Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
KELAS :
B
NAMA :
-AMALIA INDIRA (123010118)
-ENDANG HIDAYAT (123010075)
-FITHRA ARDHIENI (123010117)
-MOCHAMAD ADLAN NOERS...
PENGERTIAN KESEIMBANGAN EKOSISTEM
Ekosistem adalah hubungan saling
mempengaruhi (timbal balik) antara
makhluk hidup dengan...
KOMPONEN EKOSISTEM
Secara Fungsional:
• Komponen autotrof  membuat makanan
• Komponen heterotrof  mempergunakan dan mend...
KOMPONEN PEMBENTUK
EKOSISTEM :
1. Komponen biotik terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan. Komponen
biotik dibedakan menj...
Komponen abiotik
Komponen abiotik adalah semua faktor penyusun ekosistem yang terdiri
dari benda-benda mati, antara lain :...
Dalam ekosistem pasti terdapat interaksi atau hubungan
timbal balik antara
Komponen yang satu dengan yang lain. Interaksi ...
Kapan dikatakan ekosistem seimbang?
Ekosistem yang dikatakan
seimbang adalah apabila
semua komponen baik biotik
maupun abi...
DEKOMPOSER
KONSUMEN III
KONSUMEN II
KONSUMEN I
PRODUSEN
RANTAI MAKANAN
(FOOD CHAIN)
JARING MAKANAN
(FOOD WEB)
Cermin
dari
...
Bagaimanakah ekosistem yang tidak
seimbang?
Ketidakseimbangan ekosistem terjadi apabila
semua komponen biotik maupun abiot...
EKOSISTEM TUMBUH DAN BERKEMBANG (BERUBAH) AKIBAT DARI
PERUBAHAN KESEIMBANGAN INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
PERUBAHAN LINGKUNGAN...
Upaya Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem
Untuk menjaga agar ekosistem kita tetap seimbang maka diperlukan usaha-usaha
ya...
4. Menggunakan pestisida dan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan dan
menggalakan penggunaan pupuk alami
5. Mengolah limbah ...
TERIMA KASIH
Keseimbangan Ekosistem Power point ilmu lingkungan
Próxima SlideShare
Cargando en…5
×

Keseimbangan Ekosistem Power point ilmu lingkungan

25.998 visualizaciones

Publicado el

Keseimbangan Ekosistem

Publicado en: Ciencias
  • Sé el primero en comentar

Keseimbangan Ekosistem Power point ilmu lingkungan

  1. 1. KELAS : B NAMA : -AMALIA INDIRA (123010118) -ENDANG HIDAYAT (123010075) -FITHRA ARDHIENI (123010117) -MOCHAMAD ADLAN NOERSYAFA (123010114) ILMU LINGKUNGAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PASUNDAN 2012-2013
  2. 2. PENGERTIAN KESEIMBANGAN EKOSISTEM Ekosistem adalah hubungan saling mempengaruhi (timbal balik) antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem dibentuk oleh komponen- komponen makhluk hidup (biotik) dan makhluk tidak hidup (abiotik).
  3. 3. KOMPONEN EKOSISTEM Secara Fungsional: • Komponen autotrof  membuat makanan • Komponen heterotrof  mempergunakan dan mendekomposisi makanan SECARA STRUKTURAL: • ABIOTIK (ANORGANIK, ORGANIK, UNSUR TANAH DAN IKLIM) • BIOTIK (TUMBUHAN, BINATANG, MIKRO ORGANISME DAN MANUSIA) Macam-macam Ekosistem: Secara garis besar: • Ekosistem daratan : padang rumput; hutan; padang pasir dan lain-lain • Ekosistem lautan : air tawar; air laut dan lain-lain
  4. 4. KOMPONEN PEMBENTUK EKOSISTEM : 1. Komponen biotik terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan. Komponen biotik dibedakan menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu: A. Produsen, disebut organisme autotrof. Artinya organisme yang mampu menghasilkan makananya sendiri. Yang termasuk organisme autotrof adalah tumbuhan hijau, karena mampu melakukan fotosintesis. B. Konsumen, disebut organisme heterotrof. Artinya organisme yang tidak mampu menghasilkan sendiri makanan di dalam tubuhnya. Mereka mendapatkan zat-zat organik yang telah dibentuk oleh produsen, atau dari konsumen lain yang menjadi mangsanya. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah hewan dan manusia. C. Dekomposer, yaitu organisme yang mampu menguraikan zat-zat organik dari bangkai yang telah mati. Contohnya adalah bakteri, jamur dan mikroba. Biotik prod usen Dek omp oser kons umen
  5. 5. Komponen abiotik Komponen abiotik adalah semua faktor penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda mati, antara lain : cahaya matahari, suhu, oksigen, air, tanah dan dsb. Cahaya matahari merupakan sumber energi dari semua organisme yang ada. Dalam sebuah ekosistem terdapat satuan-satuan makhluk hidup, meliputi: 1. Individu, yaitu satuan terkecil dari makhluk hidup atau disebut juga satuan makhluk Hidup tunggal. 2. Populasi, yaitu kelompok makhluk hidup yang sejenis dan menempati daerah tertentu. 3. Komunitas, yaitu sekumpulan populasi yang mendiami wilayah tertentu. 4. Ekosistem, yaitu hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. 5. Bioma, yaitu kumpulan dari ekosistem dalam suatu wilayah tertentu. Contoh : gurun, padang rumput, savana dan steva. 6. Biosfer, yaitu semua ekosistem yang ada di permukaan bumi.
  6. 6. Dalam ekosistem pasti terdapat interaksi atau hubungan timbal balik antara Komponen yang satu dengan yang lain. Interaksi yang terjadi bisa berupa interaksi yang saling menguntungkan, merugikan, atau tidak berpengaruh terhadap satu dengan yang lainnya. Jenis-jenis interaksi tersebut antara lain: a. Simbiosis, terbagi menjadi tiga jenis : mutualisme (saling menguntungkan) , parasitisme (saling merugikan), komensalisme (yang satu diuntungkan yang lain tidak dirugikan). b. Kompetisi, yaitu saling bersaing untuk mempertahankan hidup. Contoh : padi dengan gulma. c. Netralisme, yaitu interaksi antar individu yang saling lepas atau tidak saling mempengaruhi. Contoh : kambing dengan kucing.
  7. 7. Kapan dikatakan ekosistem seimbang? Ekosistem yang dikatakan seimbang adalah apabila semua komponen baik biotik maupun abiotik berada pada porsi yang seharusnya baik jumlah maupun peranannya dalam lingkungan. Dalam ekosistem terjadi peristiwa makan memakan yang kita sebut dengan istilah rantai makanan. Idealnya dalam sebuah rantai makanan jumlah masing-masing anggotanya harus sesuai dengan aturan ekosistem.
  8. 8. DEKOMPOSER KONSUMEN III KONSUMEN II KONSUMEN I PRODUSEN RANTAI MAKANAN (FOOD CHAIN) JARING MAKANAN (FOOD WEB) Cermin dari kestabilan ekosistem
  9. 9. Bagaimanakah ekosistem yang tidak seimbang? Ketidakseimbangan ekosistem terjadi apabila semua komponen biotik maupun abiotik tidak berada pada porsi yang seharusnya baik jumlah maupun perananya dalam lingkungan. Sehingga dapat dikatakan tidak seimbang jika salah satu komponen pada ekosistem tersebut rusak. Misalnya populasi tikus di sawah sedikit karena terus diburu oleh para petani akan mengakibatkan populasi ular menurun karena kehabisan makanan berupa tikus.
  10. 10. EKOSISTEM TUMBUH DAN BERKEMBANG (BERUBAH) AKIBAT DARI PERUBAHAN KESEIMBANGAN INTERAKSI ANTAR KOMPONEN PERUBAHAN LINGKUNGAN SECARA LAMBAT (EVOLUSI LINGKUNGAN) DISEBUT SUKSESI PRIMER TERJADI PADA LINGKUNGAN PERAWAN, BARU TERBENTUK ATAU BELUM ADA REKAYASA (CONTOH: DELTA) SUKSESI SEKUNDER TERJADI PADA LINGKUNGAN YANG TELAH TERREKAYASA
  11. 11. Upaya Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem Untuk menjaga agar ekosistem kita tetap seimbang maka diperlukan usaha-usaha yang nyata yang dapat kita lakukan. Beberapa usaha untuk menjaga keseimbangan ekosistem diantaranya: 1. Melakukan perlindungan hutan dengan cara antara lain: menebang hutan secara selektif, melakukan reboisasi, mencegah terjadinya kebakaran hutan, melakukan pangadaan: - taman nasional (kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi alam); - cagar alam (kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami); - suka margasatwa (kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya) 2. Tidak melakukan perburuan liar terhadap satwa-satwa 3. Tidak menagkap ikan dengan pukat harimau dan bahan peledak
  12. 12. 4. Menggunakan pestisida dan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan dan menggalakan penggunaan pupuk alami 5. Mengolah limbah sebelum dibuang ke sungai atau ke saluran air yang lain 6. Tidak membuang sampah sembarangan 7. Melakukan proses daur ulang untuk sampah yang bisa dimanfaatkan
  13. 13. TERIMA KASIH

×