Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Pengembangan Sumber Daya Manusia

624 visualizaciones

Publicado el

Publicado en: Reclutamiento y RR. HH.
  • Sé el primero en comentar

Pengembangan Sumber Daya Manusia

  1. 1. Pengembangan Sumber Daya Manusia Dina Haya Sufya Magister Sains Psikologi Industri dan Organisasi
  2. 2. Mengapa pelatihan dan pengembangan diperlukan? • Program orientasi belum cukup bagi penyelesaian tugas-tugas, meskipun program orientasi dilakukan secara lengkap. • Adanya perubahan-perubahan dalam teknik penyelesaian tugas. • Adanya jabatan-jabatan baru yang memerlukan keterampilan-keterampilan. • Keterampilan pegawai kurang memadai untuk menyelesaikan tugas. • Penyegaran kembali.
  3. 3. Manfaat Program Pelatihan dan Pengembangan Bagi organisasi 1. Memperbaiki pengetahuan tentang jabatan dan keterampilan 2. Memperbaiki moral kerja 3. Mengenali tujuan organisasi 4. Membuat citra terhadap organisasi lebih baik lagi 5. Memperbaiki hubungan antara atasan dan bawahan 6. Membantu pegawai untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan 7. Membantu menangani konflik sehingga mencegah stres dan tensi tinggi 8. Membantu meningkatkan produktivitas dan kulaitas kerja.
  4. 4. Manfaat Program Pelatihan dan Pengembangan Bagi individu: 1. Membantu individu untuk dapat membuat keputusan dan pemecahan masalah secara lebih baik lagi 2. Internalisasi dan operasionalisasi motivasi kerja, prestasi, tumbuh, tanggung jawab dan kemajuan 3. Mempertinggi rasa percaya diri dan pengembangan diri 4. Membantu untuk mengurangi rasa takut dalam menghadapi tugas-tugas baru 5. Menurut “Peter Principle”, makin tinggi rasa ketidakmampuan pada diri seseorang, orang tersebut cenderung menjadi takut. Oleh karena itu perlu diadakan latihan dan pengembangan.
  5. 5. Manfaat Program Pelatihan dan Pengembangan Bagi bagian kepegawaian: a. Memperbaiki komunikasi antar kelompok dengan individu; b. Dimengertinya kebijakan organisasi, aturan-aturan, dan sebagainya; c. Membangun rasa keterdekatan dalam kelompok (group cohesiveness); d. Menciptakan organisasi sebagai tempat yang baik untuk bekerja dan hidup di dalamnya.
  6. 6. Langkah-Langkah Penyelenggaraan Program Pelatihan dan Pengembangan 1. Penilaian kebutuhan (need assessment) 2. Penetapan tujuan latihan dan pengembangan 3. Penentuan isi program dan prinsip belajar 4. Pelaksanaan program aktual 5. Ketahui keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan para pegawai 6. Evaluasi Wether dan Davis (1996)
  7. 7. Pendekatan, Metode, Teknik Pelatihan dan Pengembangan 1. On The Job Training  Job Instruction Training (JIT)  Job Rotation  Apprenticeships (Magang)  Coaching 2. Off The Job Training  Lecture/Kuliah Mimbar  Vestibule Training  Role Playing  Behavior Modeling  Case Study  Simulation  Self Study  Programmed Learning  Laboratory Training (Latihan dalam Laboratorium)
  8. 8. 1. Employee Obselescence (Keusangan Pegawai) Gejala-gejala keusangan adalah: • Sikap tidak pantas • Unjuk kerja yang rendah • Sering melakukan kesalahan • Prosedur kerja yang dipakai sudah kuno Pengembangan Sumber Daya Manusia
  9. 9. Untuk menghindarkan keusangan, perusahaan hendaknya: • Secara peroidik menilai kebutuhan • Membuat program untuk mengembangkan kemampuan baru, dan • Melakukan tindakan proactive situasi di mana pegawai dalam posisi untuk tidak bisa dipromosikan lagi, tetapi juga tidak dapat didemosi atau ditransfer (career plateau). Dalam situasi ini keusangan makin menjadi Pengembangan Sumber Daya Manusia
  10. 10. 2. Sociotechnical Changes (Perubahan-perubahan Sosial dan Teknik) Perubahan sosial dan teknologi juga merupakan tantangan bagi kepegawaian. Misalnya, kebudayaan menyebabkan banyak perusahaan merancang kembali program pengembangan bagi pekerja wanita agar ada equal employment. Demikian pula, perubahan teknologi yang cepat mengharuskan perusahaan melakukan program pengembangan secara kontinu. 1) Affirmative action 2) Employee turnover Pengembangan Sumber Daya Manusia
  11. 11. Penilaian Pelatihan dan Pengembangan • Reaction: menilai reaksi pegawai yang dilatih terhadap program yang dilaksanakan • Learning: pelatih dapat menguji trainee untuk menentukan apakah mereka telah benar-benar mempelajari prinsip, keterampilan, dan fakta-fakta yang harus dipelajari • Behavior: diperhatikan apakah perilaku trainee berubah dengan mnegikuti program latihan • Result: jika hasil produksi meningkat setelah diadakan latihan, berarti program pelatihan berhasil
  12. 12. TERIMA KASIH 

×