Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
MANAJEMEN USER PADA HOTSPOT
MENGGUNAKAN MIKROTIK
Oleh :
Muhammad Arief Ubaidillah
5701/359.071
Teknik Komputer dan Jaringa...
ii
LEMBAR PENGESAHAN
Manajemen User pada Hotspot Menggunakan Mikrotik
TIM PENGUJI TANDA TANGAN
1. ...........................
iii
KATA PENGANTAR
Penulis memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan atas limpahan rahmat-
Nya yang telah penulis terima se...
iv
DAFTAR ISI
Halaman Judul..................................................................................................
v
BAB V : Penutup ............................................................................................... 34
Kesim...
vi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Topologi ........................................................................................
vii
Gambar 3.30 Profile 5 Jam ................................................................................. 24
Gambar ...
viii
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling
berhubungan antara ...
2
1.2 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini, selain sebagai salah satu
persyaratan kelulusan siswa...
3
2. Satu username hanya bisa digunakan untuk satu user/client.
3. Tidak membahas tentang port-port yang lain.
1.5 Metode ...
4
Dalam landasan teori berisikan penjelasan mengenai teori-teori apa aja
yang dibutuhkan dalam menyelesaikan karya tulis.
...
5
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Tentang Mikrotik
Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, yang dibentuk
ole...
6
sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik
berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat p...
7
Namun, file image ini merupakan versi trial MikroTik yang hanya dapat
digunakan dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapat men...
8
 Point-to-Point tunneling protocols
 Simple tunnels
 Ipsec
 Web proxy
 Caching DNS client
 DHCP
 Universal Client...
9
beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang
paling lengkap.
Secara singkat, level 3 d...
10
 Sekolah teknik
 Perguruan tinggi
 Sekolah kejuruan
 Lembaga lain yang memberi gelar akademis di berbagai mata
pela...
11
2.6 Mikrotik Hotspot User Manager
User Manager ini akan memudahkan kita yang ingin membuat layanan
internet public seca...
12
(Wireless Fidelity) yang dapat digunakan secara efektif pada radius tertentu dari
perangkat tersebut.
Biasanya HotSpot ...
13
BAB III
LANGKAH PEMBUATAN
3.1 Topologi
Gambar 3.1 Topologi
3.2 Konfigurasi IP Address
1) Buat eth1 menjadi DHCP Client ...
14
Gambar 3.3 Setting eth2
3) Cek apa sudah konek dengan internet. Klik New Terminal > ketik “ping
google.com”.
Gambar 3.4...
15
Gambar 3.6 Hotspot Interface
3) Klik next, karena sudah otomatis terisi untuk Local Address of Network.
Biarkan Masquer...
16
Gambar 3.9 SSL Certificate
6) Karena kita tidak mempunyai SMTP server, klik next saja.
Gambar 3.10 IP SMTP
7) Isi DNS s...
17
Gambar 3.12 DNS Name
9) Hotspot Server sudah dibuat, sekarang kita buat profilnya.
Gambar 3.13 Hotspot Profile
10) Pada...
18
Gambar 3.16 Profile Hotspot Tab Radius
3.4 Konfigurasi Radius
1) Lanjut untuk mensetting Radius Server. Klik Radius > T...
19
4) Untuk user dan password nya, dapat kita atur pada settingan hotspot di
mikrotik. Klik IP > Hotspot > Tab Users > [+]...
20
Masa berlaku paket ini adalah 1 bulan, dan pelanggan harus membayar
Rp. 100.000 perbulan untuk dapat berlangganan paket...
21
Gambar 3.23 Profile Part
20) Selanjutnya, klik New Limit pada bagian Limits untuk membuat limitasi
baru.
21) Pada jende...
22
Gambar 3.25 Limitasi VIP tercentang
23) Klik Save Profile.
24) Skenario kedua kita membuat profile dengan nama Standard...
23
Gambar 3.27 Limitation Details Standard
26) Centang untuk limitasi Standard.
Gambar 3.28 Limitasi Standard tercentang
2...
24
Gambar 3.29 Profile 2 Jam
 Quota waktu : 5 Jam
Harga : 12500.00
Masa Aktif : 2 hari
Kecepatan : 128K
Gambar 3.30 Profi...
25
(UserManager akan menggenerate banyak username dan password).
Penulis disini akan menggunakan fitur Batch dalam pembuat...
26
Gambar 3.34 Buat User Profile Standard
Gambar 3.35 User Profile Standard
35) Sekarang user untuk profile 2 Jam.
Gambar ...
27
Gambar 3.37 User Profile 2 Jam
36) Profile 5 Jam
Gambar 3.38 Buat User Profile 5 Jam
Gambar 3.39 User Profile 5 Jam
37)...
28
Gambar 3.40 Buat User Profile 10 Jam
Gambar 3.41 User Profile 10 Jam
38) Kelima profile sudah kita buatkan user, sekara...
29
Gambar 3.42 IP Access Point
5) Klik menu Wireless, pilih Wireless Settings.
6) Operation Mode pilih Access Point, Wirel...
30
7) Matikan DHCP Server dari AP, klik menu DHCP.
Gambar 3.44 Disable DHCP Access Point
31
BAB IV
IMPLEMENTASI
4.1 Implementasi Voucher User
1) Kita coba login dengan user yang ada. Coba dengan User VIP pertama...
32
4.2 Implementasi Kecepatan User
1) Kita coba untuk speedtest, apakah sama dengan apa yang telah kita buat.
User VIP den...
33
Gambar 4.6 Capture Speedtest user dengan kecepatan 128K
4) Ternyata menurut speedtest kecepatan yang didapat user VIP t...
34
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa dengan userman kita dapat
membuat sebuah jaring...
35
DAFTAR PUSAKA
Towidjojo, R., 2012, Mikrotik Kung Fu : Kitab 1, Jasakom, Jakarta
Towidjojo, R., 2013, Mikrotik Kung Fu :...
Próxima SlideShare
Cargando en…5
×

Tugas akhir mikotik hotspot user manager

18.810 visualizaciones

Publicado el

Tugas akhir mikotik hotspot user manager

Publicado en: Internet
  • Sé el primero en comentar

Tugas akhir mikotik hotspot user manager

  1. 1. MANAJEMEN USER PADA HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK Oleh : Muhammad Arief Ubaidillah 5701/359.071 Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 3 Buduran (Perkapalan) Sidoarjo 2014
  2. 2. ii LEMBAR PENGESAHAN Manajemen User pada Hotspot Menggunakan Mikrotik TIM PENGUJI TANDA TANGAN 1. ........................................ NIP ....................................... .................................................. 2. ........................................ NIP ....................................... .................................................. Sidoarjo, Oktober 2014 DISETUJUI OLEH : PEMBIMBING I PEMBIMBING II / INDUSTRI ( Arief Saputro, S. Kom ) ( Suyanto ) NIP ................................................. NIP ........................................... MENGETAHUI : KEPALA PROGRAM TKJ KEPALA SEKOLAH SMK NEGERI 3 BUDURAN ( Moch. Ali Rokhib, S.Kom ) ( Drs. H. Asmunir, MM ) NIP ................................................. NIP .................................................
  3. 3. iii KATA PENGANTAR Penulis memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan atas limpahan rahmat- Nya yang telah penulis terima selama mengerjakan Tugas Akhir ini, sehingga pada akhirnya Tugas Akhir ini dapat terselesaikan dengan baik. Tugas Akhir ini juga tidak dapat terwujud tanpa bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada orang-orang yang telah berperan sehingga dapat terselesaikannya tugas akhir ini, antara lain : 1. Arief Saputro selaku guru Pembimbing I telah meluangkan banyak waktu, tenaga, dan pikiran di dalam memberikan pengarahan dalam penulisan Tugas Akhir ini. 2. Suyanto selaku guru pembimbing II telah meluangkan banyak waktu, tenaga, dan pikiran di dalam memberikan pengarahan dalam penulisan Tugas Akhir ini. 3. Kedua orang tua yang telah memberi dukungan, kepada dewan guru yang telah sangat membantu dalam materi, dan juga tak lepas dari dukungan teman-temanku sekalian. Penulis menyadari bahwa penulisan tugas akhir ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan segala petunjuk, kritik dan saran yang membangun dari pembaca, agar dapat menunjang pengembangan dan perbaikan penulisan selanjutnya. Akhir kata penulis mohon maaf atas kekurangan dalam penulisan tugas akhir ini dan penulis dengan senang hati menerima saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Semoga Tugas Akhir ini dapat berguna untuk menambah wawasan dan wacana bagi rekan-rekan sekalian. Sidoarjo, Oktober 2014 Muhammad Arief Ubaidillah
  4. 4. iv DAFTAR ISI Halaman Judul..................................................................................................... i Lembar Pengesahan ............................................................................................ ii Kata Pengantar .................................................................................................... iii Daftar Isi.............................................................................................................. iv Daftar Gambar..................................................................................................... vi BAB I : Pendahuluan .......................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 1 1.2 Tujuan Penulisan........................................................................................... 2 1.3 Rumusan Masalah......................................................................................... 2 1.4 Batasan Masalah............................................................................................ 2 1.5 Metode Penulisan.......................................................................................... 3 1.6 Sistematika Penulisan ................................................................................... 3 BAB II : Landasan Teori..................................................................................... 5 2.1 Tentang Mikrotik .......................................................................................... 5 2.2 Jenis-Jenis Mikrotik ...................................................................................... 6 2.3 Fitur-fitur Mikrotik ....................................................................................... 7 2.4 Level RouterOS dan Kemampuannya........................................................... 8 2.5 MikroTik Academy....................................................................................... 9 2.6 Mikrotik Hotspot User Manager ................................................................... 11 BAB III : Langkah Pembuatan............................................................................ 13 3.1 Topologi........................................................................................................ 13 3.2 Konfigurasi IP Address................................................................................. 13 3.3 Konfigurasi Hotspot...................................................................................... 14 3.4 Konfigurasi Radius ....................................................................................... 18 3.5 Konfigurasi Userman pada Web Browser..................................................... 18 3.6 Konfigurasi Access Point.............................................................................. 28 BAB IV : Implementasi ...................................................................................... 31 4.1 Implementasi Voucher User.......................................................................... 31 4.2 Implementasi Kecepatan User....................................................................... 32
  5. 5. v BAB V : Penutup ............................................................................................... 34 Kesimpulan ......................................................................................................... 34 Saran.................................................................................................................... 34 Daftar Pustaka..................................................................................................... 35
  6. 6. vi DAFTAR GAMBAR Gambar 3.1 Topologi ......................................................................................... 13 Gambar 3.2 Setting eth1...................................................................................... 13 Gambar 3.3 Setting eth2...................................................................................... 14 Gambar 3.4 Cek koneksi internet........................................................................ 14 Gambar 3.5 Setting Hotspot................................................................................ 14 Gambar 3.6 Hotspot Interface............................................................................. 15 Gambar 3.7 Local Address Of Network ............................................................. 15 Gambar 3.8 Address Pool Of Network ............................................................... 15 Gambar 3.9 SSL Certificate................................................................................ 16 Gambar 3.10 IP SMTP........................................................................................ 16 Gambar 3.11 DNS Server ................................................................................... 16 Gambar 3.12 DNS Name .................................................................................... 17 Gambar 3.13 Hotspot Profile .............................................................................. 17 Gambar 3.14 Profile Hotspot Tab General ......................................................... 17 Gambar 3.15 Profile Hotspot Tab Login............................................................. 17 Gambar 3.16 Profile Hotspot Tab Radius........................................................... 18 Gambar 3.17 Radius Server ................................................................................ 18 Gambar 3.18 Login Page..................................................................................... 18 Gambar 3.19 Buat User untuk Login.................................................................. 19 Gambar 3.20 User dan Password Login.............................................................. 19 Gambar 3.21 Menu Router Userman .................................................................. 19 Gambar 3.22 Profile VIP..................................................................................... 20 Gambar 3.23 Profile Part..................................................................................... 21 Gambar 3.24 Limitation Details VIP .................................................................. 21 Gambar 3.25 Limitasi VIP tercentang ................................................................ 22 Gambar 3.26 Profile Standard............................................................................. 22 Gambar 3.27 Limitation Details Standard .......................................................... 23 Gambar 3.28 Limitasi Standard tercentang......................................................... 23 Gambar 3.29 Profile 2 Jam ................................................................................. 24
  7. 7. vii Gambar 3.30 Profile 5 Jam ................................................................................. 24 Gambar 3.31 Profile 10 Jam................................................................................ 24 Gambar 3.32 Buat User Profile VIP ................................................................... 25 Gambar 3.33 User Profile VIP............................................................................ 25 Gambar 3.34 Buat User Profile Standard............................................................ 26 Gambar 3.35 User Profile Standard .................................................................... 26 Gambar 3.36 Buat User Profile 2 Jam ................................................................ 26 Gambar 3.37 User Profile 2 Jam......................................................................... 27 Gambar 3.38 Buat User Profile 5 Jam ................................................................ 27 Gambar 3.39 User Profile 5 Jam......................................................................... 27 Gambar 3.40 Buat User Profile 10 Jam .............................................................. 28 Gambar 3.41 User Profile 10 Jam....................................................................... 28 Gambar 3.42 IP Access Point.............................................................................. 29 Gambar 3.43 SSID Access Point ........................................................................ 29 Gambar 3.44 Disable DHCP Access Point ......................................................... 30 Gambar 4.1 User VIP untuk pengetesan............................................................. 31 Gambar 4.2 Kolom user dan password ............................................................... 31 Gambar 4.3 Status user ....................................................................................... 31 Gambar 4.4 Capture Speedtest user VIP dengan kecepatan 512K ..................... 32 Gambar 4.5 Capture Speedtest user Standard dengan kecepatan 256K.............. 32 Gambar 4.6 Capture Speedtest user dengan kecepatan 128K............................. 33
  8. 8. viii
  9. 9. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainya, dan menggunakan suatu protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi dan bertukar informasi. Pada sebuah teknologi jaringan diperlukan suatu device yang dapat melakukan manajemen antar jaringan yang ada. Device tersebut disebut dengan router. Permasalahan yang sering dihadapi berhubungan dengan akses internet adalah koneksi internet menjadi lambat dan putus-putus pada saat melakukan download maupun upload, bahkan kadang tidak bisa melakukan akses internet sama sekali. Dengan User Manager, masalah diatas dapat ditangani. User Manager merupakan fitur AAA (Authentication, Authorization, dan Accounting) server yang dimiliki oleh Mikrotik. User Manager memiliki Database yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam jaringan kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan kuota yang dilakukan user kita nantinya. Dengan memanajemen bandwidth dan user menggunakan router mikrotik, maka koneksi internet menjadi lancar karena bandwidth yang dimiliki telah dibagi ke masing-masing user atau client sesuai dengan kebutuhan bandwidth yang dibutuhkan masing-masing user pengguna hotspot. Hal ini memudahkan administrator dalam memantau akses internet yang dilakukan oleh masing – masing user karena telah dilakukan manajemen bandwidth tersebut.
  10. 10. 2 1.2 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini, selain sebagai salah satu persyaratan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan tiga setengah tahun, Tugas Akhir ini mempunyai beberapa tujuan dalam karya tulis, yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang Mikrotik khususnya untuk Hotspot dan Manajemen user. Selain itu, karya tulis ini dapat digunakan untuk memecahkan masalah koneksi internet yang tidak stabil menggunakan Mikrotik. 1.3 Rumusan Masalah Menurut latar belakang diatas, dapat saya tentukan rumusan masalahnya yaitu : a. Bagaimana cara mengkonfigurasi hotspot dengan router mikrotik. b. Bagaimana cara mengkonfigurasi manajemen bandwidth dan user dengan router mikrotik. 1.4 Batasan Masalah Dari sekian pemaparan permasalahan yang ada, tidak mungkin penulis dapat membahasnya secara keseluruhan karena terbatasnya waktu dan fasilitas dalam melakukan penelitian, maka penulis perlu memberikan batasan-batasan masalah. Pembatasan masalah diperlukan untuk memperjelas permasalahan yang akan dipecahkan. Oleh karena itu, penulis memberikan batasan sebagai berikut : 1. Manajemen user dan bandwidth hanya menggunakan fitur Userman.
  11. 11. 3 2. Satu username hanya bisa digunakan untuk satu user/client. 3. Tidak membahas tentang port-port yang lain. 1.5 Metode Penulisan Metode yang saya gunakan untuk penulisan dan pengumpulan data dalam menyusun Tugas Akhir ini meliputi hal-hal sebagai berikut :  Metode Literatur Yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dari materi buku dan internet.  Metode Interview Yaitu metode dengan cara bertanya jawab secara langsung dengan pembimbing maupun dengan orang lain yang mampu dalam penguasaan hal ini.  Metode Implementasi Yaitu metode dengan cara mempraktekkan secara langsung bahan yang diteliti dan mengambil kesimpulan dari hasil percobaan tersebut. 1.6 Sistematika Penulisan BAB I. Pendahuluan Pada bab ini berisi mengenai latar belakang, tujuan penulisan, rumusan masalah, batasan masalah, metode penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II. Landasan Teori
  12. 12. 4 Dalam landasan teori berisikan penjelasan mengenai teori-teori apa aja yang dibutuhkan dalam menyelesaikan karya tulis. BAB III. Instalasi dan Konfigurasi Pada bab ini dibahas secara detail mulai dari proses perancangan sampai pembuatan Hotspot Mikrotik. Pengerjaan Tugas Akhir ini meliputi instalasi Mikrotik hingga konfigurasi Manajemen User pada Hotspot. BAB IV. Implementasi Mengimplementasi kinerja dari Hotspot Mikrotik. BAB V. Penutup Bab ini berisi kesimpulan dari pembahasan sebelumnya serta saran dan kritik yang memungkinkan untuk pengembangan karya tulis ini lebih baik lagi untuk kedepannya.
  13. 13. 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Tentang Mikrotik Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, yang dibentuk oleh John Trully dan Arnis Riekstins. Tahun 1996 John dan Arnis memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova. Barulah kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Prinsip dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Hingga kini, MikroTik telah melayani sekitar empat ratusan pelanggannya. Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga- tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton. Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di
  14. 14. 6 sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS. Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen, Firewall, Wireless Access Point (WiFi), Backhaul Link, sistem Hotspot, Virtual Private Network (VPN) server dan masih banyak lainnya. 2.2 Jenis-Jenis Mikrotik Berikut jenis-jenis Mikrotik : 1. MikroTik RouterOS MikroTik RouterOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP Network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider Hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun. Ini adalah versi MikroTik dalam bentuk perangkat lunak yang dapat dipasang pada komputer rumahan (PC) melalui CD. File image MikroTik RouterOS bisa diunduh dari website resmi MikroTik, www.mikrotik.com.
  15. 15. 7 Namun, file image ini merupakan versi trial MikroTik yang hanya dapat digunakan dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapat menggunakannya secara full time, anda harus membeli lisensi key dengan catatan satu lisensi hanya untuk satu harddisk. 2. Mikrotik RouterBoard Mikrotik RouterBoard adalah router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam Processor, RAM, ROM, dan memori flash. Routerboard menggunakan Operating System RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, DHCP, DNS server dan bisa juga berfungsi sebagai Hotspot server. Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. Sebagai Wifi Access Point, Bridge, WDS ataupun sebagai Wifi Client, seperti seri RB411, RB433, RB600 dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai AP ataupun Client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya. 2.3 Fitur-fitur Mikrotik Berikut fitur dari MikroTik. 1. Penanganan Protokol TCP/IP:  Firewall dan NAT  Routing - Static routing  Data Rate Management  Hotspot
  16. 16. 8  Point-to-Point tunneling protocols  Simple tunnels  Ipsec  Web proxy  Caching DNS client  DHCP  Universal Client  VRRP  UpnP  NTP  Monitoring/Accounting  SNMP  M3P  MNDP 2. Layer 2 konektivitas  Wireless  Bridge  Virtual LAN  Synchronous  Asynchronous  ISDN  SDSL 2.4 Level RouterOS dan Kemampuannya Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-
  17. 17. 9 beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat, level 3 digunakan untuk router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client atau serial interface, level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai limitasi apapun. Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4 (200 pengguna), level 5 (500 pengguna) dan level 6 (tidak terbatas). Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut :  Level 0 (gratis) : tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.  Level 1 (demo) : pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.  Level 3 : sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.  Level 4 : sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.  Level 5 : mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.  Level 6 : mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun. 2.5 MikroTik Academy Dengan mempertimbangkan banyaknya permintaan Mikrotik bersertifikat, Mikrotik menawarkan kepada lembaga pendidikan sebuah program yakni MikroTik Academy. Mereka dapat memanfaatkan mikrotik sebagai sarana belajar mengajar. - Jenis lembaga dapat menjadi Mikrotik Academy  Universitas
  18. 18. 10  Sekolah teknik  Perguruan tinggi  Sekolah kejuruan  Lembaga lain yang memberi gelar akademis di berbagai mata pelajaran - Persyaratan  Motivasi dan sumber daya  Ruangan dan semua peralatan yang dibutuhkan untuk laboratorium  Akses internet yang tepat  MikroTik Academy Trainer  Materi pelatihan yang telah disetujui - Manfaat bagi Siswa  Kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dasar dalam RouterOS dan MTCNA sertifikat selama studi akademik - Manfaat bagi Institusi Pendidikan  Kesempatan untuk menarik lebih banyak siswa dengan menawarkan sertifikasi MikroTik - Bagaimana menjadi Mikrotik Academy  Hubungi MikroTik Koordinator terdekat di tempat anda atau mengirim email ke training@mikrotik.com Tawaran dari Mikrotik bagi institusi :  Mikrotik Outline Materi  Uji sertifikasi  Peralatan ( router RouterBOARD )  Dukungan dan informasi - Persyaratan untuk Academy Trainer  Dosen / Instruktur di lembaga pendidikan  Sertifikat MTCNA (skor minimal 75 %)  Sertifikat Level Advance / Engineer (MTCRE, MTCTCE, MTCUME, MTCWE) (skor minimal 75 %)
  19. 19. 11 2.6 Mikrotik Hotspot User Manager User Manager ini akan memudahkan kita yang ingin membuat layanan internet public secara luas, misalnya hotspot-hotspot di café, mall, hotel, dan sebagainya, karena dengan menggunakan User Manager ini kita cukup membuat 1 account user, dan account user tersebut bias digunakan atau diakses dari router- router Hotspot yang sudah kita pasang. Informasi service yang bisa kita simpan dalam database User Manager meliputi :  HotSpot users  PPP (PPtP/PPPoE) users  DHCP Lease  Wireless AccessList  RouterOS users Salah satu fitur terkenal di dalam mikrotik yang merupakan salah satu metode untuk memberikan akses/layanan internet di area public dengan melalui proses autentikasi, media yang digunakan bisa menggunakan kabel ataupun wireless. Cara kerja dari hotspot server ini dalam bentuk sederhana, hotspot akan melakukan block semua akses user dan user akan diminta untuk melakukan login via web browser. Apabila username dan password yang diisikan oleh user cocok dengan database hotspot, maka layanan akses akan diberikan. Sebagai informasi, Hotspot adalah area dimana seorang client dapat terhubung dengan jaringan internet secara nirkabel atau menggunakan kabel dari PC, notebook atau gadget lainnya. Hotspot adalah sebuah titik yang memancarkan koneksi jaringan / internet melalui frekuensi tertentu yang apabila ditangkap oleh perangkat penerima pada sebuah komputer akan memungkinkan komputer tersebut terhubungkan ke jaringan / internet. Hotspot biasanya dipancarkan oleh sebuah perangkat Wifi
  20. 20. 12 (Wireless Fidelity) yang dapat digunakan secara efektif pada radius tertentu dari perangkat tersebut. Biasanya HotSpot dioperasikan di tempat umum, seperti, Cafe, Mall, dan kampus. Access Point yang digunakan umumnya tidak dimodifikasi antenanya, sehingga kemampuannya memang dibatasi hanya untuk ruangan terbatas saja. Jadi jaringan Wireless di sebuah kota, RT/RW-net bukan kategori HotSpot. Fungsi Hotspot dalam jaringan wireless adalah sebagai pusat pemancar/penerima jaringan LAN (Local Area Network) yang kemudian Hotspot tersebut biasanya terhubung ke Internet. Sehingga laptop/netbook yang berada pada area jangkauan Hotspot dan kemudian terhubung dengan jaringan hotspot itu maka biasanya akan bisa terhubung ke internet. Dengan kata lain, Hotspot merupakan area yang mempunyai jangkauan signal Wifi untuk dapat terkoneksi dengan internet, sehingga ketika kita di wilayah area hotspot kita akan menjumpai nama penyedia hotspot yang sering disebut sebagai SSID, bahkan disuatu area terdapat beberapa SSID yang muncul di sana, sehingga kita dapat memilih mana yang lebih kuat sinyalnya dan dapat diakses secara bebas. Namun apabila tidak dapat terkoneksi di area hotspot, ada beberapa penyebab, diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Wifi pada komputer PC / Laptop sedang mengalami masalah atau troubleshoot. 2. Mempunyai sinyal yang lemah atau jauh dari jangkauan. 3. Sinyal hotspot dalam status private / tidak dapat diakses secara public, atau umumnya disebut dikunci dan untuk bisa terhubung kita harus memasukan password nya.
  21. 21. 13 BAB III LANGKAH PEMBUATAN 3.1 Topologi Gambar 3.1 Topologi 3.2 Konfigurasi IP Address 1) Buat eth1 menjadi DHCP Client agar mendapat IP dari internet. Klik IP > DHCP Client > Tombol [+] warna merah. Gambar 3.2 Setting eth1 2) Atur eth2 menjadi 192.168.12.1. Klik IP > Addresses > Tombol [+] warna merah. Router Board Eth1 (Internet) > DHCP Client Eth2 > DHCP Server > 192.168.12.1 IP Access Point > 192.168.12.254 IP Automatic (DHCP)
  22. 22. 14 Gambar 3.3 Setting eth2 3) Cek apa sudah konek dengan internet. Klik New Terminal > ketik “ping google.com”. Gambar 3.4 Cek koneksi internet 3.3 Konfigurasi Hotspot 1) Sekarang kita mulai atur konfigurasi hotspotnya. Klik IP > Hotspot > Hotspot Setup. Gambar 3.5 Setting Hotspot 2) Pilih eth2 untuk hotspot interface, klik next.
  23. 23. 15 Gambar 3.6 Hotspot Interface 3) Klik next, karena sudah otomatis terisi untuk Local Address of Network. Biarkan Masquerade Network tercentang. Gambar 3.7 Local Address Of Network 4) Klik next, untuk range IP nya. Gambar 3.8 Address Pool Of Network 5) Pilih none karena tidak menggunakan SSL, klik next.
  24. 24. 16 Gambar 3.9 SSL Certificate 6) Karena kita tidak mempunyai SMTP server, klik next saja. Gambar 3.10 IP SMTP 7) Isi DNS server dengan 8.8.8.8 (DNS Google), klik next. Gambar 3.11 DNS Server 8) Kosongi atau isi DNS Name sesuai keinginan, klik next.
  25. 25. 17 Gambar 3.12 DNS Name 9) Hotspot Server sudah dibuat, sekarang kita buat profilnya. Gambar 3.13 Hotspot Profile 10) Pada tab General, isi Hotspot Address dengan ip eth2. Gambar 3.14 Profile Hotspot Tab General 11) Pada tab Login, centang HTTP CHAP. Gambar 3.15 Profile Hotspot Tab Login 12) Pada tab Radius, centang Use RADIUS agar otentifikasi / login dengan Radius Manager.
  26. 26. 18 Gambar 3.16 Profile Hotspot Tab Radius 3.4 Konfigurasi Radius 1) Lanjut untuk mensetting Radius Server. Klik Radius > Tombol [+] warna merah. Centang hotspot dan isi Address dengan ip eth1 (internet) yaitu 192.168.0.188 dan isi Secret sesuai keinginan, misal 123. Gambar 3.17 Radius Server 3.5 Konfigurasi Userman pada Web Browser 1) Buka web browser (chrome, firefox, opera, dll). 2) Ketikkan 192.168.0.188/userman pada address bar. 3) Maka secara otomatis kita akan disuruh untuk melakukan login. Gambar 3.18 Login Page
  27. 27. 19 4) Untuk user dan password nya, dapat kita atur pada settingan hotspot di mikrotik. Klik IP > Hotspot > Tab Users > [+]. Gambar 3.19 Buat User untuk Login 5) Buat user dan password, misal user = admin, password = admin. Gambar 3.20 User dan Password Login 6) Sekarang kita coba login dengan user dan password yang telah kita buat. 7) Maka secara otomatis akan mendirect ke 192.168.0.188/userman. 8) Default untuk masuk ke userman adalah, user = admin, password = (kosong). 9) Klik menu Routers 10) Klik Add, lalu klik New 11) Isi Name dengan nama Router, da isi IP Address dan Shared Secret dengan IP dan kode yang sama pada saat kita mensetting Radius Server di Mikrotik. Gambar 3.21 Menu Router Userman 12) Sekarang kita buat profile untuk user kita nanti. 13) Skenario pertama kita ingin membuat sebuah paket internet bernama VIP dimana paket ini tidak memiliki batasan kuota dengan kecepatan 512K.
  28. 28. 20 Masa berlaku paket ini adalah 1 bulan, dan pelanggan harus membayar Rp. 100.000 perbulan untuk dapat berlangganan paket ini. Dengan skenario diatas, maka kita dapat menjabarkan kriterianya adalah sebagai berikut : Nama profil : VIP Kuota : Unlimited Kecepatan : 512K Waktu pakai : 1 bulan/30 hari Harga : Rp. 100.000 14) Akses menu Profiles 15) Klik tombol [ + ], lalu buat nama VIP. 16) Lalu isi dengan skenario diatas. Gambar 3.22 Profile VIP 17) Selanjutnya kita perlu membuat batas limitasi profil ini. 18) Klik Add New Limitation pada bagian Profile Limitation. 19) Pada jendela Profile part yang muncul, silahkan kalian centang pada semua hari dan juga isikan 0:00:00 - 23:59:59 pada kolom Time. Ini untuk memberi tahukan kapan saja limitasi yang akan kita buat ini berjalan.
  29. 29. 21 Gambar 3.23 Profile Part 20) Selanjutnya, klik New Limit pada bagian Limits untuk membuat limitasi baru. 21) Pada jendela Limitation Details, isi sesuai skenario diatas. Gambar 3.24 Limitation Details VIP 22) Kemudian pastikan bahwa limitasi VIP yang sudah dibuat barusan sudah tercentang pada jendela Profile Part, klik Save.
  30. 30. 22 Gambar 3.25 Limitasi VIP tercentang 23) Klik Save Profile. 24) Skenario kedua kita membuat profile dengan nama Standard. Gambar 3.26 Profile Standard 25) Buat limitasi untuk profile Standard.
  31. 31. 23 Gambar 3.27 Limitation Details Standard 26) Centang untuk limitasi Standard. Gambar 3.28 Limitasi Standard tercentang 27) Klik Save Profiles. 28) Sekarang kita buat profile untuk Voucher internet 2, 5, dan 10 Jam.  Quota waktu : 2 Jam Harga : 5000.00 Masa Aktif : 1 hari Kecepatan : 128K
  32. 32. 24 Gambar 3.29 Profile 2 Jam  Quota waktu : 5 Jam Harga : 12500.00 Masa Aktif : 2 hari Kecepatan : 128K Gambar 3.30 Profile 5 Jam  Quota waktu : 10 Jam Harga : 25000.00 Masa Aktif : 7 hari Kecepatan : 128K Gambar 3.31 Profile 10 Jam 29) Setelah selesai membuat profile nya, sekarang kita lanjut membuat voucher user nya. 30) Akses menu Users. 31) Kita bisa gunakan tombol Add - One (untuk menambah username dan password yang anda buat manual) atau menggunakan Add - Batch
  33. 33. 25 (UserManager akan menggenerate banyak username dan password). Penulis disini akan menggunakan fitur Batch dalam pembuatan voucher. 32) Pertama kita buat voucher untuk profile VIP. Gambar 3.32 Buat User Profile VIP 33) Secara otomatis 10 user untuk profile VIP akan terbuat. Gambar 3.33 User Profile VIP 34) Lanjut untuk profile Standard.
  34. 34. 26 Gambar 3.34 Buat User Profile Standard Gambar 3.35 User Profile Standard 35) Sekarang user untuk profile 2 Jam. Gambar 3.36 Buat User Profile 2 Jam
  35. 35. 27 Gambar 3.37 User Profile 2 Jam 36) Profile 5 Jam Gambar 3.38 Buat User Profile 5 Jam Gambar 3.39 User Profile 5 Jam 37) Profile 10 Jam
  36. 36. 28 Gambar 3.40 Buat User Profile 10 Jam Gambar 3.41 User Profile 10 Jam 38) Kelima profile sudah kita buatkan user, sekarang Hotspot sudah jadi. 3.6 Konfigurasi Access Point 1) Buka Web Browser, ketik 192.168.0.254 (ip default untuk TP-Link). 2) Masuk dengan username admin dan password admin. 3) Klik menu Network, pilih LAN. 4) Type pilih Static IP, IP Address isi dengan 192.168.12.254, Subnet 255.255.255.0, Gateway 192.168.12.1 (ip router).
  37. 37. 29 Gambar 3.42 IP Access Point 5) Klik menu Wireless, pilih Wireless Settings. 6) Operation Mode pilih Access Point, Wireless Network Name isi dengan sesuka hati, misal: AP Ubaidillah. Gambar 3.43 SSID Access Point
  38. 38. 30 7) Matikan DHCP Server dari AP, klik menu DHCP. Gambar 3.44 Disable DHCP Access Point
  39. 39. 31 BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 Implementasi Voucher User 1) Kita coba login dengan user yang ada. Coba dengan User VIP pertama. Gambar 4.1 User VIP untuk pengetesan 2) Masukkan pada kolom user dan password pada halaman login. Gambar 4.2 Kolom user dan password 3) Maka akan muncul halaman status. Gambar 4.3 Status user
  40. 40. 32 4.2 Implementasi Kecepatan User 1) Kita coba untuk speedtest, apakah sama dengan apa yang telah kita buat. User VIP dengan kecepatan 512K. User Standard dengan 256K, dan user dengan uptime 2, 5, 10 jam dengan kecepatan 128K 2) Ketik http://www.speedtest.net/ pada address bar, kita coba speedtest. Gambar 4.4 Capture Speedtest user VIP dengan kecepatan 512K Gambar 4.5 Capture Speedtest user Standar dengan kecepatan 256K
  41. 41. 33 Gambar 4.6 Capture Speedtest user dengan kecepatan 128K 4) Ternyata menurut speedtest kecepatan yang didapat user VIP telah sesuai.
  42. 42. 34 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa dengan userman kita dapat membuat sebuah jaringan hotspot menggunakan kabel atau nirkabel. Di user manager kita dapat membuat user / voucher dengan profile sesuai kebutuhan. Disini kita juga dapat membatasi kuota upload download, dan membatasi kecepatan download upload. Namun penulis disini tidak memberikan batasan untuk kuota upload download (unlimited), hanya sebatas membatasi speed download upload. Berdasarkan dari hasil implementasi, user VIP yang telah kita buat dapat login dan kecepatan yang didapat telah sesuai dengan profile-profile yang telah kita tentukan, yaitu dengan limitasi kecepatan 512K, 256K, dan 128K. 5.2 Saran Dari hasil implementasi yang didapat untuk pengembangan yang lebih lanjut disarankan : - Membatasi kuota untuk upload download agar lebih stabil. - Untuk memantau kinerja jaringan dalam bentuk trafik yang lebih lengkap perlu disederhanakan fitur-fiturnya. - Dari sisi keamanan, router mikrotik yang telah dikonfigurasikan masih minim proteksi. Proteksi yang diberikan hanya berupa password pada saat masuk ke konfigurasi router. Dari penjelasan tersebut nantinya mungkin dapat dipikirkan bagaimana memproteksi router mikrotik yang telah dibangun dengan lebih baik.
  43. 43. 35 DAFTAR PUSAKA Towidjojo, R., 2012, Mikrotik Kung Fu : Kitab 1, Jasakom, Jakarta Towidjojo, R., 2013, Mikrotik Kung Fu : Kitab 2, Jasakom, Jakarta Aditya, A.N., 2011, 30 Menit Mahir Membuat Jaringan Komputer, Dunia Komputer, Jakarta Timur Prakoso, S., 2005, Jaringan Komputer Linux, Andi, Yogyakarta S. Mulyatna, Edi, 2005, Pengenalan Protokol Jaringan Wireless Komputer, Andi, Yogyakarta Stalling, William, 2002, Komunikasi Data dan Jaringan Komputer, Salemba Teknika, Jakarta http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=46 http://www.forummikrotik.com/wireless-networking/15758-konfigurasi-hotspot- mikrotik.html http://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik http://id.wikipedia.org/wiki/Area_bersinyal http://mikrotikindo.blogspot.com/2013/04/cara-setting-user-manager-hotspot- mikrotik.html http://mikrotikindo.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-hotspot-mikrotik-seting- dasar-mikrotik.html http://mikrotikindo.blogspot.com/2013/02/apa-itu-mikrotik-pengertian-mikrotik.html http://kantongbelanja.com/blog/apa-itu-area-hotspot http://catatanharianboy.blogspot.com/2013/11/hotspot-adalah.html

×