Se ha denunciado esta presentación.
Se está descargando tu SlideShare. ×

Gas Ideal - Kelompok 10

Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Anuncio
Próximo SlideShare
Gas Ideal -  Kelompok 9
Gas Ideal - Kelompok 9
Cargando en…3
×

Eche un vistazo a continuación

1 de 7 Anuncio

Más Contenido Relacionado

Similares a Gas Ideal - Kelompok 10 (20)

Anuncio

Más de Alfian Isnan (20)

Más reciente (20)

Anuncio

Gas Ideal - Kelompok 10

  1. 1. TEORI EKUIPARTISI DAN ENERGI DALAM GAS IDEAL Disusun oleh:  Annisa Firdaus  Nadia Nursalma  Ririn Nurlinda
  2. 2. TEORI EKUIPARTISI Untuk sejumlah besar partikel yang memenuhi hukum gerak Newton pada suatu sistem, dengan suhu mutlakT maka energi yang tersedia terbagi merata pada setiap setiap derajat kebebasan (degree of freedom) sebesar ½ kT. • Dengan energi mekanik rata-rata permolekul EM atau energi kinetik rata-rata per molekul EK adalah: EM = EK = f (1/2 kT) Keterangan: Ek: Energi kinetik(Joule) k: tetapan Boltzmann(1,38x 10−23 J/k) f: derajat kebebasan T: suhu(Kelvin)
  3. 3. TEORI EKUIPARTISI Menurut James Clerk Maxwell: “Setiap jenis molekul memiliki jumlah derajat kebebasan tertentu. Derajat kebebasan menyatakan molekul menyimpan energi, dan setiap satu derajat kebebasan berkaitan dengan energi kinetik rata- rata yang nilainya ½ kT”
  4. 4. Derajat kebebasan molekul gas diatomik Derajat kebebasan dalam teorema ekuipartisi adalah setiap cara bebas yang dapat digunakan oleh partikel untuk menyerap energi. Oleh karena itu, setiap molekul dengan f derajat kebebasan akan memiliki energi rata-rata. 1. Gas monoatomik memiliki derajat kebebasan 3 atau f= 3 2. Gas diatomik memiliki 3 derajat kebebasan untuk gerak translasi 2 derajat kebebasan untuk gerak rotasi termasuk gerak vibrasi molekul juga memiliki 2 derajat kebebasan.
  5. 5. Energi dalam gas ideal Energi dalam suatu gas ideal adalah jumlah energi kinetik translasi, rotasi dan vibrasi seluruh molekul gas yang terdapat di dalam suatu wadah tertentu yang tertutup.Maka energi kinetik rata-rata EK tiap molekul sesuai dengan persamaan berikut: Keterangan: U: Energi dalam (Joule) f: derajat kebebasan k: tetapan Boltzmann(1,38x 10−23 J/k) T: suhu(Kelvin) Ek: Energi kinetik(Joule) N: Jumlah molekul U = N Ek = N f ( 1 2 kT)
  6. 6. Berdasarkan persamaan diatas, dapat ditulis rumus energi dalam gas berdasarkan derajat kebebasannya, sebagai berikut: 1. Gas monoatomik (f = 3) , contoh: He, Ne, Ar 2. Gas diatomik seperti H2, N2 dan O2 - Pada suhu rendah (± 250 K) : f =3 - Pada suhu sedang (±500 K) : f = 5 - Pada suhu tinggi (±1000 K) : f =7 U = N EK = 3 2 N kT U = N EK = 3 2 N kT U = N EK = 5 2 N kT U = N EK = 7 2 N kT

×