Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
KEPRIBADIAN & GAYA HIDUP
A h m a d V a j r i R a h m a n , S E , M M
KEPRIBADIAN
Pola perilaku yang konsisten dan bertahan
lama sebagai ciri-ciri kejiwaan yang
menentukan dan mencerminkan bag...
Teori Neo-Freud
Teori Kepribadian
Teori Psikoanalitis Teori Sifat
ID : Seluruh Sumber kekuatan yang dibawa sejak lahir, meliputi rasa haus, lapar, sex dan
pertahan diri.
Teori Psikoanaliti...
5Your Coffee Shop
Iklan Berdasarkan Teori Freud
Teori Neo-Freud
Teori Neo-Freud menyatakan bahwa hubungan sosial menjadi dasar
pembetukan dan pengembagan kepribadian.
Ind...
7Your Coffee Shop
Iklan Teori neo Freud
Compliant
8Your Coffee Shop
Iklan Teori neo Freud
8
Aggresive
9Your Coffee Shop
Detached
Iklan Teori neo Freud
Teori Sifat
Teori ini memfokuskan kepada pengukuran
kepribadian menurut karakteristik kepercayaan diri
konsumen, yang meli...
11Your Coffee Shop
Sifat dalam diri konsumen :
• Inovatif
Konsumen yang suka menjadi
pertama dalam menggunakan
barang, jas...
• Dogmatisme
Sifat kepribadian yang mengukur tingkat penolakan terhadap
sesuatuyang baru yang tidak dikenal serta informas...
13Your Coffee Shop
Social Character
 Inner Directed Consumers : cenderungan menggunakan nilai ataupun
standar “dalam diri...
Tingkat Stimulasi Optimum(TSO)
Karakteristik yang mengukur tingkatpemenuhan individu.
Riset menemukan tingkat stimulasi op...
15Your Coffee Shop
Pencari Variasi-Kesenangan Baru
sifat yang digerakkan olehkepribadian yang persis
sama dan behubungan d...
16Your Coffee Shop
Cognitive Personality Factors
Kebutuhan akan kognisi, mengukur kebutuhan dan kesenangan
seseorang untuk...
17Your Coffee Shop
Cognitive Personality Factors
Visualizers VersusVerbalizers.
 Visualizers: konsumen yang lebih menyuka...
18Your Coffee Shop
Materialisme Konsumen
 Mereka sangat menghargai barang yang dapat
diperolehdan dapatdipamerkan
 Merek...
19Your Coffee Shop
Perilaku Konsumen yang
Mendalam
 Minat yang mendalam terhadap barang atauproduk tertentu.
 Kesediaan ...
20Your Coffee Shop
Perilaku Konsumen yang Kompulsif
• Merupakan perilaku abnormal, akibat kecanduan dan tindakan
mereka da...
21Your Coffee Shop
Ethnosentrisme Konsumen
Konsumen yang sangat etnosentris mungkin
merasa tidak pantas atau merasa salah ...
22Your Coffee Shop
Kepribadian Merk
Para konsumen menghubungkan berbagai sifat atau
karakteristik “mirip kepribadian” pada...
23Your Coffee Shop
Kepribadian Produk dan Gender
Kepribadian produk, sering melengkapi produk atau merek
dengan gender. Se...
24Your Coffee Shop
Kepribadian dan Warna
Konsumen tidak hanya mengaitkan kepribadian pada produk
dan jasa, namun juga cend...
25Your Coffee Shop
Gaya Hidup
Gaya hidup : Cara hidup yang diidentifikasikan oleh cara orang
menghabiskan waktu mereka (ak...
26Your Coffee Shop
Nilai dan Gaya Hidup
Nialai dan gaya hidup (Value and life style/VALS ) berdasarkan
SRI International d...
27Your Coffee Shop
3. Need Driven
Konsumen yang jika dalam membeli produk didasarkan
kebutuhan , bukan keinginan berbagai ...
28Your Coffee Shop
Outer Directed Inner Directed Need Driven
Belongers
Kelas menengah, menghargai rasa
aman,stabil,identit...
29Your Coffee Shop
Karakteristik gaya hidup dalam
strategi pemasaran
Empat manfaat memahami gaya hidup konsumen bagi
pemas...
Performer adalah kalangan professional dan entrepreneur
yang memiliki ambisi luar biasa untuk membangun
kompetensi diri. M...
Aspirator adalah performer yang sudah mapan dan cukup puas dengan kondisi ekonomi saat
ini. Mereka juga open mind terhadap...
Expert kebanyakan adalah profesional di berbagai bidang mulai dari dokter,
arsitek, konsultan, atau pengacara yang selalu ...
Climber adalah para pegawai pabrik (blue collar), salesman, supervisor, dan sebagainya
yang berupaya keras membanting-tula...
Follower umumnya adalah kalangan muda (SMA dan kuliah) yang membutuhkan panutan (role model)
untuk menemukan dan menunjukk...
Trend-setter memiliki daya beli yang lebih tinggi (more resources)
dibanding follower. Karena lebih mampu, mereka ingin me...
Flow-er adalah sosok yang tidak puas dengan tingkat kehidupan ekonominya saat
ini, namun mereka tak tahu harus bagaimana u...
Settler adalah Flow-er yang sudah memiliki kemapanan hidup. Sosok ini merintis
warung atau punya lahan luas hasil warisan ...
38Your Coffee Shop
THANK YOU!
Próximo SlideShare
Cargando en…5
×

de

Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 1 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 2 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 3 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 4 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 5 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 6 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 7 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 8 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 9 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 10 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 11 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 12 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 13 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 14 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 15 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 16 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 17 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 18 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 19 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 20 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 21 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 22 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 23 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 24 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 25 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 26 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 27 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 28 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 29 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 30 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 31 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 32 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 33 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 34 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 35 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 36 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 37 Bab v. kepribadian dan gaya hidup Slide 38
Próximo SlideShare
What to Upload to SlideShare
Siguiente
Descargar para leer sin conexión y ver en pantalla completa.

4 recomendaciones

Compartir

Descargar para leer sin conexión

Bab v. kepribadian dan gaya hidup

Descargar para leer sin conexión

Perilaku Konsumen

Libros relacionados

Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

Ver todo

Audiolibros relacionados

Gratis con una prueba de 30 días de Scribd

Ver todo

Bab v. kepribadian dan gaya hidup

  1. 1. KEPRIBADIAN & GAYA HIDUP A h m a d V a j r i R a h m a n , S E , M M
  2. 2. KEPRIBADIAN Pola perilaku yang konsisten dan bertahan lama sebagai ciri-ciri kejiwaan yang menentukan dan mencerminkan bagaimana seseorang merespon sesuatu terhadap lingkungannya. karakteristik psikologis seseorang yang menentukan dan merefleksikan bagaimana seseorang merespon lingkungannya
  3. 3. Teori Neo-Freud Teori Kepribadian Teori Psikoanalitis Teori Sifat
  4. 4. ID : Seluruh Sumber kekuatan yang dibawa sejak lahir, meliputi rasa haus, lapar, sex dan pertahan diri. Teori Psikoanalitis (Sigmund Freud) Superego : Merupakan pengendali dari ID, artinya bahwa seseorang bertindak untuk memuaskan kebutuhan haruslah sesuai dengan cara-cara yang dapat diterima oleh masyarakat. Ego : Merupakan pengendali individu secara sadar, dimana fungsinya menyeimbangkan anatara ID dengan superego.
  5. 5. 5Your Coffee Shop Iklan Berdasarkan Teori Freud
  6. 6. Teori Neo-Freud Teori Neo-Freud menyatakan bahwa hubungan sosial menjadi dasar pembetukan dan pengembagan kepribadian. Individu dibagi kedalam 3 kepribadian : • Compliant (patuh) : adalah mereka yang ingin mendekati orang lain (disayangi, dibutuhkan dan dihargai) • Agresif : adalah mereka yang menjauhi orang lain (ingin tampil beda, dikagumi, mengungguli). • Detached (lepas dari orang lain) : adalah mereka yang menginkan kebebasan, kemandirian, dan bebas dari kewajiban.
  7. 7. 7Your Coffee Shop Iklan Teori neo Freud Compliant
  8. 8. 8Your Coffee Shop Iklan Teori neo Freud 8 Aggresive
  9. 9. 9Your Coffee Shop Detached Iklan Teori neo Freud
  10. 10. Teori Sifat Teori ini memfokuskan kepada pengukuran kepribadian menurut karakteristik kepercayaan diri konsumen, yang meliputi : • Keinovasian : seberapa besar kemapuan seorang konsumen untuk menerima berbagai pengalaman baru). • Materialisme : Tingka kecendrungan konsumen pada “kepemilikan duniawi”. • Etnosentrisme : Kemungkinan konsumen untuk menolak atau menerima berbagai produk buatan luar negeri.
  11. 11. 11Your Coffee Shop Sifat dalam diri konsumen : • Inovatif Konsumen yang suka menjadi pertama dalam menggunakan barang, jasa atau praktik baru.
  12. 12. • Dogmatisme Sifat kepribadian yang mengukur tingkat penolakan terhadap sesuatuyang baru yang tidak dikenal serta informasi yang berlawanan dengankeyakinannya.  Low dogmatism costumers: cenderung menjadikan produk baru sebagai alternatif kebutuhanmereka.  Highly dogmatism costumers: cenderung memilih produk yang lebih mapan dan mereka akan menjadikan iklan sebagai pertimbangan apabila datang dari tokoh yangterkenal.
  13. 13. 13Your Coffee Shop Social Character  Inner Directed Consumers : cenderungan menggunakan nilai ataupun standar “dalam diri” untuk mengevaluasi produk ataupun jasa baru dan berkemungkinan menjadi konsumen inovator.  Other-Directed Consumers : cenderung melihat orang lain untuk memberikan arahuntuk menentukanapakah tindakannya salah atau benardan mereka kurang berkemungkinan menjadi konsumen inovator.
  14. 14. Tingkat Stimulasi Optimum(TSO) Karakteristik yang mengukur tingkatpemenuhan individu. Riset menemukan tingkat stimulasi optimum (TSO) yang tinggi berkaitan dengan kesediaan yang lebih besar untuk mengambil risiko.
  15. 15. 15Your Coffee Shop Pencari Variasi-Kesenangan Baru sifat yang digerakkan olehkepribadian yang persis sama dan behubungan dengan TSO
  16. 16. 16Your Coffee Shop Cognitive Personality Factors Kebutuhan akan kognisi, mengukur kebutuhan dan kesenangan seseorang untuk berfikir.  Orang dengan KEBUTUHAN KOGNISI tinggi mungkin lebih responsive terhadap bagian iklan yang banyak memuat informasi atau deskripsi yang berhubungan dengan produk.  Orang dengan KEBUTUHAN KOGNISI rendah mungkin lebih tertarik pada latar belakang atau aspek disekitariklan.
  17. 17. 17Your Coffee Shop Cognitive Personality Factors Visualizers VersusVerbalizers.  Visualizers: konsumen yang lebih menyukai informasi visual dan produk yang menekankan pada penawaran visual.  Verbalizers: konsumen yang lebih menyukai informasi dan produk tertulis atauverbal.
  18. 18. 18Your Coffee Shop Materialisme Konsumen  Mereka sangat menghargai barang yang dapat diperolehdan dapatdipamerkan  Mereka sangat egosentris danegois  Mereka mencari gaya hidup denganbanyak barang  Kebanyakan milik mereka tidak memberikan kepuasan pribadi yang lebih besar.
  19. 19. 19Your Coffee Shop Perilaku Konsumen yang Mendalam  Minat yang mendalam terhadap barang atauproduk tertentu.  Kesediaan untuk bepergian jauh dalam rangka menambah contoh barang atau folongan produkyang diminati.  Dedikasi untuk mengorbankan uang dan waktuyang banyak secara bebas untuk mencari barang atau produk tersebut.
  20. 20. 20Your Coffee Shop Perilaku Konsumen yang Kompulsif • Merupakan perilaku abnormal, akibat kecanduan dan tindakan mereka dapat berakibat merusak diri sendiri dan orang– orang di sekeliling mereka.
  21. 21. 21Your Coffee Shop Ethnosentrisme Konsumen Konsumen yang sangat etnosentris mungkin merasa tidak pantas atau merasa salah bila membeli produk buatan luar negeri karena pengaruh ekonomi yang ditimbulkannya terhadap perekonomian dalamnegeri.
  22. 22. 22Your Coffee Shop Kepribadian Merk Para konsumen menghubungkan berbagai sifat atau karakteristik “mirip kepribadian” pada berbagai merk diberbagai macam golongan produk. Kepribadian merk ini dapat bersifat fungsional maupun simbolis.  Personifikasi merk  Kepribadian produk dangender  Kepribadian danwarna
  23. 23. 23Your Coffee Shop Kepribadian Produk dan Gender Kepribadian produk, sering melengkapi produk atau merek dengan gender. Sebagai contoh Kuku bima yang memakai para atlet diberi kepribadian maskulin, sedangkan Ini menunjukkan realitas pasar bahwa produk dan jasa pada umumnya dipandang oleh konsumen mempunyai gender.
  24. 24. 24Your Coffee Shop Kepribadian dan Warna Konsumen tidak hanya mengaitkan kepribadian pada produk dan jasa, namun juga cenderung menghubungkan berbagai faktor kepribadian ke berbagai warna khusus.
  25. 25. 25Your Coffee Shop Gaya Hidup Gaya hidup : Cara hidup yang diidentifikasikan oleh cara orang menghabiskan waktu mereka (aktifitas) apa yang dianggap penting (ketertarikan), dan tentang apa yang mereka pikirkan tentang diri mereka sendiri dan juga sekitarnya (Pendapat).
  26. 26. 26Your Coffee Shop Nilai dan Gaya Hidup Nialai dan gaya hidup (Value and life style/VALS ) berdasarkan SRI International diukur dari : 1. Outer directed Merupakan gaya hidup konsumen yang jika dalam membeli produk harus sesuai dengan nilai dan norma tradisional yang telah terbentuk. (Disini pembelian dipengaruhi pandangan dan pikiran orang lain) 2. Inner directed Merupakan gaya hidup konsumen yang membeli produk untuk memenuhi keinginan dari dalam dirinya untuk memiliki sesuatu yang tidak terlalu memikirkan norma budaya yang berkembang ( Berusaha keras untuk mengekspresikan dirinya ).
  27. 27. 27Your Coffee Shop 3. Need Driven Konsumen yang jika dalam membeli produk didasarkan kebutuhan , bukan keinginan berbagai pilihan yang tersedia. (Biasanya konsumen dengan pendapatan terbatas )
  28. 28. 28Your Coffee Shop Outer Directed Inner Directed Need Driven Belongers Kelas menengah, menghargai rasa aman,stabil,identitas dan solidaritas kelompok, tidak ambil resiko, hura-hura I-Am-Me Muda, idealis, menekankan ekspresi diri, musik keras, busana menyolok, melawan kelompok outer directed. Survivor (orang yang bertahan hidup) Wanita tua, pendidikan rendah dan tidak sehat, keluarga tidak mampu Emulators Belanja terus, punya hutang, Frustasi dalam ambisinya Experiential Menghargai pendidikan, lingkungan dan pengalaman- pengalaman Sustainer Muda, berjuang mencari tempat dalam masyarakat Achievers Lebih tua, matang, mampu, berkeluarga yang memiliki rumah Socially Conscious Berpendidikan tinggi, dewasa, gerakan flower power sampai dengan politik, punya jabatan berpengaruh Karakteristik Kelompok Konsumen ( Outer directed, Inner directed, dan Need driven
  29. 29. 29Your Coffee Shop Karakteristik gaya hidup dalam strategi pemasaran Empat manfaat memahami gaya hidup konsumen bagi pemasar: 1. Pemasar dapat menggunakan gaya hidup untuk melakukan segmentasi pasar 2. Pemahaman gaya hidup konsumen juga membantu dalam memposisikan produk di pasar (contoh dengan iklan ). 3. Dengan memahami gaya hidup konsumen, pemasar juga dapat menempatkan iklan produk nya pada media yang cocok. 4. Pemasar bisa mengembangkan produk sesuai dengan tuntutan gaya hidup mereka.
  30. 30. Performer adalah kalangan professional dan entrepreneur yang memiliki ambisi luar biasa untuk membangun kompetensi diri. Mereka adalah self-achiever yang menggunakan kompetensi dan ketrampilan sebagai alat untuk mendongkrak tingkat ekonomi. Karena itu mereka selalu meng-update informasi, mengadopsi teknologi, dan terus belajar untuk meng-improve diri. Karena memegang informasi dan teknologi, mereka cenderung melihat persaingan (dengan rekan-rekan kerja) secara positif. Performer lebih selfish dengan misi hidup mencapai kebebasan keuangan (financial freedom). Ya, karena mereka belum puas dengan tingkat kehidupan ekonomi saat ini.
  31. 31. Aspirator adalah performer yang sudah mapan dan cukup puas dengan kondisi ekonomi saat ini. Mereka juga open mind terhadap globalisasi dan dan mengadopsi nilai-nilai universal. Karena sudah merasa cukup, maka orientasi hidup mereka tidak lagi selfish. Ia mulai memikirkan hal-hal di luar dirinya: mulai peduli dengan anggota DPR yang hobi korupsi; mulai peduli pesawat kok jatuh melulu; mulai peduli dengan pemanasan global atau hutan Kalimantan yang dibabat habis. Ia punya harapan menjadi influencer bagi masyarakat, lingkungan, dan negaranya. Jadi tidak benar, seluruh kelas menengah Indonesia itu acuh tak acuh terhadap negaranya.
  32. 32. Expert kebanyakan adalah profesional di berbagai bidang mulai dari dokter, arsitek, konsultan, atau pengacara yang selalu berupaya menjadi ekspert di bidang yang digelutinya. Setiap hari mereka sibuk menekuni bidang profesinya dari pagi hingga larut malam. Dokter yang sudah laku misalnya, harus mengurusi pasien-pasiennya dari pagi hingga dini hari. Hidupnya cenderung rutin dan monoton, tapi mereka menikmatinya, karena semua pekerjaan itu dilakukan dengan passionate. Karena “tertawan” oleh pekerjaan, mereka tidak memiliki cukup waktu luang untuk anak-anak, jalan-jalan di mal, atau menghadiri acara-acara keluarga/kerabat. Karena itu lingkungan pergaulan mereka juga terbatas, melulu di lingkungan profesinya. Intinya, “their life is their career”.
  33. 33. Climber adalah para pegawai pabrik (blue collar), salesman, supervisor, dan sebagainya yang berupaya keras membanting-tulang untuk menaikkan status ekonominya. Harapan utama mereka adalah mendongkrak karir dan menaikkan taraf kehidupan menjadi lebih baik. Karena umunya masih mengawali karir, mereka masih suka pindah-pindah kerja (job- hunter), risk-taker dalam karir, dan cenderung melihat bahwa “career is a journey”. Seperti halnya Expert, mereka memiliki sedikit waktu luang karena pagi-pagi harus berangkat ke kantor atau pabrik dan lepas Magrib baru bisa pulang ke rumah dalam kondisi capek. Umumnya mereka memiliki family-values yang tinggi dan bekerja keras melulu untuk keluarga. Karena itu mereka adalah sosok “hero of their family”.
  34. 34. Follower umumnya adalah kalangan muda (SMA dan kuliah) yang membutuhkan panutan (role model) untuk menemukan dan menunjukkan eksistensinya. Kenapa butuh panutan? Ya karena mereka masih mencari jati diri, belum punya banyak pengalaman, dan wawasannya masih terbatas (short-term vision, less sense of purpose). Mereka adalah generasi galau (ababil: “ABG labil”). Karena hal ini pula, tangible aspect seperti tampilan fisik, kepemilikan barang mahal, atau citra diri menjadi sesuatu yang penting. Bagi mereka teman adalah segalanya (friends are everything) dan diterima di lingkungan teman merupakan sesuatu yang penting untuk menunjukkan eksistensi mereka. Koneksi dengan teman (connecting with friends) mereka lakukan melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter.
  35. 35. Trend-setter memiliki daya beli yang lebih tinggi (more resources) dibanding follower. Karena lebih mampu, mereka ingin menjadi panutan dalam gaya hidup (peripheral lifestyle) seperti fesyen, gaya selebriti, gadget, dan sebagainya) bagi teman-temannya. They are victim of trends. Mereka menemukan eksistensinya ketika diikuti dan menjadi center of attention di lingkungan teman-temannya. Untuk bisa terus mengikuti tren dan isu-isu terbaru, mereka aktif berkoneksi di lingkungan teman- temannya menggunakan Facebook atau Twitter. Dengan karakteristik seperti itu, tak diragukan lagi bahwa mereka adalah orang-orang narsis (narcissist) dan cenderung self-centered.
  36. 36. Flow-er adalah sosok yang tidak puas dengan tingkat kehidupan ekonominya saat ini, namun mereka tak tahu harus bagaimana untuk merubahnya. Karena tingkat pendidikan dan pengetahuan yang terbatas, mereka cenderung kurang meng- update informasi dan mengadopsi teknologi sehingga wawasan dan visi hidupnya terbatas. Dengan keterbatasan itu, hidup mereka cenderung pasrah dan mengalir (flow) di tengah perubahan kehidupan (teknologi, informasi, sosial, politik, dan sebagainya) yang cepat dan bergolak. Keluarga dan (terutama) anak adalah aset terbesar yang mereka miliki. Di tengah pergolakan hidup yang cepat pegangan mereka hanya satu, yaitu keyakinan agama (high spiritual values). Karena itu mereka cenderung menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.
  37. 37. Settler adalah Flow-er yang sudah memiliki kemapanan hidup. Sosok ini merintis warung atau punya lahan luas hasil warisan yang menghasilkan sumber keuangan cukup besar bagi kehidupan ekonomi. Mereka tidak lagi memiliki keresahaan hidup dari sisi ekonomis. Hanya saja, berbeda dengan Aspirator atau Performer, mereka bukanlah sosok yang knowledgeable, bisa jadi cuma lulus SD atau SMP. Karena tingkat pengetahuan yang terbatas, maka mereka cenderung memegang nilai-nilai tradisional dan fobia terhadap perkembangan informasi, teknologi, dan globalisasi. Karena sudah puas dengan sukses yang dicapai saat ini, mereka cenderung tidak belajar dan mengembangkan diri. They are at the comfort zone.
  38. 38. 38Your Coffee Shop THANK YOU!
  • AsdinarWahid

    Jul. 27, 2020
  • SupratiniSupratini

    Apr. 4, 2020
  • nicoadit

    Nov. 2, 2019
  • AgungGumelar21

    Mar. 4, 2019

Perilaku Konsumen

Vistas

Total de vistas

3.551

En Slideshare

0

De embebidos

0

Número de embebidos

1

Acciones

Descargas

32

Compartidos

0

Comentarios

0

Me gusta

4

×