Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.

membiasakan perilaku terpuji (akhlak terpuji) husnudzan

6.360 visualizaciones

Publicado el

Husnudzan adalah sifat berprasangka baik

Publicado en: Meditación
  • Inicia sesión para ver los comentarios

membiasakan perilaku terpuji (akhlak terpuji) husnudzan

  1. 1. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kami dari kelompok 4 (X – KI 1) : 1. Abdurrahman Yusuf 2. Agustin Triastuti 3. Alif Alam 4. An Nes Niwayatul 5. Ariel Omar Amrya 6. Fachrul Nur Cholis
  2. 2. Membiasakan Perilaku Terpuji (Akhlak Terpuji) Husnudzan (Prasangka Baik)
  3. 3. A. Pengertian Husnudzan Husnuzh-Zhan berasal dari kata husnu dan zhan. Husnu = berasal dari kata hasanun yang artinya baik dan zhan berarti prasangka atau praduga. Jadi menurut istilah Husnuzhan adalah kata hati yang menganggap sesuatu itu baik
  4. 4. Husnudzan adalah berbaik sangka, berperasangka baik atau dikenal juga dengan istilah positiv thinking. Lawan katanya adalah su’udzan yang memiliki pengertian buruk sangka, berperasangka buruk atau dikenal juga dengan istilah negativ thinking. Perbuatan husnudzan merupakan akhlak terpuji, sebab mendatangkan manfaat. Sedangkan perbuatan su’udzan merupakan akhlak tercela sebab akan mendatangkan kerugian.
  5. 5. 2. Dasar Hukum Husnudzan Berperasangka baik atau husnudzan hukumnya adalah mubah (boleh). Sedangkan berperasangka buruk atau su’udzan Allah dan rasul-Nya telah melarangnya, seperti dijelaskan dalam QS. Al-hujurat, 49 : 12 yang berbunyi : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagaian yang lain”. (QS. Al-Hujurat, 49 : 12) Rasulullah SAW bersabda : “Jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk, karena berperasangka buruk itu sedusta-dusta pembicaraan (yakni jauhkan dirimu dari menuduh seseorang berdasarkan sangkaan saja)”. (HR. Bukhari dan Muslim)
  6. 6. 1. Husnudzan kepada Allah SWT Huznuzhan kepada Allah SWT mengandung arti selalu berprasangka baik kepada segala keputusan Allah SWT.
  7. 7. Perbuatan-perbuatan husnudzan kepada Allah SWT yang dilakukan oleh seseorang sebagai hamba-Nya adalah sebagai berikut : a. Bersabar dan tawakal kepada Allah SWT Sabar yaitu tahan uji dalam menghadapi suka dan duka hidup, dengan perasaan ridho dan ikhlas serta berserah diri kepada Allah. Sikap sabar diperintahkan Allah SWT dalam QS Al Baqarah ; 153 yang berbunyi : Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat.”
  8. 8. b. Senantiasa Berdzikir menyebut nama Allah SWT Dzikir bisa melalui pengucapan lisan dengan memperbanyak menyebut asma Allah. Tetapi, dzikir juga bisa dilakukan dengan tindakan merenung dan memperhatikan kejadian di sekeliling kita dengan tujuan menarik hikmah
  9. 9. c. Bersyukur Syukur secara istilah yaitu berterimakasih kepada Allah SWT dan pengakuan secara tulus hati atas nikmat dan karunua-Nya, malalui ucapan, sikap dan perbuatan.
  10. 10. Hikmah Husnudzan kepada Allah SWT : 1. Seantiasa bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT. 2. Hidup menjadi tenang , tertib dan tenteram . 3. Qana’ah (berfikir positif) dan tidak tamak. 4. Selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT
  11. 11. 2. Husnudzan kepada sesama manusia Manusia diciptakan Allah sebagai makhluk sosial artintya dalam memenuhi kebutuhan hidupntya selalu memerlukan bantuan orang lain .
  12. 12. Hikmah Husnudzan kepada sesama manusia : a. Mudah menimbulkan kedamaian . b. Mudah menumbuhkan rasa kebersamaan dan persatuan . c. Terhindar dari permusuhan dan perpecahan . d. Mudah menciptakan persahabatan dan persaudaraan . e. Menurunkan kemungkinan adanya perbedaan pendapat . 12
  13. 13. 3. Husnudzan Kepada Diri Sendiri Manusia diciptakan Allah sebagai makhlik individu juga yang artinya manusia diciptakan Allah dengan potensi , kelebihan dan kekurangan tertentu yang tidak sama antara individu satu dengan yang lain . Dengan sikap husnudzan manusia dapat menghargai apa yang ada pada dirinya sendiri .
  14. 14. Contoh Perilaku husnudzan kepada diri sendiri : 1. Percaya diri Seseorang yang percaya diri tentu akan yakin terhadap kemampuan dirinya, sehingga di berani untuk menggunakan dan memanfaatkan kemampuannya dan mendapatkan hasil atas kemampuan yang ia usahakannya.
  15. 15. 2. Gigih Gigih secara istilah berarti mempunyai semangat hidup, tidak mengenal lelah, dan tidak menyerah. Gigih juga bisa diartikan kemauan kuat seseorang dalam usaha mencapai sesuatu cita-cita. Ayat Al-Quran yang menyatakan tentang anjuran bersifat gigih juga dijelaskan dalam QS. Al-Jumu’ah : 10. Dan diperintahkan pula dalam sabda Rasulullah SAW: اَلْمُؤْمِنُ اُُلْقَوِيُ خَيْرٌ وَ اَحَبُّ اِلىاللهِمِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ وَ فِى كُلِّ خَيْرٌ اِخْرِصْعَلى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتََعِنْ بِاللهِ وَ لََ رواه مسلم..…تَعْجِرْ Artinya: “Mukmin yang kuat lebih bagus dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada masing-masing ada kebaikannya. Bersemangatlah kamu mencapai sesuatu yang bermanfaat bagi kamu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu merasa tak berdaya …” (HR Muslim)
  16. 16. 3. Hikmah Berbuat Husnudzan a. Senantiasa mensyukuri segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT b. Bersikap Khaof (takut) dan Raja’ (berharap) kepada Allah c. Optimis dan tidak berkeluh kesah serta berputus asa d. Akal fikiran menjadi jernih dan terjauhkan dari akal fikiran kotor e. Dicintai dan disayangi Allah SWT, Rasul dan orang lain f. Terjauh dari permusuhan dan lebih dapat mempererat silaturahmi g. Terjauhkan dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain
  17. 17. Sekian Semoga Bermanfaat Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

×