SlideShare una empresa de Scribd logo
1 de 12
Lakon Remaja




KARMA
KONSEP PEMENTASAN
      Drama ini diilhami dari cerita Legenda Batu Menangis yang bersal dari Sulawesi Utara, karena
    kami menganggap bahwa dalam cerita tersebut banyak terdapat nilai – nilai kemanusiaan yang dapat
    kita tanamkan untuk anak tingkat sekolah dasar, misalnya sikap untuk tidak durhaka terhadap orang
    tua, sikap untuk tidak berbohong, dan menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua tidak akan pernah
    lekang sampai kapanpun.
      Dalam drama ini kami telah melakukan banyak perubahan – perubahan tokoh dari cerita yang
    sebenarnya dan kami telah memodifikasi cerita ini hingga hampir mirip dengan kisah – kisah
    kehidupan nyata seperti sekarang ini.

SINOPSIS CERITA
        Ada sebuah keluarga sederhana yang tinggal di suatu desa . keluarga tersebut terdiri dari seorang
     Ibu dan dua orang anaknya yaitu Joko dan Anik . Meskipun hidup dalam keluarga yang sangat
     sederhana, Joko tingkah laku Joko setiap harinya seperti orang kaya . Tak jarang terjadi pertengkaran
     dirumah tersebut hanya gara – gara lauk pada saat makan. Namun Ibu Joko dan Anik (kakak Joko)
     selalu bersabar menghadapi tingkah laku Joko, hal itu dikarenakan Joko merupakan anak laki-laki
     satu-satunya dalam keluarga tersebut, apalagi setiap kali beradu mulut Joko selalu mengancam akan
     pergi dari rumah apabila keinginannya tidak dituruti oleh Ibunya .
     Joko mempunyai seorang pacar anak orang kaya yaitu anak juragan sapi dari desa sebelah. Hal
     tersebut diceritakan Joko terhadap Ibunya . Betapa terkejutnya sang Ibu pada saat Ibunya mendengar
     dari Joko bahwa dia telah berbohong dengan mengatakan bahwa dia adalah anak orang kaya untuk
     mendapatkan gadis tersebut . Dan yang lebih menyakitkan lagi Joko menyuruh sang Ibu untuk
     memanggil Joko tuan pada saat Joko bersama dengan sang kekasih, namun sang Ibu masih dapat
     bersabar .
        Suatu hari pacar Joko meminta Joko untuk melamarnya dan Jokopun menyanggupinya dengan
     segala syarat yang diajukan oleh sang pacar yaitu Joko harus menyerahkan uang sebesar
     Rp.20.000.000,- kepada calon mertuanya . kejadian ini membuat Joko bingung dan kembali Joko
     mendesak Tbunya untuk menyediakan uang tersebut dalam waktu dua hari. Dan Joko tidak mau tahu
     bagaimana caranya sampai-sampai Joko menyuruh Ibunya Untuk menjual tanah warisan dari
     bapaknya . dan lagi-lagi sang Ibu tidak kuasa untuk menolak karena Joko mengancam akan pergi
     dari rumah apabila keinginannya tidak segera di penuhi .
        Dan sesuai dengan waktu yang telah disepakati, Jokopun melamar pacarnya dengan memenuhi
     syarat yang telah diajukan. Pada saat melamar Joko membawa sang Ibu yang telah disuruh untuk
     mengaku sebagai pembantunya . dan pada saat pelamaran tersebut sang calon mertua Joko bertanya
     kepada Joko tentang orang tua Joko dan Joko menjawab bahwa orang tua laki-lakinya telah
     meninggal dunia pada saat Joko masih kecil. Calon mertuanya bertanya kembali tentang Ibu Joko,
     Joko pun kebingungan untuk menjawab, dan setelah ditanya beberapa kali oleh calon mertuamya
     maka Jokopun menjawab bawwa Ibunya telah meninggal dunia . seketika itupun Ibu Joko tidak
     dapat menahan kesabaran lagi dan secara tidak sengaja mengutuk Joko menjadi patung .

ADA SEBUAH KELUARGA YANG TERDIRI DARI SEORAG IBU DAN DUA ORANG ANAKNYA
YANG BERNAMA ANIK DAN JOKO. MEREKA HIDUP DALAM KEADAAN YANG SANGAT
SEDERHANA .

MBOK (sambil membawa nasi)
Anik, lauknya bawa kesini, itu tadi yang Mbok letakkan didekat kompor .

ANIK (sambil membawa lauk)
Iya Mbok .

MBOK (sambil menata makanan)
Ayo ditata dulu makanannya setelah itu panggil adikmu Joko, kita sarapan bersama.

ANIK
Joko masih mandi, Mbok




Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                                2
SESAAT KEMUDIAN JOKOPUN DATANG DAN DUDUK DIANTARA MBOK DAN ANIK

JOKO
Sarapannya apa, Mbok ?

MBOK
ya seperti biasanya toh Jok, tahu sama tempe .

JOKO (dengan suara keras)
Apa tahu clan tempe lagi kata Mbok ? Aku kan bosan mbok, tiap hari makan tempe dan tahu . Pokoknya
aku nggak mau.

ANIK
Sudahlah Jok diakan saja . Yang kita punya kan cuma ini .

JOKO
Mungkin Mbak bisa makan seperti ini setiap hari, tapi aku nggak bisa Mbak.

MBOK
Kamu ini mbokya ngerti toh , Mbok ini kerjanya apa ? Mbokkan Cuma buruh tani . Kamu juga tahu sendiri
kalau beberapa hari ini sawahnya kebanjiran.

JOKO
Mbokkan bisa cari kerja yang lain, nyuci baju orang kek, jadi buruh pabrik kek, atau yang lainnya .

MBOK
Kamu iti gimana toh Jok, memang cari kerja itu gampang.

JOKO
Ya sudah Aku makan tapi Aku nggak mau kalau besok lauknya tahu dan tempe lagi
Akhirnya merekapun sarapan bersama. dan tiga puluh menit kemudian …….

MBOK
Anik, tolong piring-piringnya bawa kedalam .

ANIK
Baik Mbok

MBOK
Jok, Mbok perhatikan pagi-pagi seperti ini kamu sudah rapi , mau kemana ?

JOKO
Itu Mbok pacarku mau kesini, Mbok !

MBOK
jadi kamu punya pacar toh . Anak siapa ?

JOKO
Itu lho, anaknya juragan sapi dari kampung sebelah.

MBOK (sambil terkejut)
Apa ….. ? Kamu pacaran sama anaknya juragan sapi itu. Memang dia mau pacaran sama kamu yang
anaknya buruh tani ?

JOKO (bingung)
ya aku tidak ngomong kalau aku ini anaknya buruh tani . Aku bilang aku adalah anaknya orang kaya.



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                              3
MBOK (sambil mengelus dada)
Astaghfirullah Joko. kenapa kamu berbohong seperti itu ?

JOKO (dengan nada agak kerat)
Mbok, aku lakukan ini demi kita Mbok. Memangnya, Mbok nggak senang kalau Mbok punya memantu
orang kaya?

MBOK
Ya, Mbok senang punya menantu orang kaya tapi jangan begitu caranya. Nati kalau pacarmu tahu kalau
kamu orang miskin bagaimana terus bagaiaman?

JOKO
Ya, aku ngggak tahu

MBOK
Kamu itu bagaimana toh Jok?

JOKO
Oh ya nanti pacarku mau datang ke sini, dan aku mau Mbok jangan memanggil aku anak tapi Mbok harus
memanggil aku tuan dan Mbok harus mengaku sebagai pembantuku.

MBOK (terkejut)
Masya Allah Joko, kamu kok tega sama Mbok, Mbokkan orang tua kamu, masak kau menyuruh Mbok
memanggil kamu tuan.

JOKO (Sambil berdiri)
aku nggak mau tahu pokoknya Mbok harus seperti itu, kalau Mbok nggak lebih baik aku pergi dari sini.
Aku sudah bosan hidup sebagai orang miskin, rumah yang sempit dan nggak punya apa-apa

MBOK (sambil memegang tangan Joko)
Ya sudah , ya sudah nnti kalau pacar kamu datang Mbok akan berpura – pura menjadi pembantu kamu, tapi
kamu j angan pergi kamu kan anak laki-laki Mbok satu-satunya . Ya sudah Mbok tinggal ke dapur dulu .

JOKO MODAR-MANDIR MENANTI KEDATANGAN SANG PACAR DAN SESAAT KEMUDIAN
PACAR JOKOPUN DATANG .

ARISKA (dengan nada manja)
Sayang, tahu nggak aku sudah nunggu lama disana . Untung tadi aku ketemu sama Joni teman kamu.
Katanya kamu suruh aku kesini . Ini rumah siapa sich sayang ?

JOKO
Oh ……….. ini rumah pembantuku, aku kesini menjenguk anaknya yang sedang sakit.

TIBA-TIBA IBUNYA JOKO KELUAR

MBOK
Oh …… ada tamu toh .

ARISKA
Eh !Dia siapa sayang ?

JOKO Oh ini ! dia adalah pembantuku yang aku ceritakan tadi

MBOK
Iya, saya adalah pembantu tuan Joko . Tuan kesini menjenguk anak saya yang sedang sakit .



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                               4
JOKO
Oh ya ! sayang kamu mau minum apa ?

ARISKA
E…. ada orange jus gak yang ?

JOKO
Aduh sayang di rumah pembantu masak ada orange j us!

MBOK
Benar Non! Saya ini kan hanya orang kampungyang ada Cuma air putih.

ARISKA
Ya udah deh air putih aja.

JOKO
Cepat Mbok ambilkan!

MBOK
Baik Tuan.

SETELAH SI MBOK MASUK, JOKO DAN ARISKA BERBINCANG – BINCANG DI DEPAN
RUMAH.

ARISKA
Ngomong – ngomong aku harus duduk di mana?

JOKO
Di sini aja ya Yang?( Sambil menunjuk tikar)

ARISKA
Apa??? Masak aku disuruh duduk di tempat yang kotor ini?

JOKO
Maklumlah Yang, ini kan rumahnya pembantu jadi umtuk sementara duduk di sini aja!

ARISKA
Ya dah deh kalau begitu.

SI MBOK KELUAR DANGAN MEMBAWA DUA GELAS AIR PUTIH.

MBOK
Ini Non airnya, silahkan di minum.

JOKO
terimakasih Mbok . ya sudah silakan Mbok masuk kedalam .
Setelah Mbok masuk kedalam, Joko dan Ariska melanjutkan kembali percakapannya.

Ariska Yang, kita kan sudah lama pacaran. Kapan sayang melamar aku ? Mami sudah sering tanya.

JOKO (sambil berfikir)
E… Bagaimana kalau bulan depan ?

ARISKA
Tapi Yang, Mami kan mau pergi keluar negeri .



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                        5
JOKO
bagaimana kalau minggu depan ?

ARISKA
begini Yang, kata Mami 2 hari lagi Sayang harus melamar aku.

JOKO (dengan terpaksa jokopun menyetujuinya )
ya sudah, 2 hari lagi aku melamar kamu.

ARISKA
Tapi Yang, kata Mami ada syaratnya.

JOKO
Apa syaratnya Sayang ?

ARISKA
Saat melamar, sayang harus membawa uang sebesar Rp. 20.000.000,-

JOKO (terkejut)
a…… pa ? dua puluh juta ?

ARISKA
Sayang kenapa kok terkejut ! uang dua puluh juta kan kecil buat sayang

JOKO (berpura – pura )
Ah , siapa yang terkejut . kalau hanya uang dua puluh juta itu kecil buat aku .

ARISKA
Jadi bagaimana Yang ? Sayang jadi kan melamar aku ?

JOKO
Ya pasti dong sayang

ARISKA
Ya udah ya , aku pulang dulu Yang . Aku masih ada j anj i sama teman – teman mau pergi ke Mall.
Da……… (sambil melambaikan tangan)

JOKO (sambil melambaikan tangan)
hati – hati dijalan ya.

SETELAH ARISKA PULANG, JOKO MASUK KEDALAM RUMAH DENGAN PERASAAN YANG
BINGUNG. MELIHAT JOKO YANG SEPERTI ITU SI MBOK JUGA IKUT BINGUNG.

MBOK
Ada apa to jok, kok mbok lihat sepertinya kamu bingung sekali ?

JOKO
Gini mbok, orang tua Ariska minta aku melamar Ariska dua hari lagi

MBOK
Kamu mau melamar pakai apa jok ? kamu kan belum kerja.

JOKO
Mamanya Ariska juga minta uang Rp.20 juta buat melamar anaknya.




Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                          6
MBOK
Apa??? 20juta??? Kita dapat uang sebesar itu dari mana ? kita kan hanya orang miskin, buat makan saja
kita susah. Apalagi 20 juta !

JOKO
Pokoknya aku gak mau tahu. Dalam dua hari mbok harus menyiapkan uang 20 juta untuk melamar
pacarku.

MBOK
Masyaallah jok, ya gak mungkin toh mbok dapat uang 20juta dalam dua hari.

JOKO
Tapi kita kan masih punya tanah peninggalan bapak yang ada dibelakang rumah itu mbok.

MBOK
Jok, itu kan peninggalan bapakmu satu-satunya. Masak kamu tega nyuruh mbok menjualnya.

JOKO
Sudahlah mbok jual saja. Kalau mbok gak mau jual lebih baik aku pergi saja dari rumah.

MBOK
Jangan gitu toh nak, kita kan sudah gak punya apa-apa lagi.

JOKO
Pokoknya aku gak mau tahu, lebih baik aku minggat kalu mbok gak mau menjualnya.

MBOK
Ya udah jok, nanti mbok pikir-pikir dulu.

JOKO
Kalau gitu aku keluar dulu.
Karena mendengar keributan antara mbok dan adiknya, Anikpun keluar.

ANIK
Ada apa toh mbok aku dengar dari dalam kok rebut saja.

MBOK
Adikmu ini lho, katanya dia mau melamar pacarnya dan calon mertuanya minta uang sebesar 20 juta. mbok
bingung harus cari uang dimana. Malahan dia nyuruh mbok jual tanah peninggalan bapakmu.

ANIK
Terus mbok mau ?.

MBOK
Lha gimana lagi nik, adikmu ngancam mau minggat dari rumah kalau mbok gak jual tanah. Dia kan anak-
anak laki-laki mbok satu-satunya.

ANIK (dengan nada kesal)
Mbok sih selalu saja menuruti keinginan joko.

MBOK
Mbok sudah gak punya cara lagi nik. Mbok bingung ! !.

ANIK
Ya sudah, terserah mbok saja. Anik masuk dulu mau nyuci piring mbok.




Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                                7
Dengan merasa terpaksa sekali, maka ibu jokopun menjual tanah peninggalan almarhum suaminya. Ibu
joko akhirnya pergi kerumah Bu Anis juragan kaya di desanya yang biasa membeli tanah.

BU ANIS
Jeng…..aku baru beli kalung berlian lho bagus banget !

BU HEFNI
Iya to bu….., mana aku pengen lihat ! aku kemarin juga baru dibeliin cincin permata sama suamiku dari
Korea Selatan.

IBU JOKO
Permisi Bu Anis….., kulonuwun ?!.

BU ANIS
Oh …monggo, lho! Bu Joko, mari masuk bu. Silahkan duduk, silahkan bu !.

IBU JOKO
Iya bu…terimakasih.

BU ANIS
Kok tumben bu joko. Ada perlu apa ? ndak biasanya loh ibu main kerumah saya….

IBU JOKO
Oh …iya bu, begini…. maksud kedatangan saya kemari tadi pertama mau silaturrahmi dan yang kedua
mau…. anu…..saya dengar ibu bias membeli tanah, dan saya bermaksud akan menawarkan tanah saya
dibelakang rumah itu untuk saya jual kepada ibu.

BU ANIS
Iya ta bu… ibu apa bawa surat-surat tanahnya ?.

IBU JOKO
Ini bu ! (sambil menyerahkan surat-surat tanah)

BU ANIS
Iya, saya periksa dulu ya bu ! (memeriksa surat-surat tanah). Terus ibu mau menjual tanah ini berapa bu ?.

IBU JOKO
Emmm…… kalau Rp.25.000.000 bagaimana bu ?.

BU ANIS
Kok Rp.25.000.000 to bu! Kalau Rp.18.000.000 bagaimana?.

BU JOKO
Kok Rp.18.000.000to bu, ya udah kalau Rp.20.000.000 saja bagaimana bu… yang penting jangan kurang
dari Rp.20.000.000 ya bu…. bagaimana?.

IBU HEFNI
Sudahlah jeng…. iya saja !.

IBU ANIS
Ya sudah bu…baiklah, saya beli Rp.20.000.000. sekarang saya ambilkan uang dulu kedalam ya bu !.

IBU HEFNI
Bu…. kok tanahnya dijual, memangnya ada keperluan apa to bu! Kelihatannya mendadak sekali!.

BU J OKO



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                                     8
Hemmm… iya bu, ada keperluan keluarga. Hem…

IBU ANIS (keluar dari kamar)
Ibu joko, ini uangnya Rp.20.000.000, coba dihitung dulu bu !.

BU JOKO
Ndak bu…. saya percaya kok sama ibu. Terimakasih….kalau begitu saya pamit dulu ya bu.
Terimakasih……..

BU ANIS
Oh iya bu, kok tergesa-gesa, baiklah bu…. saya juga terimakasih. Nanti kalau saya butuh surat-surat
keterangan yang lain bolehkan saya main kerumah ibu ?.

BU JOKO
Oh iya…. silahkan bu. Ndak apa-apa ! Bu Hefni juga boleh main kegubuk saya yang reot itu. Ya sudah
bu… saya pamit dulu, terimakasih. Mari…….. .

BU ANIS
Iya mari-mari…..hati-hati ya bu !.
Sementara itu, suasana dirumah Ariska pacar Joko begitu sibuk mempersiapkan acara lamaran. Para
pembantu sibuk bersih-bersih dan menata rumah.

YU
Aduh…..kerja kok terus, sampek coklek pinggangku ini rasanya. Eh nem nem, sini…..tak kasih tahu!.
(kemudian duduk)

NEM
Ada apa to Yu…..kok semangat banget. (sambil meletakkan sapunya dan ikut duduk).

YU
Eh kamu tahu ndak, non ariska itu hari ini mau dilamar juragan kaya katanya guuuuanteng lho!.

NEM
Masak sih Yu! Aku kok ndak tau !.

YU
iya! Kamu ini bagaimana to nem nem, masa sama yang terjadi pada juragan kita kamu ndak tahu? Wong
tetangga-tetangga yang beli sayur tadi semua membicarakan itu kok ! katanya sih, wajahnya seperti david
Beckham pemain sepak bola itu lho nem.

NEM
Da….. David Beckham itu sopo to Yu !.

YU
Gusti allah nem nem, makanya kamu itu j adi orang mbok ya nonton TV. Walau kita pembantu tapi mbok
yo yang sedikit modern gitu po’o. kaya aku ini !. (sambil berpose lenggak-lenggok)

IBU ARISKA
Aduh,duh,duh,duh…… wong disuruh kerja kok ya ngerumpi! Kalian berdua itu piye to Yu, Nem! Ayo
coba kamu Nem dah siap pa belum makananya di dapur ?

NEM
Belum ndoro putri…..(sambil ketakutan)

IBU ARISKA




Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                                  9
Kok belum piye to Nem, lihat ini sudah jam berapa ? calon besanku tuh mau dating. Ayo cepat sana kamu
siapkan makanannya! Dan kamu Yu, bersih-bersih didepan sana. Nanti kalau tamunya dating kasih tau saya
ya.

YU & NEM
Inggih ndoro putri……...

IDA
Ada apa to ma…..kok rebut aja sendiri dari tadi, kok ngomel-ngomel terus ida perhatikan.

IBU ARISKA
itu loh Yu sama Nem, wong disuruh kerja kok malah ngerumpi.

IDA
Iya tuh ma, pembantu kita itu senangnya ngegosip melulu. Malah kemarin itu yang namanya Nem itu
malah pacaran dipasar. Bukannya beli sayur malah kencan sama tukang ojek di depan itu loh ma.

IBU ARISKA
Oh iya ida , coba kamu lihat mbakmu dikamar. Dandannya udah selesai apa belum, dari tadi dandan kok
belum selesai juga. Ayo sana…..

IDA
Iya-iya ma…..(sambil agak sewot)

ARISKA
Mama…..aduh mamaaku udah kelihatan lebih cantik belum ma? Tu bajuku…. antingku juga bagus kan
ma?

IBU ARISKA
Iya-iya…. anak mama cuuanntik sekali, memang sudah saatnya dilamar. Mbakmu cantik kan ida ? .

IDA
Iya cantik!. (sambil cemberut karena sewot & iri)

YU
Maaf ndoro putri……. diluar tamunya sudah datang.

IBU ARISKA
Kamu itu piye to yu, kalau tamunya datang ya disuruh masuk to ! ayo cepat suruh masuk !.

YU
Inggih…inggih ndoro putri, inggih! Setelah tamunya masuk…….

ARISKA
Sayang……. kamu sudah datang ya. Kami semua udah lama nunggu kamu, kok telat sihhh….

JOKO
Iya sayang maaf…… maklum Surabaya, macet!.
Ariska Oh…. begitu. oh ya ma ini loh yang namanya joko pacarnya riska.

IBU ARISKA
Oh…. ini to yang namanya nak jojko, silahkan duduk nak joko! (sambil berjabat tangan kemudian
menyilahkan tamunya duduk) , lho, ini siapa nakjoko?.
Joko Ehmm…ini..ini pembantu saya ma...

ARISKA



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                              10
Iya ma, ini pembantunya sayang joko yang Riska ceritakan kemarin waktu anaknya sakit. Mama masih
ingat kan ?.

IBU ARISKA
Ohh…. iya mama inget.

JOKO
Iya ma…..betul sekali. Ma, maksud kedatangan saya kemari mau melamar Riska ma… .

IBU ARISKA
Oh… iya. Ibu sih ndak apa-apa, tapi apa kamu sudah membawa persyaratannya?.

JOKO
Iya sudah…ini ma! (sambil meminta uang kepada ibunya yang disuruh berpura-pura jadi pembantunya lalu
menyerahkannya kepada calon mertuanya)

IBU ARISKA
Sebentar ibu hitung dulu ya nak! …..aduh, udah wis ibu percaya. Ayo ida kamu saja yang hitung dikamar
mama.

IDA
Iya ma.. . !. Ibu Ariska Yu… Nem… ! Yu & Nem Inggih ndoro putri….

IBU ARISKA
ayo kamu buatkan minum 3 jus jeruk dan camilannnya bawa kesini ya. Cepat!

YU & NEM
kok 3 ndoro, terus yang itu bagaimana?(sambil menunjuk pada ibunya joko)

IBU ARISKA
udah cepet sana! Kalau disuruh itu gak usah banyak Tanya-tanya! Yu & Nem Inggih ndoro..

IBU ARISKA
Oh iya…orang tuanya nak joko kemana? Kok ndak ikut, mama kira mereka ikut. Kok malah pembantunya
yang diajak.

JOKO
Oh…. papa saya sudah meninggal ma… ! Ibu Ariska Oh sudah meninggal, maaf ya nak joko!

YU DAN NEM MASUK KERUANG TAMU SAMBIL MEMBAWA MINUMAN DAN CAMILAN.
KEMUDIAN IBU ARISKA, ARISKA DAN JOKO MENIKMATI HIDANGAN YANG DISAJIKAN
SEMENTARA IBU JOKO DIBIARKAN DUDUK DILANTAI TANPA MENIKAMTI APAPUN JUGA.

IBU ARISKA
Lalu mamanya nak joko sekarang dimana?

JOKO
Ehm…. mama …mama …(sambil melihat ibunya dengan bingung), mama saya juga sudah meninggal
ma…

IBU JOKO (langsung berdiri dan menghadap pada joko)
joko! Joko anakkku! Mbok masih sehat dan sekarang masih berdiri di hadapanmu kamu bilang mbok sudah
meninggal. Astaghfirullah…joko. Aku mbokmu joko, yang mengandung kamu, melahirkan kamu dan
sekarang dihadapanmu kamu bilang sudah mati joko !

ARISKA (saat joko kebingungan)



Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                            11
sebentar…. sayang ini siapa sich! Kamu bilang pembantu kamu, tapi kok dia bilang dia ini ibunya kamu.
Lalu yang benar yang mana?

JOKO
Tenang sayang ….yang benar ini bukan ibuku tapi pembantuku. Dan ibuku sudah meninggal.

IBU JOKO
Durhaka kamu joko !ini balasan kamu joko. Aku mbokmu joko!

JOKO
Enak saja !kamu bilang kamu ini ibuku ? (sambil mendorong ibunya hingga jatuh tersungkur kelantai)

IBU JOKO (sambil berusaha berdiri dan membelakangi Joko)
Durhaka kamu joko! benar-benar kamu anak durhaka! Ini balasan kamu pada ibumu sendiri ?daripada
mbok melihat anak seperti kamu lebih baik mbok melihat patung !»

JOKO (tiba-tiba saja joko terjatuh dan kakinya tidak bias digerakkan)
Aduh kakiku! mbok…mbok…ampun mbok…ampun, maafkan joko mbok….

ARISKA (sambil menangis melihat joko)
Ada apa sayang, kamu kenapa? Kakimu kenapa ?ma …ini bagaimana ma…?

IBU ARISKA
sudahlah nak…mama juga nggak tahu

IBU JOKO
Sekarang kamu mau mengakui aku sebagai mbokmu dihadapan mereka ! sekarang kamu mau! (sambil
marah karena sakit hati)

JOKO (sambil memohon-mohon)
Ampun mbok…ampun!

IBU JOKO
Tidak joko, ibu tidak akan memaafkan kamu. Ibu sudah terlanjur sakit hati! Ini memang karma yang harus
kamu terima!

DAN AKHIRNYA JOKOPUN MENJADI PATUNG.

IBU JOKO (berbalik menghadap Joko)
Jok , Jok, Jok kamu kenapa nak! Ayo bicaralah pada ibu , ya Allah Joko ! mengapa kamu jadi seperti ini
nak? astaghfirullah apa yang telah aku katakan, aku telah mengutuk anakku sendiri.

DAN IBU JOKOPUN HANYA DAPAT BERSIMPUH MENANGIS MENYAKSIKAN ANAKNYA
YANG MENJADI PATUNG


                                               SELESAI




Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis                                                 12

Más contenido relacionado

Destacado

Destacado (8)

Implications of Technology On PE Teachers
Implications of Technology On PE TeachersImplications of Technology On PE Teachers
Implications of Technology On PE Teachers
 
Puzzle mudah
Puzzle mudahPuzzle mudah
Puzzle mudah
 
Pesta terakhir
Pesta terakhirPesta terakhir
Pesta terakhir
 
Laporan kasus ii
Laporan kasus iiLaporan kasus ii
Laporan kasus ii
 
What teachers want
What teachers wantWhat teachers want
What teachers want
 
Drama bawang merah bawang putih
Drama bawang merah bawang putihDrama bawang merah bawang putih
Drama bawang merah bawang putih
 
Alatan keperluan diri
Alatan keperluan diriAlatan keperluan diri
Alatan keperluan diri
 
Lit Project
Lit ProjectLit Project
Lit Project
 

REMAJA KARMA

  • 2. KONSEP PEMENTASAN Drama ini diilhami dari cerita Legenda Batu Menangis yang bersal dari Sulawesi Utara, karena kami menganggap bahwa dalam cerita tersebut banyak terdapat nilai – nilai kemanusiaan yang dapat kita tanamkan untuk anak tingkat sekolah dasar, misalnya sikap untuk tidak durhaka terhadap orang tua, sikap untuk tidak berbohong, dan menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua tidak akan pernah lekang sampai kapanpun. Dalam drama ini kami telah melakukan banyak perubahan – perubahan tokoh dari cerita yang sebenarnya dan kami telah memodifikasi cerita ini hingga hampir mirip dengan kisah – kisah kehidupan nyata seperti sekarang ini. SINOPSIS CERITA Ada sebuah keluarga sederhana yang tinggal di suatu desa . keluarga tersebut terdiri dari seorang Ibu dan dua orang anaknya yaitu Joko dan Anik . Meskipun hidup dalam keluarga yang sangat sederhana, Joko tingkah laku Joko setiap harinya seperti orang kaya . Tak jarang terjadi pertengkaran dirumah tersebut hanya gara – gara lauk pada saat makan. Namun Ibu Joko dan Anik (kakak Joko) selalu bersabar menghadapi tingkah laku Joko, hal itu dikarenakan Joko merupakan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga tersebut, apalagi setiap kali beradu mulut Joko selalu mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak dituruti oleh Ibunya . Joko mempunyai seorang pacar anak orang kaya yaitu anak juragan sapi dari desa sebelah. Hal tersebut diceritakan Joko terhadap Ibunya . Betapa terkejutnya sang Ibu pada saat Ibunya mendengar dari Joko bahwa dia telah berbohong dengan mengatakan bahwa dia adalah anak orang kaya untuk mendapatkan gadis tersebut . Dan yang lebih menyakitkan lagi Joko menyuruh sang Ibu untuk memanggil Joko tuan pada saat Joko bersama dengan sang kekasih, namun sang Ibu masih dapat bersabar . Suatu hari pacar Joko meminta Joko untuk melamarnya dan Jokopun menyanggupinya dengan segala syarat yang diajukan oleh sang pacar yaitu Joko harus menyerahkan uang sebesar Rp.20.000.000,- kepada calon mertuanya . kejadian ini membuat Joko bingung dan kembali Joko mendesak Tbunya untuk menyediakan uang tersebut dalam waktu dua hari. Dan Joko tidak mau tahu bagaimana caranya sampai-sampai Joko menyuruh Ibunya Untuk menjual tanah warisan dari bapaknya . dan lagi-lagi sang Ibu tidak kuasa untuk menolak karena Joko mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak segera di penuhi . Dan sesuai dengan waktu yang telah disepakati, Jokopun melamar pacarnya dengan memenuhi syarat yang telah diajukan. Pada saat melamar Joko membawa sang Ibu yang telah disuruh untuk mengaku sebagai pembantunya . dan pada saat pelamaran tersebut sang calon mertua Joko bertanya kepada Joko tentang orang tua Joko dan Joko menjawab bahwa orang tua laki-lakinya telah meninggal dunia pada saat Joko masih kecil. Calon mertuanya bertanya kembali tentang Ibu Joko, Joko pun kebingungan untuk menjawab, dan setelah ditanya beberapa kali oleh calon mertuamya maka Jokopun menjawab bawwa Ibunya telah meninggal dunia . seketika itupun Ibu Joko tidak dapat menahan kesabaran lagi dan secara tidak sengaja mengutuk Joko menjadi patung . ADA SEBUAH KELUARGA YANG TERDIRI DARI SEORAG IBU DAN DUA ORANG ANAKNYA YANG BERNAMA ANIK DAN JOKO. MEREKA HIDUP DALAM KEADAAN YANG SANGAT SEDERHANA . MBOK (sambil membawa nasi) Anik, lauknya bawa kesini, itu tadi yang Mbok letakkan didekat kompor . ANIK (sambil membawa lauk) Iya Mbok . MBOK (sambil menata makanan) Ayo ditata dulu makanannya setelah itu panggil adikmu Joko, kita sarapan bersama. ANIK Joko masih mandi, Mbok Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 2
  • 3. SESAAT KEMUDIAN JOKOPUN DATANG DAN DUDUK DIANTARA MBOK DAN ANIK JOKO Sarapannya apa, Mbok ? MBOK ya seperti biasanya toh Jok, tahu sama tempe . JOKO (dengan suara keras) Apa tahu clan tempe lagi kata Mbok ? Aku kan bosan mbok, tiap hari makan tempe dan tahu . Pokoknya aku nggak mau. ANIK Sudahlah Jok diakan saja . Yang kita punya kan cuma ini . JOKO Mungkin Mbak bisa makan seperti ini setiap hari, tapi aku nggak bisa Mbak. MBOK Kamu ini mbokya ngerti toh , Mbok ini kerjanya apa ? Mbokkan Cuma buruh tani . Kamu juga tahu sendiri kalau beberapa hari ini sawahnya kebanjiran. JOKO Mbokkan bisa cari kerja yang lain, nyuci baju orang kek, jadi buruh pabrik kek, atau yang lainnya . MBOK Kamu iti gimana toh Jok, memang cari kerja itu gampang. JOKO Ya sudah Aku makan tapi Aku nggak mau kalau besok lauknya tahu dan tempe lagi Akhirnya merekapun sarapan bersama. dan tiga puluh menit kemudian ……. MBOK Anik, tolong piring-piringnya bawa kedalam . ANIK Baik Mbok MBOK Jok, Mbok perhatikan pagi-pagi seperti ini kamu sudah rapi , mau kemana ? JOKO Itu Mbok pacarku mau kesini, Mbok ! MBOK jadi kamu punya pacar toh . Anak siapa ? JOKO Itu lho, anaknya juragan sapi dari kampung sebelah. MBOK (sambil terkejut) Apa ….. ? Kamu pacaran sama anaknya juragan sapi itu. Memang dia mau pacaran sama kamu yang anaknya buruh tani ? JOKO (bingung) ya aku tidak ngomong kalau aku ini anaknya buruh tani . Aku bilang aku adalah anaknya orang kaya. Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 3
  • 4. MBOK (sambil mengelus dada) Astaghfirullah Joko. kenapa kamu berbohong seperti itu ? JOKO (dengan nada agak kerat) Mbok, aku lakukan ini demi kita Mbok. Memangnya, Mbok nggak senang kalau Mbok punya memantu orang kaya? MBOK Ya, Mbok senang punya menantu orang kaya tapi jangan begitu caranya. Nati kalau pacarmu tahu kalau kamu orang miskin bagaimana terus bagaiaman? JOKO Ya, aku ngggak tahu MBOK Kamu itu bagaimana toh Jok? JOKO Oh ya nanti pacarku mau datang ke sini, dan aku mau Mbok jangan memanggil aku anak tapi Mbok harus memanggil aku tuan dan Mbok harus mengaku sebagai pembantuku. MBOK (terkejut) Masya Allah Joko, kamu kok tega sama Mbok, Mbokkan orang tua kamu, masak kau menyuruh Mbok memanggil kamu tuan. JOKO (Sambil berdiri) aku nggak mau tahu pokoknya Mbok harus seperti itu, kalau Mbok nggak lebih baik aku pergi dari sini. Aku sudah bosan hidup sebagai orang miskin, rumah yang sempit dan nggak punya apa-apa MBOK (sambil memegang tangan Joko) Ya sudah , ya sudah nnti kalau pacar kamu datang Mbok akan berpura – pura menjadi pembantu kamu, tapi kamu j angan pergi kamu kan anak laki-laki Mbok satu-satunya . Ya sudah Mbok tinggal ke dapur dulu . JOKO MODAR-MANDIR MENANTI KEDATANGAN SANG PACAR DAN SESAAT KEMUDIAN PACAR JOKOPUN DATANG . ARISKA (dengan nada manja) Sayang, tahu nggak aku sudah nunggu lama disana . Untung tadi aku ketemu sama Joni teman kamu. Katanya kamu suruh aku kesini . Ini rumah siapa sich sayang ? JOKO Oh ……….. ini rumah pembantuku, aku kesini menjenguk anaknya yang sedang sakit. TIBA-TIBA IBUNYA JOKO KELUAR MBOK Oh …… ada tamu toh . ARISKA Eh !Dia siapa sayang ? JOKO Oh ini ! dia adalah pembantuku yang aku ceritakan tadi MBOK Iya, saya adalah pembantu tuan Joko . Tuan kesini menjenguk anak saya yang sedang sakit . Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 4
  • 5. JOKO Oh ya ! sayang kamu mau minum apa ? ARISKA E…. ada orange jus gak yang ? JOKO Aduh sayang di rumah pembantu masak ada orange j us! MBOK Benar Non! Saya ini kan hanya orang kampungyang ada Cuma air putih. ARISKA Ya udah deh air putih aja. JOKO Cepat Mbok ambilkan! MBOK Baik Tuan. SETELAH SI MBOK MASUK, JOKO DAN ARISKA BERBINCANG – BINCANG DI DEPAN RUMAH. ARISKA Ngomong – ngomong aku harus duduk di mana? JOKO Di sini aja ya Yang?( Sambil menunjuk tikar) ARISKA Apa??? Masak aku disuruh duduk di tempat yang kotor ini? JOKO Maklumlah Yang, ini kan rumahnya pembantu jadi umtuk sementara duduk di sini aja! ARISKA Ya dah deh kalau begitu. SI MBOK KELUAR DANGAN MEMBAWA DUA GELAS AIR PUTIH. MBOK Ini Non airnya, silahkan di minum. JOKO terimakasih Mbok . ya sudah silakan Mbok masuk kedalam . Setelah Mbok masuk kedalam, Joko dan Ariska melanjutkan kembali percakapannya. Ariska Yang, kita kan sudah lama pacaran. Kapan sayang melamar aku ? Mami sudah sering tanya. JOKO (sambil berfikir) E… Bagaimana kalau bulan depan ? ARISKA Tapi Yang, Mami kan mau pergi keluar negeri . Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 5
  • 6. JOKO bagaimana kalau minggu depan ? ARISKA begini Yang, kata Mami 2 hari lagi Sayang harus melamar aku. JOKO (dengan terpaksa jokopun menyetujuinya ) ya sudah, 2 hari lagi aku melamar kamu. ARISKA Tapi Yang, kata Mami ada syaratnya. JOKO Apa syaratnya Sayang ? ARISKA Saat melamar, sayang harus membawa uang sebesar Rp. 20.000.000,- JOKO (terkejut) a…… pa ? dua puluh juta ? ARISKA Sayang kenapa kok terkejut ! uang dua puluh juta kan kecil buat sayang JOKO (berpura – pura ) Ah , siapa yang terkejut . kalau hanya uang dua puluh juta itu kecil buat aku . ARISKA Jadi bagaimana Yang ? Sayang jadi kan melamar aku ? JOKO Ya pasti dong sayang ARISKA Ya udah ya , aku pulang dulu Yang . Aku masih ada j anj i sama teman – teman mau pergi ke Mall. Da……… (sambil melambaikan tangan) JOKO (sambil melambaikan tangan) hati – hati dijalan ya. SETELAH ARISKA PULANG, JOKO MASUK KEDALAM RUMAH DENGAN PERASAAN YANG BINGUNG. MELIHAT JOKO YANG SEPERTI ITU SI MBOK JUGA IKUT BINGUNG. MBOK Ada apa to jok, kok mbok lihat sepertinya kamu bingung sekali ? JOKO Gini mbok, orang tua Ariska minta aku melamar Ariska dua hari lagi MBOK Kamu mau melamar pakai apa jok ? kamu kan belum kerja. JOKO Mamanya Ariska juga minta uang Rp.20 juta buat melamar anaknya. Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 6
  • 7. MBOK Apa??? 20juta??? Kita dapat uang sebesar itu dari mana ? kita kan hanya orang miskin, buat makan saja kita susah. Apalagi 20 juta ! JOKO Pokoknya aku gak mau tahu. Dalam dua hari mbok harus menyiapkan uang 20 juta untuk melamar pacarku. MBOK Masyaallah jok, ya gak mungkin toh mbok dapat uang 20juta dalam dua hari. JOKO Tapi kita kan masih punya tanah peninggalan bapak yang ada dibelakang rumah itu mbok. MBOK Jok, itu kan peninggalan bapakmu satu-satunya. Masak kamu tega nyuruh mbok menjualnya. JOKO Sudahlah mbok jual saja. Kalau mbok gak mau jual lebih baik aku pergi saja dari rumah. MBOK Jangan gitu toh nak, kita kan sudah gak punya apa-apa lagi. JOKO Pokoknya aku gak mau tahu, lebih baik aku minggat kalu mbok gak mau menjualnya. MBOK Ya udah jok, nanti mbok pikir-pikir dulu. JOKO Kalau gitu aku keluar dulu. Karena mendengar keributan antara mbok dan adiknya, Anikpun keluar. ANIK Ada apa toh mbok aku dengar dari dalam kok rebut saja. MBOK Adikmu ini lho, katanya dia mau melamar pacarnya dan calon mertuanya minta uang sebesar 20 juta. mbok bingung harus cari uang dimana. Malahan dia nyuruh mbok jual tanah peninggalan bapakmu. ANIK Terus mbok mau ?. MBOK Lha gimana lagi nik, adikmu ngancam mau minggat dari rumah kalau mbok gak jual tanah. Dia kan anak- anak laki-laki mbok satu-satunya. ANIK (dengan nada kesal) Mbok sih selalu saja menuruti keinginan joko. MBOK Mbok sudah gak punya cara lagi nik. Mbok bingung ! !. ANIK Ya sudah, terserah mbok saja. Anik masuk dulu mau nyuci piring mbok. Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 7
  • 8. Dengan merasa terpaksa sekali, maka ibu jokopun menjual tanah peninggalan almarhum suaminya. Ibu joko akhirnya pergi kerumah Bu Anis juragan kaya di desanya yang biasa membeli tanah. BU ANIS Jeng…..aku baru beli kalung berlian lho bagus banget ! BU HEFNI Iya to bu….., mana aku pengen lihat ! aku kemarin juga baru dibeliin cincin permata sama suamiku dari Korea Selatan. IBU JOKO Permisi Bu Anis….., kulonuwun ?!. BU ANIS Oh …monggo, lho! Bu Joko, mari masuk bu. Silahkan duduk, silahkan bu !. IBU JOKO Iya bu…terimakasih. BU ANIS Kok tumben bu joko. Ada perlu apa ? ndak biasanya loh ibu main kerumah saya…. IBU JOKO Oh …iya bu, begini…. maksud kedatangan saya kemari tadi pertama mau silaturrahmi dan yang kedua mau…. anu…..saya dengar ibu bias membeli tanah, dan saya bermaksud akan menawarkan tanah saya dibelakang rumah itu untuk saya jual kepada ibu. BU ANIS Iya ta bu… ibu apa bawa surat-surat tanahnya ?. IBU JOKO Ini bu ! (sambil menyerahkan surat-surat tanah) BU ANIS Iya, saya periksa dulu ya bu ! (memeriksa surat-surat tanah). Terus ibu mau menjual tanah ini berapa bu ?. IBU JOKO Emmm…… kalau Rp.25.000.000 bagaimana bu ?. BU ANIS Kok Rp.25.000.000 to bu! Kalau Rp.18.000.000 bagaimana?. BU JOKO Kok Rp.18.000.000to bu, ya udah kalau Rp.20.000.000 saja bagaimana bu… yang penting jangan kurang dari Rp.20.000.000 ya bu…. bagaimana?. IBU HEFNI Sudahlah jeng…. iya saja !. IBU ANIS Ya sudah bu…baiklah, saya beli Rp.20.000.000. sekarang saya ambilkan uang dulu kedalam ya bu !. IBU HEFNI Bu…. kok tanahnya dijual, memangnya ada keperluan apa to bu! Kelihatannya mendadak sekali!. BU J OKO Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 8
  • 9. Hemmm… iya bu, ada keperluan keluarga. Hem… IBU ANIS (keluar dari kamar) Ibu joko, ini uangnya Rp.20.000.000, coba dihitung dulu bu !. BU JOKO Ndak bu…. saya percaya kok sama ibu. Terimakasih….kalau begitu saya pamit dulu ya bu. Terimakasih…….. BU ANIS Oh iya bu, kok tergesa-gesa, baiklah bu…. saya juga terimakasih. Nanti kalau saya butuh surat-surat keterangan yang lain bolehkan saya main kerumah ibu ?. BU JOKO Oh iya…. silahkan bu. Ndak apa-apa ! Bu Hefni juga boleh main kegubuk saya yang reot itu. Ya sudah bu… saya pamit dulu, terimakasih. Mari…….. . BU ANIS Iya mari-mari…..hati-hati ya bu !. Sementara itu, suasana dirumah Ariska pacar Joko begitu sibuk mempersiapkan acara lamaran. Para pembantu sibuk bersih-bersih dan menata rumah. YU Aduh…..kerja kok terus, sampek coklek pinggangku ini rasanya. Eh nem nem, sini…..tak kasih tahu!. (kemudian duduk) NEM Ada apa to Yu…..kok semangat banget. (sambil meletakkan sapunya dan ikut duduk). YU Eh kamu tahu ndak, non ariska itu hari ini mau dilamar juragan kaya katanya guuuuanteng lho!. NEM Masak sih Yu! Aku kok ndak tau !. YU iya! Kamu ini bagaimana to nem nem, masa sama yang terjadi pada juragan kita kamu ndak tahu? Wong tetangga-tetangga yang beli sayur tadi semua membicarakan itu kok ! katanya sih, wajahnya seperti david Beckham pemain sepak bola itu lho nem. NEM Da….. David Beckham itu sopo to Yu !. YU Gusti allah nem nem, makanya kamu itu j adi orang mbok ya nonton TV. Walau kita pembantu tapi mbok yo yang sedikit modern gitu po’o. kaya aku ini !. (sambil berpose lenggak-lenggok) IBU ARISKA Aduh,duh,duh,duh…… wong disuruh kerja kok ya ngerumpi! Kalian berdua itu piye to Yu, Nem! Ayo coba kamu Nem dah siap pa belum makananya di dapur ? NEM Belum ndoro putri…..(sambil ketakutan) IBU ARISKA Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 9
  • 10. Kok belum piye to Nem, lihat ini sudah jam berapa ? calon besanku tuh mau dating. Ayo cepat sana kamu siapkan makanannya! Dan kamu Yu, bersih-bersih didepan sana. Nanti kalau tamunya dating kasih tau saya ya. YU & NEM Inggih ndoro putri……... IDA Ada apa to ma…..kok rebut aja sendiri dari tadi, kok ngomel-ngomel terus ida perhatikan. IBU ARISKA itu loh Yu sama Nem, wong disuruh kerja kok malah ngerumpi. IDA Iya tuh ma, pembantu kita itu senangnya ngegosip melulu. Malah kemarin itu yang namanya Nem itu malah pacaran dipasar. Bukannya beli sayur malah kencan sama tukang ojek di depan itu loh ma. IBU ARISKA Oh iya ida , coba kamu lihat mbakmu dikamar. Dandannya udah selesai apa belum, dari tadi dandan kok belum selesai juga. Ayo sana….. IDA Iya-iya ma…..(sambil agak sewot) ARISKA Mama…..aduh mamaaku udah kelihatan lebih cantik belum ma? Tu bajuku…. antingku juga bagus kan ma? IBU ARISKA Iya-iya…. anak mama cuuanntik sekali, memang sudah saatnya dilamar. Mbakmu cantik kan ida ? . IDA Iya cantik!. (sambil cemberut karena sewot & iri) YU Maaf ndoro putri……. diluar tamunya sudah datang. IBU ARISKA Kamu itu piye to yu, kalau tamunya datang ya disuruh masuk to ! ayo cepat suruh masuk !. YU Inggih…inggih ndoro putri, inggih! Setelah tamunya masuk……. ARISKA Sayang……. kamu sudah datang ya. Kami semua udah lama nunggu kamu, kok telat sihhh…. JOKO Iya sayang maaf…… maklum Surabaya, macet!. Ariska Oh…. begitu. oh ya ma ini loh yang namanya joko pacarnya riska. IBU ARISKA Oh…. ini to yang namanya nak jojko, silahkan duduk nak joko! (sambil berjabat tangan kemudian menyilahkan tamunya duduk) , lho, ini siapa nakjoko?. Joko Ehmm…ini..ini pembantu saya ma... ARISKA Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 10
  • 11. Iya ma, ini pembantunya sayang joko yang Riska ceritakan kemarin waktu anaknya sakit. Mama masih ingat kan ?. IBU ARISKA Ohh…. iya mama inget. JOKO Iya ma…..betul sekali. Ma, maksud kedatangan saya kemari mau melamar Riska ma… . IBU ARISKA Oh… iya. Ibu sih ndak apa-apa, tapi apa kamu sudah membawa persyaratannya?. JOKO Iya sudah…ini ma! (sambil meminta uang kepada ibunya yang disuruh berpura-pura jadi pembantunya lalu menyerahkannya kepada calon mertuanya) IBU ARISKA Sebentar ibu hitung dulu ya nak! …..aduh, udah wis ibu percaya. Ayo ida kamu saja yang hitung dikamar mama. IDA Iya ma.. . !. Ibu Ariska Yu… Nem… ! Yu & Nem Inggih ndoro putri…. IBU ARISKA ayo kamu buatkan minum 3 jus jeruk dan camilannnya bawa kesini ya. Cepat! YU & NEM kok 3 ndoro, terus yang itu bagaimana?(sambil menunjuk pada ibunya joko) IBU ARISKA udah cepet sana! Kalau disuruh itu gak usah banyak Tanya-tanya! Yu & Nem Inggih ndoro.. IBU ARISKA Oh iya…orang tuanya nak joko kemana? Kok ndak ikut, mama kira mereka ikut. Kok malah pembantunya yang diajak. JOKO Oh…. papa saya sudah meninggal ma… ! Ibu Ariska Oh sudah meninggal, maaf ya nak joko! YU DAN NEM MASUK KERUANG TAMU SAMBIL MEMBAWA MINUMAN DAN CAMILAN. KEMUDIAN IBU ARISKA, ARISKA DAN JOKO MENIKMATI HIDANGAN YANG DISAJIKAN SEMENTARA IBU JOKO DIBIARKAN DUDUK DILANTAI TANPA MENIKAMTI APAPUN JUGA. IBU ARISKA Lalu mamanya nak joko sekarang dimana? JOKO Ehm…. mama …mama …(sambil melihat ibunya dengan bingung), mama saya juga sudah meninggal ma… IBU JOKO (langsung berdiri dan menghadap pada joko) joko! Joko anakkku! Mbok masih sehat dan sekarang masih berdiri di hadapanmu kamu bilang mbok sudah meninggal. Astaghfirullah…joko. Aku mbokmu joko, yang mengandung kamu, melahirkan kamu dan sekarang dihadapanmu kamu bilang sudah mati joko ! ARISKA (saat joko kebingungan) Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 11
  • 12. sebentar…. sayang ini siapa sich! Kamu bilang pembantu kamu, tapi kok dia bilang dia ini ibunya kamu. Lalu yang benar yang mana? JOKO Tenang sayang ….yang benar ini bukan ibuku tapi pembantuku. Dan ibuku sudah meninggal. IBU JOKO Durhaka kamu joko !ini balasan kamu joko. Aku mbokmu joko! JOKO Enak saja !kamu bilang kamu ini ibuku ? (sambil mendorong ibunya hingga jatuh tersungkur kelantai) IBU JOKO (sambil berusaha berdiri dan membelakangi Joko) Durhaka kamu joko! benar-benar kamu anak durhaka! Ini balasan kamu pada ibumu sendiri ?daripada mbok melihat anak seperti kamu lebih baik mbok melihat patung !» JOKO (tiba-tiba saja joko terjatuh dan kakinya tidak bias digerakkan) Aduh kakiku! mbok…mbok…ampun mbok…ampun, maafkan joko mbok…. ARISKA (sambil menangis melihat joko) Ada apa sayang, kamu kenapa? Kakimu kenapa ?ma …ini bagaimana ma…? IBU ARISKA sudahlah nak…mama juga nggak tahu IBU JOKO Sekarang kamu mau mengakui aku sebagai mbokmu dihadapan mereka ! sekarang kamu mau! (sambil marah karena sakit hati) JOKO (sambil memohon-mohon) Ampun mbok…ampun! IBU JOKO Tidak joko, ibu tidak akan memaafkan kamu. Ibu sudah terlanjur sakit hati! Ini memang karma yang harus kamu terima! DAN AKHIRNYA JOKOPUN MENJADI PATUNG. IBU JOKO (berbalik menghadap Joko) Jok , Jok, Jok kamu kenapa nak! Ayo bicaralah pada ibu , ya Allah Joko ! mengapa kamu jadi seperti ini nak? astaghfirullah apa yang telah aku katakan, aku telah mengutuk anakku sendiri. DAN IBU JOKOPUN HANYA DAPAT BERSIMPUH MENANGIS MENYAKSIKAN ANAKNYA YANG MENJADI PATUNG SELESAI Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis 12