Se ha denunciado esta presentación.
Utilizamos tu perfil de LinkedIn y tus datos de actividad para personalizar los anuncios y mostrarte publicidad más relevante. Puedes cambiar tus preferencias de publicidad en cualquier momento.
Pengetahuan kopi
• Sejarah Kopi
Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 850 M.Pada saat
itu, banyak orang diBenua Afr...
Pengetahuan Kopi
• Bangsa Arab adalah bangsa pertama peminum kopi
Bangsa Arab yang memiliki peradaban yang lebih maju dari...
Pengetahuan kopi
Kopi yang beredar di dunia saat ini secara umum terbagi menjadi 70% arabika
dan 30% robusta.
Sedangkan di...
Pengetahuan kopi
• Kopi arabika
Kopi arabika adalah kopi dengan cita rasa terbaik. Sebagian besar kopi
yang ada di pasaran...
Pengetahuan kopi
• Biji kopi robusta
Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898.
Kopi robusta dapat dika...
Perbedaan umum kopi Arabica dan Robusta
Parameter

Arabica

Robusta

Origin

Etiophia

Kongo

Tahun ditemukan

1753

1895
...
Perbedaan umum kopi Arabica dan Robusta
Parameter

Arabica

Robusta

Aroma biji setelah di goreng (Fragrance)

Harum

Kura...
Kopi Excelso
Kopi Excelso dibuat dan dipasarkan tetap dalam
bentuk kopi biji, dengan alasan :
• Memenuhi kebutuhan kopi ke...
Kopi EXCELSO
• Kalosi Toraja
Kopi yang tumbuh di Toraja adalah salah satu kopi terbaik didunia (masuk ke
katagori 5 besar ...
Kopi EXCELSO
• Java Arabica
Kopi ini sangatlah terkenal, bahkan di dunia barat muncul istilah
“Cup of Java”.
Hal itu menge...
Próxima SlideShare
Cargando en…5
×

Perbedaan kopi arabika dan robusta

  • Inicia sesión para ver los comentarios

Perbedaan kopi arabika dan robusta

  1. 1. Pengetahuan kopi • Sejarah Kopi Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 850 M.Pada saat itu, banyak orang diBenua Afrika, terutama bangsa Etiopia, yang mengonsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhikebutuhan protein dan energi tubuh. Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika penggembala bernama Khalid seorang Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah matahariterbenam setelah memakan sejenis buah bery. Ia pun mencoba memasak dan memakannya.Kebiasaan ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika, namun metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah beberapa ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Arab dengan metode penyajian yang lebih maju.
  2. 2. Pengetahuan Kopi • Bangsa Arab adalah bangsa pertama peminum kopi Bangsa Arab yang memiliki peradaban yang lebih maju daripada bangsa Afrika saat itu, tidak hanya memasak biji kopi, tetapi juga direbus untuk diambil sarinya.Pada abad ke-13, umat Muslim banyak mengonsumsi minuman kopi ini. Kepopuleran kopi pun turut meningkat seiring dengan penyebaran agama Islam pada saat itu hingga mencapai daerah Afrika Utara, Mediterania, dan India. • Penyebaran kopi di Eropa Biji kopi dibawa masuk pertama kali ke Eropa secara resmi pada tahun 1615 oleh seorang saudagar Venesia. Ia mendapatkan pasokan biji kopi dari orang Turki, namun jumlah ini tidaklah mencukupi kebutuhan pasar.Oleh kerena itu, bangsa Eropa mulai membudidayakannya.Bangsa Belanda adalah salah satu negara Eropa pertama yang berhasil membudidayakannya pada tahun 1616. Kemudian pada tahun1690, biji kopi dibawa ke Pulau Jawa untuk dikultivasi secara besar-besaran. Pada saat itu, Indonesia masih merupakan negara jajahan Kolonial Belanda.
  3. 3. Pengetahuan kopi Kopi yang beredar di dunia saat ini secara umum terbagi menjadi 70% arabika dan 30% robusta. Sedangkan di Indonesia sendiri produksi terbesar adalah kopi robusta (80%) dan Arabika (20%) Indonesia merupakan penghasil kopi arabika terbaik di dunia, meskipun bukan penghasil kopi arabica terbesar di dunia. Kopi arabica ada 2 jenis, yaitu commercial arabica dan specialty arabica. Commercial arabica mendominasi pasaran kopi sekitar 63% terutama dihasilkan di Kolombia dan Brazil. Sementara specialty arabica hanya 7% dimana dari 7 macamnya, 6 di antaranya dihasilkan di Indonesia dan hanya 1 dihasilkan oleh Jamaica yang sangat terkenal dengan nama Blue Mountain. Enam jenis kopi arabica yang dihasilkan di Indonesia adalah: kopi gayo di Aceh, kopi mandheling di Sumatera Utara, kopi java di Jawa Timur, kopi kintamani di Bali, kopi toraja di Sulawesi dan kopi mangkuraja dari Bengkulu.
  4. 4. Pengetahuan kopi • Kopi arabika Kopi arabika adalah kopi dengan cita rasa terbaik. Sebagian besar kopi yang ada di pasaran, dibuat dengan menggunakan biji kopi jenis ini. Kopi ini berasal dari Etiophia dan ditemukan sekitar tahun 1753 dan sekarang telah dibudidayakan di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia. Secara umum, kopi ini tumbuh di negara-negara beriklim tropis atau subtropis dan kopi ini hanya dapat tumbuh pada ketinggian 600-2000 m di atas permukaan laut. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 3 meter bila kondisi lingkungannya baik. Suhu tumbuh optimalnya adalah 18-26 oC. Biji kopi yang dihasilkan berukuran cukup kecil dan berwarna hijau hingga merah gelap.
  5. 5. Pengetahuan kopi • Biji kopi robusta Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898. Kopi robusta dapat dikatakan sebagai kopi kelas 2, karena rasanya yang lebih pahit, sedikit asam, dan mengandung kafein dalam kadar yang jauh lebih banyak. Selain itu, cakupan daerah tumbuh kopi robusta lebih luas daripada kopi arabika yang harus ditumbuhkan pada ketinggian tertentu. Kopi robusta dapat ditumbuhkan dengan ketinggian 400 - 800 m di atas permuakaan laut. Selain itu, kopi jenis ini lebih resisten terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadikan kopi robusta lebih murah. Kopi robusta banyak ditumbuhkan di Afrika Barat, Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.
  6. 6. Perbedaan umum kopi Arabica dan Robusta Parameter Arabica Robusta Origin Etiophia Kongo Tahun ditemukan 1753 1895 700 – 1.700 400 - 700 16 - 20 21 - 24 Akar Dalam Dangkal Berbunga Setelah hujan Tidak tetap 1.500 – 3.000 2.300 – 4.000 Buah Matang Jatuh Di pohon Waktu dari berbunga s.d. berbuah 9 bulan 10 – 11 bulan Resistensi terhadap penyakit Rentan Kebal Bentuk biji Pipih Oval Kandungan kafein 0,8 – 1,5 % 1,7 – 4,0 % Rendemen / kadar air ± 18 % ± % Tumbuh pd Ketinggian ( mdpl ) Suhu untuk tumbuh optimal (°C) Produksi buah (Kg/hectare)
  7. 7. Perbedaan umum kopi Arabica dan Robusta Parameter Arabica Robusta Aroma biji setelah di goreng (Fragrance) Harum Kurang harum Cita rasa (taste) Asam Pahit Sifat kekentalan (Body) Ringan Berat
  8. 8. Kopi Excelso Kopi Excelso dibuat dan dipasarkan tetap dalam bentuk kopi biji, dengan alasan : • Memenuhi kebutuhan kopi kelas menengah ke atas • Menghapus image kopi campuran (kopi dicampur dengan jagung) • Kopi dengan kualitas terbaik adalah masih berbentuk biji dan baru digiling apabila akan diseduh, sehingga benar-benar terjaga citarasanya
  9. 9. Kopi EXCELSO • Kalosi Toraja Kopi yang tumbuh di Toraja adalah salah satu kopi terbaik didunia (masuk ke katagori 5 besar terbaik di dunia) Ditanam di daerah pegunungan tinggi di Sulawesi. Kalosi adalah nama kota kecil di Sulawesi, yang merupakan tempat pengumpulan kopi dari daerah sekitarnya. Toraja adalah daerah pegunungan di Sulawesi tempat tumbuhnya kopi ini. Kopi dari Sulawesi ini memiliki aroma yang kaya, tingkat keasaman yang seimbang (agak sedikit lebih kuat dari kopi Sumatra) dan memiliki ciri yang multidimensional. Warnanya coklat tua. Kopi ini cocok untuk digoreng hingga warnanya gelap. Karena proses produksinya, kopi ini dapat mengering secara tidak teratur. Walau demikian biji yang bentuknya tidak teratur ini dapat memperkaya rasanya.
  10. 10. Kopi EXCELSO • Java Arabica Kopi ini sangatlah terkenal, bahkan di dunia barat muncul istilah “Cup of Java”. Hal itu mengesankan bahwa kopi indonesia identik dengan Java Arabica. Kopi Java Arabica mengeluarkan aroma tipis rempah sehingga membuatnya lebih baik dari jenis kopi lainnya, memiliki keasaman yang rendah dikombinasikan dengan kondisi tanah, suhu udara, cuaca serta kelembaban udara. Kopi Java Arabica banyak ditanam didaerah Jawa Tengah. Sedangkan produksi kopi Java Arabica di Jawa Timur dipusatkan ditengah pegunungan Ijen, dengan ketinggian pegunungan 1400 meter.

×