Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

Yaumul hisab dirasah islamiah

Yaumul Hisab

Audiolibros relacionados

Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

Ver todo
  • Sé el primero en comentar

Yaumul hisab dirasah islamiah

  1. 1. DIRASAH ISLAMIAH BEKTI NIKEN LARASATI STAI AL-HIDAYAH
  2. 2. PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB MAKHLUK ALLAH YANG MELEWATI YAUMUL HISAB ORANG YANG TERBEBAS DARI YAUMUL HISAB
  3. 3. Yaumul Hisab artinya hari perhitungan dimana Allah SWT menampakkan semua amal baik dan buruknya manusia yang telah diperoleh ketika hidup di dunia PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB Diriwayatkan dari „Abdullah ibnu Mas‟ud radhiyallahu „anhu, Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: MAKHLUK ALLAH semua ORANG yang pertama DARI “Allah mengumpulkan YANG manusia dariYANG TERBEBAS sampai MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB yang terakhir, pada waktu hari tertentu dalam keadaan berdiri selama empat puluh tahun. Pandangan-pandangan mereka menatap (ke langit), menanti pengadilan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi adDunya dan ath-Thabrani. Hadits ini dinilai shahih oleh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat-Tarhib, no.3591).
  4. 4. Yaumul Hisab artinya hari perhitungan dimana Allah SWT menampakkan semua amal baik dan buruknya manusia yang telah diperoleh ketika hidup di dunia PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB Diriwayatkan dari „Abdullah ibnu Mas‟ud radhiyallahu „anhu, Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: MAKHLUK ALLAH semua ORANG yang pertama DARI “Allah mengumpulkan YANG manusia dariYANG TERBEBAS sampai MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB yang terakhir, pada waktu hari tertentu dalam keadaan berdiri selama empat puluh tahun. Pandangan-pandangan mereka menatap (ke langit), menanti pengadilan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi adDunya dan ath-Thabrani. Hadits ini dinilai shahih oleh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat-Tarhib, no.3591).
  5. 5. Manusia dan Jin Artinya :Allah berfirman:"Masuklah kamuPERISTIWAdalam neraka sekalian ke SAAT YAUMUL HISAB PENGERTIAN YAUMUL HISAB bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu” (QS. al A’raaf/7:38) Syaikhul Islam menyatakan: “Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya”Dari pernyataan ini, Syaikhul Islam menjelaskan, bahwa Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya. Namun ini termasuk menampakkan keumuman dengan maksud untuk tertentu saja. Yaitu khusus yang Allâh bebani syariat. Karena ALLAH YANG pada amalan baik TERBEBAS DARI MAKHLUK pemberlakuan proses hisab ituORANG YANG dan buruk hamba yang mukallaf. (Adapun) mukallaf itu mencakup manusia dan jin. Begitu pula Syaikh Ibnu „Utsaimin MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB menyatakan, bahwa hisab ini juga mencakup jin, karena mereka mukallaf. Oleh karena itu, jin yang kafir juga akan dimasukkan ke dalam Neraka. Demikian pula sebaliknya, bangsa jin yang beriman juga akan masuk ke dalam Surga dan merasakan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dalamnya.
  6. 6. Manusia dan Jin Artinya :Allah berfirman:"Masuklah kamuPERISTIWAdalam neraka sekalian ke SAAT YAUMUL HISAB PENGERTIAN YAUMUL HISAB bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu” (QS. al A’raaf/7:38) Syaikhul Islam menyatakan: “Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya”Dari pernyataan ini, Syaikhul Islam menjelaskan, bahwa Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya. Namun ini termasuk menampakkan keumuman dengan maksud untuk tertentu saja. Yaitu khusus yang Allâh bebani syariat. Karena ALLAH YANG pada amalan baik TERBEBAS DARI MAKHLUK pemberlakuan proses hisab ituORANG YANG dan buruk hamba yang mukallaf. (Adapun) mukallaf itu mencakup manusia dan jin. Begitu pula Syaikh Ibnu „Utsaimin MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB menyatakan, bahwa hisab ini juga mencakup jin, karena mereka mukallaf. Oleh karena itu, jin yang kafir juga akan dimasukkan ke dalam Neraka. Demikian pula sebaliknya, bangsa jin yang beriman juga akan masuk ke dalam Surga dan merasakan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dalamnya.
  7. 7. Manusia dan Jin Artinya :Allah berfirman:"Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu” (QS. al A’raaf/7:38) Syaikhul Islam menyatakan: “Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya”Dari pernyataan ini, Syaikhul Islam menjelaskan, bahwa Allâh akan menghisab seluruh makhlukNya. Namun ini termasuk menampakkan keumuman dengan maksud untuk tertentu saja. Yaitu khusus yang Allâh bebani syariat. Karena pemberlakuan proses hisab itu pada amalan baik dan buruk hamba yang mukallaf. (Adapun) mukallaf itu mencakup manusia dan jin. Begitu pula Syaikh Ibnu „Utsaimin menyatakan, bahwa hisab ini juga mencakup jin, karena mereka mukallaf. Oleh karena itu, jin yang kafir juga akan dimasukkan ke dalam Neraka. Demikian pula sebaliknya, bangsa jin yang beriman juga akan masuk ke dalam Surga dan merasakan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dalamnya.
  8. 8. Binatang Sesungguhnya makhluk yang pertama kali diadili oleh Allah Ta‟ala adalah binatang, bukan manusia ataupun jin. Allah Ta‟ala berfirman: Artinya : dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, (QS. At-Takwir/81:5) yakni dikumpulkan di hari Kiamat untuk diadili. Artinya : “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) sepertimu. Tiadalah Kami lupakan sesuatu apapun di dalam Al-Kitab kemudian kepada Rabb-lah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An‟am/6:38) Syaikh Muhammad bin Sholih al-„Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Pada hari Kiamat kelak, seluruh binatang akan dikumpulkan, sedangkan manusia menyaksikannya. Kemudian binatangbinatang itu diadili, sehingga binatang yang tidak bertanduk akan menuntut balas terhadap binatang bertanduk yang telah menanduknya di dunia. Setelah binatang tersebut diqishosh, Allah akan mengubahnya menjadi tanah. Allah melakukannya untuk menegakkan keadilan di antara makhlukNya.” (Tafsiir Juz „Amma, hal. 70) tetapi binatang tidak akan dihisab seperti hisabnya manusia mukallaf beserta konsekuensinya, karena binatang tidak akan mendapatkan pahala dan adzab.
  9. 9. Binatang Sesungguhnya makhluk yang pertama kali diadili oleh Allah Ta‟ala adalah binatang, bukan manusia ataupun jin. Allah Ta‟ala berfirman: Artinya : dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, (QS. At-Takwir/81:5) yakni dikumpulkan di hari Kiamat untuk diadili. PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB Artinya : “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) sepertimu. Tiadalah Kami lupakan sesuatu apapun di dalam Al-Kitab kemudian kepada Rabb-lah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An‟am/6:38) Syaikh MAKHLUK ALLAH al-„Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Pada hari Kiamat kelak, Muhammad bin Sholih YANG ORANG YANG TERBEBAS DARI seluruh binatang akan dikumpulkan, sedangkan manusia menyaksikannya.HISAB MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL Kemudian binatangbinatang itu diadili, sehingga binatang yang tidak bertanduk akan menuntut balas terhadap binatang bertanduk yang telah menanduknya di dunia. Setelah binatang tersebut diqishosh, Allah akan mengubahnya menjadi tanah. Allah melakukannya untuk menegakkan keadilan di antara makhlukNya.” (Tafsiir Juz „Amma, hal. 70) tetapi binatang tidak akan dihisab seperti hisabnya manusia mukallaf beserta konsekuensinya, karena binatang tidak akan mendapatkan pahala dan adzab.
  10. 10. Pada hari perhitungan, semua amal manusia akan diperiksa dan diperhitungkan satu persatu secara adil meskipun amalnya seberat butiran atom akan tetap dihisap. Seperti dalam firman Allah surat Al-Mujadilah ayat 6: Artinya : Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. (QS. Al-Mujadilah /58:6) Pada saat itu , mulut manusia akan ditutup rapat dan hanya anggota tubuh yang akan berbicara Setelah itu manusia akan menerima kitab sebagai bukti amalannya dimana jika amalannya baik maka dia akan menerima kitabnya dari sebelah kanan seperti dalam surat Al Insyiqaq ayat 7 – 8: Artinya :MAKHLUK ALLAH YANG dari sebelah kanannya, maka dia akan TERBEBAS DARI Adapun orang yang diberikan kitabnya ORANG YANG diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah (QS. Al Insyiqaq/84:7-8) MELEWATI YAUMULmaka kitabnya akan diberikan dari sebelah kiri dan mereka akan ketakutan YAUMUL HISAB Dan jika amalannya buruk HISAB seperti dalam surat Al Haqqah ayat 25 Artinya : Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). (QS. Al Haqqah/69:25)
  11. 11. Pada hari perhitungan, semua amal manusia akan diperiksa dan diperhitungkan satu persatu secara adil meskipun amalnya seberat butiran atom akan tetap dihisap. Seperti dalam firman Allah surat Al-Mujadilah ayat 6: Artinya : Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. (QS. Al-Mujadilah /58:6) Pada saat itu , mulut manusia akan ditutup rapat dan hanya anggota tubuh yang akan berbicara Setelah itu manusia akan menerima kitab sebagai bukti amalannya dimana jika amalannya baik maka dia akan menerima kitabnya dari sebelah kanan seperti dalam surat Al Insyiqaq ayat 7 – 8: Artinya :MAKHLUK ALLAH YANG dari sebelah kanannya, maka dia akan TERBEBAS DARI Adapun orang yang diberikan kitabnya ORANG YANG diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah (QS. Al Insyiqaq/84:7-8) MELEWATI YAUMULmaka kitabnya akan diberikan dari sebelah kiri dan mereka akan ketakutan YAUMUL HISAB Dan jika amalannya buruk HISAB seperti dalam surat Al Haqqah ayat 25 Artinya : Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). (QS. Al Haqqah/69:25)
  12. 12. Adapun orang - orang yang tidak dihisab dan disiksa telah diriwayatka bahwa Rasulullah S.A.W. telah bersabda: “Apabila telah datang hari kiamat, maka didatangkan 4 golongan manusia PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB di sisi pintu syurga tanpa dihisab dan disiksa, mereka ialah ; 1. Orang alim yang mengamalkan ilmunya. 2. Seorang haji yang sewaktu menunaikan haji tidak melakukan sebarang perkara yang membatalkan hajinya. ALLAH YANG MAKHLUK ORANG YANG TERBEBAS DARI 3. Orang yang mati syahid di dalam peperangan. MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB 4. Dermawan yang mengusahakan harta yang halal dan membelanjakannya di jalan Allah tanpa riya.”
  13. 13. Adapun orang - orang yang tidak dihisab dan disiksa telah diriwayatka bahwa Rasulullah S.A.W. telah bersabda: “Apabila telah datang hari kiamat, maka didatangkan 4 golongan manusia PENGERTIAN YAUMUL HISAB PERISTIWA SAAT YAUMUL HISAB di sisi pintu syurga tanpa dihisab dan disiksa, mereka ialah ; 1. Orang alim yang mengamalkan ilmunya. 2. Seorang haji yang sewaktu menunaikan haji tidak melakukan sebarang perkara yang membatalkan hajinya. ALLAH YANG MAKHLUK ORANG YANG TERBEBAS DARI 3. Orang yang mati syahid di dalam peperangan. MELEWATI YAUMUL HISAB YAUMUL HISAB 4. Dermawan yang mengusahakan harta yang halal dan membelanjakannya di jalan Allah tanpa riya.”

    Sé el primero en comentar

    Inicia sesión para ver los comentarios

  • junengrc

    Jan. 11, 2015
  • adlanghiffari

    Sep. 7, 2016

Yaumul Hisab

Vistas

Total de vistas

3.430

En Slideshare

0

De embebidos

0

Número de embebidos

2

Acciones

Descargas

47

Compartidos

0

Comentarios

0

Me gusta

2

×