Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Pelajaran sekolah sabat ke 3 triwulan 4 2017

18.613 visualizaciones

Publicado el

Pelajaran sekolah sabat ke 3 triwulan 4 2017

Publicado en: Meditación
  • Hey guys! Who wants to chat with me? More photos with me here 👉 http://www.bit.ly/katekoxx
       Responder 
    ¿Estás seguro?    No
    Tu mensaje aparecerá aquí

Pelajaran sekolah sabat ke 3 triwulan 4 2017

  1. 1. Pelajaran 3 untuk 21 Oktober 2017 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”
  2. 2. “… Sebab tidak ada perbedaan. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” (Roma 3:22-23) “seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak’” (Roma 3:10-12) Kita adalah orang berdosa yang dengan kekuatan kita sendiri, tak akan pernah dapat lepas dari dosa-dosa tersebut. ROH KUDUS-lah Satu-satunya yang dapat … 1. Meyakinkan bahwa kita adalah orang berdosa. 2. Menghilangkan kesombongan diri. 3. Memiliki kerinduan untuk datang kepada YESUS untuk memperoleh pengampunan. 4. Memiliki suatu perubahan dalam hidup kita. SEMUA ORANG TELAH BERDOSA
  3. 3. UMAT TIDAK PERCAYA: Roma 1:22-27 “Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, … dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” Patung orang suci, jimat hewan-hewan Mendewakan ego, olahraga, film, bintang film, fashion, dll. Homoseksualitas yang menyebarluas AIDS, penyakit- penyakit kelamin Abad I Abad 21
  4. 4. UMAT TIDAK PERCAYA: Roma 1:28-31 1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: 1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. 1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, 1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. Perkataan tersebut dapat kita lihat dan dengar di surat- surat kabar maupun berita- berita di televisi. Sejak dosa muncul di bumi ini, manusia telah menjadi rusak dan lari dari ALLAH. Satu-satunya solusi bagi setiap orang agar dapat selamat adalah dengan menerima YESUS Sebagai Jurus’lamat-nya. Abad I Abad 21
  5. 5. Umat percaya membanggakan diri mereka dan berkata bahwa mereka tidak sama seperti “orang kafir” dan menghakimi mereka. Namunpun demikian, mereka juga melakukan dosa sama seperti orang-orang yang mereka hakimi tersebut. “2:1 Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama. 2:2 Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian. 2:3 Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?” (Roma 2:1-3) UMAT PERCAYA
  6. 6. ALLAH menghakimi orang percaya juga. Bahkan Ia meminta lebih dari mereka karena mereka memiliki pengetahuan kebenaran yang lebih daripada orang-orang yang tidak percaya. “Tetapi, jika kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan bersandar kepada hukum Taurat, bermegah dalam Allah, dan tahu akan kehendak-Nya, dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat, dapat tahu mana yang baik dan mana yang tidak, dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan, pendidik orang bodoh, dan pengajar orang yang belum dewasa, karena dalam hukum Taurat engkau memiliki kegenapan segala kepandaian dan kebenaran. Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? Engkau yang mengajar: "Jangan mencuri," mengapa engkau sendiri mencuri? Engkau yang berkata: "Jangan berzinah," mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala? Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu? Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain’” (Roma 2:17-24) Satu-satunya jalan keluar bagi umat percaya adalah dengan menyerahkan setiap detik kehidupannya kepada ALLAH. UMAT PERCAYA
  7. 7. Jika bukan karena kasih karunia ALLAH, maka tidak akan ada harapan bagi setiap orang yang berdosa. Baik umat percaya maupun umat yang tidak percaya kepada ALLAH, baik orang kaya maupun miskin … Kita semua adalah sama-sama orang berdosa dan terhukum.
  8. 8. SOLUSI ALLAH BAGI ORANG BERDOSA Keadilan ALLAH membuat setiap orang yang beriman kepada injil (Kematian YESUS di Salib) akan memperoleh keselamatan. “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman’” (Roma 1:16-17) Ketika kita percaya kepada kematian YESUS oleh iman, iman tersebut akan terus menuntun kita untuk percaya kepada ALLAH. Kini kita memiliki hidup dan kita dibenarkan melalui iman tersebut.
  9. 9. Seorang berdosa dapat berpaut kepada keselamatan yang ALLAH sediakan (Kematian YESUS) oleh iman. Iman tersebut akan menuntun kita kepada pertobatan dan suatu kehidupan yang diubahkan. “Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran- Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?” (Roma 2:4) • “kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan… tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani.” (Roma 2:7, 10) • “tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani” (Roma 2:8-9) ORANG BERDOSA YANG BERTOBAT ORANG BERDOSA YANG TIDAK BERTOBAT
  10. 10. E.G.W. (Sons and daughters of God, September 10)

×