung karbohidrat: (a) beras, (b) gandum, (c) roti, dan (d) kentang. Fungsi : •Sumber energi paling besar •Pelindung alat tubuh yang penting •Melindungi tubuh dari suhu rendah •Penyusun membran sel •Pembawa zat makanan yang esensial 1 gram 9,3 kalori Lemak Lemak emulsi Lemak emulsi Asam lemak & 2-monogliserida Gliserol Gliserida lipase pankreas empedu
  9. 9. MINERAL FUNGSI DEFISIENSI Kalsium (Ca)  Membentuk matriks tulang dan gigi  Memelihara fungsi otot jantung  Mengaktifkan enzim tertentu  Pertumbuhan terhambat  Penyakit rakitis  hipokalsemia Phosphor (P)  Mengatur aktivitas hormonal  Penting untuk efektivitas beberapa vitamin  Unsur utama semua sel  Kehilangan nafsu makan  Berat badan turun  Rakitis Natrium (Na)  Memelihara keseimbangan cairan tubuh dan nilai osmotik  Memelihara keseimbangan pH  Mengatur permeabilitas sel, fungsi alat dan transmisi impuls saraf  Regulasi cairan tubuh terganggu  Gangguan pada jantung dan ginjal  Nilai osmotik cairan ekstraseluler turun  Kejang otot dan kelelahan Mineral
  10. 10. MINERAL FUNGSI DEFISIENSI Chlor (Cl)  Pembentukan asam hidroksida  Sebagai komponen HCl dalam lambung  Mengatur aktivitas enzim-enzim tertentu  Hilangnya rambut dan gigi  Gangguan pencernaan  Mual dan lesu Kalium (K)  Transmisi impuls-impuls saraf  Memelihara denyut jantung  Membantu kontraksi otot dan pertumbuhan  Gannguan pernapasan  Kelemahan otot  Denyut jantung menjadi tdak normal Magnesium (Mg)  Sintesis protein  Respirasi intrasel  Menjaga kesehatan otot dan saraf  Mengakibatkan munculnya gangguan mental dan emosi  Pengontrolan terhadap kerja otot berkurang  Terjadinya perubahan ang mengarah pada kerusakan sistem ginjal dan kardiovaskuler Mineral
  11. 11. MINERAL FUNGSI DEFISIENSI Sulfur (S)  Meningkatkan kerja enzim tertentu  Memelihara otot dan saraf  Sebagai komponen vitamin  Mengganggu pertumbuhan Zat Besi (Fe)  Komponen penting dalam hemoglobin  Komponen penting dalam enzim sitokrom  Bagian yang penting dari enzim- enzim seluler  Anemia Fluor (F)  Berperan penting untuk menguatkan gigi  Meningkatkan daya tahan gigi  Melindungi tubuh dari kekurangan Mg dan osteoporosis  Kerusakan gigi Mineral
  12. 12. MINERAL FUNGSI DEFISIENSI Yodium (I)  Komponen penyusun hormon tiroksin  Sebelum lahir mengakibatkan berkurangnya daya pendengaran  Setelah lahir mengakibatkan penyakit gondok dan kerdil Tembaga (Cu)  Membantu penyerapan unsur Fe  Memelihara fungsi sistem saraf  Komponen enzim dan protein  Anemia  Gangguan pada saraf dan tulang  Luka-luka pada kulit Zinc (Zn)  Untuk pertumbuhan dan reproduksi  Membantu penyembuhan luka  Membantu metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein  Anemia Mineral
  13. 13. Air Fungsi air •Pelarut berbagai jenis bahan makanan dan vitamin • Menjaga tekanan osmotik sel • Mengangkut makanan ke jaringan • Mengangkut sisa metabolisme ke luar tubuh • Medium berbagai reaksi kimia • Menjaga keseimbangan suhu tubuh
  14. 14. Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia Gigi Kelenjar ludah Apendiks Ileum Kolon Pankreas Hati Esofagus Faring Lambung Duodenum Kolon Jejunum Anus Rektum Lidah Saluran pencernaan • Mulut • Kerongkongan • Lambung • Usus halus • Usus besar • Anus Kelenjar pencernaan • Pankreas • Hati
  15. 15. Saluran Pencernaan • Mulut • Kerongkongan • Lambung • Usus halus • Usus besar • Rektum • Anus
  16. 16. Mulut Gigi Penampang gigi. Bagian-bagian gigi: (a) gigi seri, (b) gigi taring, (c) gigi geraham depan, dan (d) gigi geraham belakang.
  17. 17. BAGIAN GIGI a. Email : melindungi gigi saat mengunyah b. Dentin : tulang gigi c. Sementum : lapisan luar gigi d. Pulpa : rongga gigi
  18. 18. Mulut Lidah Bagian lidah. Kelenjar Ludah Kelenjar ludah.
  19. 19. Mulut Proses pencernaan makanan yang terjadi di rongga mulut adalah : • Pencernaan mekanis : pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi kecil oleh gigi • Pencernaan kimiawi : mengubah amilum menjadi glukosa
  20. 20. Kerongkongan Kerongkongan terdiri dari sepertiga otot lurik dan dua pertiga otot polos. Karena ototnya tersusun secara memanjang dan melingkar , maka jika terjadi kontraksi secara bergantian akan terjadi gerakan peristaltik, sehingga makanan terdorong ke lambung.
  21. 21. Lambung Dalam lambung makanan bercampur dengan getah lambung sehingga menghasilkan suatu larutan atau cairan kental bersifat asam yang dinamakan khim. Adanya gerakan peristaltik , khim terdorong kebagian pilorus. Getah lambung dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar pada dinding lambung. Getah lambung mengandung asam lambung/HCl Fungsi asam lambung : – Merangsang keluamya sekretin – Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. – Desinfektan – Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empedu mengeluarkan getahnya.
  22. 22. Lambung Enzim dalam Lambung : • Pepsin Berfungsi untuk memecah protein menjadi proteosa dan pepton • Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. • enzim lipase mencernakan emulsi lemak
  23. 23. Usus Halus Usus halus merupakan saluran yang panjang dengan banyak lipatan/ lekukan di dalamnya yang disebut vili atau jonjot-jojot usus. Usus halus terdiri dari Duodenenum, jejenum, dan ileum . Getah usus halus mengandung enzim : • Enzim sakarase berfungsi mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa • Enzim maltase Berfungsi mencerna maltosa menjadi dua molekul glukosa • enzim laktase berfungsi mencerna laktosa menjadi galaktosa dan glukosa • Enterokinase Mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin • Enzim erepsin Berfungsi mengubah pepton menjadi asam amino • Monosakarida, asam amino, dan asam-asam lemak di absorpsi melalui dinding usus halus . Mineral-mineral juga di absorbsi secara aktif dan air mengikutinya secara pasif.
  24. 24. Usus Besar • Fungí utama dari organ ini adalah mengabsorsi air, membentuk massa feses , dan membentuk lendir untuk melumasi permukaan mucosa. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli , yang berfungsi menghasilkan vitamin K dan biotin. • Feses yang terbentuk akan terdorong ke rektum secara peristatik dan di keluarkan lewat anus. Proses pengeluaran Feses lewat anus di sebut proses defekasi.
  25. 25. Rektum dan Anus Rektum Bagian akhir saluran pencernaan Anus Pengeluaran zat-zat sisa hasil pencernaan
  26. 26. Kelenjar Pencernaan • Pankreas - kelenjar berwarna keputihan ,terbentuk dari ussu dua belas jari dan terletak dipermukaan bawah lambung. - sel kelenjar dalam pankreas menghasilkan getah pankreas yang akan masuk ke duodenum • Hati - mensekresikan empedu - empedu menghasilkan garam empedu untuk emulsi lemak
  27. 27. Pankreas Enzim hasil sekresi páncreas adalah: • Lipase Berfungsi memecah lemak • amilase berfungsi mencerna amilum menjadi maltosa • Enterokinase Mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin • Tripsin Mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida
  28. 28. Hati Fungsi hati : • untuk pembentukan empedu • penimbunan zat-zat makanan dari darah • penyerapan unsur besi dari darah yang telah rusak • penyimpanan/reservaos darah • pembentukan fibrinogen dan heparin untuk diberikan ke peedaran darah • pengatur suhu tubuh
  29. 29. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia 1. Kolik Adalah rasa nyeri pada perut karena mengomsumsi makanan yang mengandung zat yang merangsang, misalnya cabe, lada dan jahe. 2. Kontipasi (Sembelit) Adalah kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) 3. Diare Adalah Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat 4. Peritonitis Adalah infeksi pada rongga perut 5. Apendikitis Adalah radang usus buntu 6. Parotitis Adalah Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong 7. Sirosis hati Adalah radang pada hati karena pergantian sel-sel hati dengan jeringan serabut. 8. Tukak Lambung/Maag Adalah Radang" pada dinding lambung, umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori 9. Xerostomia Adalah Produksi air liur yang sangat sedikit 10. Malnutrisi Adalah gangguan kesehatan gizi, dapat karena kelebihan, kekurangan atau ketidakseimbangan gizi.
  30. 30. Sistem Pencernaan Hewan
  31. 31. Pencernaan Hewan Ruminansia 4 bagian lambung  rumen (perut besar)  retikulum (perut jala)  omasum (perut kitab)  abomasum (perut masam) Urutan Pencernaan: Rumput di mulut dikunyah Esofagus Rumen, pencernaan polisakarida, protein, dan fermentasi sellulosa oleh enzim sellulase Retikulum , membentuk bolus Mulut, dikunyah lagi Retikulum Omasum Abomasum , pencernaan oleh enzim pencernaan.
  32. 32. Pencernaan Burung • 1) paruh: merupakan modifikasi dari gigi, 2) rongga mulut: terdiri atas rahang atas yang merupakan penghubung antara rongga mulut dan tanduk, 3) faring: berupa saluran pendek, esofagus: pada burung terdapat pelebaran pada bagian ini disebut tembolok, berperan sebagai tempat penyimpanan makanan yang dapat diisi dengan cepat, • 4) lambung terdiri atas: - Proventrikulus (lambung kelenjar): banyak menghasilkan enzim pencernaan, dinding ototnya tipis. - Ventrikulus (lambung pengunyah/empedal): ototnya berdinding tebal. Pada burung pemakan biji-bijian terdapat kerikil dan pasir yang tertelan bersama makanan vang berguna untuk membantu pencernaan dan disebut sebagai ” hen’s teeth”, 5) intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada kloaka. Usus halus pada burung terdiri dari duodenum, jejunum dan ileum. Kelenjar pencernaan burung meliputi: hati, kantung empedu, dan pankreas. Pada burung merpati tidak terdapat kantung empedu.
  33. 33. Pencernaan Reptil • 1) rongga mulut: bagian rongga mulut disokong oleh rahang atas dan bawah, masing-masing memiliki deretan gigi yang berbentuk kerucut, gigi menempel pada gusi dan sedikit melengkung ke arah rongga mulut. Pada rongga mulut juga terdapat lidah yang melekat pada tulang lidah dengan ujung bercabang dua, 2) esofagus (kerongkongan), • 3) ventrikulus(lambung), 4) intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada anus. Kelenjar pencernaan pada reptil meliputi hati, kantung empedu, dan pankreas. Hati pada reptilia memiliki dua lobus (gelambirf dan berwarna kemerahan. Kantung empedu terletak pada tepi sebelah kanan hati. Pankreas berada di antara lambung dan duodenum, berbentuk pipih kekuning-kuningan.
  34. 34. Pencernaan Amfibi • 1. rongga mulut: terdapat gigi berbentuk kerucut untuk memegang mangsa dan lidah untuk menangkap mangsa, 2. esofagus; berupa saluran pendek, 3. ventrikulus (lambung), berbentuk kantung yang bila terisi makanan menjadi lebar. Lambung katak dapat dibedakan menjadi 2, yaitu tempat masuknya esofagus dan lubang keluar menuju usus, • 4. intestinum (usus): dapat dibedakan atas usus halus dan usus tebal. Usus halus meliputi: duodenum. jejenum, dan ileum, tetapi belum jelas batas-batasnya. • 5. Usus tebal berakhir pada rektum dan menuju kloata, dan 6. kloaka: merupakan muara bersama antara saluran pencernaan makanan, saluran reproduksi, dan urine. • Kelenjar pencernaan pada amfibi, terdiri atas hati dan pankreas. • Hati berwarna merah kecoklatan, terdiri atas lobus kanan yang terbagi lagi menjadi dua lobulus. Hati berfungsi mengeluarkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu yang berwarna kehijauan. • Pankreas berwarna kekuningan, melekat diantara lambung dan usus dua belas jari (duadenum). pankreas berfungsi menghasilkan enzim dan hormon yang bermuara pada duodenum.
  35. 35. Pencernaan Ikan • 1) rongga mulut (cavum oris): terdapat gigi-gigi kecil yang berbentuk kerucut pada geraham bawah dan lidah pada dasar mulut yang tidak dapat digerakan serta banyak menghasilkan lendir, tetapi tidak menghasilkan ludah (enzim). Dari rongga mulut makanan masuk ke esophagus melalui faring yang terdapat di daerah sekitar insang. 2) Esofagus: berbentuk kerucut, pendek, terdapat di belakang insang, dan bila tidak dilalui makanan lumennya menyempit. • 3) lambung: makanan masuk ke usus yang berupa pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya. Usus bermuara pada anus. • Kelenjar pencernaan pada ikan, meliputi hati dan pankreas. • Hati merupakan kelenjar yang berukuran besal, berwarna merah kecoklatan, terletak di bagian depan rongga badan dan mengelilingi usus, bentuknya tidak tegas, terbagi atas lobus kanan dan lobus kiri, serta bagian yang menuju ke arah punggung. Fungsi hati menghasilkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu untuk membanfu proses pencernaan lemak. Kantung empedu berbentuk bulat, berwarna kehijauary terletak di sebelah kanan hati, dan salurannya bermuara pada lambung. Kantung empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan disalurkan ke usus bila diperlukan. • Pankreas merupakan organ yang berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali, fungsi pankreas, antara lain menghasilkan enzim – enzim pencernaan dan hormon insulin.
  36. 36. Pencernaan Serangga • Sistem Pencernaan sudah sempurna. Mulut Kerongkongan Lambung Usus Anus • Pencernaan pada serangga dilakukan secara ekstrasel.
  37. 37. Pencernaan Cacing Tanah • makanan prostomium mulut faring esofagus tembolok lambung otot usus halus pembuluh darah anus castings • Makanan diambil oleh prostomium, dimasukkan ke dalam mulut, diteruskan ke faring, masuk ke esophagus, ke tembolok. Di tembolok makanan disimpan untuk sementara. • Setelah disimpan sementara dilanjutkan ke lambung otot untuk dihancurkan oleh gerakan otot lambung. Biasanya cacing tanah memakan pasir atau benda kecil lainnya dengan tujuan untuk membantu menghancurkan makanan dalam lambung • Setelah halus masuk ke dalam usus halus. Untuk dipecahkan dari bentuk komplek menjadi bentuk sederhana sehingga dapat dipakai oleh tubuh. Aktivitas penghancur makanan menjadi zat makanan sederhana tadi dilakukan oleh enzim-enzim tertentu. Aktivitas bakteri dan protozoa yang masuk bersama-sama makanan. • Zat makanan kemudian diabsorbsi oleh dinding usus halus., masuk ke dalam pembuluh darah. • Lewat pembuluh darah zat makanan diedarkan ke seluruh tubuh. • Sisa-sisa makanan yang tidak tercerna keluar bersama-sama kotoran lainnya dalam bentuk kotoran cacing tanah atau casting, casting keluar lewat anus/ dubur.

×