Jenis   jenis kawat dan kabel pengantar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Jenis jenis kawat dan kabel pengantar

on

  • 2,993 reproducciones

 

Statistics

reproducciones

Total Views
2,993
Views on SlideShare
2,992
Embed Views
1

Actions

Likes
2
Downloads
145
Comments
0

1 insertado 1

http://www.slideshare.net 1

Accesibilidad

Categorias

Detalles de carga

Uploaded via as Microsoft Word

Derechos de uso

© Todos los derechos reservados

Report content

Marcada como inapropiada Marcar como inapropiada
Marcar como inapropiada

Seleccione la razón para marcar esta presentación como inapropiada.

Cancelar
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Tu mensaje aparecerá aquí
    Processing...
Publicar comentario
Edite su comentario

Jenis   jenis kawat dan kabel pengantar Jenis jenis kawat dan kabel pengantar Document Transcript

  • Kegiatan Belajar Lengkapi setiap activitas pelajaran seperti daftar dibawah ini.. • Mendefinisikan dan (jika sesuai) mengidentifikasi:  Kawat listrik  Konduktor  Konduktor serabut (stranded conductor)  Kabel  Cord  Kabel ganda (duplex cable)  Pasangan jalin (twisted pair)  Kabel konduktor-terlindung  Lapisan kabel  Isolasi  Resistansi isolasi  Kabel berlapis-timbel  Tahanan konduktor  Tingkat temperatur (temperature rating)  Tingkat tegangan (voltage rating) • Menjelaskan sistem American Wire Gauge dalam hal kabel. • Mengidentifikasi berbagai jenis pengukuran kawat secara visual dan dengan menggunakan alat pengukur kawat. • Mengelompokkan kabel-kabel menurut kriteria-kriteria berikut ini:  Ukuran AWG  Jenis isolasi  Tingkat tegangan  Jumlah konduktor  Penutup atau akhir bagian luar  Servis • Membahas warna isolasi konduktor menurut NEC. • Membahas aplikasi (dengan mengacu pada NEC) mengenai jenis-jenis kabel berikut:  Kabel isolasi plastik  Kabel yang ditutupi karet (termasuk tegangan tinggi)  Kabel screened dan berlapis
  •  Kabel berlapis non-logam  Kabel berpelindung  Kabel metal-clad.  Mineral Insulated Sheath Cable (MI) • Diskusikan penggunaan dari tipe-tipe yang berbeda dari penampang kabel dalam instalasi listrik. Bahan Pelajaran Jenis-jenis Kawat dan Konduktor Kawat listrik; merupakan sebuah asembli satu atau lebih konduktor yang diisolasi dengan atau tanpa penutup isolasi secara keseluruhan. Konduktor- konduktor bisa merupakan suatu zat atau benda yang mampu mengirimkan listrik. Dalam bidang kelistrikan, ini biasanya berarti kawat. Ketika sebuah konduktor terbuat dari kawat, konduktor ini biasanya berasal dari bahan tembaga, aluminum atau baja. Konduktor yang tidak dibungkus; tidak memiliki isolasi listrik atau penutup. Konduktor jenis ini bisa digunakan untuk pembumian (grounding) ke tanah. Konduktor yang diisolasi ditutup di dalam sebuah material yang komposisi dan ketebalannya dikenal sebagai isolasi listrik. Konduktor; bisa bersifat solid atau serabut (stranded). Kawat solid lebih murah dibandingkan dengan kawat serabut, namun kawat solid ini sulit dibengkokkan. Sebuah konduktor serabut memiliki beberapa serabut kawat yang diletakkan secara paralel, dan kemudian diikat menjadi satu untuk membentuk sebuah kabel kawat. Konduktor serabut secara fisik lebih kuat daripada konduktor solid. Kabel merupakan sebuah asembli dua atau lebih konduktor yang memiliki penutup secara keseluruhan. Cord; merupakan kabel kecil yang diisolasi dengan sebuah plug pada salah satu atau kedua ujungnya yang mensuplai listrik ke lampu atau peralatan kecil lainnya. Kabel duplex dan Twisted Pair. Kabel ini merupakan sebuah asembli dua-kawat di dalam satu selubung. Kabel ganda/duplex memungkinkan adanya aliran dalam dua arah yang berbeda secara bersamaan. Aransemen kawat twisted-pair dapat mensuplai aliran listrik dalam dua arah secara bersamaan. Twisted pair; merupakan kawat tembaga biasa yang digunakan dalam bidang komunikasi. Untuk mengurangi induksi elektromagnetik atau cross talk di antara
  • pasangan kawat, dua kawat tembaga isolasi dijalin menjadi satu. Masing-masing sinyal pada sebuah pasangan jalinan membutuhkan kedua kawat tersebut. Gambar 1: Contoh konduktor jalinan-majemuk (stranded) inti tunggal Kabel konduktor terlindung (shielded) Kabel harus dilindungi pada beberapa instalasi dari waktu ke waktu. Alat yang berada di dekat kabel yang digunakan mungkin perlu menggunakan kawat yang sudah diberi pelindung. Pelindung (shield) dinyatakan sebagai persentase total area permukaan pada suatu inti kabel. Ini sering juga disebut braid coverage jika diaplikasikan pada suatu pelindung terjalin. Pelindung adalah suatu pembatas saluran interferensi yang disebabkan oleh medan elektromagnetik atau elektrostatik, yang dibentuk oleh sebuah lapisan konduktif di sekeliling inti kabel. Pelindung ini biasanya dibuat dari jalinan metalik, foil atau serving kawat. Tindakan ini membatasi medan listrik di sekitar konduktor ke isolasi primer kabel dengan cara memberikan lapisan penghantar di sekitar isolasi. Pelindung eksternal merupakan lapisan penghantar pada bagian luar isolasi. Pelindung internal atau terjalin merupakan lapisan penghantar isolasi konduktor itu sendiri. Lapisan kabel (sheath) Selubung di seluruh bagian asembli kabel disebut lapisan (sheath). Lapisan kabel bisa terdiri dari satu atau lebih bagian logam, strength member atau jaket dan bagian bentuk lain pelindung. Suatu lapisan bisa merupakan bagian dari isolasi. Isolasi kawat adalah material non-penghantar yang fleksibel. Material isolasi ini antara lain: kertas, pita isolasi hitam karbon, polyvinyl chloride PVC,
  • polyethylene PE, karet, ethylene-propylene rubber EPR, cross-linked polyethylene XLP. Resistansi Isolasi Ukuran kualitas isolasi adalah Resistansi Isolasi (IR). IR merupakan sebuah petunjuk keseluruhan kualitas isolasi kabel. Konduktor yang diisolasi dengan isolasi yang bagus tidak akan mengalami kehilangan arus melalui material isolasi ketika sebuah tegangan diberikan pada konduktor. Definisi resistansi aliran arus kebocoran adalah rasio tegangan pengujian (V) terhadap arus bocor (I). Rasio sederhana ini bisa dipengaruhi oleh kondisi-kondisi seperti temperatur. Gambar 2: Contoh kabel Kabel Berlapis Timbel (Lead Sheathed Cables) Pada area dimana pelindung atau kekuatan mekanis kabel lebih banyak dibutuhkan, kita bisa menggunakan kabel berlapis timbel. Timbel dimasukkan dalam lapisan isolasi yang mengelilingi konduktor dalam sebuah kabel. Lapisan timbel memberikan perlindungan terhadap kelembaban dan juga kekuatan pada asemblinya. Resistansi Konduktor Resistansi konduktor berperan besar dalam distribusi/pengiriman listrik dari satu tempat ke tempat yang lain. Resistansi konduktor ini dipengaruhi oleh: • material yang digunakan untuk membuat kawat • panjang kawat
  • • diameter kawat • temperatur konduktor Tingkat Temperatur (temperature rating) NEC Artikel 310–10 menyatakan bahwa tidak ada konduktor yang digunakan dalam keadaan apapun juga jika temperatur operasionalnya melebihi dari rating temperatur isolasi konduktor yang dipakai. Jika beberapa konduktor dengan rating temperatur yang berbeda digabung menjadi satu dalam raceway, box atau kabinet, maka arus semua konduktor harus dibatasi sampai ke rating temperatur terendah seperti yang disebutkan dalam tabel NEC. Lihat tabel NEC 310-13 dan 310-61. Menggunakan kabel di area atau dengan cara yang akan dapat menyebabkan naiknya temperatur sampai level di atas tingkat temperatur yang sudah ditetapkan untuk isolasi kabel akan dapat menimbulkan kerusakan atau gangguan pada isolasi. Hal ini paling tidak akan memperpendek daya tahan efektif isolasi tersebut dan kemungkinan paling buruknya adalah munculnya situasi yang berbahaya. Tingkat/rating voltase dan Arus (voltage and current rating). Konduktor memiliki batas kemampuan dalam membawa listrik. Tegangan dan arus merupakan dua faktor yang perlu dipertimbangkan. Tegangan standar yang digunakan pada kabel didasarkan pada kemampuan konduktor untuk bisa menahan tekanan yang muncul dari tegangan. Resistansi sebuah kawat dibagi ke dalam tegangan yang diberikan untuk mendapatkan arus yang bisa mengalir melalui konduktor di bawah kondisi rangkaian pendek, hal ini disebut “Arus bocor tanah prospeksi”. Ukuran minimum konduktor untuk berbagai tegangan disebutkan dalam Tabel NEC 310–5. Konduktor yang digunakan untuk servis 13.800-volt harus paling tidak membutuhkan kawat nomor 2 dari tembaga atau aluminum. Sistem American Wire Gauge untuk kabel. Kawat memiliki berbagai ukuran yang berbeda untuk berbagai alasan yang berbeda. Keselamatan dan efisiensi dalam pengoperasian sebuah sistem memaksa kita untuk menggunakan sebuah sistem yang sesuai dengan standar ukuran kawat. American Wire Gauge (AWG) merupakan salah satu cara untuk mengukur kawat. AWG didasarkan pada mil. Satu mil adalah 1/1000 inci. Circular mil adalah luas area lingkaran berdiameter 1 mil atau 1/1000 inci. Luas circular mil konduktor sama dengan diameternya dalam mil persegi. Tabel 1 American Wire Gauge (berdasakan Tabel NEC 310–16)
  • Luas Penampang-lintang Ukuran AWG Diameter Kawat Kawat AWG AWG atau Luas atau Luas (inci Luas Dia Dia Dia kcmil (circular kcmil persegi) (mm2) (mil) (inci (mm) (MCM) mil) (MCM) 18 18 1624 0,00128 0,821 40,30 0,040 1,022 16 16 2583 0,00203 1,31 50,82 0,051 1,291
  • 14 14 4106 0,00323 2,08 64,08 0,064 1,627 12 12 6530 0,00513 3,31 80,81 0,081 2.052 10 10 10384 0,00816 5,26 101,90 0,102 2,588 8 8 16512 0,01297 8,36 128,50 0,129 3,262 6 6 26244 0,02061 13,3 162,00 0,162 4,115 4 4 41738 0,03278 21,1 204,30 0,204 5,183 3 3 52624 0,04133 26,7 229,40 0,229 5,831 2 2 66358 0,05212 33,6 257,60 0,258 6,541 1 1 83694 0,06573 42,4 289,30 0,289 7,347 1/0 0 105560 0,08291 53,5 324,90 0,325 8,253 2/0 00 133079 0,10452 67,4 364,80 0,365 9,264 3/0 000 167772 0,13177 85 409,60 0,410 10,40 4/0 0000 211600 0,16619 107 460,00 0,460 11,67 250 250 250000 0,19635 127 500,00 0,500 12,72 350 350 350000 0,27489 177 591,61 0,592 15,01 400 400 400000 0,31416 203 632,46 0,632 16,08 500 500 500000 0,39270 253 707,11 0,707 17,95 600 600 600000 0,47124 304 774,60 0,775 19,67 700 700 700000 0,54978 355 836,66 0,837 21,26 750 750 750000 0,58905 380 866,03 0,866 22,00 800 800 800000 0,62832 405 894,43 0,894 22,71 900 900 900000 0,70686 456 948,68 0,949 24,10 1000 1000 1000000 0,78540 507 1000,00 1,000 25,41 1250 1250 1250000 0,98175 633 1118,03 1,118 28,39 1500 1500 1500000 1,17810 760 1224,74 1,225 31,11 1750 1750 1750000 1,37445 887 1322,88 1,323 33,61 2000 2000 2000000 1,57080 1013 1414,21 1,414 35,91
  • Berbagai jenis pengukuran kawat secara visual dan dengan menggunakan alat pengukur kawat. Para teknisi yang berpengalaman dan memiliki ketrampilan tertentu bisa mengidentifikasi ukuran kawat secara visual. Tetapi untuk memastikan keakuratannya, penting bagi kita untuk memeriksa ukuran dengan menggunakan alat ukur untuk mengetahui ukuran kawat atau membaca informasi yang tercetak pada isolasi (jika ada). Kabel-kabel dikelompokkan tidak hanya berdasarkan pada ukuran (size) secara fisik. Kriteria-kriteria yang lain adalah temperatur maksimum, jenis isolasi, jumlah konduktor, bagian ujung dan bagian luar pada penutup konduktor, dan berat kawat per 1000 kaki. Tabel NEC 310–13 memberikan nama dagang (trade name) untuk konduktor, jenis huruf, temperatur pengoperasian maksimum, penyediaan aplikasi, jenis isolasi dan ketebalan serta penutup bagian luar. Ada pengkodean untuk isolasi kabel agar lebih mudah bagi kita untuk memilih isolasi kabel yang benar untuk tempat-tempat khusus. Isolasi kabel ditandai sebagai berikut: A : Isolasi Asbes (Asbestos insulaytion) MI : Isolasi Mineral (Mineral insulation) R : Isolasi Karet (Rubber insulation) SA : Isolasi Asbes Silikon (Silicon asbestos insulation) T : Isolasi Thermoplastik (Thermoplastic insulation) V : Isolasi Varnished cambric (Vernished cambric insulation) X : Cross-linked synthetic polymer. Kabel juga ditandai menurut kondisi pengoperasian yang sesuai: H : Tahan panas (Heat resistance) sampai 75o C HH : Tahan panas(Heat resistance) sampai 90o C tidak anda tanda berarti : tahan panas sampai 60o C W : Tahan lembab (Moister resistance), digunakan pada area basah UF : digunakan secara langsung dengan cara ditanam di bawah tanah (directly buried underground) Kabel dengan tanda TW memiliki isolasi thermoplastik yang dapat digunakan pada temperatur sampai 60o C dan bisa digunakan di daerah basah. Kabel dengan tanda THUF memiliki isolasi thermoplastik yang dapat digunakan pada temperatur sampai 75o C dan dapat ditanam secara langsung di bawah tanah. Kabel dengan tanda XHHW memiliki isolasi cross-linked synthetic polymer yang dapat digunakan pada temperatur sampai 90o C dan bisa digunakan dalam area basah. Apakah tipe konduktor yang digunakan baik pada tempat kering atau lembab, dengan temperatur pengoperasian maksimum sampai 90°C (194°F), dengan tanda THHN?
  • Berapakah ketebalan isolasi konduktor yang sama jika itu adalah untuk kawat No. 4? Jenis isolasi apakah yang digunakan pada kabel ini? Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita bisa membuka Panduan NEC pada Tabel 310–13. Dimulai dengan membaca tabel pada kolom dengan kepala Huruf Jenis sampai anda menemukan THHN. Bacalah tabel untuk memastikan bahwa kawat bisa digunakan pada lokasi yang kering atau lembab dan bahwa temperatur pengoperasian maksimum adalah 90°C (194°F). Ketika anda sudah merasa pasti bahwa anda sudah mendapatkan kawat yang benar, maka jawaban-jawaban di bawah ini akan menjadi jelas. • Nama dagang adalah “thermoplastik tahan-panas”. • Ketebalan isolasi untuk No.4 adalah 40 mil. • Isolasi bersifat retardan-api, thermoplastik tahan panas. Warna Konduktor: Wiring Tetap. Konduktor yang dipakai sebagai penghantar yang tidak dibumikan, baik waktu digunakan sebagai kabel-kabel konduktor tunggal maupun kabel konduktor- majemuk, hendaknya diwarnai sedemikian rupa sehingga bisa dibedakan dengan jelas dari konduktor-konduktor terbumi dan pembumian. Berikut ini adalah artikel NEC penting yang bersangkutan dengan warna konduktor untuk wiring tetap. 200−6. Alat-alat untuk Mengidentifikasi Konduktor yang Dibumikan. (a) Ukuran No. 6 atau lebih kecil. Sebuah konduktor terbumi isolasi No. 6 atau yang lebih kecil bisa dikenali lewat ujung bagian luar panjang berwarna putih atau abu-abu natural atau melihat tiga garis putih panjang di atas isolasi berwarna hijau di sepanjang kawat. Kawat-kawat yang bagian luarnya tertutup yang menunjukkan warna putih atau abu-abu natural tetapi memiliki ulir tracer berwarna pada jalinannya yang menunjukkan pabrik pembuatnya ini akan menjadi pentunjuk bahwa hal tersebut sudah memenuhi bagian ini. (b) Ukuran yang lebih besar daripada No. 6. Sebuah konduktor terbumi isolasi yang lebih besar daripada No. 6 bisa dikenali lewat ujung baigan luar yang berwarna putih atau abu-abu natural atau bisa dikenali lewat tiga garis putih panjang di atas isolasi berwarna hijau di sepanjang kawat atau pada waktu pemasangannya bisa dikenali lewat tanda putih pada terminasinya. Tanda ini melingkari konduktor atau isolasi.
  • 210−5. Identifikasi untuk Rangkaian Cabang. PT Freeport Indonesia merekomendasikan standar berikut ini. Semua peralatan yang mempunyai konduktor-konduktor pembumian (grounding) tanpa isolasi (telanjang) atau diisolasi dengan warna hijau atau hijau dengan garis- garis kuning. Warna-warna berikut ini hendaknya digunakan; 120/240V 120/208V − Hitam, Merah, Biru tidak dibumikan, aktif atau panas/hot, dan Putih atau dan Abu-abu sebagai konduktor netral; 277/480V − Coklat, Oranye, Kuning tidak dibumikan, aktif atau panas/hot. Isolasi Kabel. Plastik Kabel isolasi plastik tersedia dalam plastik tahan panas dan tahan lembab, dan ada beberapa dengan kedua kemampuan tersebut. Lihat NEC Tabel 310-13. Damar thermoplastik membentuk isolasi menjadi kabel bersifat tahan panas, tahan lembab dan tahan api. Kabel-kabel ini bisa diperbaiki di lapangan dan bisa mempertahankan fleksibilitasnya sampai suhu – 40°F. Thermoplastik sangat tahan terhadap korosi dan abrasi, dan memiliki daya tahan beberapa kali lebih tinggi daripada kebanyakan model pelindung lama. Pelindung-pelindung ini bahkan tahan lama dari baja tahan karat pada banyak aplikasi dan jauh lebih tahan terhadap abrasi dari baja karbon. Karet Kabel penutup karet bisa menerima tegangan tinggi dengan sangat efektif. Karet bekerja dengan baik di sebagian besar daerah lembab dan pada daerah dimana daerah di sekitarnya (ambient temperature) sangat tinggi. Pembungkus dan Pelapis (Screened and Sheathed). Kabel pembungkus dan pelapis dirancang untuk bisa menahan terhadap adanya kesalahan. Pelapis terjalin dibungkuskan di sekitar isolasi kawat. Penutup bisa dibungkuskan di seluruh bagian kabel. Isolasi Non-Logam (NM, NMC dan NMS) Kabel isolasi non-logam dibahas dalam NEC Artikel 336. Kabel berlapis non- logam, jenis NM, NMC dan NMS. Kabel berlapis non-logam merupakan asembli pabrik berupa dua atau lebih konduktor isolasi yang memiliki lapisan bagian luar yang tahan lembab, tahan-api, material non logam. Memerlukan ijin pemakaian. Kabel berlapis non-logam, jenis NM, jenis NMC dan jenis NMS, bisa dilakukan pada: 1. Satu dan dua-perumahan.
  • 2. Perumahan keluarga-banyak dan struktur lain, kecuali yang dilarang pada Bagian 336–5 3. Wadah kabel (cable trays), dimana kabel-kabel diidentifikasi untuk digunakan sebagai berikut: (a) Kabel jenis NM bisa dipakai baik untuk pekerjaan terbuka maupun tertutup di daerah kering yang normal. Kabel ini bisa dipakai untuk menginstal atau memasang kabel jenis NM di rongga udara pada dinding marmer atau blok bangunan dimana dinding semacam itu tidak terbuka atau terpengaruh terhadap uap air atau kelembaban yang berlebihan. (b) Kabel jenis NMC bisa dipakai untuk: i Pekerjaan terbuka dan tertutup di lokasi korosif, lembab, beruap, ataupun kering ii Dinding bagian dalam dan bagian luar ubin atau blok masonary bangunan iii Chase dangkal pada masonary bangunan, beton, atau batako yang dilindungi dari paku atau sekrup dengan memakai plat baja paling tidak setebal 1/16-in. (1.59-mm), dan ditutup dengan plaster, adobe atau akhir lainnya. (c) Kabel jenis NMS bisa dilakukan untuk pekerjaan terbuka dan tertutup di daerah kering. Bisa menginstal atau memasang kabel jenis NMS di rongga udara pada dinding marmer atau blok bangunan dimana dinding seperti itu tidak terbuka atau terpengaruh terhadap uap air atau kelembaban yang berlebihan. Kabel jenis NMS hendaknya digunakan sesuai dengan yang diijinkan pada NEC Artikel 780. Kabel Berlapis/Armored (SWA) Kabel berpelindung yang juga dikenal dengan nama, Steel Wire Armored (SWA), dibahas pada NEC Artikel 333 dan disebut sebagai Kabel Berlapis: jenis AC (Armor Cable). Kabel jenis AC merupakan sebuah asembli pabrik konduktor berisolasi dengan logam yang fleksibel. Kabel-kabel jenis AC memiliki sebuah bonding strip internal dari tembaga atau aluminum yang mempunyai kontak dekat dengan pelindung di seluruh bagiannya. Kecuali seperti yang dilarang dalam NEC dan dimana tidak mengarah pada kerusakan fisik, kabel jenis AC bisa dipakai untuk feeder dan rangkaian cabang baik pada pekerjaan di area terbuka maupun tertutup dan pada wadah kabel yang memang dimaksudkan untuk penggunaan tersebut. Kabel jenis AC bisa dipakai di daerah kering dan diselubungi dengan akhir plester pada batu bata atau bangunan lain, kecuali di daerah lembab dan
  • basah. Kita bisa menggeser atau memasang kabel ini dalam rongga udara dinding marmer atau blok bangunan dimana dinding-dinding seperti itu tidak terbuka atau mendapatkan kelembaban atau uap yang berlebihan. Gambar 3: Konduktor berlapis Metal-clad. Kabel MC (metal-clad) dibahas pada NEC Artikel 334. Kabel MC (metal-clad), kabel jenis MC merupakan sebuah asembli pabrik untuk satu atau lebih konduktor rangkaian isolasi pada sebuah pelindung pita logam interlocking, atau lapisan logam yang mulus atau berlekuk. Jika secara khusus tidak dilarang dalam NEC dan tidak mengarah pada kerusakan fisik, Kabel jenis MC hendaknya bisa dipakai:  untuk servis, feeder, dan rangkaian cabang  untuk daya, lampu, kontrol, dan rangkaian sinyal  di dalam atau luar ruangan  terbuka atau tertutup  lansung ditanam untuk penggunaan yang dikehendaki  dalam rak kabel (cable trays)  dalam suatu saluran (raceway)  run terbuka kabel  kabel gantung messenger  lokasi yang berbahaya
  •  lokasi yang kering, diselubungi dengan akhir plester pada batu bata atau masonary lainnya, kecuali di lokasi yang lembab dan lokasi yang kering  di lokasi yang basah dimana: – selubung logam yang tahan terhadap kelembaban – lapisan timbel atau jaket tahan kelembaban ada di bawah penutup logam – konduktor isolasi di bawah penutup logam yang disebutkan untuk dipakai di lokasi yang basah. Mineral Insulated Sheath Cable (MI) Sistem wiring MI sesuai untuk kondisi temperatur tinggi, wiring bawah tanah, terbuka atau tertutup terhadap permukaan dinding, pekerjaan baja, dll., tanpa adanya pengaruh-pengaruh yang merugikan. Kabel ini khususnya sesuai dipakai dalam situasi-situasi yang berbahaya (depot minyak dan oli, gudang dan pabrik yang menangani bahan peledak dan material yang mudah terbakar, dan untuk kondisi lembab serta atmosfer yang bersifat korosif). Kabel MI terdiri dari konduktor dari tembaga atau aluminum yang diisolasi dengan Oksida magnesium kompresi, dan dibungkus di tubing alumunium atau tembaga tanpa kampuh, yang dibalut dengan selubung PVC (jika diperlukan). Gambar 4: Susunan MI Kabel-kabel MI tersedia dalam inti 1, 2, 3, 4, atau 7, dan tingkat/rating ampacity- nya dicantumkan dalam NEC. Kelebihan beban yang terlalu parah tidak akan mempengaruhi kabel, dan dengan terminasi yang sesuai, kabel tersebut dapat menahan sampai temperatur sebesar 1000° C.
  • Tingkat arus untuk kabel-kabel MI jauh lebih tinggi daripada kabel-kabel isolasi ganda dan tunggal yang sama. Di area dimana terdapat konsentrasi asam atau alkali yang tinggi yang dapat menyebabkan pengaruh yang merugikan dan kondisi lain yang bisa merusak tembaga, maka bisa dipakai kabel MI dengan pembalut PVC. Kabel MI Alluminium. Kabel-kabel ini mirip dengan kabel tembaga, kecuali bahwa lapisan dan konduktor logamnya adalah aluminum, dan bukannya tembaga. Untuk mencegah pengelasan dingin, gemuk ‘densal’ harus diberikan pada ulir gland sebelum disekrup. Gemuk ini juga harus diberikan pada ujung lapisan dan konduktor yang muncul dari lapisan untuk mencegah oksidasi. Saat kita perlu memindahkan lapisan bagian luar, aluminum yang terbuka harus dilindungi dari korosi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan PVC shrouds atau pita PVC anti-korosi. Pembumian. Lapisan logam bagian luar kabel MI bisa digunakan sebagai konduktor pembumian untuk rangkaian yang disuplai oleh konduktor bagian dalam. Kita tidak diperbolehkan untuk menggunakan inti bagian dalam dari kabel MI inti-majemuk sebagai konduktor pembumian. Pemasangan Kabel MI. Kabel MI relatif lebih mudah dipasang, disangga oleh saddle atau clip, atau bergerak pada ducting atau pada shelving. Ketika membengkokkan kabel MI (dilapisi tembaga), dianjurkan agar radius pembengkokkan tidak kurang lima kali dari diameter kabel. Radius pembengkokkan minimum untuk kabel berlapis aluminum dimasukkan juga dalam NEC. Getaran. Kabel MI cukup fleksibel untuk menahan adanya getaran. Jenis gerakan ini bisa diserap atau diterima dengan cara memasukkan sebuah loop ke dalam kabel segera sebelum terminasi. Ukuran loop atau spiral akan bervariasi menurut ukuran kabel yang digunakan dan tingkat getaran. Jika terjadi getaran yang hebat,
  • kabel MI hendaknya mendapat terminasi ke dalam junction box dengan timbel fleksibel yang dihubungkan ke alat. Fixing. Kabel MI bisa dikencangkan secara langsung ke dinding dan suatu konstruksi batu bata, kayu, baja, atau ke dalam wadah kabel. Pyrotenax clip, saddle, garis tembaga atau alat fixing lainnya sesuai untuk tujuan tersebut. Kabel-kabel hendaknya disangga secara memadai menurut jenis instalasinya. Sebagai panduan umum, fixing horisontal hendaknya diletakkan tidak lebih dari 100 kali diameter kabel yang bisa berkembang sebanyak 50% untuk run vertikal. Wadah/rak Kabel (Cable trays). Wadah kabel dibahas dalam NEC Article 318. Sistem wadah kabel merupakan sebuah unit atau asembli unit atau bagian dan fiting yang berhubungan yang membentuk sebuah sistem struktural kaku yang digunakan untuk mengikat atau menyangga kabel dan raceway secara erat. Pilihan-pilihan Wadah Kabel (cable trays): Wadah kabel BUKAN SEBUAH WIREWAY dan dianggap sebagai penyangga kabel. Hal ini memberikan banyak manfaat bagi perancang dan penggunanya. Tingkat udara bebas penuh kabel, menghasilkan konduit vs konduktor yang lebih kecil. ♦ Volume pengisian yang lebih besar yang bisa diijinkan, yang menghasilkan tempat yang lebih kecil. ♦ Digunakan sebagai konduktor pembumian alat (diklasifikasikan sebagai UL). ♦ Lebih sedikit strees/tegangan pada kabel selama pemasangan dan pengoperasian. ♦ Meningkatkan keselamatan, tidak ada masalah kondensasi uap, juga tidak ada transmisi gas yang bersifat korosi maupun yang mudah meledak seperti yang terdapat pada konduit. ♦ Pemeliharaan yang disederhanakan dengan fleksibilitas lewat penambahan atau pengubahan rangkaian. ♦ Konstruksi dan tekhnik yang disederhanakan. Lebih mudah menambah, mengubah, memodifikasi. ♦ Digunakan dengan cara wiring yang lain. ♦ Jarak penyangga yang lebih panjang sampai sepanjang 55' (Sistem standar Chalfant sebesar 30'). ♦ Sistem tray kabel dapat menghemat biaya, waktu dan tenaga saat ini dan di masa mendatang. A = Aluminum, Ekstrusi kekuatan tinggi 6063T6 (lembar 5052H32) S = Baja Galvani Hot Dip Mill selubung ASTM 653A G-90, tebal 1.05 Mils G = Hot Dip Galv sesudah fabrikasi ASTM 123-B2 dengan tebal 2.55 Mils
  • P = Selubung PVC, 15 Mil atas baja galvani Mill E = Cat Elektrostatik-Epoksi B = baja telanjang, tidak ada selubung (no coating) T = 304L baja anti karat Z = 316L baja anti karat dengan lebar 42"