Se ha denunciado esta presentación.
Se está descargando tu SlideShare. ×

Perhiasan antara seni, gengsi dan investasi

Más Contenido Relacionado

Audiolibros relacionados

Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

Ver todo

Perhiasan antara seni, gengsi dan investasi

  1. 1. Perhiasan Antara Seni, Gengsi Dan Investasi
  2. 2. Oleh : Mike Rini Sutikno, CFP.
  3. 3. Perhiasan Antara Seni, Gengsi Dan Investasi Banyak orang mengangap perhiasaan hanya sebagai benda seni dan lambang prestise atau sekedar gengsi saja. Namun dengan strategi yang tepat, perhiasan juga bisa menghasilkan return investasi yang cukup baik dalam jangka panjang. Baik Anda berencana untuk memberikan hadiah berupa perhiasan emas atau permata, atau Anda ingin berinvesatsi kedalam perhiasan tersebut, pelajarilah terlebih dahulu apa dan bagaimana investasi perhiasan tersebut. Mulailah dari dasarnya terlebih dahulu yaitu dengan membedakan carat dana karat. Apa sih bedanya? Gampang saja carat adalah satuan berat emas dan permata, sedangkan karat adalah satuan ukuran untuk menentukan kadar kemurnian atau kualitas emas dan permata. Bagaimana perhiasan emas dan permata ini bisa menjadi investasi yang menguntungkan untuk Anda? Beginilah caranya : Perhiasan Emas Ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam inevsatsi ke perhiasan emas, yaitu karat emas dan ongkos pembuatannya. Semakin tinggi kadar karatnya, maka semakin tingi pula proporsi emas tersebut dalam suatu perhiasan. Sebagai contoh perhiasan emas 24 karat lebih tinggi kadar emasnya dibandingkan dengan emas 18 karat. Tetapi karena emas 24 karat itu lunak, maka untuk meningkatkan kekerasannya dan agar tahan lama bentuknya maka dalam proses dibentuk sebagai perhiasan seringkali dicampur dengan bahan dasar logam lain. Saat kita membeli perhiasaan emas maka kita otomatis membayar untuk ongkos pembuatannyanya, sedangkan bila kita menjualnya harga perhiasan emas hanya akan dinilai sebesar berat gram emasnya saja. Akibatnya ongkos pembuatan ini kan mengurangi keuntungan Anda, sehingga pastikan selisih harga jual beli jauh melebihi harga beli ditambah ongkos pembuatannya.
  4. 4. Berhati-hatilah dengan perhiasan berlapis emas karena tidak sama dengan perhiasan emas. Perhiasan berlapis emas adalah suatu perhiasan yang berasal dari suatu bahan logam kemudian permukaannya diberi lapisan emas setidaknya emas 10 karat. Perhiasan berlapis emas biasanya tidak tahan lama, tergantung dari seberapa seringnya dipakai dan seberapa tebal lapisan emasnya. Dengan demikian perhiasan berlapis emas kurang baik dijadikan investasi. Dengan demikian invesatsi pada perhiasan emas sebiaknya dilakukan dalam jangka panjang agar kenaikan harga emas bisa menutup ongkos pembuatannya. Perhiasan emas yang paling baik dijadikan investasi juga yang terbuat dari emas 24 karat, selain harganya paling mahal dan karena lunak hanya bisa dibentuk sederhana sehingga ongkos pembuatnnya lebih murah dan modelnya secara standar mungkin lebih bisa diterima sehingga lebih mudah dijual. Perhiasan Batu Permata Jenis perhiasan lain yang bisa dijadikan investasi adalah perhiasan dari batu permata atau yang bertahtakan batu permata. Batu permata biasanya bisa ditambang secara alami, hasil tehnologi buatan manusia (laboraturium) atau imitasi. Batu permata buatan laboratorium bisa jadi sangat mirip dengan batu permata alamiah . Perbedaannya adalah batu permata buatan biayanya pembuatannya jauh lebih murah daripada batu permata yang ditambang secara alami. Tetapi karena sangat mirip dengan yang asli, batu permata buatan harus bisa diidentifikasi dan diberi label sebagai batu permata buatan laboraturium. Batu permata imitasi juga menyerupai batu permata asli tetapi tidak identik dan biasanya terbuat dari gelas atau plastik. Batu imitasi harus bisa diidentifikasi atau diberi label sebagai batu imitasi. Jika Anda membeli perhiasan batu permata asli, tanyakanlah apakah batu permata tersebut sudah dirawat sesuai standar perawatan batu permata, seperti pemanasan, pencelupan atau pencerahan – perawatan ini bertujuan agar batu permata tetap terlihat berkilau dan tahan lama. Perawatan sesuai dengan kebutuhan batu permata juga akan sangat menentukan nilai harga jualnya. Hampir sama dengan emas, batu permata termasuk barang yang diterima di seluruh dunia. Karenanya, batu permata memilki standar harga yang berlaku internasional. Untuk investasi, penting diperhatikan bahwa suatu batu permata harus memilki 4 kriteria yang biasa dikenal dengan ”4C” cut, color, clarity dan carat. Tiap faktor akan mempngaruhi harga batu permata, : • Cut – potongan. Bagaimana proporsi bentuk batu permatanya? Selain memperhatikan bentuknya secara keseluruhan sebaiknya juga memperhatikan detail dari ukuran, sudut pandang, kesatuan, dan kilap dari tiap bagian sisi-sisi permukaan berlian. Misalnya potongan sebutir kecil berlian atau satu mata berlian terbaik sedikitnya terdiri dari 58 sisi potongan. Semakin baik proporsi dari tiap mata berlian maka semakin baik suatu berlian memantulkan cahaya kemata penglihatnya. Potongan batu permata juga tidak asal bentu tetapi bisa berbentuk, lingkaran (bundar), hati, oval, kotak atau segitiga. • Color – warna. biasanya diperingkat berdasarkan suatu ukuran skala. Misalnya untuk berlian skala warna adala dari D sampai X. Skala D adalah warna berlian paling putih dan skala X adalah warna berlian yang paling kuning. • Clarity – kejernihan. menyatakan ukuran kesempurnaan atau ketidak sempurnaan yang terjadi karena faktor luar atau tanpa pengaruh faktor luar alias terjadi secara alamiah pada suatu batu permata. Sebuah batu permata bisa dikatakan sempurna jika tidak terdapat goresan, retak, cacat pada permukaan atau ketidaksempurnaan lainnya ketika diperiksa pada kaca pembesar minimal 10 kali pembesaran. • Carat – berat. seberapa besarnyakah batu permata tersebut, semakin besar maka tentunya
  5. 5. semakin berat pula caratnya atau beratnya. Karat adalah satuan ukuran yang digunakan dalam penjualan batu permata. Satu karat setara dengan 1/5 gram. Misalnya, satuan ukuran carat berlian adalah sampai dengan 100 poin. 50 poin berlian sama dengan jumlah ½ carat dan untuk mendapatkan jumlah 1 gram maka suatu berlian harus mengandung berat 5 carat. Makin banyak caratnya makin mahal harganya. Dibawah ini adalah beberapa pilihan batu permata yang bisa dijadikan investasi : Diamond (Berlian) Berlian selain dikagumi karena keindahannya yangi menampilkan kesan mewah dan glamour, juga karena kelangkaannya dan dikenal sebagai batu permata yang paling keras bahkan lebih keras daripada besi dan baja. Berlian pada umumnya tidak berwarna atau bening, namun berlian juga bisa berwarna kuning, hijau coklat, biru, merah atau merah muda akibat faktor yang disengaja atau faktor alami yang mengurangi kebeningannya. Berlian berwarna bisanya hasil penyinaran atau radiasi bisa juga akibat proses pewarnaan. Untuk menilai kualitas berlian secara akurat, maka dianjurkan untuk tidak hanya menggunakan mata telanjang saja. Berikut ini adalah 3 cara untuk menilai kualitas berlian : 1. Menggunakan mikroskop yang bisa membantu melihat adakah keretakan atau tidak 2. Diamond tester, menggunakan sinar khusus yang bisa memverifikasi apakah batu permata Anda berlian atau bukan. Cara ini tidak menjamin kualitas berliannya hanya memastikan keasliannya saja. 3. Sertifikasi, jika Anda merasa pengetahuan Anda mengenai berlian masih kurang atau merasa tidak yakin dengan penjualnya, bacalah sertifikatnya karena disitu paling tidak tertera pihak yang mengeluarkan sertifikat tersebut dan informasi penting lainnya mengenai berlian tersebut. Jika berlian yang hendak dibeli tidak bersertifikat, mintalah berlian etrsebut disertifikasi terlebih dahulu, namun akan mengeluarkan biaya. Dengan kata lain sertifikat juga bisa menjadi sumber informasi yang terpercaya. Perhiasan berlian merupakan salah satu invesatsi yang paling menjanjikan, ini karena berlian adalah batu permata yang paling digemari sehingga banyak peminatnya dan mudah dijual. Emerald – Jamrud Batu zamrud berwarna hijau nan cantik. Bisanya digunakan sebagai hiasan dalam cincin, kalung, bandul, dan gelang, Warna hijau zamrud didominasi warna hijau tua, namun bisa lebih terang atau lebih gelap tergantung dari senyawa chromium dan vanadium. Jamrud tergolong sulit untuk dipotong karena kekerasannya yang menyaingi berlian. Batu jamrud konon pertama kali ditemukan di masyarakat Mesir yang religius diantara bukit pada pasir antara sungai Nil dan laut Merah. dan sejak itu sering diikut sertakan dalam upacara keagamaan sebagai persembahan. Kualitas batu jamrud yang terbaik dipercaya dari Kolombia karena kerap terlihat lebih transparan dan lebih kuat warnanya dibandingkan jamrud yang berasal dari India atau Mesir.
  6. 6. Mutiara Mutiara adalah salah satu perhiasan yang mempunyai ciri klasik. Untaian mutiara dikagumi karena bentuknya memberi kesan anggun. Mutiara terbentuk sebagai rekasi atas masuknya benda asing seperti butir pasir kedalam cangkang kerang mutiara. Kerang mutiara kemudian akan mengeluarkan zat yang melapisi benda asing tersebut yang lama kelaman membentuk mutiara. Warna mutiara juga bervariasi dari putih, gading, coklat, perak, krem, merah muda, atau hitam tergantung dari jenis kerang mutiaranya dan lingkuang airnya. Harga mutiara juga bervariasi tergantung dari ukuran, cara mutiara tersebut dihasilkan, warna dan jenisnya. Mutiara yang dihasilkan secara alami harganya lebih mahal dari pada mutiara yang berasal dari kerang mutiara yang dibudidayakan. Ada kepercayaan bahwa Anda bisa mengetahui keaslian mutiara dengan cara menggesekkannnya ke gigi Anda, dimana mutiara palsu akan terasa terlalu halus. Mutiara palsu juga bisa jadi terasa lebih berat (didalamnya adalah gelas) atau bisa juga terlalu ringan (didalammya plastik). Salah satu jenis mutiara yang paling disukai sebgai perhiasan maupun invesatsi adalah yang berasal dari Laut Selatan (South Sea Pearl). Mutiara jenis ini termasuk berukuran besar berdiameter 9-17 mm. Ruby – Mirah Delima Ruby adalah batu permata yang berwarna merah darah, namun warna merah ruby juga bervariasi tergantung dari hasil proses senyawa chromium dan iron yang terkandung didalammya. Ruby cukup tahan lama dan juga sulit dipotong karena hampir sekeras berlian. Untuk mempertahankan kejernihan dan warna yang cemerlang batu ruby bisa dirawat dengan cara dipanaskan. Ruby bisa ditemukan diseluruh dunia namun kualitas terbaik diakui berasal dari Myanmar dan paling diminati untuk investasi karena seringkali memilki warna merah yang paling bercahaya dan berkilau seperti bara api. Ruby dengan warna merah terang bisanya berasal dari Afghanistan, Pakistan, dan Vietnam sedang ruby merah kecoklatan berasal dari Thailand. Warna merah yang lebih gelap berasal dari pertambangan dari Australia, India dan Rusia. Sapphire - Nilam Batu Sapphire bisa terdiri dari berbagai warna kecuali merah (ruby), sedangkan batu sapphire berwarna biru adalah warna batu sapphire yang paling populer dan paling digemari, mulai dari biru muda sampai biru tua. Semua batu permata yang berasal dari senyawa corundum (alumunium oksida) yang tidak berwarna merah bisa digolongkan sebagi batu sapphire, seperti biru, oranye, kuning, ungu, hijau, putih dan merah muda. Kualitas sapphire tebaik berasal dari Myanmar, Srilanka dan India. Jade – Giok Batu giok seringkali harus diukir atau dipahat terlebih dahulu menjadi bandul atau patung untuk menonjolkan keindahannya. Terutama masyarakat Cina batu giok dianggap sebagai bagian dari budaya dan mempengaruhi aspek filosofi, seni bahkan agama. Adanya komintas buadaya tertentu yang menagungkan batu giok merupakan salah satu keuntungan invesatsi kedalam batu giok. Ada dua jenis batu giok yaitu Jadeite dan Nephrite. Giok Jadeite termasuk batu permata yang langka dan kualitas terbaik batu giok dikenal sebagai Imperial Jadeite atau Jade Kekaisaran. Warna Giok Jadeite bervariasi mulai dari merah, kuning, hijau, oranye, hitam, putih, merah muda, coklat dan
  7. 7. biru. Giok Nephrite lebih mudah ditemukan dan banyak dibuat sebagai patung dalam seni ukir Cina. Giok Nephrite berwarna hijau muda sampai hijau yang lebih gelap. Giok Jadeite berasla dari Myanmar, Jepang, California dan Alaska. Sedangkan giok Nephrite berasal dari Myanmar, Rusia dan Cina. Tips Membeli Perhiasan Ketika Anda siap membeli perhiasan, jangan lewatkan kesempatan untuk window shopping terlebih dahulu. Bandingkanlah kualitas dan harga berlian serta pelayanan yang diberikan. Jika Anda belum berpengalaman membeli berlian bertanyalah kepada saudara, teman atau dapatkan rekomendasi orang yang lebih ahli. Kalau Anda membeli secara on-line di internet jangan lupa periksa terlebih dahulu reputasi pembeli atau perusahaan penjual yang bersangkutan. Selain itu Anda sebaiknya juga bertanya kepada penjual (perorangan maupun toko perhiasan), mengenai : • Apakah berlian yang sudah dibeli bisa ditukar jika tidak cocok? Jika Anda merasa kurang puas dengan berliannya, apakah transaksi jual beli bisa dibatalkan kemudian uang dikembalikan. • Kalau Anda membeli on-line melalui internet, cetaklah informasi dari web pages yang bersangkutan lengkap dengan detail dari transaksi pembelian dan segala peraturan mengenai proses refund(pengembalian uang) dan pengembalian barang. • Carilah refensi yang terpercaya untuk menilai kualitas perhiasan emas. • Tanyakanlah apakah batu permatanya asli, buatan laboraturium atau imitasi. • Tanyakanlah apakah batu permatanya telah melalui standar perawatan batu permata. Apakah perawatan teresebut bersifat permanent atau perlu dilakukan perawatan rutin selanjutnya, atau perlukah suatu perawatan khusus. • Pastikan bahwa penjual telah menuliskan segala informasi penting mengenai perhiasan tersebut didalam tanda bukti pembelian seperti berat dan ukurannya. Dengan berinvestasi pada perhiasan emas dan permata Anda bisa mengontrol barangnya. Dan jika Anda berinvesatsi pada kualitasnya dibandingkan bentuknya, maka bisa jadi emas dan berlian Anda adalah investasi yang baik Penulis : Mike Rini Sutikno, CFP. Source Link : Perhiasan, Perhiasan Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id, Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia, Blog Kemandirian Finansial Blog

×