Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Modul Karsam 2013: Instruksi Penggunaan Ministing

522 visualizaciones

Publicado el

Publicado en: Ingeniería
  • Inicia sesión para ver los comentarios

  • Sé el primero en recomendar esto

Modul Karsam 2013: Instruksi Penggunaan Ministing

  1. 1. MODUL KULIAH LAPANGAN KARANGSAMBUNG 2013 METODA GEOLISTRIK TAHANAN JENIS Instrumentasi : MiniStingTM Persiapan Pengukuran : 1. Tentukan tujuan/target pengukuran 2. Kumpulkan data/informasi geologi daerah survey 3. Tentukan metoda/konfigurasi yang digunakan 4. Buat desain lintasan pengukuran sesuai kebutuhan (panjang bentangan dan spasi elektroda) 5. Ukur arah dan posisi lintasan pengukuran 6. Usahakan lokasi sedatar mungkin (jauhi topografi bergelombang) 7. Pengukuran sebaiknya sejajar dengan arah kemiringan batuan 8. Pastikan baterai/accu sudah terisi penuh sebelum melakukan survey ke lapangan Peralatan Lapangan yang Diperlukan :  MiniStingTM  Switch box  Elektroda  Kabel elektroda  Kabel konektor  Baterai/accu  Meteran  Alat tulis  Tali rapiah  Patok  Lakban  Gunting  GPS & Altimeter MiniStingTM adalah instrumentasi resistivitimeter. Kontrol alat, display, dan konektornya berada pada panel depan. Berikut tampilan depannya, Ket: 1. I/O (ON/OFF) 2. Lampu malam 3. Keyboard dengan 20 tombol fungsional 4. Display LCD 5. Terminal arus positif dan negatif 6. Terminal potensial positif dan negatif 7. Terminal konektor untuk menghubungkan dengan SwiftTM 8. Terminal konektor untuk men-charge baterai internal dan sumber daya eksternal 9. Fuse 9 7 8 5 6 4 1 2 3 Gambar 1 - Tampilan panel depan MiniSting Prosedur penggunaan resistivitimeter : 1. Pasang elektroda di sepanjang lintasan pengukuran yang telah ditentukan sebelumnya. Sesuaikan pemasangan dengan metoda/konfigurasi, panjang bentangan, dan spasi elektroda. Untuk mempermudah gunakan patok sebagai penanda untuk tiap elektroda.
  2. 2. 2. Jika dalam pemasangan, kondisi tanah terlalu keras cobalah untuk membasahi sedikit area penancapan atau jika diperlukan gunakan palu atau dorongan kaki untuk menancapkan elektroda ke dalam tanah. Pastikan elektroda tertancap dengan baik di dalam tanah. 3. Hubungkan elektroda menggunakan kabel elektroda dan konektornya masing-masing. Patikan kabel dan konektor menjepit kuat pada elektroda, jika diperlukan dapat menggunakan batuan lakban agar kuat dan tidak mudah lepas. 4. Hubungkan semua kabel yang mewakili tiap elektroda pada switch box sesuai dengan nomer elektrodanya masing-masing. 5. Hubungkan baterai/accu menggunakan kabel konektor ke jack External power pada resistivitimeter MiniStingTM. Hati-hati dalam memasang konektor pada baterai/accu dalam pemasangan kutub positif (+) dan negatif (-). 6. Hubungkan terminal AB MN, dari elektroda yang akan diukur sesuai dengan nomernya, pada switch box menggunakan kabel konektor dengan terminal AB MN pada resistivitimeter MiniStingTM. Gambar 2 – Switch box. Digunakan untuk menghubungkan seluruh channel elektroda pengukuran dengan instrument MiniSting Gambar 3 - Tampilan panel keyboard 7. Nyalakan instrument dengan menekan tombol ON/OF (I/O) ke posisi ON (I). 8. Tekan tombol angka 1 pada keyboard untuk pergi ke menu 1. Tekan tombol F1 dan pilih tipe konfigurasi elektroda yang akan digunakan, gunakan tombol “+” atau “-“ untuk memilih. Setelah konfigurasi yang diinginkan keluar di display, tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 1. Maka konfigurasi terpilih akan terus terpakai hingga diganti kembali. 9. Tekan tombol F3 dan gunakan tombol “+” atau “-“ untuk memilih setting arus yang diinginkan. Jika instrument tidak dapat mengirimkan arus yang diminta karena keterbatasan kondisi geologi yang ada maka secara otomatis alat akan menurunkan arus yang memungkinkan untuk diinjeksi.
  3. 3. 10. Tekan tombol 2 untuk pergi ke manu 2. Tekan tombol F1 dan gunakan tombol “+” atau “-“ untuk memilih jumlah pengulangan yang akan di stack. Tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 2. 11. Tekan tombol F2 dan gunakan tombol “+” atau “-“ untuk memilih treshold yang sesuai (biasanya 2 % adalah batas yang direkomendasikan). Tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 2. 12. Tekan tombol F3 diiuti oleh F1 untuk memilih feet atau meter sebagai satuan unit. 13. Tekan timbol F2 untuk memilih waktu pengukuran 3.6 sec. Tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 2. 14. Tekan tombol 3 untuk pergi ke manu 3. Tekan tombol F1/F3 diikuti oleh tombol “.” (dot) untuk menghapus rekaman data pengukuran sebelumnya. Pastikan semua data yang penting sudah diunduh ke komputer sebelum melakukan penghapusan data. Tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 3. 15. Tekan tombol 4 untuk pergi ke manu 4. Tekan tombol F1 untuk setting tanggal dan waktu pengukuran. 16. Dikarenakan kita tidak memakai instrument SwiftTM, dimana kita tidak melakukan perekaman multi-elektroda secara otomatis, maka pastikan mode pengukuran otomatis dimatikan. Ini dilakukan dengan menekan tombol 6 untuk pergi ke manu 6 dan kemudian tekan tombol F1. Pilih mode Off dengan menekan tombol “+”.Tekan tombol MENu untuk kembali ke menu 6. Kemudian kita akan siap untuk melakukan pengukuran. 17. Untuk memulai pengukuran, pergi ke manu 1 dan tekan tombol F2 untuk memasukan jarak elektroda. Ketika jarak elektroda sedang dimasukan dengan menekan F3, maka display akan otomatis kembali pada menu 1. Sekarang instrument siap untuk pengukuran. 18. Tekan tombol MEAsurement untuk memulai pengulangan pengukuran. Hasil bacaan kemudian akan tampil pada display dan tersimpan dalam memori untuk kemudian bisa diunduh ke komputer. Jika error pengukuran  terlalu besar, dapat dilakukan pengukuran ulang atau menambahkan besar arus yang diinputkan. 19. Setelah pengukuran pertama selesai diambil, geserlah nomer elektroda AB MN sesuai dengan konsep pergeseran konfigurasi elektroda yang digunakan (misalkan kita menggunakan Wenner profiling, ketika pengukuran kita menggunakan spasi elektroda a, maka setelah pengukuran pertama yang menggunakan elektroda arus nomer 1&4 dan elektroda tegangan nomer 2&3, untuk pengukuran kedua kita mengubah elektroda arus menjadi nomer 2&5 dan elektroda tegangan menjadi nomer 3&4, dan begitu seterusnya). Ini dilakukan dengan memindahkan terminal AB MN pada switch box sesuai dengan nomer elektroda yang akan diukur. 20. Pergilah ke tahap 17 diatas untuk menyetel kembali jarak elektroda dan memulai pengukuran baru.

×