Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
Teori
Pengendapan
Partikel Untuk
Konsentrasi
Operasi
&
Prinsip Fisika
Pemisahan Media
Berat
Chairunnisa Mulyadini DBD 111 ...
Latar Belakang
 Pencucian batubara adalah usaha yang
dilakukan untuk memperbaiki kualitas
batubara dengan cara memisahkan...
Latar Belakang
 Tujuan dari konsentrasi pada
dasarnya untuk memisahkan
batubara dari pengotornya,
dimana pemisahan ini um...
Pengendapan
 Pengendapan adalah suatu proses yang
bertujuan untuk memisahkan/
mengendapkan zat-zat padat atau
tersuspensi...
Pengendapan
 Kecepatan pengendapan partikel yang terdapat
di air tergantung pada beberapa faktor, antara
lain sebagai ber...
Pengendapan
Bak sedimentasi berbentuk segi empat: (a)
Denah, (b) Potongan memanjang
JENIS
RECTANGULAR
Pengendapan
Bak sedimentasi berbentuk lingkaran-center
feed: (a) Denah, (b) Potongan melintang
JENIS CIRCULAR
Pengendapan
MENGAPUNG
TENGGELAM
Konsentrasi
 Konsentrasi bertujuan untuk meningkatkan
kadar mineral dengan memisahkan mineral
berharga dari pengotornya.
...
Konsentrasi Gravitasi (Gravity
Consentration)
 Konsentrasi gravitasi (gravity concentration)
yaitu proses konsentrasi yan...
Konsentrasi Gravitasi (Gravity
Consentration)
 Peralatan konsentrasi gravitasi yang
banyak dipakai adalah :
- Jengkek (ji...
Jengkek (Jig)
Meja Goyang (Shaking Table)
Meja Goyang (Shaking Table)
Konsentrator spiral (Humprey spiral
concentrator)
Palong / Sakan (Sluice Box)
Konsentrasi dengan Media Berat
(Dense/ Heavy Medium
Separation)
 Merupakan proses konsentrasi yang bertujuan
untuk memisa...
Konsentrasi dengan Media Berat
(Dense/ Heavy Medium
Separation)
 Media pemisah yang pernah dipakai antara lain :
- Air + ...
Drum Separator
Cone Separator
Pemisahan cone separation dapat digunakan dalam
beragam industri untuk menghilangkan partikulat dari
aliran...
Konsentrasi Elektrostatik
(Electrostatic Concentration)
 Merupakan proses konsentrasi dengan
memanfaatkan perbedaan sifat...
Konsentrasi Elektrostatik
(Electrostatic Concentration)
 Produk dari proses konsentrasi ini adalah :
- Mineral-mineral ko...
Electrodynamic separator (high tension
separator)
Electrostatic separator
Konsentrasi Magnetik (Magnetic
Concentration)
 Adalah proses konsentrasi yang
memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan
(ma...
Konsentrasi Magnetik (Magnetic
Concentration)
 Jadi produk dari proses konsentrasi yang
berlangsung basah ini adalah :
- ...
Konsentrasi Magnetik (Magnetic
Concentration)
 Peralatan yang dipakai disebut magnetic separator yang
terdiri dari sebaga...
Prinsip Fisika Pemisahan Media
Berat
 Pemisahan media berat adalah proses
pemisahan batubara terhadap pengotornya
dengan ...
Prinsip Fisika Pemisahan Media
Berat
 Prinsip fisika yang digunakan dalam proses
pemisahan ini adalah pinsip endap-apung
...
Prinsip Fisika Pemisahan Media
Berat
 Perbedaan sink dan float, jika kita
mempunyai batubara yang densitasnya
2,8 dan 1,4...
Kesimpulan
 Pengendapan dan konsentrasi
bertujuan untuk meningkatkan kadar
mineral dengan memisahkan mineral
berharga dar...
Thank You
Kelompok 3 Teori Pengendapan partikel untuk konsentrasi operasi  dan prinsip fisika pemisahan media berat dalam pencucian ...
Kelompok 3 Teori Pengendapan partikel untuk konsentrasi operasi  dan prinsip fisika pemisahan media berat dalam pencucian ...
Próxima SlideShare
Cargando en…5
×

Kelompok 3 Teori Pengendapan partikel untuk konsentrasi operasi dan prinsip fisika pemisahan media berat dalam pencucian batubara

792 visualizaciones

Publicado el

Tugas Kelompk III TEORI PENGENDAPAN PARTIKEL UNTUK KONSENTRASI OPERASI DAN PRINSIP FISIKA PEMISAHAN MEDIA BERAT Dalam pencucian batubabara MK Pencucian Batubara Teknik Pertambangan Universitas Palangkaraya Kalimantan Tengah

Publicado en: Ingeniería
  • Sé el primero en comentar

Kelompok 3 Teori Pengendapan partikel untuk konsentrasi operasi dan prinsip fisika pemisahan media berat dalam pencucian batubara

  1. 1. Teori Pengendapan Partikel Untuk Konsentrasi Operasi & Prinsip Fisika Pemisahan Media Berat Chairunnisa Mulyadini DBD 111 0045 A. Haryono DBD 111 0046 Lidya Wiji Octavia DBD 111 0047 Oktavianus Gunawan DBD 111 0048 Lili Marlina DBD 111 0049 Jeffryano Apandi DBD 111 0050 Dian Agustina Dewi DBD 111 0052 Yerio Mandala Putra DBD 111 0053 Rajikin Noor DBD 111 0054 Ayu Yusrika DBD 111 0055 Putri Diana Mayangsari DBD 111 0056 Etti Ekayuliani DBD 111 0057 Indra Perdana DBD 111 0058 Derixson Saragih DBD 111 0060 Edwin Maryoel DBD 111 0061 KELOMPOK 3 PENCUCIAN BATUBARA
  2. 2. Latar Belakang  Pencucian batubara adalah usaha yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas batubara dengan cara memisahkan batubara dari pengotornya, sehingga didapat batubara dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan permintaan pasar.  Salah satu operasi dalam pencucian batubara adalah konsentrasi.
  3. 3. Latar Belakang  Tujuan dari konsentrasi pada dasarnya untuk memisahkan batubara dari pengotornya, dimana pemisahan ini umumnya dilakukan dengan memanfaatkan prinsip fisika pada proses pengendapan.
  4. 4. Pengendapan  Pengendapan adalah suatu proses yang bertujuan untuk memisahkan/ mengendapkan zat-zat padat atau tersuspensi non koloidal dalam air.  Tujuan pengendapan partikel adalah untuk memisahkan batubara dengan pengotornya.  Media yang umumnya digunakan pada proses pengendapan adalah media cair, dapat berupa air atau larutan lainnya.
  5. 5. Pengendapan  Kecepatan pengendapan partikel yang terdapat di air tergantung pada beberapa faktor, antara lain sebagai berikut : - Berat jenis - Bentuk dan ukuran partikel - Viskositas air - Kecepatan aliran dalam bak pengendap.  Pada dasarnya terdapat dua jenis alat sedimentasi yaitu jenis rectangular dan jenis circular.
  6. 6. Pengendapan Bak sedimentasi berbentuk segi empat: (a) Denah, (b) Potongan memanjang JENIS RECTANGULAR
  7. 7. Pengendapan Bak sedimentasi berbentuk lingkaran-center feed: (a) Denah, (b) Potongan melintang JENIS CIRCULAR
  8. 8. Pengendapan MENGAPUNG TENGGELAM
  9. 9. Konsentrasi  Konsentrasi bertujuan untuk meningkatkan kadar mineral dengan memisahkan mineral berharga dari pengotornya.  Proses konsentrasi memanfaatkan sifat-sifat fisik mineral dalam pengolahannya, antara lain : 1. Konsentrasi gravitasi (Gravity Consentration) 2. Konsentrasi dengan Media Berat (Dense/ Heavy Medium Separation) 3. Konsentrasi Elektrostatik (Electrostatic Concentration) 4. Konsentrasi Magnetik (Magnetic Concentration)
  10. 10. Konsentrasi Gravitasi (Gravity Consentration)  Konsentrasi gravitasi (gravity concentration) yaitu proses konsentrasi yang memanfaatkan perbedaan densitas mineral dalam suatu media fluida.  Produk dari proses konsentrasi gravitasi ada 2 (dua), yaitu : - Konsentrat (concentrate) yang terdiri dari kumpulan mineral berharga dengan kadar tinggi. - Ampas (tailing) yang terdiri dari mineral- mineral pengotor yang harus dibuang.
  11. 11. Konsentrasi Gravitasi (Gravity Consentration)  Peralatan konsentrasi gravitasi yang banyak dipakai adalah : - Jengkek (jig) dengan bermacam-macam rekacipta (design). - Meja goyang (shaking table). - Konsentrator spiral (Humprey spiral concentrator). - Palong / sakan (sluice box).
  12. 12. Jengkek (Jig)
  13. 13. Meja Goyang (Shaking Table)
  14. 14. Meja Goyang (Shaking Table)
  15. 15. Konsentrator spiral (Humprey spiral concentrator)
  16. 16. Palong / Sakan (Sluice Box)
  17. 17. Konsentrasi dengan Media Berat (Dense/ Heavy Medium Separation)  Merupakan proses konsentrasi yang bertujuan untuk memisahkan mineral-mineral berharga yang lebih berat dari pengotornya yang terdiri dari mineral-mineral ringan dengan menggunakan medium pemisah yang berat jenisnya lebih besar dari air (berat jenisnya > 1).  Produk dari proses konsentrasi ini adalah : - Endapan (sink) yang terdiri dari partikel-partikel yang berat (tidak diinginkan). - Apungan (float) yang terdiri dari partikel-partikel yang ringan (yang dikehendaki).
  18. 18. Konsentrasi dengan Media Berat (Dense/ Heavy Medium Separation)  Media pemisah yang pernah dipakai antara lain : - Air + magnetit halus - Air + ferrosilikon - Air + magnetit + ferrosilikon - Larutan berat seperti tetra bromo ethana (b.j. = 2,96), bromoform (b.j. = 2,85) dan methylene jodida (b.j. = 3,32).  Peralatan yang digunakan : 1. Drum separator karena bentuknya silindris 2. Cone separator karena bentuknya seperti corongan
  19. 19. Drum Separator
  20. 20. Cone Separator Pemisahan cone separation dapat digunakan dalam beragam industri untuk menghilangkan partikulat dari aliran udara, gas atau air, tanpa menggunakan filter.
  21. 21. Konsentrasi Elektrostatik (Electrostatic Concentration)  Merupakan proses konsentrasi dengan memanfaatkan perbedaan sifat konduktor (mudah menghantarkan arus listrik) dan non-konduktor (nir konduktor) dari mineral.  Mineral-mineral yang bersifat konduktor antara lain : - Magnetit (Fe3 O4) - Kasiterit (Sn O2) - Ilmenit (Fe Ti O3) - Molibdenit (Mo S2) - Wolframit [(Fe, M) WO4] - Galena (Pb S) - Pirit (Fe S2)
  22. 22. Konsentrasi Elektrostatik (Electrostatic Concentration)  Produk dari proses konsentrasi ini adalah : - Mineral-mineral konduktor sebagai konsentrat. - Mineral-mineral non-konduktor sebagai ampas (tailing).  Peralatan yang biasa dipakai adalah : - Electrodynamic separator (high tension separator). - Electrostatic separator yang terdiri dari : 1. Plate electrostatic separator 2. Screen electrostatic separator
  23. 23. Electrodynamic separator (high tension separator)
  24. 24. Electrostatic separator
  25. 25. Konsentrasi Magnetik (Magnetic Concentration)  Adalah proses konsentrasi yang memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan (magnetic susceptibility) yang dimiliki mineral.  Sifat kemagnetan bahan galian ada 3 (tiga) macam, yaitu : 1. Ferromagnetic 2. Paramagnetic 3. Diamagnetic
  26. 26. Konsentrasi Magnetik (Magnetic Concentration)  Jadi produk dari proses konsentrasi yang berlangsung basah ini adalah : - Mineral-mineral magnetik sebagai konsentrat. - Mineral-mineral non-magnetik sebagai ampas (tailing).
  27. 27. Konsentrasi Magnetik (Magnetic Concentration)  Peralatan yang dipakai disebut magnetic separator yang terdiri dari sebagai berikut : - Induced roll dry magnetic separator. - Wet drum low intensity magnetic separator yang arah aliran dapat: Concurrent Countercurrent Counter rotation Sedang letak magnetnya bisa : Suspended magnets Suspended magnets with continuous removal Cobbing drum
  28. 28. Prinsip Fisika Pemisahan Media Berat  Pemisahan media berat adalah proses pemisahan batubara terhadap pengotornya dengan menggunakan medium pemisah yang berat jenisnya lebih besar dari air (berat jenis > 1).  Pemisahan secara fisika dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan berat jenis antara batubara dan pengotor dengan menggunakan air atau fluida lain sebagai media.
  29. 29. Prinsip Fisika Pemisahan Media Berat  Prinsip fisika yang digunakan dalam proses pemisahan ini adalah pinsip endap-apung (sink and float).  Produk yang dihasilkan : - Sink Product : batubara yang berat ( tidak diinginkan ) - Float Product: batubara yang ringan ( yang dikehendaki )
  30. 30. Prinsip Fisika Pemisahan Media Berat  Perbedaan sink dan float, jika kita mempunyai batubara yang densitasnya 2,8 dan 1,4 dan yang diinginkan densitasnya sebesar 1,4 maka dipakai media dengan densitas 1,7. Maka batubara yang densitasnya 1,4 ini akan mengapung dan dinamakan float sedangkan yang mengendap terdiri dari kotoran dan slate disebut sink.
  31. 31. Kesimpulan  Pengendapan dan konsentrasi bertujuan untuk meningkatkan kadar mineral dengan memisahkan mineral berharga dari pengotornya, dan Prinsip fisika yang digunakan dalam proses pemisahan ini adalah pinsip endap-apung (sink and float).
  32. 32. Thank You

×