Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

karya tulis ilmiah biologi "perkembangbiakan pada hewan"

75.594 visualizaciones

Publicado el

Karya Tulis Ilmiah Biologi "Perkembangbiakan Pada Hewan"

Publicado en: Educación
  • You can hardly find a student who enjoys writing a college papers. Among all the other tasks they get assigned in college, writing essays is one of the most difficult assignments. Fortunately for students, there are many offers nowadays which help to make this process easier. The best service which can help you is ⇒ www.HelpWriting.net ⇐
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí
  • I can advise you this service - ⇒ www.HelpWriting.net ⇐ Bought essay here. No problem.
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/39mQKz3 ❤❤❤
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/39mQKz3 ♥♥♥
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí
  • Dating for everyone is here: ❶❶❶ http://bit.ly/2Y8gKsI ❶❶❶
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí

karya tulis ilmiah biologi "perkembangbiakan pada hewan"

  1. 1. KARYA TULIS ILMIAH
  2. 2. Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, Yang telah melimpahkan rahmat, dan hidayahnya-Nya kepada kami sehingga kami Dapat Menyelesaikan makalah ilmiah Biologi tentang “Perkembangbiakan Pada Hewan”. Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematikanya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan kami. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran untuk menyempurnakan makalah ini. Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ilmiah Biologi tentang “Perkembangbiakan Pada Hewan”ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca. Bogor, 13 Februari 2014 Penyusun i
  3. 3. DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ……………………………………………………………… i Daftar Isi ……………………………………………………………………….. ii PENDAHULUAN A. Latar Belakang …………………………………………………….…………… 1 B. Rumusan Masalah ……………………………………………………….….… 1 C. Batasan Masalah ………………………………………………………………. 1 D. Tujuan Masalah ……………………………………………………………….. 2 E. Manfaat Penulisan …………………………………………………………… 2 F. Metode Peulisan ……………………………………………………………… 2 ISI A. Pengertian Biologi ……………………………………………………………. 3 B. Asal-usul Kehidupan ………………………………………………………… 4 C. Ciri-ciri Kehidupan …………………………………………………………… 6 A. Perkembangbiakan Organisme ……………………………………..…... 9 B. Perkembangbiakan Vegetatif ………………………………………….. 10 C. Perkembangbiakan Generatif ………………………………………..… 10 D. Alat Perkembangbiakan Pada Hewan ……………………………… 11 E. Terjadinya Pembuahan Pada Hewan ……………………………….. 11 F. Terjadinya Pembuahan Tingkat Rendah …………………….... 11-12
  4. 4. PENUTUP A. Kesimpulan ……………………………………………………………. 13 B. Saran ……………………………………………………………………… 13 14 ii
  5. 5. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di antara kamu mungkin ada yang melihat sepasang ayam jantan atau betina atau sepasang kambing. Dari sepasang hewan tersebut bila diperlihara dengan baik dapat beranak – pinak hingga jumlahnya bertambah banyak. Hewan dapat bertambah jumlahnya dengan cara berkembangbiak. Pada hewan tingkat tinggi, seperti pada ayam dan kambing, perkembangbiakannya dilakukan secara kawin, sedangkan pada hewan tingkat rendah dilakukan secara kawin dan bisa juga secara tidak kawin. Oleh karena itu, makalah ini akan menjelaskan dan menyampaikan beberapa pendapat para ahli mengenai asal-usul kehidupan itu sendiri, yang kemudian akan diperdalam dengan pembahasan mengenai pengertian biologi, Perkembangbiakan Organisme, ciri-ciri kehidupan dan tentunya tidak terlepas dari sumber-sumber atau referensi yang aktual dan tidak terlepas dari segi keilmiahannya. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah asal mula kehidupan? 2. Apa saja ciri-ciri makhluk hidup? 3. Apa Pengertian Perkembangbiakan Organisme? C. Batasan Masalah 1. Menjelaskan asal mula kehidupan dengan beberapa teori para ilmuan. 2. Menguraikan dan menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup. 3. Menjelaskan pengertian perkembangbiakan organisme dan alat perkembangbiakan pada hewan 1
  6. 6. D. Tujuan Masalah Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui Perkembangbiakan Pada Hewan dan pendapat para Ahli mengenai Asal Usul Kehidupan. E. Manfaat Penulisan Manfaat dari penulisan makalah ini adalah agar kita mampu mengetahui Perkembangbiakan yang terjadi pada Hewan secara Vegetatif dan Generatif. F. Metode Penulisan Penulisan makalah ini menggunakan metode kajian, dimana data diambil dari beberapa buku dan artikel dari internet. 2
  7. 7. A. PENGERTIAN BIOLOGI Istilah biologi diambil dari bahasa Belanda, biologie, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, bios “hidup” dan logos “ilmu”. Jadi Biologi ialah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup atau kehidupan. Kajian Biologi sebagai ilmu sangat luas, meliputi seluruh makhluk hidup, baik uniseluler maupun multiseluler yang hidup di darat, laut, atau udara. Objek atau kajian Biologi diklasifikasikan menjadi 5 kingdom, yaitu Animilia, Plantae, Monera, Protesta, dan Fungi. Ilmu Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya. 3
  8. 8. Berikut merupakan beberapa pendapat para ahli mengenai asal-usul kehidupan itu sendiri : B. ASAL USUL KEHIDUPAN 1. TEORI ABIOGENESIS Teori Abiogenesis artinya makhluk hidup yang pertama kali di bumi berasal dari benda mati. Teori Abiogenesis dikenal juga dengan sebutan Generatio Spontanea yang artinya teori tersebut terjadi secara spontan atau terjadi begitu saja. Jadi kalau pengertian Abiogenesis dan Generatio Spontanea kita gabungkan maka secara keseluruhan artinya adalah makhluk hidup yang pertama kali di bumi tersebut berasal dari benda mati atau tak hidup yang terjadinya secara spontan, misalnya : (1) Ikan dan katak berasal dari lumpur; (2) Cacing berasal dari tanah; (3) Belatung berasal dari daging yang membusuk. Berikut beberapa penemu yang beranggapan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati antara lain: a. Teori Menurut Aristoteles Pada zaman Yunani Kuno Aristoteles (384-322 SM) yang berpendapat bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja. Beliau mengamati ikan-ikan yang hidup di air, ia melihat ikan tertentu keluar dari lumpur, menurutnya ikan-ikan berasal dari lumpur. Pendapat ini masih terus bertahan sampai abad ke 17-18.5 b. Teori Menurut Nedham Beliau merebus air kaldu kemudian memasukannya kedalam botol, lalu menutup rapat botol tersebut dengan gabus. Ternyata beberapa hari kemudian muncul bakteri. Nedham menyimpulkan bahwa bakteri berasal dari kaldu. Padahal Nedham merebus kaldunya tidak dengan botolnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa bakteri berasal dari botol yang tidak steril. 4
  9. 9. c. Teori Menurut Anthony van Leeuwenhoek (abad ke 18) Anthony berhasil membuat mikroskop dan melihat jasad renik di dalam air bekas rendaman jerami. Jadi Anthony menyimpulkan bahwa mikroorganisme berasal dari air. 2. TEORI BIOGENESIS Teori Biogenesis menyebutkan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. a. Lazzaro Spallanzani (1729-1799) Spallanzani membantah penemuan Aristoteles oleh karena itu, sehingga beliau mengadakan percobaan. Spallanzani melakukan percobaan sebagai berikut. Air kaldu dimasukkan kedalam beberapa botol atau tabung. Sebagian tabung ditutup rapat dan sebagian dibiarkan terbuka. faktanya tabung yang tertutup rapat tidak ditemukannya mikroorganisme, sedangkan pada tabung terbuka terdapat adanya mikroorganisme.8 8 Makhluk hidup sederhana yang terbentuk dr satu atau beberapa sel yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop, berupa tumbuhan atau hewan yang biasanya hidup secara parasit atau saprofit, misal bakteri, kapang, ameba. Setelah melakukan percobaan, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa mikroba yang ada didalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu (benda mati), tetapi berasal dari kehidupan diudara. Jadi adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba dari udara ke dalam air kaldu tersebut. b. Louis Pasteur (1822-1895) Dalam percobaannya Louis Pasteur menggunakan tabung kaca berbentuk seperti leher angsa atau huruf S. Setelah dilakukan percobaan Louis berpendapat bahwa bakteri bukan berasal dari kaldu dan juga bukan berasal dari udara. 5
  10. 10. 3. TEORI EVOLUSI KIMIA a. Teori Harold Urey, Menurutnya zat hidup yang pertama kali mempunyai susunan menyerupai virus saat ini. Zat hidup tersebut mengalami perkembangan menjadi berbagai jenis makhluk hidup. Urey berpendapat bahwa kehidupan terjadi pertamakali diudara (atmosfer). Pada saat tertentu dalam sejarah perkembangan terbentuk atmosfer yang kaya akan molekul- molekul CH4, NH3, H2, H2O. Karena adanya loncatan listrik akibat halilintar dan sinar kosmik terjadi asam amino yang memungkinkan terjadi kehidupan.11 b. Eksperimen Stanley miller, Stanley Miller adalah murid Harold Urey yang juga tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. hipotesis Harold Urey. Dari hasil eksperimennya Miller dapat memberikan petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam sistem kehidupan seperti lipida, karbohidrat, asam amino, protein, nukleotida dan lain-lain dapat terbentuk dalam kondisi abiotik. c. Teori Evolusi Biologi Oparin, Dia berpendapat bahwa kehidupan pertama terjadi di cekungan pantai dengan bahan-bahan timbunan senyawa organik dari lautan. Timbunan senyawa organik ini disebut sop purba atau sop primordial C. CIRI-CIRI KEHIDUPAN 1. Terdapat Protoplasma Protoplasma merupakan suatu bagian yang terdiri atas bahan yang kompleks dan terlindung dengan baik. Protoplasma biasa dikenal dengan sebutan sel. Berbeda dengan benda tak hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma. Lihat saja batu atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel, sehingga disebut dengan benda mati. 6
  11. 11. 2. Mempunyai Bentuk dan Ukuran Makhluk hidup dapat dikenali ciri khas yang menempel padanya dengan melihat bentuknya. Antara jenis makhluk hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun bentuknya. 3. Melakukan Aktivitas-Aktifitas Kehidupan :  Makan Semua benda hidup membutuhkan asupan bahan makanan yang berasal dari luar tubuh untuk kemudian diproses menjadi energi atau tenaga bagi tubuh.  Tumbuh Dan Berkembang Manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan ketika baru lahir atau tumbuh ukurannya akan lebih kecil dan biasanya akan berkembang menjadi lebih besar menyerupai induknya.  Berkembang Biak Makhluk hidup yang tidak mampu berkembangbiak menghasilkan keturunan akan punah dan musnah di makan waktu. Oleh sebab itu makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri untuk mempertahankan keberadaan di dunia.  Melakukan Adaptasi Semua makhluk hidup perlu melakukan penyesuain diri dengan fungsi tubuh dan lingkungan sekitar ekosistem, habitat tempat tinggalnya untuk dapat bertahan hidup dengan lebih baik dan mudah. Contohnya seperti hewan gurun yang tahan panas, bunglong bisa berubah warna, dan lain sebagainya.  Memiliki Sistem Transportasi Untuk menyampaikan zat ke bagian-bagian yang membutuhkan. 7
  12. 12.  Dapat Bergerak Manusia dan hewan memerlukan kegiatan dengan menggerakkan anggota tubuh untuk berbagai keperluan seperti jalan, makan, menggaruk, berkedip, dan sebagainya. Kemampuan untuk bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah iritabilitas.  Metabolisme Metabolisme adalah aktifitas fisika atau kimia yang terjadi di dalam tubuh baik secara anabolisme maupun katabolisme.  Sistem Regulasi Pertukaran zat pada organisme yang meliputi proses fisika dan kimia, pembentukan dan penguraian zat di dalam badan yang memungkinkan berlangsungnya hidup Pembentukan zat organik kompleks dari yang sederhana; asimilasi zat makanan oleh organisme untuk membangun atau memulihkan jaringan dan bagian-bagian hidup lainnya. Penguraian senyawa majemuk menjadi senyawa yang lebih sederhana di dalam tubuh makhluk dengan hasil dilepaskannya energi. Pengertian arti definisi sistem regulasi adalah aturan sistem yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras. 8
  13. 13. A. Perkembangbiakan Organisme Salah satu upaya organisme untuk melestarikan jenisnya dilakukan dengan cara berkembang. Berkembangbiak berarti menghasilkan keturunan atau anak. Makhluk hidup mempunyai kemampuan berkembang biak yg berbeda-beda sesuai dengan jenisnya masing-masing. Adapun tujuan berkembangbiak adalah untuk menjaga kelangsungan hidup sehingga suatu jenis organisme tetap lestari. Makhluk hidup pada suatu ketika akan mati. Kematian itu dapat disebabkan oleh usia lanjut, adanya pemangsa, atau adanya penyakit. Bahwa setiap makhluk hidup dapat berkembangbiak, tetapi banyak pula diantaranya yang hampir punah. Contoh jenis hewan yang hampir punah di negara kita adalah badak. Hewan ini mendapat perhatian dari pemerintah karena sudah langka. Secara umum dapat dijelaskan bahwa kelompok hewan berkembangbiak melalui perkawinan baik cara bertelur maupun melahirkan anak. Akan tetapi, perkembangbiakan pada hewan Hydra golongan Coelenterata dilakukan dengan cara bertunas. 9
  14. 14. B. Perkembangbiakan Vegetatif Perkembangbiakan secara vegetatif biasanya terjadi pada hewan tingkat rendah atau hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. Hewan-hewan tersebut mempunyai susunan tubuh yang masih sederhana sehingga tidak mempunyai alat perkembangbiakan seperti pada hewan bertulang belakang. Oleh karena itu,dalam pembentukan individu baru hanya diperlukan satu individu. Individu baru yang terbentuk berasal dari salah satu bagian tubuh induknya. 2. Pembelahan Sel Perkembangbiakan vegetatif pada hewan umumnya dilakukan oleh hewan bersel satu ( Uniseluler), misalnya Amoeba. Amoeba sedang membelah diri. C. Perkembangbiakan Generatif Perkembangbiaknan generatif akan dihasilkan keturunan atau anak melalui peleburan 2 buah sel kelamin. Oleh sebab itu, sifat- sifat keturunan hasil perkembangbiakan secara kawin atau generatif birvariasi. 10
  15. 15. D. Alat Perkembangbiakan Pada Hewan Alat perkembangbiakan pada hewan meliputi alat perkembangbiakan jantan dan betina. Pada hewan terdapat alat kelamin jantan dan betina yang terletak pada suatu tubuh, seperti pada cacing tanah, dan siput darah atau bekicot. Seekor hewan hermafrodit. Perkawinan pada hewan hermafrodit tidak dapat dilakukan secara silang, yaitu tukar menukar sperma oleh dua ekor hewan yang saling mebuahi. Seekor hewan hermafrodit tidak dapat melakukan perkawinan sendiri. E. Terjadinya Pembuahan pada Hewan Bertulang Belakang Pembuahan dapat terjadi setelah peleburan dua sel kelamin yaitu sperma dan inti sel telur. Sel telur yang telah dibuahi disebut zigot. Proses pembuahan itu dapat terjadi diluar atau didalam tubuh induk betina. F. Terjadinya Pembuahan Tingkat Rendah Pada hewan tingkat rendah belum dapat dibedakan kelaminnya karena hewan ini masih sangat sederhana.Akan tetapiada juga hewan yang sudah dapat dibedakan jenis kelaminnya bahkan ada yang memiliki dua macam alat kelamin sekaligus dalam satu tubuh. Hewan yang memiliki dau alat kelamin dalam satu tubuh disebut hermafrodit. Adapun hewan yang mempunyai satu alat kelamin dalam tubuhnya disebut genochorit Perkembangbiakan generatif pada hewan tingkat rendah dapat terjadi dengan berbagai cara. Misalnya konyugasi, partenogenesis, dan anisogami. 11
  16. 16. Konyugasi adalah perkawinan antara dua jenis individu yang belum dapat dibedakan jenis kelaminnya. Pada perkawinan ini terjadi pertukaran sejumlah materi genetik dari setiap individu. Hewan yang berkembangbiak dengan cara ini adalah paramecium. Pada partenogenesis, hewan betina dapat menghasilkan telur yang berkembang menjadi anak tanpa dibuahi. Partenogenesis terdapat pada ikan-ikan tertentu, sejumlah serangga, dan beberapa jenis kadal. Cara perkembangbiakan anisogami dapat kalian jumpai pada Hydra, palsmodium, porifera, echinodermatha, vermes, dan Arthropoda. Binatang-binatang Tersebut dapat menghasilkan dua jenis gamet yang berbeda dalam bentuk, ukuran, dan tingkah lakunya. 12
  17. 17. PENUTUP A. KESIMPULAN Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa seluruh hal-hal yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari dapat dipelajari dalam ilmu Biologi. sehingga pengertian Biologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk hidup. Biologi berdiri sebagai sebuah ilmu karena memiliki metode, yaitu metode ilmiah. Metode ilmiah membuat ilmu bersifat logis, bermetode, sistematis, berlaku umum (dapat diuji ulang), dan empiris (sesuai kenyataan). Masing-masing pendapat tersebut didasarkan oleh percobaan yang telah dibuktikan sendiri oleh para ahli tersebut. Sehingga dapat diartikan bahwa telah ada bukti-bukti ilmiah baru untuk mendukung kecenderungan baru teori evolusi. Terdapat beberapa indikator yang bisa disebut sebagai ciri-ciri kehidupan agar dapat dikatakan sebagai makhluk hidup, antara lain : terdapat protoplasma, mempunyai bentuk ukuran, serta melakukan aktivitas kehidupan misalnya makan minum, tumbuh dan berkembang biak, beradaptasi, memilliki sistem transportasi dan regulasi serta metabolisme. B. SARAN Tulisan ini kami serahkan kepada pembaca untuk dipelajari dan kami mengharapkan suara-suara yang berfaedah untuk memperbaiki segala sesuatu yang dirasa perlu. Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada siapa saja yang menambah pengertian kami mengenai Biologi; Asal usul Kehidupan yang lebih khusus pada bagian pembahasan pengertian Biologi, asal usul kehidupan, serta kajian tentang teori dari para ahli yang kami singgung dalam penulisan ini. 13
  18. 18. DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.org/wiki/Hewan http://www.pusatbiologi.com/2013/03/perkembangbiakan-hewan- secara-generatif.html http://ilmumum.blogspot.com/2012/12/perkembangbiakan-pada- hewan.html http://pohonnanasindonesia.blogspot.com/2013/09/perkembangbia kan-pada-hewan-beserta.html H. Marthin. 2002. Belajar Biologi: untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Kelas 2. Jakarta : Pusat Perbukuan, Dapertemen Pendidikan Nasional. H. Marthin. 2002. Belajar Biologi: untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Kelas 3. Jakarta : Pusat Perbukuan, Dapertemen Pendidikan Nasional. Pujiyanto Sri, Menjelajah Dunia Biologi 3; untuk kelas XII SMA dan MA, Latinum, 2008, Solo. Sumarjito, Biologi, Strategi Tembus SMU Favorit dan Sukses UAN SLTP/MTs. 14

×